Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 10 Oktober 2021

Dihadiri Menteri dan Bupati, Projo Kabupaten Cirebon Gelar Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19


FOKUS CIREBON - Projo Kabupaten Cirebon menggelar Kegiatan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Multiguna Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik,  Minggu (10/10/2021). 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Budie Arie Setiadi, Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag, Anggota DPR RI, Ono Surono, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Sugir, Camat Gegesik, Indra Fitriani dan pihak terkait.

Bupati Cirebon, Drs. H Imron, M.Ag mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada Projo Kabupaten Cirebon yang sudah membantu pemerintah daerah untuk percepatan vaksinasi Covid-19. 

Menurutnya, capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon masih 22 persen lebih. 

"Vaksinasi massal ini sangat membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon. Selama ini Kabupaten Cirebon dalam hal vaksinasi banyak dibantu sejumlah pihak, baik TNI, Polri, BUMN dan sejumlah Ormas," kata Imron. 

Imron mengungkapkan, dalam vaksinasi massal yang diadakan Projo Kabupaten Cirebon ini antusiasme warga Gegesik cukup tinggi. Bahkan, Imron mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan.  "Jangan lupa prokes tetap diterapkan," katanya. 

Ia berharap, Projo Kabupaten Cirebon bisa membantu dalam bidang lainnya selain vaksinasi Covid-19. 

"Selain vaksinasi, Projo Kabupaten Cirebon bisa membantu program pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarkat, " kata Imron. 

Ketua Projo Kabupaten Cirebon,  Hj. Kunni mengatakan, kegiatan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 dilakukan serentak. Bahkan, Projo sendiri bekerja sama dengan sejumlah pihak dalam kegiatan vaksinasi massal. 

"Projo bekerja sama dengan TNI, Polri dan Kementerian Kesehatan. Kebetulan Projo Kabupaten Cirebon mendapatkan jatah dari Polri itu 1.200 vaksin, mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mencapai herd immunity," katanya. 

Kunni menjelaskan, kegiatan ini merupakan vaksinasi dosis pertama untuk masyarakat Kecamatan Gegesik. 

"Ini dosis pertama, nanti untuk dosis kedua kegiatan serupa dilakukan di sini sekitar sebulan ke depan," katanya. 

Camat Gegesik Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani mengatakan, Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik dipilih Projo Kabupaten Cirebon menjadi tempat vaksinasi massal. Bahkan kegiatan ini dilakukan secara nasional oleh Projo. 

"Hari ini lebih dari 1.000 dosis vaksin yang disuntikkan untuk masyarakat Kecamatan Gegesik, kemungkinan juga lebih karena antusisme warga cukup tinggi. Seminggu yang lalu pendaftaran sudah lebih dari 700 orang lebih," katanya. 

Di tempat yang sama, Anggota DPR RI, Ono Surono mengatakan, dengan adanya vaksinasi massal ini diharapkan herd immunity di Kabupaten Cirebon tercapai. 

"Terimakasih kepada Ketua Projo Hj. Kunni yang sudah mengadakan vaksinasi massal ini. Semoga masyarakat bisa sehat dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon kembali normal," katanya. (din)

Sabtu, 09 Oktober 2021

Kirab Merah Putih dari Balai Kota Cirebon Menuju Persemayaman Bendera Pusaka di Astana Gunung Jati


FOKUS CIREBON- Kirab merah putih digelar dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung Jati. Bendera pusaka merah putih disemayamkan di Astana Gunung Jati.

Kirab merah putih berupa iring-iringan kendaraan roda empat dimulai oleh kendaraan yang membawa personil Paskibraka Kota Cirebon. Dilanjutkan dengan kendaraan yang membawa Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., serta KH. Muh. Musthofa Aqiel Siroj, pimpinan pesantren KHAS Kempek dan disusul oleh kendaraan peserta kirab lainnya. 

Kirab dimulai dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung Jati, Sabtu (9/10/2021).

Setiba di Astana Gunung Jati, seorang anggota Paskibraka menyerahkan kotak kayu berisi bendera merah putih yang diterima langsung oleh Patih Kesultanan Kanoman, Pangeran Raja Muhammad Qodiran. Selanjutnya bendera merah putih akan disemayamkan semalam di Astana Gunung Jati dibarengi dengan khataman Al Quran. Esok, Minggu (10/10/2021) akan dibawa kembali ke Balaikota Cirebon.

