Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 01 Juli 2022

PKK Jabar Minta Pemanfaatan Pekarangan Tidak Sebatas Lomba

KABUPATEN CIREBON - Tim Recheking Lomba Pemanfaatan Pekarangan sebagai sumber karbohidrat Jawa Barat, berharap masyarakat bisa terus melanjutkan penanaman berbagai tanaman pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan, walaupun tidak lagi berbalut lomba. 

Hal tersebut dikatakan salah seorang perwakilan tim recheking, Sri Yosi usai pembukaan penerimaan tim recheking, Jumat (1/7/2022) di Desa Kedung Bunder, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.

Dijelaskan Sri Yosi, pemanfaatan pekarangan sebagai sumber karbohidrat sangat bermanfaat, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, dirinya berharap masyarakat bisa terus melanjutkannya meskipun sudah tidak dalam nuansa lomba.

"Untuk jangka pendek, dapat memenuhi kebutuhan gizi, serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber kegiatan ekonomi produktif. Sedangkan untuk jangka panjang, kemandirian pangan keluarga akan terjaga dan akhirnya pada peningkatan kesejahteraan," ujar Sri Yosi.

Ditambahkannya, Tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Barat bersama Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Jawa Barat mengapresiasi seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun Tim Penggerak PKK tingkat kabupaten hingga desa yang telah bersungguh-sungguh dalam mempersiapkan lomba ini. 

Dijelaskan Sri Yosi, untuk finalis tahun ini, hanya terdapat tujuh lokasi yang akan dinilai di Jawa Barat.

"Oleh karena itu, kita berharap momentum ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Selain untuk kesejahteraan masyarakat dalam bidang kemandirian pangan, daerah juga dapat mempromosikan potensi lainnya yang ada. Pemilihan tanaman jagung juga selain karena memiliki kandungan karbohidrat tinggi, proses pembudidayaannya juga mudah, sehingga kita berharap warga bisa melanjutkannya di kemudian hari," tutupnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag mengaku bangga dengan kesiapan seluruh pihak dalam mengikuti lomba kali ini. Bahkan, Imron juga mengapresiasi langkah pemerintah Desa Kedung Bunder yang telah menganggarkan untuk pemanfaatan lahan pekarangan warganya.

"Kecamatan Gempol ini memang cukup banyak potensi yang bisa dimanfaatkan. Termasuk juga lahan pekarangan, yang saya harap, warga disini bisa ikut serta dalam melakukan penanaman tanaman pangan. Ini sangat baik agar ketahanan pangan masyarakat kedepannya dapat lebih terjaga," singkat bupati. (Indah)

Wakil Rektor, Saefudin Zuhri : BLU itu Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Mahasiswa

CIREBON, FC - Setelah IAIN Syekh Nurjati Cirebon dinyatakan menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Badan Layanan Umum (BLU) oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), maka secara otomatis peningkatan kualitas pelayanan harus diprioritaskan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Rektor 1, Dr H Saefudin Zuhri M,Ag menyikapi langkah IAIN Cirebon ke depan setelah resmi menjadi BLU.

Hal itu, kata Saefudin, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) nomor 252/KMK.05/2022 terkait perubahan tata kelola keuangan dari Satuan Kerja (Satker) Penerimaan Negera Bukan Pajak (PNBP) menjadi BLU telah diterima IAIN Cirebon.

Pelaksana Harian (PLH) Rektor IAIN Cirebon, Dr H Saefudin Zuhri MAg menjelaskan, disahkannya IAIN Cirebon menjadi BLU bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa. Sebab, kewenangan mengelola keuangan bakal lebih luas.

"Dengan adanya SK dari Kementerian Keuangan, maka resmi pengelolaan keuangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon berubah menjadi BLU. Implementasinya sudah kita rancang sejak jauh hari sebelumnya," ujar Saefudin. 

Dia berujar, dengan menjadi BLU, IAIN Cirebon berwenang mencari pendapatan selain dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan DIPA APBN. Pasalnya, aset dan fasilitas yang dipunyai IAIN Cirebon dapat pula dikomersilkan. Hasilnya dikelola dan digunakan untuk sebesar-besarnya kepentingan peningkatan pelayanan. 

Wakil Rektor II IAIN Cirebon, Dr Kartimi MPd mengatakan, proses BLU IAIN Cirebon berbarengan dengan IAIN Salatiga. Kedua PTKIN ini sama-sama sedang melalukan transisi implementasi BLU sepenuhnya berpedoman Surat Tindak Lanjut S-130/PB.5/2022 dari Kemenkeu per Kamis, 30 Juni 2022.

"Tahapannya mengacu pada aturan yang dibuat Kementerian Keuangan. IAIN Syekh Nurjati Cirebon diberi pedoman upaya apa saja yang harus dilakukan setelah ditetapkan menjadi BLU," ujar Kartimi. 

Upaya yang ditempuh, kata Kartimi antara lain meminta ijin dan membuka rekening BLU ke KPPN setempat berdasarkan PMK Nomor 182/PMK.05/2017 tentang Pengelolaan Rekening Milik Satuan Kerja Lingkup Kementerian Negara/Lembaga.

