Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 08 September 2020

Sabet Juara III, Sri Tanjung Mahasiswa Semester III Jurusan SKI IAIN SNJ Cirebon Bawa Harum Lembaga

CIREBON, FC- Sri Tanjung Sugiarti Tarka, mahasiswa semester III Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam ((SKI), IAIN SNJ Cirebon berhasil menyabet juara III dalam kegiatan Bibliobattle dan Kegemaran Budaya Membaca Perpustakaan Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI yang diselenggarakan pada Rabu, 12 Agustus 2020 lalu.

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom, telah menghantarkan nama baik IAIN SNJ Cirebon setelah Sri Tanjung Sugiarti Tarka dinobatkan sebagaai juara III dalam kegiatan tersebut. 

Sri mengaku tidak menyangka bisa menjadi juara III, karena pesertanya itu sarjana dan pegawai, sedangkan dirinya  masih mahasiswa semester III, Selasa (8/9/2020).

Terkait kegiatan ini, kata Sri, itu terkait kegemaran membaca. Apa yang saya baca kemudian saya paparkan kepada para peserta dan direview kembali. Dan saya juga kenalkan bukunya kepada para peserta.

Sri mengungkapkan, naskah-naskah tauhidsaat ini kurang dilirik kaum milenial, karena salah satunya adalah dianggap mistis. 

"Padahal, naskah itu kaya akan informasi yang salah satunya tentang para ulama yang ada di Indonesia," kata Sri bangga. (din)

HMJ Ilmu Quran dan Tafsir IAIN SNJ Cirebon Gelar Pelatihan Dakwah Digital

CIREBON, FC - Era industri 4.0 menuntut penguasaan digitalisasi sebagai jawaban perubahan jaman. Hal yang sama dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam Negeri Cirebon. 

Maka untuk melahirkan para pendakwah yang produktif, dinamis dan mampu memenuhi kebutuhan jaman, HMJ IFTAQ menggelar Pelatihan Dakwah Digital.

Acara yang berlangsung Via Zoom Cloud Meeting itu bertemakan “Strategi Dakwah di Media Sosial” Selasa, (8/9/2020).

Menurut ketua pelaksana, Ida Safitri mengatakan, selain merupakan salah satu program kerja di divisi Komunikasi dan Informasi, kegiatan ini merupakan media edukasi bagi warga dunia maya.

“Inti dari kegiatan ini memang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait konten yang positif di media sosial, terutama konten yang berbau dakwah,” kata Ida.

Bahkan, menurut Ketua HMJ-IQTAF, Fasfah Sofhal Jamil, tujuan adanya webinar ini sekaligus membekali mahasiswa-mahasiswa khususnya mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir untuk edukasi terkait dunia dakwah, dalam hal ini di dunia digital.

“Dengan digelarnya kegiatan seperti ini, diharapkan materi yang disampaikan oleh narasumber mampu memotivasi atau bahkan sebagai bekal bagi mahasiswa untuk kedepannya” ujarnya.

Ia melanjutkan, sekiranya mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir menjadi pendakwah di media sosial  yang moderat dan bisa menginspirasi masyarakat.

H. Muhammad Maimun, MA, MSI, selaku ketua jurusan, menyampaikan, kegiatan ini harus ditanamkan kepada mahasiswa begitupun masyarakat untuk lebih baik lagi dalam menggunakan media sosial. 

“Karena, banyak sekali perkembangan yang sangat ironis di media sosial menjadi ajang ejek mengejek, membullly, sehingga hal tersebut tidak layak untuk diikuti mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir,” kata Maimun.

Dekan Fakultas Ushuluddin  Adab dan Dakwah, Hajam, M.Ag mengatakan, tema ini sangat menrik, meskipun bukan dari jurusan dakwah, bagian dari dari Al-Qur’an.

“Dakwah merupakan  bagian yang tak terpisahkan dari Al-Qur'an, meskipun tidak ada mata kuliah tentang dakwah , tetapi jika menafsirkan tentang dakwah yang salah maka berdakwah juga akan salah,” ujarnya.

Ia mengaskan bahwa suhu dakwah itu dari tafsir, jika tafsir tentang dakwah salah maka dakwahnya bpun akan salah. 

“Maka dari itu perlu yang namanya  filosofi dakwah. Al-Qur,an mengajarkan dakwah amar makruf nahi munkar, tentunya dengan hikmah, bil mauidhotul hasanah, dan berdialektika yang positif, jangan keluar dari koridor dari Al-Qur’an,” tandasnya.

