Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 18 Agustus 2022

Prodi HT Fakultas Syariah IAIN Cirebon Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Penyusunan Peraturan Desa

FOKUS CIREBON, FC - Suasana Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Prodi sekaligus Sosialisasi Pelatihan Penyusunan Peraturan Desa yang digelar oleh Program Studi Hukum Tatanegara (HMJ HTN) Fakultas Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang bertempat di Balai Desa Mandala Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon pada Kamis  (18/08/22). 

Dengan mengangkat tema "Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Peraturan Desa", diharapkan kegiatan ini memberikan manfaat dan juga membekali lembaga perangkat desa dengan pemahaman administrasi yang lebih baik dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

Kegiatan ini dibuka dengan pertunjukan kesenian daerah "Tari Jaipong" oleh salah satu mahasiswi Hukum Tatanegara dan dihadiri oleh kurang lebih 50 orang perangkat desa. 

Ketua Prodi Hukum Tatanegara, Bapak Asep Saefullah MH.I dalam sambutannya menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh aparatur pemerintahan desa Mandala yang sudah berkenan hadir. 

Acara ini dilaksanakan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat berbasis prodi untuk membekali pemahaman administrasi, pemberdayaan IT dan mengenalkan dasar hukum pembuatan peraturan desa kepada aparatur pemerintah desa Mandala. 

Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sarana kerjasama antara  dan prodi dalam pengembangan wawasan pengetahuan hukum yang baik. 

Selanjutnya, Bapak H. Rodiah Mahdar Araf selaku kepala desa Mandala yang saat ini menjabat, menuturkan bahwa kegiatan ini penting sekali dilaksanakan sebagai sarana edukasi kepada aparatur pemerintahan desa, khusus mengenai administrasi pembuatan peraturan desa, pengelolaan situs web desa yang belum dimaksimalkan, dan pemetaan APBD. 

Kedatangan prodi Hukum Tatanegara dalam kegiatan ini sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan desa saat ini. 

Dalam kegiatan inti Pengabdian dan Sosialisasi ini, telah di hadirkan narasumber yang sangat luar biasa yaitu Dr. H.R. Agus Abikusna, S.H., M.M. dia adalah dosen Fakultas Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan di pandu langsung oleh Ammar Abdullah Arfan, MH selaku moderator. 

Dalam mengisi materi,  Dr. H.R. Agus Abikusna, S.H., M.M menyampaikan, bahwa betapa pentingnya pengetahuan hukum dalam masyarakat terutama sebagai sarana edukasi dan administrasi aparatur pemerintahan desa yang saat ini sedang berjalan.

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus di perhatikan, beberapa diantaranya adalah mengenai peraturan desa yang berisi materi-materi pelaksanaan kewenangan desa yang penjabaran lebih lanjut di perundang-undangan yang lebih tinggi. Adapun teknik dan cara prosedur penyusunan peraturan desa diatur dalam peraturan Mendagri nomor 111 tahun 2014. 

Selanjutnya, ada tiga jenis produk hukum Desa yaitu peraturan desa, peraturan bersama kepala desa (Kuwu), dan peraturan kepala desa. 

Tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi ini yaitu agar senantiasa bisa menjadi pedoman bagi pemerintah Desa untuk menciptakan keseragaman penyusunan produk hukum dalam bentuk peraturan. 

Sehingga mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan peran serta masyarakat dalam peningkatan daya saing daerah. (din/Vit)

Kuwu Sujito Meriahkan HUT RI Ke 77 Dengan Kemeriahan Jalan Santai dan Pemberian Santuan Kepada Anak Yatim Piatu

Kuwu Desa Sampiran, Sujito Tengah berbagi bersama anak yatim piatu pada kegiatan Jalan Santai dalam memperingati HUT RI Ke 77.


FOKUS CIREBON, FC - Semarak Dirgahayu RI Ke 77 di Desa Sampiran, Kecamatan Talun,  berjalan meriah. Warga yang datang ke  lapangan GOR Talun, langsung mengikuti berbagai kegiatan salah satunya adalah jalan santai bersama Kuwu Desa Sampiran, Kamis (18/8/2022).

