This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 08 Oktober 2022
Tak Terhalang Cuaca Mendung, Ratusan Warga Tetap Berduyun Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Blok Sampiran
Jumat, 07 Oktober 2022
127 Pejabat di Lingkungan Pemda Kota Cirebon Dilantik dan Diambil Sumpah Jabatan
CIREBON, FC – Sebanyak 127 pejabat di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon dilantik dan diambil sumpah jabatan, Jumat (7/10/2022) di Swiss-Belhotel Cirebon.
Pejabat yang dilantik itu merupakan jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), jabatan administrator (eselon III), jabatan pengawas (eselon IV), jabatan fungsional, hingga kepala sekolah.
Berdasarkan jumlah itu, terdiri dari eselon IV sebanyak 39 orang, eselon III sejumlah 39 orang, eselon II satu orang. Kemudian ada kepala sekolah sebanyak 25 orang, sub koordinator jabatan empat orang dan 13 orang fungsional.
Usai melantik, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., mengatakan, pengangkatan dan pemindahan jabatan merupakan kegiatan yang rutin ada di dalam pemerintahan. Sehingga pihaknya meminta agar aparatur sipil negara (ASN) fokus pada tanggung jawab.
“Menjadi ASN memiliki tanggung jawab untuk bekerja dan berkarya dengan baik kepada masyarakat. Hal itu sebagai tekad yang tertuang dalam naskah pelantikan saat memilih menjadi abdi negara,” ujarnya.
Azis menegaskan, bagi ASN yang mendapat pengangkatan dan pemindahan jabatan boleh kecewa atau bahagia. Tetapi harus diingat bahwa tujuan sebagai abdi negara adalah memberikan yang terbaik kepada negara, utamanya pada Kota Cirebon.
Selain itu, pihaknya juga mengakui, bahwa dalam pelaksanaan pengangkatan dan pemindahan jabatan ini tidak bisa memuaskan seluruh pihak. Namun pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait kemampuan dan kelayakan setiap ASN.
“Bagi saya hasil ini merupakan yang terbaik. Saya sudah cek dan 100 persen sudah pas. Baik secara kelayakan maupun profesionalisme. Saya harap semua bisa memberikan kinerja yang baik untuk masyarakat Kota Cirebon,” katanya. (din)
27 Rumah Tidak Layak Huni di Panjunan Bakal Diperbaiki Hingga Dibangun Total
CIREBON, FC – Sebanyak 27 rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, akan mendapat sentuhan, mulai dari perbaikan hingga pembangunan total.
Program perbaikan maupun pembangunan ulang bagi 27 rutilahu tersebut merupakan hasil kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dengan Pemda Kota Cirebon.
Penandatanganan perjanjian kerjasama antara PT SMF dengan Pemda Kota Cirebon berlangsung pada Kamis (6/10/2022), di ruang Adipura Kencana Balai Kota Cirebon. Dari 27 unit rutilahu tersebut, nantinya 5 unit akan dibangun ulang dan 22 unit akan diperbaiki, dengan total anggaran Rp1,5 miliar.
Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., mengatakan, Kota Cirebon telah menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah III Cirebon. Oleh sebab itu, penataan pemukiman kumuh perlu dilakukan. Agar pemukiman lebih tertata dan kebersihan lingkungan lebih terjaga.
“Kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat. Semoga akan ada program lainnya yang serupa untuk di Kota Cirebon,” kata Azis usai penandatanganan perjanjian.
Program pengentasan rutilahu tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari program kota tanpa kumuh (Kotaku) di Kelurahan Panjunan. Sejalan dengan itu, Azis berpesan kepada masyarakat setempat untuk menjaga infrastruktur hasil program Kotaku.
“Dengan dijaga, dirawat dan dipercantik, kami yakin Kotaku akan menjadi destinasi wisata yang banyak dikunjungi masyarakat,” katanya.
Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati menambahkan, DPRKP akan melakukan pengawasan selama program ini berjalan. DPRKP juga akan memfasilitasi keinginan masyarakat yang berkaitan sertifikasi tanah dan rumah.
“Kami akan bersama-sama menyukseskan program penataan pemukiman kumuh di wilayah Kelurahan Panjunan. Tentunya akan melibatkan masyarakat,” kata Eti. (Hafid)
Tingkatkan Layanan dan Kinerja Tata Kelola Keuangan Daerah, Ditjen Bina Keuda Kemendagri Lahirkan 17 Inovasi
JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan tagline “Keuda Digital” berhasil membuat terobosan yang andal di bidang pengelolaan keuangan daerah. Hal ini dibuktikan dengan lahirnya 17 inovasi yang diinisasi Ditjen Bina Keuda Kemendagri. Langkah ini untuk meningkatkan pelayanan dan kinerja pengelolaan keuangan daerah.
Selain itu, Ditjen Bina Keuda juga mendukung penerapan kota cerdas di Indonesia. Ini ditunjukkan melalui keterlibatan Ditjen Bina Keuda Kemendagri dalam acara Integrated Technology Event (ITE) 2022 yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 7 Oktober 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.
Keterlibatan ini sejalan dengan upaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan efisien demi mengakselerasi kesejahteraan masyarakat.
