Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 09 Maret 2024

Luapkan Kegembiraan, Warga RW 08 Cluster Manara Sambut Ramadhan dengan Pawai Obor

Warga RW 08, Cluster Manara, Desa Sindangjawa pada acara pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1445 H.



KAB.CIREBON - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah tahun 2024, warga  menggelar kegiatan Pawai Obor di ruas jalan utama RW 08, Cluster Manara, Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Sabtu malam (9/3/2024).

Hadir masyarakat dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua menyambut gembira kedatangan bulan suci ramadhan 2024. 

Pantauan fokuscirebon.com, para peserta berjalan kaki dari pintu gerbang Cluster Manara menuju bundaran Montong masuk ke permukiman Cluster Safina, dilanjut ke Cluster Cordelia dan kembali ke jalan utama Cluster Manara. 

Pelaksana Pawai Obor Ustadz Nurudin, S.Ag mengatakan, peserta Pawai Obor terdiri dari warga RT 04, RT. 05, RT 06 dan RT 07 Cluster Manara. 

"Kegiatan pawai obor ini merupakan kegiatan kali pertama di perumahan Cluster Manara RW 08. Kegiatan ini untuk menyambut datangnya bulan suci ramadhan, juga sekaligus membangun ukhuwah dan silaturrahmi akbar di antara warga RW 08 Manara," tuturnya.

Selama berlangsungnya kegiatan, tampak api obor menerangi sekeliling jalan di ruas jalan yang menjadi route kegiatan pawai obor .

Para anak-anak yang juga ikut menjadi peserta, terlihat senang selama mengikuti Pawai Obor berlangsung.

"Senang lah, soalnya baru pertama kali saya ikut, ada juga kawan-kawan lain, jadi seru, kata Afiqa, warga setempat sambil mengangkat api obor.

Tak hanya itu, tampak antusias warga juga terlihat saat melantunkan sholawat yang diiringi satu unit kendaraan yang difasilitasi soundsystem, menjadikan tradisi tahunan umat muslim tersebut nampak meriah.

Warga lainnya yang ikut Pawai Obor mengaku merasa senang dan bersyukur di RW 08 Cluster Manara dilaksanakan Pawai Obor untuk menyambut bulan Ramadhan.

Dirinya berharap kegiatan tersebut akan terus berlanjut pada tahun-tahun selanjutnya.

"Pasti senang, malam minggu ini bisa diisi dengan kegiatan Pawai Obor. Warganya guyub lagi, jadi meriah kelihatannya. Bersyukur masyarakat masih melanjutkan tradisi ini. Kalau bisa ada terus di tahun-tahun selanjutnya," harapnya.

Kemeriahan juga terlihat saat spanduk dibentangkan oleh ibu-ibu RW 08 Manara disertai dengan api obor, dan diiringi suara genjring yang dimainkan oleh ustadz Ilham Bin Ali bersama warga Manara lainnya sepanjang jalan dengan pawai obor.

"Kemeriahan pawai obor ini, berkat inisiatif bersama yang dikemas dengan tali kerjasama antar warga yang guyub dan rukun. Bahkan satu sama lain  bergembira, terutama dalam mendukung setiap kebaikan dan kemajuan untuk Cluster Manara," ucap warga Manara lainnya.

Di akhir acara, kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Ismail Marzuki. (Aliyah)

Jumat, 08 Maret 2024

Stop 'Bullying' di Sekolah, Bupati Imron Karena Ini Sangat Berbahaya

KABUPATEN CIREBON - Akhir-akhir ini kasus perundungan (bullying) di Kabupaten Cirebon kembali terjadi. Bahkan belum lama ini, beredar video perundungan yang ditenggarai korbannya merupakan anak SD di wilayah Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menyesalkan kejadian tersebut. Orang nomor satu di Kabupaten Cirebon tersebut, langsung memberikan arahan kepada siswa-siswi di SMAN 1 Sumber, terkait bahaya perundungan.

Bahkan pada acara yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon dengan tema ” Stop Bullying: Membangun Generasi yang Berbudaya Positif” menggandeng DPPKBP3A Kabupaten Cirebon.

Menurut Bupati Imron, perlu sekali adanya pemahaman kepada anak didik terkait bahaya perundungan. Pasalnya, ada efek negatif ketika kasus tersebut dibiarkan.