Kegiatan ini sangat dirasakan warga setempat. Sangat semarak dengan sejumlah kegiatan yang digelar panitia. Kuwu Desa Sampiran Sujito juga bergembira bersama warga. 

"Inilah hari kebahagiaan kami, di mana Dirgahayu RI Ke 77 ini adalah hari kemerdekaan Republik Indonesia. Kami bersama warga menyambut dengan berbagai kegiatan agar semaraknya terasa bersa.a warga," kata Sujito.

Kegiatan hasil besutan para mahasiswa dan desa ini juga disertai dengan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim. 

"Sengaja kami gelar acara di halaman GOR Desa Sampiran. Bukan saja sebagai tempat titik kumpul, tetapi lebih jauh dari itu, tempat ini bisa menampung banyak warga dan bisa saling bersilaturrahmi satu dan lainnya, sehingga rasa persaudaraan, kebersamaan dan saling memajukan desa akan tumbuh dengan acara bersama ini," kata Sujito lagi.

Sementara itu, sebagai bentuk kegembiraan bersama, di atas panggung Kuwu Sujito sempat melantunkan suara merdunya, yakni bernyanyi bersama Anak Yatim. Sujito  menyanyikan lagu dengan judul Yatim Piatu ciptaan H. Rhoma irama.

Di atas panggung ini, Sujito di dampingi para mahasiswa, sebagai Panitia pelaksana, perangkat desa dan para Guru SDN 1 Sampiran. (din/Bambang)

Ribuan Peserta PLP FITK Disebar Ke Wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon


FOKUS CIREBON, FC - Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin M.Ag melepas 1.454 peserta PLP FITK di halaman gedung FITK IAIN Cirebon, Kamis, (18/8/2022).

Ribuan mahasiswa dari 10 jurusan ini  tersebar di Sekolah/Madrasah di wilayah Kota Cirebon sebanyak  615 mahasiswa dan di wilayah Kabupaten Cirebon sebanyak 839 mahasiswa.

Ketua Panitia PLP Tato Nuryanto, M.Pd. (Kepala Laboratorium Keguruan), menyatakan Peserta PLP seluruhnya berjumlah 1.454  mahasiswa. Mereka berasal dari 10 Jurusan.

Sementara Dekan FITK, Dr H Farihin M.Pd menjelaskan, bahwa tujuan pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) yaitu untuk memantapkan kemampuan potensi akademik.

Kemudian mengembangkan identitas profesi sebagai pendidik serta memberikan bekal pengalaman dasar melaksanakan pembelajaran yang mendidik dibawah supervisi yang efektif dari Dosen Pembimbing Lapangan maupun Guru Pamong. (din)

PMU Beasiswa Kemenag LPDP Siap Dikucurkan Bagi 2000 Calon Mahasiswa PJJ PAI Yang Lulus Seleksi

Fatkhuyasik, Anggota PMU beasiswa Kementerian Agama RI dan LPDP saat melakukan pengecekan di ruang seleksi calon mahasiswa PJJ PAI UISSI Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Sebanyak 2000 calon mahasiswa PJJ PAI - UISI Cirebon siap menerima beasiswa Kemenag -LPDP setelah mereka lulus dari seleksi yang dilakukan dua tahap. 

Sementara calon mahasiswa PJJ PAI yang mendaftar sendiri tercatat sebanyak 7000 lebih. Kemudian dari hasil penyaringan, panitia melakukan verifikasi dokumen dan tercatat ada 4700 sekian yang siap mengikuti seleksi. 

Fatkhuyasik, Anggota PMU (Project Manajemen Unit) beasiswa Kementerian Agama RI dan LPDP saat diwawancarai di ruang seleksi PJJ PAI UISSI Cirebon menyatakan, Pendidikan PJJ PAI akan memberikan beasiswa sebanyak 2000 untuk guru madrasah, guru sekolah, guru Diniyah dan guru di Ponpes.

