Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 09 September 2022

Wakil Walikota Cirebon dan Unsur Forkopimda Lakukan Operasi Pasar Upaya Menjaga Stabilitas Harga

CIREBON, FC – Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat, seiring dengan kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Salah satunya dengan menggelar operasi pasar. Seperti dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon, di halaman Pasar Pagi. Operasi pasar digelar selama dua hari, 7-8 September 2022.

Pada hari pertama, Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati bersama unsur Forkopimda Kota Cirebon melakukan monitoring ke lokasi operasi pasar.

Eti mengatakan, operasi pasar merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan harga komoditas yang berpotensi naik, imbas dari kebijakan penyesuaian harga BBM.

“Kita bersama-sama melakukan upaya untuk mengendalikan harga beberapa komoditas yang berpotensi merangkak naik,” katanya.

Eti menambahkan, beberapa komoditas yang paling berpotensi harganya bakal naik adalah telur ayam, beras dan beberapa komoditas sayuran.

“Kita akan berusaha keras untuk bisa membantu masyarakat, terutama mereka yang terdampak secara langsung akibat penyesuaian harga BBM,” tuturnya.

Operasi Pasar untuk Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat Operasi Pasar untuk Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

Pihaknya bersyukur, banyak masyarakat yang datang ke operasi pasar. “Lumayan banyak yang datang. Semoga operasi pasar ini membantu dan bermanfaat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman, S.IP., M.Si., mengakui, setidaknya ada enam komoditas yang disediakan dalam operasi pasar tersebut.

“Keenam komoditas itu adalah telur ayam, minyak goreng, beras, terigu, cabe rawit dan merah dan gula pasir,” ungkap Iing.

Iing mengungkapkan, harga telur ayam di pasaran saat ini mencapai Rp29 ribu per kilogram, tetapi pada operasi pasar ini dijual Rp22 ribu per kilogram. 

“Sedangkan beras, di pasaran seharga Rp10 ribu, di operasi pasar hanya Rp9 ribu. Kemudian gula pasir di pasaran harganya Rp14 ribu, sedangkan di operasi pasar hanya Rp13.500,” terangnya.

Manfaat operasi pasar ini, kata Iing menjaga stabilitas harga dan daya beli yang terjamin. Karena beberapa komoditas naik usai ada penyesuaian harga BBM.

“Operasi pasar ini untuk umum dan tidak berbatas untuk siapa, karena siapapun bisa berbelanja,” katanya.

KPI IAIN Cirebon Tandatangani MoU dengan PT. FKM, Bangun Skill Mahasiswa

FOKUS CIREBON, FC -  Jurusan KPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan dan membuka kerjasama melalui penandatanganan MOU dan Seminar (Kuliah Tamu) tentang Public Relations, bertempat di Auditorium, Gedung FUAD, Jum'at (9/9/2022).

Kegiatan ini bertema Brand Storytelling: The Future of Marketing, antara Jurusan KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan PT. Fakta Kreasi Media dan The Candi Medcom.

Hadir pada kegiatan tersebut, Wadek 1 F DKI, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag,  Kajur KPI H. Aan Mohamad Burhanudin, MA, dan Dosen KPI, di antaranya, Rani Ika Wijayanti, Ana Humardiana, dan Dessy Kushardiyanti.

Kajur KPI H. Aan Mohamad Burhanudin, MA menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini di antaranya Penandatanganan MoU antara Jurusan KPI dan PT. Fakta Kreasi Media. Kemudian mensinergikan antara intrakulikuler, kokulikuler dan ekstra kurikuler, secara simultan guna mewujudkan cara belajar MBKM yang strategis, agar mahasiswa mampu mensikapi tantangan ke depan dengan bekal keahlian yang memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif secara baik, dan mampu bersaing dalam dunia kerja.

Demikian juga sambutan yang disampaikan oleh Dr. Anwar Sanusi, bahwa MOU ini bisa disebut sebagai  implementasi MBKM krn mhs akan berkolaborasi dgn pihak The Candi.Medcom dalam praktek Public Relations didunia bisnis, sekaligus juga bisa magang untuk meningkatkan keahlian dibidang Media, PR, dan Marketing serta enterpreneurship lainnya.

Sementara itu, kegiatan yang dibuka langsung oleh Wadek 1, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, juga menghadirkan pembicara pada seminar yakni CEO The Candi Medcom Ade Candra Sutrisna.

