Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 13 Maret 2023

Bupati Cirebon Gelar Monitoring Penerapan UMK 2023, Struktur Skala Upah dan Jaminan Sosial Pekerja

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag didampingi beberapa kepala perangkat daerah beserta jajaran melakukan monitoring pemberlakuan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2023, Struktur Skala Upah dan Jaminan Sosial Pekerja di beberapa perusahaan di Kabupaten Cirebon, Senin (13/3/2023). 

Selain memastikan upah yang diterima pekerja sudah sesuai UMK terbaru, Imron juga ingin memastikan semua ketentuan terkait pekerja dipenuhi oleh pihak perusahaan saat ia mendatangi beberapa perusahaan, seperti PT. Embee Plumbon Textile di Kecamatan Plumbon, PT. Hi Lex Cirebon di Kecamatan Plered, PT. Long Rich Indonesia di Kecamatan Pabedilan dan PT. Smart Techtex di Kecamatan Pangenan.

"Tadi kita sudah cek soal penerapan UMK, kita bahkan uji petik langsung dan menanyakan ke perwakilan buruh. Intinya, UMK 2023 sudah diterapkan,"ujar Imron.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga ingin mendengar langsung masukan, kritik maupun saran dari para pelaku usaha di Kabupaten Cirebon, untuk mengetahui hal-hal yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki. 

"Kita kan baru melewati Pandemi Covid-19, kita ingin tahu dampak real ke perusahaan seperti apa dan bagaimana dalam menghadapi situasi tersebut," lanjutnya.

Sementara itu, Kadisnaker Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto mengatakan, bahwa dari uji petik saat monitoring tersebut, aturan terkait regulasi UMK 2023 dan beberapa regulasi lainnya sudah dilaksanakan.

"Tadi kita lihat langsung dari uji petik yang dilakukan, penerapan regulasi sudah dilakukan dan diterapkan,"katanya.

Menurutnya, kondisi saat ini terkait iklim investasi, Pemerintah Kabupaten Cirebon sangat terbuka dengan iklim investasi yang positif. Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Cirebon mengalami penurunan signifikan pada tahun 2022 lalu. Penurunan tersebut, merupakan salah satu efek positif dari banyaknya investor yang menanamkan modalnya di Kabupaten Cirebon.

"Angka pengangguran terbuka di tahun 2021 sebesar 11,3 persen. Di tahun 2022 mengalami penurunan secara signifikan diangka 8,5 persen. Ini menunjukkan, serapan tenaga kerja juga berjalan dengan baik di Kabupaten Cirebon,"ungkapnya.

"Perlindungan kesehatan maupun ketenagakerjaan adalah hal yang wajib diterima oleh pekerja. Sudah kita sampaikan ke pihak perusahaan, dan Alhamdulillah terlaksana dengan baik,"pungkas Novi. (Olan)

Sabtu, 11 Maret 2023

Climate Ranger Cirebon dan DEMA Fakultas Syariah Ajak Mahasiswa Hukum Hadapi Ancaman Perubahan Iklam

FOKUS CIREBON, FC - Climate Ranger Cirebon melakukan kolaborasi dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah menggelar seminar dengan tema "Peran mahasiswa hukum menghadapi ancaman perubahan iklim", bertempat di IAIN Cirebon Center (ICC), pada Sabtu 11 Maret 2023. 

Acara ini dilaksanakan dalam rangka mengedukasi mahasiswa mengenai mitigasi perubahan iklim yang melanda dan berdampak pada Indonesia saat ini. 

Kegiatan ini turut mengundang bapak Abdul Muhit dari LBH Bandung, Kak Adhinda Maharani sebagai aktivis Karbon dan Bapak Suryadi darmoko dari Walhi Bali yang berkenan menjadi pembicara pada seminar kali ini. 

Acara ini diawali oleh sambutan dari Izzul Muna sebagai koordinator Climate Ranger Cirebon dan dipandu oleh Arif Abdul Wahid atau dikenal dengan sapaan akrab ( Bung Awe ) dari aktivis Climate Ranger Cirebon. 

Dalam pembukaannya beliau menuturkan bahwa edukasi ini penting dilakukan guna menanggulangi krisis iklim yang kian hari kian memburuk dampaknya sehingga hal itu bisa langsung dirasakan oleh manusia. 

Selanjutnya pembicara menyampaikan bahwa isu perubahan iklim ini merupakan isu yang terbilang krusial dan kompleks. 