"Jadi Diktis atau Kemenag LBDP hari ini turun ke UISSI Cirebon untuk melihat proses seleksinya. Dan tadi kami lihat alhamdulillah teman-teman pengawas di sini sudah melakukan proses verifikasi sesuai dengan yang ada di ketentuan, termasuk memverifikasi berdasarkan foto langsung dan juga mencocokan wajahnya dengan kartu ujian yang ada. Jadi saya kira sejauh ini pengawas di sini sesuai dengan prosedur pelaksanaannya," kata Fatkhuyasik.

Fatkhuyasik juga menjelaskan, seleksi ini  kita lakukan dalam rangka untuk penyeleksian terbaik, karena kita lihat pendaftar awalnya sampai 7000 ribu lebih, kemudian setelah diverifikasi di dokumen sampai 4700 sekian.

"Nah dari 4700 sekian inilah yang diseleksi pengetahuannya, aspek-aspek kemampuan akademik diukur bahkan ada beberapa butir soal yang mengukur moderasi keberagamaanya para calon mahasiswa PJJ PAI ini," ujarnya lagi.

Fatkhuyasik juga berharap, melalui seleksi ini kita berharap betul akan memperoleh guru dengan kualitas yang terbaik dan kita berikan mereka beasiswa.

Sementara saat ditanya soal kelulusan, Fatkhuyasik menegaskan, bahwa soal lulus tidaknya itu tergantung pada guru sendiri. Selama guru bisa melampaui proses seleksi, maka mereka lulus. 

Kemudian bagi penerima beasiswa, itu akan dilihat dari yang memenuhi standar, misal nilai batas lulus itu lebih dari 2000, maka nilai terbaik kita urutkan yang 2000, baru nanti kita putuskan menjadi penerima beasiswa. 

"Yang pasti ini baru seleksi tahap pertama yah, setelah ini mereka akan di wawancara, dan seleksi wawancara ini akan dilakukan dalam waktu dekat," ucapnya. (nurdin)


Rabu, 17 Agustus 2022

Upacara Bendera HUT RI Ke 77, Rektor IAIN Cirebon Sampaikan 22 Amanat Menteri Agama RI

 

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag


FOKUS CIREBON, FC - Tepat tanggal 17 Agustus 2022, pukul 09.00 pagi, civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon  melaksanakan kegiatan Upacara Bendera HUT RI ke 77 di halaman rektorat, Rabu, (17/8/2022).

Dalam rangkaian kegiatan upacara tersebut, Rektor IAIN Dr. H. Sumanta, M.Ag dihadapan peserta upacara membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia.

Pembacaan amanat Menteri Agama RI ini dilakukan serentak dan dibacakan oleh semua PTKN/PTKIN di bawah Kementerian Agama RI seluruh Indonesia.

Inilah pesan Menteri Agama RI
pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-77. 

1.izinkan saya menyampaikan rasa hormat dan bangga kepada seluruh ASN Kementerian Agama di seluruh Indonesia yang telah mengabdi untuk negeri dengan sepenuh hati.

2.Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yg Maha Esa, bertepatan dengan HUT RI yg ke-77 ini, kita semua msh diberikan kesempatan untuk jadi pelayanan masyarakat. Semoga langkah kaki kita dalam menjalankan tugas melayani masyarakat betul-betul dirasakan manfaatnya oleh seluruh bangsa Indonesia.

3.HUT Kemerdekaan RI tahun 2022 ini tentu sangat beda maknanya dengan momen sebelumnya. Tahun ini kita memasuki tahun kedua paska merebaknya wabah Covid-19. Bukan perkara mudah bagi keluarga besar Kemenag melewati dan menghadapi dampak Covid-19.

4.Berkat kerja sama dan soliditas seluruh ASN, alhamdulillah hari ini, Kemenag terus eksis memberi layanan publik secara baik. Semoga semua ini semakin meneguhkan langkah kita sebagai pelayan publik. 

5.Kemerdekaan Indonesia tidak  diperoleh secara gratis. Ada banyak ceceran darah yang tumpah di bumi Nusantara, juga ribuan nyawa yang melayang selama perjuangan. 