The Candi Medcom ini di bawah PT. Fakta Kreasi Media dan bergerak di bidang konsultan PR, Media Massa, Produk Herbal, Produk Makanan Ringan, dan lain-lain. (din)



Rabu, 07 September 2022

Walikota Cirebon : Pemda Kota Cirebon Prioritaskan Penanggulangan Dampak Penyesuaian Harga BBM

CIREBON, FC – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., kembali menemui massa pendemo yang menolak penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kali ini, massa pendemo datang dari kalangan ojek online yang ada di Cirebon.

“Ada 11 tuntutan yang disampaikan dari kalangan ojek online. Semua poin yang disampaikan merupakan apa yang dirasakan oleh mereka, salah satunya terkait penyesuaian harga BBM,” kata Azis, usai menemui massa pendemo, Rabu (7/9/2022).

Azis menjelaskan, bahwa pengurangan subsidi BBM ini juga juga dirasakan kalangan ojek online dampaknya. Sebab tak menutup kemungkinan imbasnya juga pada kenaikan harga komoditas bahan pokok. Hal ini yang harus diantisipasi oleh Pemda Kota Cirebon.

“Antisipasi itu melalui menjalankan program pemerintah pusat, misalnya pemberian bantuan langsung agar tepat sasaran, termasuk menjaga daya beli masyarakat dan lain sebagainya,” tutur Azis.

Selain itu, sambung Azis, Pemda Kota Cirebon juga melakukan operasi pasar murah. Hal itu untuk menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok yang mulai merangkak naik akibat kenaikan harga BBM bersubsidi.

“Kenaikan harga BBM adalah keniscayaan. Kami percaya pemerintah pusat sudah menghitung semua dengan mempertimbangkan berbagai faktor, begitupula dengan penanggulangan dampaknya,” kata Azis.

Pemda Kota Cirebon Prioritaskan Penanggulangan Dampak Penyesuaian Harga BBM Pemda Kota Cirebon Prioritaskan Penanggulangan Dampak Penyesuaian Harga BBM

Selain dampak penyesuaian harga BBM, para ojek online juga menyampaikan aspirasi terkait status keberadaan ojek online di Kota Cirebon. Baik secara hukum maupun keadilan dalam menentukan tarif bagi konsumen.

“Ini harus menjadi perhatian khusus. Oleh karena itu, saya akan mengajak perwakilan ojek online untuk berpikir bersama terkait apa yang perlu kita lakukan guna menindaklanjuti aspirasi tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Keluarga Besar Ojek Online Cirebon Raya (KBOCR), Iswanto mengakui, kenaikan harga BBM bersubsidi sangat berdampak langsung.

“Makanya kami memiliki hashtag ‘Ojol Menjerit’, hal itu karena kenaikan harga BBM bersubsidi. Oleh sebab itu, kami berharap ada kenaikan persentase bagi kami,” katanya.

Terkait status keberadaan ojek online, Iswanto menjelaskan, pihaknya ingin memiliki payung hukum.  “Mudah-mudahan melalui demo ini, harapan kami bisa direalisasikan oleh Pemda Kota Cirebon,” katanya.

Selasa, 06 September 2022

Komisi III DPRD Sosialisasikan KTP Bisa Gantikan Kartu BPJS Kesehatan

CIREBON – Komisi III DPRD Kota Cirebon meminta kepada BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan Kota Cirebon untuk segera mempercepat pencetakan kartu tanda kepesertaan.

Di samping itu, Komisi III juga mendorong agar meningkatkan sosialisasi ke masyarakat penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan terkait bisanya mendapatkan pelayanan tanpa harus membawa kartu, melainkan cukup KTP.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Benny Sujarwo mengatakan, rapat kerja dengan Dinkes dan BPJS Kesehatan Cabang Cirebon ini membahas kendala masyarakat menerima layanan BPJS Kesehatan.

Mengingat, Kota Cirebon sudah berhasil mencapai universal health coverage (UHC) 100 persen, dimana pemerintah daerah sudah menjamin penduduknya pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurut Benny, kendati hampir semua warga sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, namun masyarakat belum memahami akses layanan tersebut. Mereka beranggapan belum terdaftar BPJS, karena tidak memiliki kartu kepesertaan.

“Kendala di masyarakat masih banyak yang belum tahu kalau sebenarnya terdaftar di BPJS Kesehatan, kerena kendala kartu belum banyak dicetak,” ungkap Benny usai rapat di ruang Serbaguna Gedung DPRD, Selasa (6/9/2022).