Fakta bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang tidak percaya dengan krisis iklim dan hal ini berdampak pada tanda perubahan iklim yang tanpa disadari seperti peningkatan suhu cuaca dan cuaca yang tidak menentu. 

Beberapa penyebabnya adalah deforestasi dan degradasi lahan sehingga akan berimplikasi pada sistem industrialisasi, hasil emisi pembakaran PLTU, kualitas udara yang kurang baik untuk manusia dan konflik antar warga akan diterima secara langsung efeknya oleh masyarakat terdampak. 

Pembicara menggagas bahwa sebagai upaya mentransisikan energi di Cirebon harus dilakukan pensiun dini PLTU Cirebon dan penting bagi kita untuk mengawal hal tersebut. 

Karena krisis iklim yang terjadi saat ini dinilai menjadi hal yang paradoks. Kemudian acara ditutup dengan penyampaian pertanyaan dan penyampaian petisi mengenai krisis iklim kepada penyelenggara kegiatan ini secara terbuka.

Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan seminar ini mahasiswa sebagai kaum intelektual akan mengawal dan terus melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bagi kita semua. (Red/Vit)

Kamis, 09 Maret 2023

Pranata Humas IAIN Cirebon Hadiri Kegiatan Peluncuran Sistem Manajeme

SURABAYA, FC - H. Mohamad Arifin, M. Pd. I (Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon) menghadiri kegiatan peluncuran Sistem Informasi Manajemen Pranata Humas yang Profesional dan Inovatif (Simphoni) yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Usman Kasong ( Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo RI),  Sherlita Ratna Dewi Agustin (Kepala Dinas Kominfo Jatim) dan tamu undangan pranata humas dari berbagai instansi. 

Selaku narasumber Hasyim Gautama (Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI) dan Santhy Verawati Elfrida ( Ketua Tim Pembinaan Kinerja Jabatan Fungsional Bidang Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI). Surabaya, Kamis (9/3/2023).

Usman Kansong (Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo RI),sambutannya menerangkan, kemudahan yang ditawarkan Simphoni adalah terintregasinya layanan pembinaan Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFPH) ke dalam satu sistem yang sama. 

“Upaya ini tidak sekadar melakukan layanan, tetapi melakukan visi dan langkah bersama dalam membina JFPH,” jelasnya.

Menurutnya, dalam mengimbangi perkembangan digitalisasi dan super smart society, inovasi yang berpusat pada teknologi terus dilakukan untuk dapat memudahkan pekerjaan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari maupun di kantor, kita perlu beradaptasi agar pekerjaan yang kompleks menjadi sederhana. 

“Tapi saya ingin mengingatkan bahwa kendati sekarang ini kita fokus pada teknologi pembuatan aplikasi, kita harus tetap memusatkan pengembangan teknologi pada kepentingan manusia, bukan untuk teknologi itu sendiri,” ujarnya 

Beliau melanjutkan, pemerintah perlu melakukan pengembangan dan implementasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Hal ini diperlukan untuk menghasilkan tata kelola pemerintahan yang mendukung pencapaian program dan kebijakan pemerintah sekaligus memberikan kepuasan penerima manfaat pelayanan publik. Presiden Jokowi juga mengingatkan bahwa tugas kita di pemerintahan adalah melayani publik,” paparnya.

Hasyim Gautama (Dirjen IKP) menegaskan, Kementerian Kominfo RI terus berupaya untuk mewujudkan SPBE yang terintegrasi dan efisien untuk mempercepat tugas-tugas pelayanan. Pihaknya menargetkan supaya SPBE bisa menyeluruh pada tahun ini.

 “Peluncuran Simphoni ini merupakan salah satu dari rangkaian perwujudan SPBE tersebut,” katanya.

Sherlita Ratna Dewi Agustin (Kepala Dinas Kominfo Jatim),  menyatakan harapan.“Saya berharap dengan adanya Simphoni, diseminasi informasi kita bisa lebih terintegrasi, serta pranata humas bisa lebih bersinergi dan saling berkomunikasi dengan lebih baik,” tandasnya. (din)

Ribuan Warga Kabupaten Cirebon Antusias Terima Dana BLT Perlinsos

KABUPATEN CIREBON – Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai Perlindungan Sosial (BLT Perlinsos) kepada ribuan masyarakat Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon.

"Total penerima, yaitu berjumlah 24.188 jiwa," ujar Imron saat menyerahkan bantuan di Stadion Watubelah Sumber, Rabu (8/3/2023).

Bantuan tersebut senilai Rp450 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dan dari total penerima bantuan 24.188 jiwa, terdiri dari ojek (3.916 KPM), UMKM (12.643 KPM), nelayan (4.454 KPM), disabilitas (198 KPM), lansia (2.932 KPM) dan penderita Thalasemia (45 KPM). 