Sedangkan rombongan kirab yang dipimpin oleh KH. Muh. Musthofa Aqiel Siroj dan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., melanjutkan dengan berziarah ke makam Sunan Gunung Jati, Syekh Syarif Hidayatullah. 

Ziarah dan doa dibimbing oleh Pangeran Raja Muhammad Qodiran. Usai berziarah, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk mengkirabkan bendera pusaka, merah putih. “Bendera ini menunjukkan nilai-nilai kebangsaan,” tegas Azis.

Kegiatan ini, lanjut Azis digelar dalam rangka memperingati HUT ke-76 TNI dan merupakan ide dari Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali Hasyim bin Yahya atau lebih dikenal dengan nama Habib Luthfi. 

Selain digelar untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kirab ini juga dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. “Tadi terasa sangat khidmat. Apalagi dilakukan di makam leluhur dan orang  yang pertama memimpim pemerintahan di Cirebon,” tutur Azis.

Esok, Minggu (10/10/2021), bendera merah putih yang sudah disemayamkan semalam di Astana Gunung Jati dan dikhatamkan Al Quran dibawa kembali ke Balai Kota Cirebon.  

Selanjutnya di malam hari digelar tausiah kebangsaan yang menghadirkan langsung Habib Luthfi. 

Tausiah kebangsaan digelar terbatas mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Namun masyarakat tetap bisa menyaksikan tausiah secara langsung melalui jaringan televisi lokal dan live streaming melalui kanal Youtube Pemda Kota Cirebon. (din)

Bupati Cirebon : Peringatan Maulid Nabi Harus Dijadikan Bahan Introspeksi

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


FOKUS CIREBON.- Bupati Cirebon Drs.H. Imron, M.Ag menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Masjid Pondok Pesantren Al Mubarok Karangmangu, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon, Sabtu (9/10/2021).

Dalam sambutannya, bupati menyebutkan, peringatan hari besar tersebut sejak dua tahun terakhir berbeda dengan tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19. 

Namun begitu, kata Imron, semangat hari kelahiran Nabi Muhammad Saw harus terus ditanamkan umat muslim, terutama para santri. "Harus dijadikan sebagai bahan introspeksi atau mengaji diri pada peringatan ini," kata Bupati Imron.

Imron mengatakan, semangat dari Nabi Muhammad Saw yang bisa dilakukan para santri di Pondok Pesantren Al Mubarok yakni, bersama-sama membangun kemajuan. Pada zaman globalisasi ini, semua punya kesempatan luas untuk maju. Namun, tantangan yang bakal dihadapi akan lebih berat.

"Sekarang ini, tidak lihat dari mana, mau dia anak pejabat atau bukan, kalau tidak mampu ya tidak akan diberikan kesempatan," katanya.

Selain itu, Imron juga mengimbau orang tua santri agar terus mengawasi anaknya agar tidak percaya dengan kabar hoaks, terutama jangan sampai menganggap media sosial sebagai tempat belajar utama.

Imron mengatakan, beberapa penyebaran hoaks terjadi karena banyak orang yang percaya dengan kabar hoaks di media sosial dan menjadi rujukan.

"Ponpes ini kan banyak kiai, tinggal kalian ngaji yang benar. Negara kita multi segala macam, mari jaga negara kita ini bersama-sama," katanya.

Pengasuh Ponpes Al Mubarok Ustadz Abdul Basyit mengatakan, Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dilakukan sesuai protokol kesehatan, yakni mengenakan masker dan tidak berkerumun.

"Acara ini rutin dilakukan setiap tahunnya,   biasanya Maulid Nabi, dan Haul belum bisa dilakukan secara Akbar karena belum dibolehkan mengingat masih pandemi," kata Abdul. (din)

Jumat, 08 Oktober 2021

Bentuk Penyegaran, 332 Guru Dilantik Jadi Kepala Sekolah


FOKUS CIREBON - Sebanyak 332 guru diambil sumpah sebagai jabatan fungsional kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Dari 332 guru yang dilantik tersebut, dua orang untuk jabatan Kepala TK, SD sebanyak 292 dan untuk Kepala SMP ada 38 orang. 

