This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 12 November 2020
Usung Kampus Hijau, Tanah Milik IAIN Di Desa Astapada Kabupaten Cirebon Ditanami 500 Pohon
Peringati HKN, Pemkab Cirebon Lakukan Swab Massal 5600 Warga
FOKUS CIREBON - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 56 di Kabupaten Cirebon, diperingati dengan sejumlah kegiatan serba angka 56.
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan, yaitu pengobatan gratis untuk 5600 pasien, pembagian 5.600 masker dan swab massal untuk 5.600 orang.
Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, bahwa dalam peringatan HKN ini, ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa menjaga kesehatannya dengan baik. Terutama kepada tenaga medis yang langsung menangani covid 19.
Imron menyebutkan, kesehatan tenaga medis sangatlah penting, ditengah wabah pandemi covid 19 ini. Karena menurutnya, beberapa puskesmas dan pelayanan rumah sakit di Kabupaten Cirebon, sempat terhenti akibat adanya tenaga kesehatan yang terpapar covid 19.
"Hal tersebut membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi terganggu. Jadi, tenaga medis harus selalu menjaga kesehatannya," kata Imron.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, alasan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan pada HKN ini serba angka 56, dikarenanya menyesuaikan dengan peringatan HKN yang ke 56.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam HKN kali inipun, menyesuaikan dengan kondisi yang sedang dialami saat ini, yaitu terkait covid 19.
"Oleh karena itu, kami mengadakan swab massal untuk 5.600 orang dan pembagian 5.600 masker," kata Eni.
Pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 150 Viral Transport Medium (VTM) kepada 60 Puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon.
Selain itu, untuk memberikan semangat dan dukungan kepada tenaga kesehatan yang sedang menangani covid 19, pihakanya juga akan melakukan tepuk tangan massal selama 56 detik secara bersamaan.
"Ini merupakan bentuk dukungan kepada nakes yang tanpa lelah menangani covid 19," kata Eni. (Indah)
Rektor IAIN SNJ Cirebon Optimis Tahun 2021 Transformasi UIN Terwujud
FOKUS CIREBON, (FC)- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengaku optimis transformasi kampus yang dipimpinnya ini menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) dapat terwujud pada tahun 2021 mendatang.
“Harus optimis, karena kita umat Islam kan harus tetap optimis. Kalaupun harapan kita tertunda, ya kita harus bersabar, kalau tidak tahun 2021 ya 2022. Kita tunggu saja, karena tahapan-tahapan itu kan tetap berjalan, karena melihat situasi sekarang (pandemi Covid-19) tidak seperti yang kita bayangkan,” ujarnya, Kamis (12/11/2020).
Sumanta menegaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 20 Tahun 2020, IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah dinyatakan layak menjadi UIN. Hal itu terungkap dalam presentasi yang dilakukannya di Kementerian Agama pada 8 September 2020 lalu.
“Presentasi itu diuji dan dinilai oleh para panelis. Dalam presentasi itu ada 3 panelis dan dari ketiga panelis itu kita dinyatakan sesuai dengan PMA Nomor 20 tahun 2020. Itu kan artinya kita lolos dari tahapan itu. Kita paparkan data-data kita dari A sampai Z dan itu sudah dinyatakan sesuai dan itu bahasanya sudah memenuhi kelayakan,” katanya.
Tahapan berikutnya, imbuh Sumanta, yaitu visitasi yang hasilnya akan diserahkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera Reformasi Birokrasi (PAN RB). Dari Kementerian PAN RB ini akan disampaikan ke Presiden untuk dibuat Keputusan Presiden (Kepres).
“Visitasi itu kan harus tetap dilakukan, namun karena situasi sedang pandemi seperti ini menunggu situasi aman, baru kita visitasi. Mudah-mudahan bisa mengalami percepatan ya. Karena tahapan-tahapan itu kan bisa dibuat cepat atau lambat karena situasi ya,” tandasnya. (Nur)
Rabu, 11 November 2020
Bupati Berikan Kadedeuh untuk Kafilah Terbaik MTQ asal Kabupaten Cirebon
fokuscirebon.com - Sebanyak 11 peserta terbaik Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 36 tingkat Provinsi Jawa Barat asal Kabupaten Cirebon, mendapatkan kadedeuh dari Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag
Selain para peserta, bupati juga memberikan bonus untuk official dan pembina dari para kafilah Kabupaten Cirebon.