Imron menambahkan, bahwa total dana bantuan yang diberikan pada kesempatan ini, yaitu sekitar Rp10,888 miliar. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dan diharapkan dapat menurunkan angka inflasi, apalagi sebentar lagi menjelang bulan puasa dan Lebaran. 

Ia menambahkan, bahwa bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon saat ini, tidak semua kabupaten mendapatkannya. Karena dana bantuan ini, merupakan salah satu bentuk apresiasi Menteri Keuangan atas kinerja Kabupaten Cirebon.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon sekaligus selaku Ketua Panitia, Indra Fitriani dalam laporannya menyampaikan, bahwa sumber dana bantuan ini berasal dari dana insentif daerah.

“Sumber dana BLT ini berasal dari dana insentif daerah untuk penghargaan kinerja tahun berjalan periode kedua tahun 2022 Tahun Anggaran 2023,” jelas Fitri.

Terlihat antusiasme ribuan warga pada saat menerima bantuan, diantaranya Monica (28), ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Cirebon dan mengaku bersyukur bisa mendapatkan BLT ini. 

Perempuan yang memiliki usaha warung ini, mengaku menerima bantuan sebesar Rp450 ribu dan tanpa potongan sama sekali. Bantuan ini akan ia manfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan usahanya. “Dapat Rp 450 ribu, nggak ada potongan. Mau dipakai buat tambahan modal usaha," ujarnya. (din)

Rabu, 08 Maret 2023

Rektor Aan Jaelani, Lantik Wakil Rektor, Dekan dan Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

CIREBON, FC - Tak lama setelah dilantik menjadi Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani MAg segera melantik pejabat wakil rektor, dekan dan direktur pascasarjana, bertempat di Aula Rektorat Lantai 3, Rabu 8 Maret 2023.

Masing-masing yang dilantik adalah Prof Dr H Jamali MAg sebagai Wakil Rektor 1, Dr H Ilman Nafi’a MAg sebagai Wakil Rektor 2, Prof Dr Hajam MAg sebagai Wakil Rektor 3.

Kemudian Dr Syaifuddin MAg sebagai Dekan FITK, Dr H Edy Setiawan Lc sebagai Dekan Faskultas Syariah, Dr Didi Sukardi MH sebagai Dekan FEBI, Dr Anwar Sanusi MAg sebagai Dekan FUA, Dr Siti Fatimah MHum sebagai Dekan FDKI dan Prof Dr H Suteja MAg sebagai Direktur Pascasarjana.

Prof Aan menjelaskan, para pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi yang dilakukan secara terbuka. Mereka dinilai memenuhi standar dan punya kapasitas kinerja yang baik.

“Ini menjadi tonggak baru untuk melanjutkan apa yang sudah dicapai pada kepemimpinan sebelumnya,” jelas Prof Aan.

Dalam waktu dekat, pihaknya bakal melakukan rapat koordinasi dengan para pejabat yang baru dilantik. Tujuannya, menyamakan persepsi dalam membangun IAIN Cirebon melalui program-program kerja prioritas.

Prof Aan, salah satu program prioritas yang bakal dijalankan IAIN Cirebon ialah transformasi menjadi universitas siber. Hal itu bagian dari pengembangan kampus yang sudah punya menjalankan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

“Seluruh pejabat ini diharapkan berkomitmen mendisain bersama-sama dalam dinamika perubahan itu harus bekerja sama, berkolaborasi bersama, saling mengayomi dan instrospeksi diri. Selalu berkomunikasi dengan pimpinan dan tenaga kependidikan yang ada di bawah,” jelasnya.

Kemudian, Prof Aan menekankan, program prioritas kedua ialah memperkuat moderasi beragama sebagai amanat Kementerian Agama dalam mewujudkan kehidupan keberagamaan yang rukun dan damai.

“Kemenag sudah menepatkan tahun ini adalah tahun kerukunan beragama. Dosen dan tenaga kependidikan harus berkolaborasi bersama secara internal dan eksternal. Menyiapkan dosen dan mahasiswa terlibat aktif menjaga kerukunan beragama,” jelasnya.

Terakhir, program prioritas yang sedang dijalankan IAIN Cirebon ialah transisi tata kelola keuangan dari Satker PNBP menjadi Satker BLU. Perubahan Satker ini menuntut IAIN Cirebon menjadi PTKIN inovatif agar tata kelola BLU dapat berjalan baik. (din)