Pelantikan sendiri dilakukan di Gedung BKPSDM dan dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan dan Guru Pengawas di Lingkungan Kabupaten Cirebon. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, pelantikan ini  untuk memberikan penyegaran di tingkat kepala sekolah. 

Menurutnya, peran kepala sekolah sangat besar untuk kemajuan para siswanya. "Kepala sekolah harus bisa berinovasi dan kreatif, bagaimana sekolah-sekolah yang ditangani bisa menghasilkan murid yang baik dan pintar," ujarnya, Jumat (8/10/2021). 

Ia berharap kepada yang sudah dilantik untuk bekerja secara bersunguh-sunguh untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Cirebon. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon,  Deni Supdiana mengatakan, pelantikan kepala sekolah ini sebenarnya sudah direncanakan jauh-jauh hari. Akan tetapi ada sejumlah kendala sehingga mutasi rotasi kepala sekolah di lingkungan Kabupaten Cirebon tertunda. 

"Di bulan April sebenarnya sudah direncanakan pelantikan. Namun, dalam Permendikbud Nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru jadi kepala sekolah, disitu ada pasal bahwa penetapan guru jadi kepala sekolah melibatkan tim pertimbangan, Tim pertimbangan di antaranya unsur dari Setda, Dinas Pendidikan, Dewan pendidikan dan guru pengawas. Tetapi pada April 2021 masa jabatan pengurus Dewan Pendidikan habis. Dan Mei langsung kita proses pembentukan Dewan Pendidikan dan alhamdulillah sudah dibentuk hingga akhirnya mutasi dan rotasi kepala sekolah bisa dilaksanakan," katanya. 

Selain itu, kata Deni,  untuk SMP sendiri ada kekosongan kepala sekolah karena ada yang pensiun dan meninggal dunia. 

"Sebetulnya Kepala  SMP kosong  ada 10 sekolah. Berjakan waktu ada yang pensiun dan meninggal jadi ditotal ada 15 orang. Tetapi untuk SMP jumlah yang dirotasi dan mutasi totalnya 38 kepala sekolah," ungkapnya.  (din)

Bupati Imron Isi Kuliah Perdana ISIF Cirebon di Gedung MI YAKIP Dukupuntang

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon Drs.H. Imron, M.Ag mengisi kuliah perdana Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon di Gedung MI YAKIP, Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (8/10/2021).

Dalam kuliah singkat tersebut, Bupati Cirebon menyebutkan, kalau pemerintah menaruh harapan besar kepada generasi muda yang saat ini tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Pelajar sekolah tinggi, kata Imron, bisa membawa pengaruh positif bagi dirinya pribadi, keluarga, hingga daerahnya. Maka dari itu ia berpesan jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan selama mengenyam pendidikan tinggi ini.

"Saya ingin dari mahasiswanya harus maju, kuliah yang baik. Jangan menyianyiakan kesempatan, karena masa depan ada di tangan mahasiswa ini," kata Bupati Imron.

Selain itu, masa depan Kabupaten Cirebon atau Indonesia pada masa mendatang akan dipimpin generasi muda. Bermodalkan ilmu, perubahan ke arah yang lebih baik bisa segera dilakukan. 

"Juga bisa mengubah zaman yang akan datang dengan ilmu dan strategi. Harus disiapkan, inilah yang diharapkan," kata Bupati.

Pengurus YAKIP KH Hariri MHT mengatakan, sebuah bangsa tidak akan maju dan tidak berkembang kalau generasi mudanya mengabaikan kondisi di sekitar. Dengan ilmu dan akhlak baik, perubahan akan ada di tangan para mahasiswa.

Selain itu, hadirnya YAKIP di Desa Sindangjawa diharapkan bisa memajukan perekonomian atau pengetahuan warga sekitar.

"Tempat ini dibangun tujuannya adalah menggembleng agar manusia beriman, bertaqwa dan berakhalakul karimah. Supaya generasi yang memiliki ijazah bisa menyebarkan ilmu dan memberikan peluang," katanya. (Bambang)