6.Pengorbanan bangsa Indonesia melepaskan diri dari cengkeraman kolonialisme dan imperialisme tak pernah padam meski para syuhada terus berguguran. Hingga akhirnya di tahun 1945 bangsa Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan RI dengan penuh keyakinan dan keteguhan.

7.Proklamasi merupakan langkah tegas dan strategis yang menandai kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memberitahukan kepada dunia bahwa Indonesia tidak lagi dikuasai penjajah.

8.Kini, 77 tahun usia Indonesia merdeka. Bagi rata-rata usia umat manusia sekarang, 77 adalah usia senja. Akan tetapi bagi sebuah negara, 77 merupakan usia matang yang siap untuk menghadapi tantangan zaman.

9.Bagi rata-rata usia umat manusia, 77 adalah usia senja. Akan tetapi bagi sebuah negara, 77 adalah usia matang yang siap untuk menghadapi tantangan zaman.

10.Artinya, Indonesia sudah selesai memperbaiki segala kerusakan yang diwariskan selama masa penjajahan dan tiba saatnya kita maju ke depan, mempererat persatuan serta membangun Indonesia sesuai bidang masing-masing.

11.Sebagai abdi negara, HUT Kemerdekaan RI yang ke-77 tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremonial saja. Momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI harus dimaknai sebagai pengingat bahwa tugas mengisi kemerdekaan tidaklah ringan. 

12.Mari mengisi kemerdekaan ini dengan kerja, kerja dan kerja. Kita bangun negeri ini dengan hati dan cinta. Kita semua adalah penerus para pendiri bangsa menuju Indonesia yang maju dan damai. 

13.Saya mengajak seluruh ASN Kementerian Agama di seluruh Indonesia untuk membumikan semangat kemerdekaan dengan semangat menjalankan roda birokrasi secara efektif dan profesional.

14.Kita tak boleh menjalankan birokrasi ini apa adanya. Kita harus berlari meningkatkan kualitas layanan publik, agar masyarakat semakin mudah dan cepat mengakses seluruh layanan yang ada. 

15.Ini artinya ASN Kementerian Agama harus berani berfikir out of the box dalam melahirkan kebijakan publik yang accessible. Tinggalkan cara kerja birokrasi yang mempersulit. Yang sulit dipermudah. Yang mudah dipercepat.

16.Kemenag hadir dengan semangat layanan publik yg tdk hanya prima, namun juga ramah dan toleran. Layanan publik di lingkungan Kemenag hadir bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa melihat latar belakangnya. 

17.Bukan zamannya lagi layanan publik Kemenag memilah dan memilih siapa yg akan dilayani. Semua hrs berpegang pada amanat UU sebagai abdi negara, bahwa ASN hadir untuk melayani masyarakat, bkn utk dilayani masyarakat. 

18.Semua jajaran Kemenag dr pusat hingga daerah hrs berada dlm satu barisan yg kokoh dlm menjalankan tugas sebagai abdi negara. Tidak boleh masing-masing unit berjalan sendiri-sendiri. Semuanya harus satu komando, satu barisan dan satu langkah agar tujuan kita dapat tercapai secara maksimal. 

19.Bertepatan dengan HUT RI ke 77 ini, kita hrs memastikan ASN Kemenag adlh sosok-sosok nasionalis yg mampu menjabarkan keberagamaannya dalam bingkai NKRI, profesional dan berintegritas. 

20.Tak boleh ada ASN yang tidak sejalan dengan ideologi Pancasila, karena Pancasila merupakan kesepakatan para pendiri bangsa. Kita harus satu visi sebagai abdi negara, tak boleh saling menjegal atau bahkan berselisih ideologi.


21.Saya percaya ASN Kementerian Agama memiliki loyalitas dan dedikasi untuk NKRI. Tunaikan tugas negara dengan baik dan bertanggungjawab, pastikan Kemenag hadir dan memberi solusi atas kebutuhan masyarakat. 

22.Saya jg ingin memastikan, bhw seluruh ASN Kemenag harus jadi teladan dan penggerak bagi moderasi beragama di masyarakat. Moderasi beragama merupakan strategi agar semangat keagamaan dan kebangsaan bisa seiring sejalan dan tdk dipertentangkan. (din)