Menurut Imron, pemberian kadedeuh ini, merupakan salah satu bukti kehadiran pemerintah dalam mendukung prestasi peserta MTQ asal Kabupaten Cirebon.
"Kehadiran pemerintah sangat penting, untuk bisa meningkatkan prestasi dalam berbagai hal," ujar Imron, Rabu 11 November 2020.
Ia mengakui, bahwa ada penurunan prestasi yang cukup signifikan dalam perlombaab MTQ yang digelar di Kabupaten Subang tersebut.
Kabupaten Cirebon yang sebelumnya bisa masuk menjadi peringkat ke 7 pada pelaksanaan MTQ sebelumnya, namun Pada MTQ tingkat provinsi Jawa Barat kali ini, hanya mampu berada di urutan ke 17.
Walaupun begitu, Imron tetap mengapresiasi segala upaya yang sudah dilakukan oleh para kafilah dari Kabupaten Cirebon, untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik.
Imron berharap, pada pelaksanaan MTQ selanjutnya, Kabupaten Cirebon bisa memperbaiki peringkat prestasinya. Karena menurut Imron, Kabupaten Cirebon sebenarnya, merupakan salah satu daerah yang paling diperhitungkan oleh daerah lain, dalam pelaksanaan MTQ. "Oleh karena itu, tahun depan harus bisa lebih baik, " ujarnya. (Indah)
Selasa, 10 November 2020
Lima Pelajar SMA Tingkat Kota Cirebon, Dikukuhkan Sebagai Duta Hukum HAM dan Lingkungan
CIREBON - Sebanyak 5 pelajar di Kota Cirebon tingkat SMA dan sederajat dikukuhkan sebagai duta hukum HAM dan lingkungan. Mereka diminta menularkan kesadaran berhukum kepada teman-temannya.
Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., saat pelantikan mengungkapkan bahwa secara kodrati hak asasi sudah melekat pada diri manusia serta sebagai anugerah dari Allah SWT.
“Pengingkaran terhadap hak tersebut berarti mengingkari martabat kemanusiaan,” ungkap Azis.
Visi dan misi Kota Cirebon “Sehati” atau sehat, hijau, agamis, tertib dan inovatif menurut Azis juga dimaksudkan untuk memenuhi hak asasi manusia.
Hak untuk beribadah, hak untuk hidup sehat, hak untuk hidup dengan tentram dan mendapatkan berbagai pelayanan yang inovatif dari pemerintahnya.
Untuk bisa mencapainya, dibutuhkan ketaatan terhadap hukum. Hukum yang ada tidak boleh dilanggar. Untuk itu kepada duta-duta hukum HAM dan lingkungan hidup yang telah terpilih di Kota Cirebon, Azis berpesan untuk senantiasa berperan aktif, baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.
“Serta aktif pula sebagai salah satu unsur pendukung dan pelaksana pada tingkat kelurahan dimana kalian tinggal,” ungkap Azis.
Sementara itu Tim Pembina Kesadaran Hukum dan HAM Jawa Barat, Hasbullah Fudail, yang juga Kepala Bidang Hak Asasi Manusia (Kabid HAM) pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, menjelaskan bahwa daerah pantura memiliki kasus banyak tawuran remaja.
“Selama ini orang berfikir melanggar hukum dan HAM akan dipenjara. Padahal yang terpenting yaitu mencegahnya,” ungkap Hasbullah.
Untuk itu remaja-remaja direkrut dan dijadikan duta hukum HAM dan lingkungan hidup untuk mencegah terjadinya pelanggaran terhadap hukum. Mereka diminta untuk menularkan kemampuan dan kepatuhan terhadap hukum dan kepedulian terhadap lingkungan kepada teman-teman mereka. (Indah)
















