Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 05 Oktober 2020

Berikan Pembekalan Mengenai Informasi Jurusan, KPI IAIN SNJ Cirebon Gelar Diksar Ke 7

CIREBON, FC - Pendidikan Dasar (Diksar) yang digagas setiap tahunnya oleh jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon merupakan yang ke 7 bagi para mahasiswa baru. Kegiatan tersebut sebagai bekal dan informasi mengenai jurusan, Selasa (5/10/2020).

Untuk tahun ini, kegiatan diksar yang  berlangsung di Aula Gedung Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) kampus setempat ini dilaksanakan secara online.

Ketua pelaksana, Hanif menjelaskan, diksar ini diselenggarakan setiap tahun oleh jurusan KPI untuk mahasiswa baru sebagai bekal dan informasi mengenai jurusan tersebut. Namun, untuk pelaksanaan tahun ini memang berbeda karena dalam situasi pandemi. Akan tetapi, hal itu tidak menurunkan semangat para peserta.

“Konsep kita online, karena kita tidak mengadakan acara tatap muka langsung, teknisnya kita melalui live streaming siaran langsung di aplikasi Zoom, Google Meet, sama Youtube,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Deni Auli menuturkan, kegiatan diksar ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengetahui dan memperkenalkan prospek kerja ke depannya.

“Pada intinya diksar ini untuk memperkenalkan jurusan KPI dan juga prospek kerja ke depannya. Nanti akan dijelaskan divisi-divisi yang ada di jurusan KPI ini. Ada 5 Divisi di KPI, yaitu sosial dakwah, cinema, fotography, radio, dan jurnalistik,” tutur Deni.

Sebanyak 5 divisi tersebut, imbuh Deni, dapat dimanfaatkan para mahasiswa untuk meningkat kemampun yang dapat diterapkan di dunia kerja ke depan. Pasalnya, kata dia, jurusan KPI pasti tidak jauh prospeknya terhadap 5 divisi tersebut.

“Saya berharap agar temen-temen mahasiswa baru ini lebih tahu dulu apa sih jurusan KPI ini, di dalamnya ada apa saja, dan prospeknya apa, karena maba ini ketika masuk, KPI itu apa, terus ke depannya apa, nanti kerjanya apa dan bidang apa,” paparnya.

Deni juga menjelaskan, untuk kegiatan diksar ke 7 tahun 2020 ini diadakan selama 2 hari, yaitu Senin sampai Selasa, ( 5-6/10/2020). 

Dalam agendanya diksar ini dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FUAD Dr Anwar Sanusi MAg, Ketua Jurusan KPI  H Aan Moh Burhanudin MA, serta Sekertaris Jurusan KPI Asriyanti Rosmalina MAg.

“Ada beberapa pemateri untuk mengisi kegiatan diksar ini, salah satunya dari Doktor Komunikasi KPI yaitu Dr Arief Rachman MSi selaku Dosen Komunikasi di jurusan KPI serta para alumni yang sudah sukses dengan pekerjanya masing-masing,” jela Deni.

Sementara itu, Ketua Jurusan KPI, H Aan Moh Burhanudin MA menurutkan, peserta diksar tahun 2020 ini mencapai sekitar 200 mahasiswa yang sudah terdaftar di sistem kampus. Untuk itu, melalui kegiatan ini diharapkan, para mahasiswa dapat belajar serta kuliah dengan rajin dan mengikuti kegiatan ini dengan serius.

“Kegiatan Diksar ini sangat penting bagi mahasiswa baru, untuk mengetahui deskripsi singkat tentang prosfek atau kiprah jurusan KPI ini untuk jurusannya, dengan mengetahui hal itu mahasiswa menjadi rajin kuliah rajin belajar,” tandasnya (Agus)

Jumat, 02 Oktober 2020

Pertemuan Direktur PD-Pontren Dengan Rektor IAIN Cirebon Bahas Penguatan Ma'had


FOKUS CIREBON, FC - Jajaran Pimpinan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at,(02/0/2020) menerima kunjungan kerja (Kunker) Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Kementerian Agama RI, Dr H Waryono MAg.


Kunjungan kerja ke kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini dalam rangka sharring program yang bisa disinergikan dengan PTKIN.