Hikmah itu dakwah penuh kebijaksanaan, lanjut dia, bukan kebijaksinian, atau dakwah yang memberikan otoritas kebenaran secara pribadi, maka sekarang muncul pengkafiran terhadap orang yang tidak sepaham.

Dalam pemaparannya, Habib Ja'far Al Hadar, menegaskan bahwa memang seharusnya jurusan Ilmu Al- Qur'an dan Tafsir itu berdakwah, karena berdakwah itu harus di dasari dengan Al Qur'an dan hadis.

“Banyak sekali diluar sana yang berdakwah dengan cara tidak moderat, tidak sesuai dengan apa yang diajarkan Nabi, yang membicarakan hadis tapi mereka tidak belajar hadis,” ujar aktivis gerakan cinta itu.

Karenanya,  Teman-teman mahasiswa jurusan Ilmu Al Qur'an dan Tafsir sudah seharusnya hadir di media sosial untuk mendakwahkan Al-Qur'an dan Sunnah.

“Tidak harus menjadi mufassir untuk terjun ke dunia dakwah  dunia digital untuk membuat konten tentang tafsir Al-Qur'an, bisa dimulai dari sekarang, tepatnya setelah pelatihan ini selesai,” tandasnya. (Fas)

Sabtu, 05 September 2020

Walikota Sidak Masker di Dua Pasar Besa Kota Cirebonr

CIREBON, FC - Walikota Cirebon, Nasrudin Azis bersama unsur Muspida, Dishub dan Satgas Covid 19 Kota Cirebon menyidak dua pasar besar di Kota Cirebon, yakni Pasar Kanoman dan Pasar Jagasatru, Sabtu (5/9/2020).


Dalam kegiatan sidak masker ini, Walikota Cirebon tak sungkan memasuki lorong pasar yang padat pembeli, bahkan menyapa sejumlah pedagang dan warga. 

Demikian juga dengan teguran yang disampaikan Walikota saat mendapati warga dan pedagang yang tidak menggunakan masker. 

Teguran tersebut sebagai wujud agar seluruh masyarakat Kota Cirebon menjalankan protokol kesehatan.

Walikota bersama jajarannya, termasuk TNI/Polri, Dishub, Satpol PP, Dinkes serta unsur terkait lainnya, menjadi bukti jika Pemerintah daerah Kota Cirebon benar-benar ingin mencegah dan memutus mata rantai virus covid 19 yang perkembangannya semakin mengkhawatirkan dan harus terus diawasi secara serius.

Maka langkah Walikota sangat tepat menjalankan kegiatan sidak yang dilakukan pada pagi hari yang bertepatan dengan banyaknya warga yang datang untuk berbelanja, untuk memenuhi berbagai kebutuhan dapur rumah tangga.


Kegiatan sidak masker sendiri sudah berlangsung beberapa hari ke belakang dan tampaknya akan terus dilakukan agar masyarakat benar-benar sadar tentang pentingnya penggunaan masker dalam rangka mencegah penyebaran sekaligus memutus mata rantai covid 19. (din)

PTP Multipurpose Cabang Panjang Optimalkan Potensi Pasar Curah Kering dan Peti Kemas

PANJANG LAMPUNG, FC - PTP Multipurpose Cabang Panjang Optimalkan Potensi Pasar Curah Kering dan Peti Kemas untuk Tingkatkan Kinerja WI I Panjang Lampung. PTP Multipurpose PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC Pelindo II Cabang Panjang tetap memberikan pelayanan yang terbaik pada pelanggan  dimasa Pandemi Covid -19 ini.

"PTP Multipurpose Cabang Panjang catat  trafik kunjungan kapal sebanyak 912 call atau 8.075.426 GT (Gross Tonnage) untuk di pelabuhan umum dan terminal khusus (Tersus) dan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) selama kurun waktu semester I tahun 2020," kata Superviser DGM Humas PT IPC Cabang Panjang, Frans Radian, Sabtu (5/9).

Sementara itu, General Manager Cabang Panjang, Adi Sugiri mengatakan pendapatan usaha Pelabuhan Panjang sampai dengan semester I/2020 sebesar Rp 116 334 583 873  miliar, dengan salah satu bisnis unggulan di Pelabuhan Panjang  yakni, terminalisasi dermaga baik di pelabuhan umum maupun di tersus/TUKS seperti: Kawasan Industri Panjang  (KIP), dan Pertamina menjadi kawasan potensial yang terus kami upayakan untuk memperluas pasar dengan gencar melakukan kerja sama serta pendekatan kepada para agen dan pemilik TUKS. 