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Agus Fatoni mengapresiasi terselenggaranya ITE 2022. Menurutnya kegiatan itu penting dalam membangun kolaborasi semua pihak.
"Event ini penting dilaksanakan untuk mewujudkan sinergi melalui kolaborasi para pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, praktisi teknologi, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat," jelas Fatoni saat mengunjungi stand booth Ditjen Bina Keuda Kemendagri ITE 2022, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).
Fatoni menegaskan, Ditjen Bina Keuda Kemendagri secara konsisten berkomitmen terus mengembangkan, memperbaiki, menciptakan inovasi pelayanan dan manajemen organisasi, serta tata kelola keuangan daerah. Fatoni membeberkan berbagai inovasi yang telah dilakukan Ditjen Bina Keuda.
"Inovasi dan digitalisasi pelayanan digunakan untuk mengelola keuangan yang meliputi tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran. Adapun inovasi pelayanan digital yang telah dikembangkan meliputi sistem informasi pemerintah daerah atau SIPD pengelolaan keuangan daerah, kemudian e-BUMD, e-BLUD, e-BMD, SIMANDA, SISPENSI PDRB yang meliputi evaluasi Ranperda pajak dan retribusi daerah, e-konsultasi, e-pengaduan, e-sertifikat, e-office, dan program unggulan yang setiap minggu dilaksanakan, yaitu Webinar Keuda Update yang telah mencapai seri ke-26 pada September 2022 dan berhasil menerbitkan sertifikat elektronik sebanyak 24.754 serta podcast keuangan daerah," jelas Fatoni.
Selain itu, inovasi berikutnya adalah reformasi di bidang pelayanan. Misalnya, menerapkan kebijakan konsultasi tatap muka ihwal pengelolaan keuangan daerah. Konsultasi ini berlaku hanya pada hari Rabu dan tamu diterima di lobby dengan tempat terbuka dan pemeriksaan dokumen berlapis.
Selain itu, pembahasan setiap kebijakan dan rekomendasi dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan unit kerja lainnya, seperti Biro Hukum, Inspektorat, staf khusus, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Ditjen Otonomi Daerah, dan unit kerja lainnya. Hal ini termasuk kementerian/lembaga lain seperti Kementerian Keuangan, Bappenas, BPKP, KPK, dan kementerian/lembaga terkait lainnya sesuai substansi pembahasan.
Kemudian, guna memberikan pelayanan optimal, Ditjen Bina Keuda juga membuka help desk yang bisa dihubungi setiap waktu. Pemerintah daerah (Pemda) dapat berkonsultasi secara online, virtual, maupun datang langsung ke kantor ketika dibutuhkan.
"Penyelenggaraan pemerintah yang bersih, cakap dan peningkatan kualitas pelayanan secara cepat, tepat sangat penting guna terwujudnya akuntabilitas dan transparansi kinerja dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif dan efisien," tutur Fatoni.
Di lain sisi, Fatoni menjelaskan, untuk menumbuhkan budaya inovatif dan kreatif di daerah, Kemendagri juga memberikan penghargaan kepada Pemda yang memiliki kinerja terbaik dalam merealisasikan pendapatan, belanja, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Upaya ini dilakukan untuk mendorong peningkatan inovasi daerah dan membudayakan budaya kerja inovatif dan kreatif di lingkungan pemerintahan daerah," ujar Fatoni. (Dade)
Wabup Ayu Membuka Peragaan Manasik Haji Anak PAUD se-Kabupaten Cirebon Tahun 2022
KABUPATEN CIREBON -Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE M.Si membuka kegiatan Peragaan Manasik Haji Anak PAUD se-Kabupaten Cirebon Tahun 2022 dengan tema “Manasik Haji Bersama Orang Tua, Kita Satukan Tekad Membangun Elemen Capaian Nilai Agama dan Budi Pekerti AUD,” bertempat di lapangan Asrama Haji Watubelah, Kamis (6/10/2022).
Kegiatan yang dihadiri selain para panitia dan para peserta, juga dihadiri pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon beserta jajarannya, serta para penilik/pengawas se-Kabupaten Cirebon ini, dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 5 s/d 6 Oktober 2022. Setelah sebelumnya pada hari pertama dibuka oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag.
Dengan jumlah peserta keseluruhan 9200 anak yang tersebar dari PAUD se-Kabupaten, yang terbagi dalam 2 hari. Satu harinya ada sekitar 4500an anak yang mengikuti kegiatan ini. Diharapkan kegiatan Peragaan Manasik Haji Anak PAUD ini dapat menstimulasi seluruh aspek perkembangan PAUD, terutama ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan tujuan untuk menyatukan tekad membangun elemen capaian nilai agama dan budi pekerti anak PAUD.
Tak lupa, Wabup Ayu atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah menyelenggarakan dan mendukung kegiatan ini.
Mengingat Peragaan Manasik Haji Anak PAUD Tahun 2022 ini, sangat penting sekali maknanya untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan terhadap anak sedari kecil yang akan dibawa hingga dewasa nanti, disamping mengenalkan anak-anak PAUD mengenai dasar-dasar praktek pelaksanaan haji. Yang nantinya akan menjadi bekal dalam membangun negeri kelak, khususnya membangun Kabupaten Cirebon. (DISKOMINFO)

