Yakni Rekening Operasional BLU untuk menampung seluruh penerimaan atau pengeluaran PNBP BLU. Rekening Operasional penerimaan dan pengeluaran tersebut tidak boleh digabungkan dalam satu rekening.

Kemudian menyempurnakan Standard Operating Procedure (SOP) pengelolaan keuangan, pengelolaan aset dan pengelolaan barang dan jasa sesuai dengan Peraturan Kemenkeu.

Selanjutnya, kata Kartimi, IAIN Cirebon juga Menyusun Rencana Bisnis Anggaran (RBA) tahun 2022 dan 2023, dengan berpedoman pada Rencana Strategis Bisnis BLU dan DIPA 2022 paling lambat 6 (enam) bulan dan disampaikan kepada Direktorat PPK BLU.

Menurut Kartimi, dengan menjadi BLU, IAIN Cirebon siap menjadi PTKIN yang unggul menerapkan pelayanan prima pada mahasiswa. "Karena pendapatan yang kita miliki tidak disetorkan ke negara, tapi bisa kita kelola sendiri untuk pelayanan kepada mahasiswa," jelas dia. 

Kepala Biro AUAK IAIN Cirebon, Ir Hj Sunarini MKom mengatakan, dari segi kepegawian, SDM IAIN Cirebon sangat siap menjalankan BLU. Pasalnya, para pegawai bakal dibekali dengan peningkatan kapasitas SDM. 

Selain itu, sistem kerja pegawai juga bakal diorientasikan pada sistem digital. "Kalau dulu manual kalau sekarang transformasi digital," jelas Sunarin. (din)

Bupati Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

KABUPATEN CIREBON -, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Lingkungan Hidup menyelenggarakan Gebyar Kabupaten Cirebon Katon Bersihe, Jumat (1/7/2022) di Lapangan Alun-alun Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Masyarakat yang mengikuti kegiatan diberikan sejumlah doorprize menarik dan juga logam emas mulia sebagai hadiah utama.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag mengatakan, Gebyar Kabupaten Cirebon Katon Bersihe merupakan langkah strategis Pemkab, guna mengurangi kapasitas sampah. Karena, lanjut Imron, masyarakat sudah diajak untuk memilah sampah sejak dari rumah.

"Saya kali ini di Kecamatan Plumbon, mengajak kuwu dan juga masyarakat untuk bisa mengurangi volume sampah sejak dari rumah. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dan itu sebenarnya sangat bermanfaat untuk bersama," ujar Imron.

Dikatakan Imron, pemilahan sampah ini bisa juga untuk meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat. Pasalnya, dari sekian sampah hasil rumah tangga, masih ada beberapa jenis sampah yang dapat dimanfaatkan.

Di samping itu, Imron juga meminta kepada desa untuk dapat membantu pemerintah daerah dalam mengelola sampah. Dengan menyediakan Tempat Pengelolaan Sampah, Imron melihat volume sampah di kabupaten akan berkurang.

"Dari tingkatan keluarga sendiri, bisa memilah sampah mana yang masih bernilai dan mana yang sudah tidak bisa digunakan. Untuk tingkat desa, jika memang ada tempat pembuangan dan pengelolaan sampah, maka semua sampah rumah tangga bisa dibuang di tempat sampah milik desa. Terkecuali sudah overload, maka baru dilimpahkan ke kabupaten," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan S.Sos M.Si mengakui pihaknya sudah melakukan berbagai langkah dalam menangani permasalahan sampah ini. Salah satunya adalah, pembentukan bank sampah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

"Saat ini bank sampah memang baru aktif di lingkungan pegawai Dinas Lingkungan Hidup saja. Tetapi, kita juga sudah ada Bank Sampah Induk (BSI), yang dapat menerima hasil dari Bank Sampah Unit. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini juga kita berharap setiap desa membentuk Bank Sampah Unit agar masyarakat bisa ikut menabung di bank sampah," terang Iwan.

Selain itu juga, Iwan sebut masyarakat bisa memanfaatkan pegiat lingkungan hidup saat memiliki sampah yang masih memiliki nilai ekonomi. Sebagai contoh, banyak pegiat kesenian yang memanfaatkan limbah rumah tangga untuk diolah menjadi suatu barang yang bernilai lebih tinggi dari sekedar sampah.

"Sejauh ini banyak juga yang memanfaatkan limbah rumah tangga untuk dijadikan sebuah kerajinan tangan. Masyarakat yang sudah memilah sampah bisa menghubunginya untuk menjual limbah yang dimiliki," tambahnya.