"Selain Kerjasama usaha, layanan unggulan di Pelabuhan Panjang  yaitu, layanan bongkar muat curah kering dan curah cair. Untuk layanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Panjang  mengalami peningkatan yang signifikan dari 2019. Sampai dengan semester I – 2020, Pelabuhan Panjang melayani bongkar muat peti kemas sebanyak  43.146 box. Angka tersebut setara dengan 42.740 TEUs," ujar Adi.

Bahwa untuk meningkatkan kinerja, berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pelindo Cabang Panjang, meliputi meningkatkan market share untuk curah kering dan cair di tersus/TUKS melalui kerja sama dengan perusahaan pelayaran dan pemilik dermaga, melakukan penyesuaian tarif pelayanan kapal, meningkatkan market share UBM (Usaha Bongkar Muat) dengan sistem tarif paket, meningkatkan market share jasa lainnya dengan metode paket port to door service atau sebaliknya, meningkatkan tingkat kesiapan alat melalui kerja sama operation and maintenance, kerjasama handling cargo di TUKS, melakukan penyesuaian tarif persewaan lahan, serta melakukan penyesuaian untuk sharing atas penggunaan aset persewaan.

“Untuk memacu kinerja Pelabuhan Panjang, terus mengoptbioimalkan peluang-peluang bisnis baru, seperti: pemanfaatan aset-aset yang dimiliki Pelindo Cabang Panjang untuk area depo peti kemas dan container storage, pengoperasian Jalan Tol dengan melakukan kerja sama dengan BUMD, pengoperasian terminal peti kemas internasional dan depo, serta pemanfaatan Reception Facilities yang akan bekerja sama dengan perusahaan pengelola limbah untuk penanganan limbah dari kapal yang berkunjung ke Pelabuhan Panjang  dan limbah yang dihasilkan Pelabuhan Panjang," ungkap Adi.

Lebih lanjut, kata Adi Pelabuhan Panjang menjadi salah satu Pelabuhan yang memiliki terminal curah cair terbesar di Indonesia dengan throughput CPO tertinggi di Indonesia, yang memiliki tiga dermaga yakni  dermaga A sepanjang 191 meter untuk general cargo dan dermaga C1 sepanjang 204 meter untuk pelabuhan penumpang, dermaga B sepanjang 210 meter untuk terminal curah cair, serta dermaga E sepanjang  400 meter untuk kapal kontainer dan komoditi curah kering memiliki dermaga D sepanjang 486 meter. 

Saat ini berbagai fasilitas dan peralatan yang berada di Pelabuhan Panjang, di antaranya Kapal Pandu, Kapal Tunda, Forklift, Mobile Crane, Reach Stacker, Excavator, Loader, dan Dump Truck.

"Komoditas dominan untuk curah cair di Pelabuhan Panjang  yaitu,  Crude Palm Oil (CPO) yang diekspor ke India, China, dan Eropa. Sedangkan untuk curah kering yaitu Palm Kernel Ekspeller (PKE) dan Palm Kernel Shell (PKS) yang banyak diekspor ke Benua Amerika dan Eropa," ungkap Adi. (dade)

Jumat, 04 September 2020

Putus Penyebaran Virus Covid 19, Kantor Dishub Kota Cirebon Disemprot Cairan Disinfektan


CIREBON, FC - Untuk menjaga kemungkinan penyebaran virus covid 19, yang terus berkembang di Kota Cirebon, kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon kembali disemprot cairan disinfektan, Jum'at (4/9/2020).

Tampak petugas dengan sigap menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh ruangan termasuk meja kerja, kursi, lemari dan seluruh area lingkungan kantor.

Sekretaris Perhubungan Kota Cirebon, Drs Ujianto ATD, kepada FC menyampaikan, penyemprotan disinfektan ini dalam rangka mencegah penyebaran serta memutus mata rantai pandemi covid 19.

"Penyemprotan ini merupakan kegiatan rutin dan dalam rangka mencegah sekaligus memutus nata rantai virus covid 19," katanya.

Penyemprotan sendiri, kata Ujianto dilakukan ke seluruh ruangan kerja dan ruang pelayanan. 


"Seluruh benda-benda dan barang kantor disemprot, seperti meja, kursi, lantai, dinding, kaca pintu, jendela dan lainnya, termasuk area luar kantor," terangnya. (din)