“Perundungan (bullying) ini dapat menyebabkan gangguan emosional dan mental terhadap korban, seperti depresi, stres dan kehilangan kepercayaan diri,” ujarnya, Jum’at (8/3/2024).

Ia mengajak kepada para anak didik, bilamana mengalami atau menjadi korban perundungan, harus segera melaporkan, baik ke orang tua maupun ke orang terdekat.

“Kasus perundungan di Kabupaten Cirebon jangan sampai terjadi lagi, anak-anak jangan sampai melakukan hal tersebut. Kalau ada dan terjadi, harus segera melaporkan ke orang tua, pihak berwajib atau ke PPA DPPKBP3A,” jelasnya.

Namun, kata Imron, ketika perilaku perundungan (bullying) dibiarkan, nantinya akan berpotensi melakukan tindak kriminal dan memicu masalah sosial lain kedepannya.

“Mari bersama-sama cegah perilaku perundungan, orang tua harus bisa menjaga anaknya dengan baik. Beri tahu jika perilaku seperti itu sangat berbahaya,” pungkasnya. (Hafidz)

Mensos Tri Rismaharani Tinjau Langsung Banjir di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Menteri Sosial, Tri Rismaharini meninjau langsung kondisi terkini musibah banjir di Kabupaten Cirebon, Jum’at (8/3/2024).

“Kita sudah mengerahkan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana). Bahkan (Tagana) sudah beberapa hari ini ada disini,” kata menteri yang akrab disapa Risma ini.

Menurutnya, karena SK Tanggap Darurat baru dikeluarkan oleh Bupati Cirebon hari ini, maka pihaknya dapat membantu sepenuhnya. Tetapi, kata dia, setelah SK tanggap darurat ini, maka pihaknya akan mengirimkan kekuatan penuh.

“Tim bantuan dari daerah-daerah (Tagana) sekitar, akan ditambah kapasitasnya, terutama kebutuhan makanan,” ujarnya saat meninjau langsung ke Desa Sidaresmi, Desa Kalibuntu dan Desa Kalimukti, Kecamatan Pabedilan.

Selain mengerahkan Tagana, pihaknya juga membawa penjernih air, yang bertujuan agar masyarakat dapat mengkonsumsi air bersih secara langsung. “Dan airnya siap minum,” imbuhnya.

Selain membawa penjernih air, pihaknya juga telah mengirimkan beberapa tangki air bersih untuk didistribusikan kepada warga.

Namun, entah ada permasalahan apa, pendistribusian air bersih ini sempat terhenti. “Tapi dipastikan, setelah SK Tanggap Darurat ini, bantuan akan dimaksimalkan,” sambung Risma.

Saat ditanya akibat bencana banjir ini banyak rumah warga yang mengalami kerusakan, pihaknya menyarankan kepada pemerintah desa setempat untuk mengusulkan bantuan kepadanya.

“Pak Kuwu, usulkan saja untuk perbaikan rumahnya, nanti saya bantu. Dan khusus untuk yang meninggal dunia, kita berikan santunan sebesar Rp17,5 juta,” jelasnya.

Di akhir, Risma mengaku sedih melihatnya, bencana banjir ini terjadi di beberapa tempat, bukan hanya di Kabupaten Cirebon saja, terjadi di Kendari dan Padang juga. “Mudah-mudahan, musibah banjir ini tidak terjadi lagi,". (Ara)

Rayakan HUT Ke 7, SMSI Kabupaten Cirebon Gelar Baksos di SLBN Sindang Laut dan Anak Yatim

 

KAB.CIREBON, FC - Di ulang tahunnya yang  ke-7, Serikat Media Siber Indonesia Kabupaten Cirebon (SMSI) menggelar bakti sosial ke SLBN Sindang Laut, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jum'at (08/3/2024).

Kegiatan Baksos tersebut, merupakan agenda rutin SMSI setiap tahunnya  sebagai bentuk kepedulian sosial dari organisasi SMSI kepada masyarakat.

Kegiatan ini disambut sambut gembira oleh kepala sekolah Euis Marhamah bersama humas, siswa, guru, staf serta ratusan siswa di halaman sekolah SLBN  setempat. 

Untuk diketahui, SMSI berdiri pada 7 Maret 2017 dan saat ini tepatnya pada Kamis 7 Maret 2024, berusia 7 tahun. SMSI merupakan organisasi perusahaan pers yang menjadi konstituen Dewan Pers.