Pertemuan yang berlangsung sekitar 2 jam itu, banyak hal yang dibicarakan termasuk kerjasama produktif bagi PTKIN, karena di pesantren juga mengurusi santri berprestasi (Ma'had Aly) dan juga santri berprestasi yang ditempatkan di beberapa PTKIN.

Wahono mengaku, arah kerjasama beasiswa santri ini sedang dilakukan pembahasan dan penggodogan. Kemungkinan besar akan dibuat kembali programnya.

"Yang pasti, program bea siswa bagi santri itu saat ini sedang dilakukan pemetaan. Jadi prinsipnya, dari kami itu kira-kira PTKIN punya keunggulan apa yang bisa ditawarkan, itu yang kami pilih, sesuai juga dengan kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg kepada Fokus Cirebon menyatakan, bahwa pertemuan ini adalah silaturrahmi untuk sharring program. 

Sumanta menjelaskan, ada beberapa poin dari hasil pertemuan tersebut, pertama IAIN Syekh Nurjati Cirebon  mendapatkan jatah beasiswa santri tersebut.

Kemudian yang kedua adalah penguatan Ma'had, karena kita ketahui Ma'had ini bagian yang tidak terpisahkan dari akademik kampus. 

"Jadi nanti kita akan mencoba membuat hubungan atau kerjasama yang sinergis antara IAIN Cirebon dengan PD Pontren untuk bisa menguatkan fungsi Ma'had," paparnya.

Dijelaskan, Ma'had nanti sebagai keunggulan kampus, sehingga perlu dikuatkan dari sisi akademis. Seperti Ma'had punya program bahasa, kemudian Ma'had punya program standarisasi Alquran dan sebagainya.

"Terkait dengan soal teknisnya kami sudah mendelegasikan langsung kepada Warek III, Dr H Ilman Nafia MAg dan Wadek III, Dr H Anwar Sanusi MAg yang menjadi leading sektornya," kata Sumanta. (din)


ASN dan Pegawai BUMD Yang WFH Ikut Sosialisasikan Protokol Kesehatan

CIREBON, FC - Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMD di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon yang tidak melaksanakan tugas atau tengah Work From Home (WFH) diwajibkan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Aturan tersebut tertuang dalam petunjuk pelaksanaan surat Wali Kota Cirebon Nomor 443/1438-Adm. PemUm tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Penerapan Protokol Kesehatan oleh ASN dan pegawai BUMD di Kota Cirebon.

Surat yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., tersebut meminta kepada pimpinan perangkat daerah dan pimpinan BUMD untuk mengatur, menugaskan dan mengendalikan ASN dan pegawai BUMD yang tidak sedang melaksanakan tugas atau bekerja di kantor (work from office) untuk ikut serta melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat dan pusat keramaian.

“Banyak yang WFH ini dianggapnya libur. Malah keluar kota terus ketularan, balik ke Cirebon,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., usai memberikan arahan kepada ASN di ruang Adipura Kencana Balaikota Cirebon, Kamis, 1 Oktober 2020.

Untuk itu, Azis meminta kepada semua ASN di Kota Cirebon untuk bersama-swab untuk membantu pencegahan penyebaran covid-19. Yaitu dengan menjadi agen dan motivator untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di Kota Cirebon. “Karena kita ini orang yang ditugasi untuk mengurus masyarakat Kota Cirebon,” ungkap Azis.

Nantinya, ASN dan pegawai BUMD yang tengah WFH dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil dan akan bertugas berkeliling kota. Mulai dari ruas jalan hingga sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Cirebon. “Tapi saya minta ASN yang ditugasi memberikan sosialisasi juga dibekali dengan perlengkapan keselamatan,” ungkap Azis. Seperti disediakan masker dan face shield serta diminta untuk menggunakan lengan panjang.

Pada kesempatan itu Azis meminta kepada Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Pengembangan Pelatihan Daerah (BP4D) Kota Cirebon, Drs. Anwar Sanusi, M.Si., untuk menjadi koordinator dan memonitor ASN mana saja yang tidak menjalankan tugas mereka.

“ASN yang sedang WFH dan tidak menjalankan tugas dengan baik, apalagi hare-hare tolong dicatat,” ungkap Azis. Jika tetap tidak menunjukkan kepedulian, bisa diberikan sanksi administrasi. Bila perlu, penundaan kenaikan pangkat. “Ini penting agar ASN kita memiliki kepedulian,” ungkap Azis.