Padahal, sambung Benny, tanpa kartu juga masih bisa mendapatkan pelayanan, dengan membawa KTP. Sebab NIK pada KTP juga digunakan sebagai nomor kepsertaan BPJS Kesehatan.

Benny mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan kartu tanda kepesertaan BPJS Kesehatan karena Kota Cirebon baru saja mencapai UHC 100 persen.

“Jadi, yang terpenting adalah bagaimana sosialisasi ini sampai ke masyarakat bawah. Sambil menunggu kartu peserta BPJS. Tanpa kartu BPJS pun cukup bawa KTP ke rumah sakit,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cirebon, dr Juliantina mengatakan, pelayanan BPJS Kesehatan masih mengalami kendala di lapangan. Baik dari pengetahuan akses layanan maupun administrasi.

Menurutnya, beban UHC 100 persen yang sudah dibiayai dari APBD dan APBN ini harus diimbangi dengan pelayanan yang berkualitas. Untuk itu, peningkatan layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit terus ditingkatkan.

“Masalahnya masih terkait bukti penjaminan BPJS. Karena kartu masih terkendala pencetakannya. Solusinya, kami minta dipercepat. Kemudian untuk distribusi nanti langsung diserahkan ke kelurahan dan kader kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Nopi Hidayat mengakui, sampai saat ini pencetakan kartu bukti kepesertaan masih proses. Kendati demikian, pihaknya mengarahkan pada penggunaan kartu digital yang bisa diakses melalui aplikasi Mobile JKN.

Alasannya, selain memudahkan bagi pengguna, peserta BPJS pun cukup mengunduh aplikasi tersebut dan muncul kartu kepesertaan sesuai dengan NIK seperti yang tertera pada KTP.

“Kolaborasi dengan Dinkes, Disdukcapil, dan Dinsos untuk pendataan kepesertaan baru terus dilakukan,” katanya.

“Untuk kartu sendiri belum banyak cetak, tapi sebenarnya itu bukan masalah. Karena cukup dengan NIK saja, data kepesertaan BPJS sudah muncul,” imbuhnya. (Hafidz)

LPM IAIN Cirebon Mendapat Kunjungan Kerjasama dari Universitas Wiralodra

CIREBON, FC - Lembaga Penjaminan Mutu IAIN Syekh Nurjati Cirebon menerima kunjungan kerja dari Universitas Wiralodra Indramayu dalam rangka studi banding dan Eksternal Benchmarking, Selasa, (06/09/2022).

Sehubungan dengan Akreditasi Program Studi dan memperluas wawasan tentang kendali mutu di Lingkungan Fakultas Agama Islam, Universitas Wiralodra Indramayu melakukan Studi banding ke LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Adapun materi dalam studi banding meliputi, persiapan akreditasi prodi, sistem penjaminan mutu internal dan keberlanjutan program penjaminan mutu.

Wakil Dekan Fakultas Agama Islam, Ibnudin Fauzan menyampaikan, kunjungan ini dalam rangka eksternal benchmarking dan studi banding mengingat beberapa prodi pada Fakultas Agama Islam akan melakukan reakreditasi, sehingga pihaknya melakukan kunjungan ke LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, untuk menggali, dan sahring gagasan baru terkait penjaminan mutu, untuk diterapakan di Universitas Wiralodra Indramayu.

“Harapanya semoga tercipta budaya mutu yang baik di kami, karena melihat dari website yang dimiliki LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sangat Komprehensif, terutama untuk menopang akreditasi eksternal," ungkapnya.

Sementara itu Ketua LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr.H. Ayus Ahmad Yusuf. S. E,.M.Si  menyampaikan, kunjungan ini merupakan saling sharing dan tukar pengalaman, apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mencapai akreditasi dan khususnya terkait bagaimana menciptakan budaya mutu, memperkuat sistem jaminan mutu internal dan juga memperkuat sistem informasi terkait dengan penjaminan mutu.

“Alhamdulillah temen-temen dari Universitas Wiralodra Indramayu sangat antusias dan ingin menjalin kerjasama terkait audit mutu internal dan optimalisasi dalam peran gugus kendali mutu dan gugus mutu,” ucap beliau.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan melakukan kerjasama dengan LPM Universitas Wiralodra Indramayu, khususnya kerjasama terkait dengan kegiatan audit mutu internal, karena IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah mempunyai beberapa tenaga auditor yang sudah memiliki sertifikat fasilitator SPMI, sehingga bisa melakukan pendampingan ataupun juga membantu kegiatan audit di perguruan tinggi lain. (din)