Tak hanya itu, SMSI saat ini memiliki lebih dari 2300 media online yang bergabung. SMSI juga dinobatkan sebagai organisasi perusahaan pers terbesar di dunia, yang ditandai dengan pemberian Rekor MURI. 

Ketua SMSI Kabupaten Cirebon Toto M Said mengatakan, dalam memperingati HUT SMSI ke-7, dirinya melaksanakan bakti sosial dengan memberikan sembako ke SLBN dan santunan anak yatim.

“ Alhamdulillah kami melaksanakan pesan Sunan Gunung Jati Ingsun Titip Tajug dan Fakir Miskin dan baksos ini berjalan sukses dengan support dari instansi pemerintah dan swasta mitra SMSI, semoga sembako ini bermanfaat,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan kepala sekolah SLBN Kabupaten Cirebon Euis di dampingi humas, dirinya mengucapkan terimakasih kepada jurnalis yang tergabung di SMSI organisasi yang peduli terhadap siswa yang sekolah di SLBN.

" Saya sangat mengapresiasi kegiatan baksos yang dilakukan SMSI Kabupaten Cirebon, setiap tahun berkunjung dan silaturahmi ke SLBN Kabupaten Cirebon," ungkapnya. (din).

Rabu, 06 Maret 2024

Bupati Cirebon Tinjau Lokasi Bencana Banjir

KABUPATEN CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag meninjau langsung lokasi bencana banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon di Desa Sidaresmi, Kecamatan Pabedilan, Rabu (6/3/2024).

Imron menyebut, ada 36 desa dari sembilan kecamatan yang terdampak oleh banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon, akibat luapan sungai Cisanggarung dan Ciberes.

“Sungai Cisanggarung merupakan sungai besar yang menghubungkan dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang kini senderannya sangat rendah. Sehingga, ketika mendapat kiriman air dari Kuningan, mengalami luapan dan mengakibatkan banjir,” jelas Imron.

Imron mengungkapkan, bencana banjir yang melanda tersebut mengakibatkan ribuan rumah warga terendam. “Ada 20 ribu rumah warga terendam dan 83 ribu warga terdampak akibat banjir ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, kata Imron, ada dua langkah yang pemerintah lakukan untuk penanganan banjir di wilayah timur tersebut. Mulai dari memberikan bantuan dan melakukan koordinasi dengan BBWS.

“Untuk jangka pendek, kita membuka dapur umum untuk warga terdampak, dan menyiapkan segala macam bantuan. Sedangkan untuk jangka panjangnya, kita lakukan koordinasi dengan BBWS, karena sungai Cisanggarung merupakan kewenangan pusat,” ujarnya.

Disinggung soal ada korban meninggal, Imron mengatakan, ada dua korban meninggal dunia saat banjir melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon.

“Satu korban warga Desa Ciuyah akibat terpleset saat membantu keluarganya, dan satu orang meninggal lainnya merupakan warga Desa Gunungsari akibat kesetrum,” ungkapnya.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya mengatakan, pihaknya kini sedang melakukan pengumpulan data dari wilayah terdampak banjir.

Ia menjelaskan, data sementara, ada sembilan kecamatan yang terendam banjir. Hal tersebut sesuai laporan dari tim di lapangan.

“Sembilan kecamatan yang terdampak banjir, yakni Waled, Karangwareng, Ciledug, Pasaleman, Pabedilan, Pangenan, Babakan, Gebang dan Losari,” ujar Deni.

Ia menjelaskan, banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon tersebut, disebabkan curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kuningan, yang menyebabkan sungai Cisanggarung dan Ciberes meluap.

“Biasanya, hanya di Kecamatan Waled saja yang banjir ketika dapat kiriman air dari Kuningan, tetapi sekarang merembet ke sembilan kecamatan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Deni, ketinggian air yang menerjang wilayah timur Kabupaten Cirebon, mencapai dua meter kurang. Namun kini, sebagian wilayah yang terdampak banjir sudah mulai surut.

“Yang masih tinggi di Desa Cilengkrang, Cibogo dan Ciuyah. Kalau Desa Ciuyah mencapai 2,5 meter saat malam hari, namun hanya beberapa rumah saja, karena lokasinya dekat dengan sungai,” imbuhnya. (Rafani)