Diakhir, Iwan sebut pihaknya terus berupaya untuk menyelesaikan persoalan sampah. "Sesuai dengan visi misi Pak Bupati, yaitu tahun 2024 bebas sampah, kita terus berupaya dengan kemampuan yang kita miliki agar visi misi tersebut bisa terwujud. Sejumlah pihak juga sudah kita gandeng, termasuk desa agar permasalahan sampah ini bisa diselesaikan secara bersama-sama," imbuhnya. (Indah)

SEMA IAIN Cirebon Menjadi Tuan Rumah Muskerwil SEMA PTKIN Se-Indonesia

FOKUS CIREBON, FC - Senat Mahasiswa (SEMA) PTKIN Wilayah-II mengadakan Dialog Kebangsaan dan Musyawarah Kerja SEMA PTKIN se-Indonesia Wilayah II bertempat di aula Pascasarjana Lantai 3 IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Muskerwil ini mengusung tema "Revitalisasi Gerakan SEMA PTKIN Se-Indonesia Wilayah-II Lebih Adaptif Responsif Inovatif & Futuristik Serta Berperan Aktif Dalam Mengawal Strategi Kebijakan dan Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Pandemi".

Acara dihadiri oleh para pejabat daerah dan anggota Dewan serta koordinator Pusat dan Koordinator Wilayah SEMA PTKIN, di antaranya IAIN Kudus, UIN Semarang, UIN Salatiga, UIN Pekalongan, UIN Purwokerto, UIN Jogja, UIN Bandung, IAIN Cirebon, UIN Jakarta , UIN Surakarta dan UIN Banten. 

Pada kegiatan ini, juga diadakan Dialog Kebangsaan dengan membahas topik 'Strategi Pemulihan Kebijakan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19'.

Rifqi Fadhillah, Ketua SEMA IAIN Cirebon sebagai tuan rumah menyambut kedatangan para delegasi Wilayah II dengan sangat antusias dan memohon maaf apabila dalam penerimaan dan jamuan yang diberikan masih jauh dari kata maksimal.

"Saya sangat berterimakasih atas kedatangannya para Pimpinan Senat Mahasiswa se-Wilayah 2 di Cirebon, semoga selama kegiatan disini memiliki kesan yang baik dan saya memohon maaf apabila dalam penerimaan dan jamuan yang diberikan masih jauh dari kata maksimal," tuturnya.

Muhammad Mukhlis menuturkan harapannya setelah adanya acara ini semoga dapat mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah terkait isu daerah maupun nasional.

"Kita sebagai generasi milenial  mudahan-mudahan kedepannya bisa mengawal secara penuh kebijakan-kebijakan mulai dari ranah kampus, daerah, dan sampai negara", tuturnya.

Sama halnya dengan Rohmawan, selaku Koordinator Pusat SEMA-PTKIN menyampaikan harapannya semoga tema yang di usung bisa di implementasikan dalam gerakan membangun. 

"Dengan tema yang di usung oleh pemerintah semoga dapat diimplementasikan dalam gerakan membangun, maka kami mengajak untuk komitmen dalam mendukung program pemerintah pasca pandemi," tegasnya. (din)

Pusat Perpustakaan IAIN Cirebon Jalin Kerjasama Dengan 17 Perpustakaan PTKIN Se-Indonesia.

FOKUS CIREBON, FC - Kerjasama ini merupakan komitmen bersama para peserta Diklat PJJ Pusdiklat sebagai penguatan antar Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam Negeri dalam memberikan pelayanan dan pengembangan koleksi perpustakaan yang diikuti oleh 30 perwakilan dari perpustakaan Perguruan Tinggi Islam Negeri yang terdiri dari kepala perpustakaan dan pustakawan.

Penandatangan MoA dilaksanakan pada hari Rabu 22 Juni 2022 di Balai Pusdiklat Kementerian Agama RI pada acara Bimtek Strategis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Adminitrasi Kementerian Agama RI Jakarta selama 3 hari tanggal 22 sd 24 Juni 2022 sebagai kegiatan lanjutan Diklat PJJ Pusdiklat Kementerian Agama RI yang sudah dilaksanakan pada tanggal 13 sd 27 April 2022 secara online. 

IAIN Cirebon mengutus 3 Pustakawan untuk mengikuti Diklat dan Bimtek startegis, yaitu Tohirin, S.Ag, S.IPI, Rosyidah, S.Ag, dan Eka Cahya Nugraha, S.I.Pust.

Tujuan dan harapan dari kerjasama ini adalah membangun jejaring lebih luas dalam penguatan antar perpustakaan Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Agama Islam Negeri dalam memberikan pelayanan dan pengembangan koleksi.

Berikut daftar Perpustakaan PTKIN  yang ikut dalam penandatangan kerjasama/MoA  dengan perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon yaitu :

Perpustakaan IAIN Kudus, Perpustakaan IAIN Pekalongan, Perpustakaan IAIN Kediri, Perpustakaan UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Perpustakaan IAIN Parepare, Perpustakaan IAIN Fattahul Muluk Papua, Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Perpustakakaan IAIN Batu Sangkar, Perpustakaan IAIN Ponorogo, Perpustakaan IAIN Bone, Perpustakaan IAIN Kendari, Perpustakaan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Perpustakaan IAIN Lhokseumawe, Perpustakaan IAIN Sorong, Perpustakaan STAIN Bengkalis, Perpustakaan STAIN Mandailing Natal Aceh, Perpustakaan UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi.

Kegiatan Bimtek Strategis Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi ini akan berakhir pada hari Jum’at 24 Juni 2022. (din)