Dengan ASN yang turun langsung mengedukasi masyarakat secara terus menerus setiap hari, Azis berharap tingkat kedisiplinan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan di Kota Cirebon semakin meningkat.

“Semoga dengan ini masyarakat bisa sadar dan peduli bahwa ia bisa tertular dan menularkan covid-19 sehingga akan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” ungkap Azis.

Bantu Pemerintah, Hotel Langensari Digunakan Untuk Isolasi Pasien Terpapar Covid 19

CIREBON, FC -Hotel Langensari sudah mulai digunakan untuk isolasi pasien yang terpapar Covid-19. Pasien yang rata-rata Orang Tanpa Gejala (OTG) juga tidak diperbolehkan untuk keluar dari area hotel.


“Hari ini pasien yang menjalani isolasi sudah 11 orang,” ungkap dr. Farah Fadilah, dokter yang tengah menjalankan piket di tempat isolasi pasien yang terpapar Covid-19 di hotel Langensari, Kota Cirebon, Jumat, 2 Oktober 2020.

Rencananya hari ini akan ada 3 lagi pasien yang akan masuk ke tempat isolasi tersebut.

Dijelaskan Farah, hotel tersebut sudah mulai digunakan untuk tempat isolasi pasien yang terpapar Covid-19 sejak kemarin, Kamis, 1 Oktober 2020. Bahkan pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri di diklat BKKBN juga dipindahkan ke hotel tersebut. 

“Rata-rata pasien merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG),” ungkap Farah. Namun tempat tinggal mereka tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Dijelaskan Farah karena tidak memiliki gejala, pasien yang melakukan isolasi mandiri di hotel tersebut lebih tenang. 

“Namun sebelum masuk kita tetap melakukan pemeriksaan, dan setiap hari kondisi mereka juga dicek oleh tim yang bertugas," terangnya.

“Satu tim terdiri dari satu dokter, dua perawat dan satu administrasi yang mengurusi urusan logistik,” ungkap Farah lagi.

Tidak hanya itu, pasien dengan status OTG juga disubsidi dengan multivitamin, antibiotik, anti virus dan obat lainnya jika mereka memiliki gejala seperti pusing dan mual.

Masing-masing pasien menempati satu kamar. Namun menurut Farah ada juga pasangan suami istri yang menempati satu kamar. “Tapi sekalipun satu keluarga tidak semua bisa satu kamar,” jelasnya. 

Karena mereka yang duluan melakukan isolasi tidak mungkin disatukan dengan yang baru akan menjalani isolasi sekalipun masih memiliki hubungan keluarga.

Sekalipun menjalani isolasi di hotel, protokol kesehatan tetap dijalankan secara ketat. 

Pasien juga tidak boleh keluar dari lingkungan isolasi dan mendapatkan pantauan ketat dari tim kesehatan Dinkes Kota Cirebon yang bekerja 3 shift, pagi, siang dan malam. 


Gerbang masuk ke lingkungan hotel juga ditutup, sehingga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat termasuk warga sekitar. ((Nur)

Kamis, 01 Oktober 2020

Wakil Walikota Cirebon Turut Berduka Atas Wafatnya Jurnalis Senior dan Pemerhati Budaya Cirebon Nurdin M.Noer

Caption : Foto kenangan Wakil Walikota Cirebon bersama almarhum semasa masih hidup.

FOKUS CIREBON, FC - Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Daerah Kota Cirebon turut berduka atas wafatnya Jurnalis Senior dan Pemerhati Budaya Cirebon, Nurdin M Noer, Kamis, (01/10/2020) karena sakit.

"Tentu saya merasa sangat kehilangan. Beliau adalah salah satu tokoh pengembangan budaya di Kota Cirebon. Terakhir, saya bertemu beliau dalam Forum Diskusi Komunitas Kopi Pahit. Semangatnya untuk melestarikan budaya tak pernah meredup hingga di usia senja," tutur Eti Herawati. 

Wakil Walikota Cirebon ini, mengapresiasi setinggi-tingginya untuk beliau. 

"Selamat jalan, sang budayawan. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ucapnya. (Nur)