Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 22 Agustus 2024

TMMD Ke-121 Di Kabupaten Cirebon Tingkatkan Potensi Pertanian Dan Perekonomian

KABUPATEN CIREBON — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 yang dilaksanakan di Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, membawa banyak manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan potensi pertanian dan perekonomian daerah.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu daerah, khususnya yang sering dilanda kekeringan.

“Dengan penambahan pipanisasi sepanjang 1.200 meter, TMMD berhasil menjamin aliran air ke 55 hektare lahan pertanian,” ujar Wahyu, Kamis (22/8/2024).

“Ini tidak hanya mendukung peningkatan hasil panen saja, tetapi juga membantu mengamankan stok beras di Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.

Selain manfaat di sektor pertanian, Wahyu menambahkan, bahwa infrastruktur yang dibangun melalui program ini juga membuka akses bagi jalur distribusi hasil panen.

Hal ini, lanjutnya, diharapkan dapat memperkuat perekonomian para petani di Desa Kubang dan sekitarnya.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Mochamad Fadjar, menjelaskan bahwa TMMD ke-121 yang digelar di Desa Kubang merupakan bagian dari program serentak di seluruh Indonesia, dengan empat titik pelaksanaan di wilayah Jawa Barat.

“Di Desa Kubang, kami membangun jalan sepanjang 1.200 meter yang sebelumnya sulit dilalui kendaraan bermotor, karena ketiadaan jembatan,” katanya.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, program TMMD ke-121 juga melibatkan kegiatan nonfisik, seperti ceramah tentang bela negara, wawasan kebangsaan, pemahaman hukum, serta penyuluhan terkait bahaya narkoba dan pertanian.

“Dengan selesainya program ini, kami berharap, masyarakat Desa Kubang dapat merasakan manfaat yang signifikan, baik dari segi infrastruktur maupun peningkatan kualitas hidup,” tutupnya. (Ara)

Rabu, 21 Agustus 2024

Meriahkan HUT RI Antar Cluster, Sepak Bola Manara Raih Juara Utama


TIM Sepak Bola Manara


CIREBON, FC - Debut sepak bola antar cluster di Kota Baru Keandra (KBK), Sindang Jawa, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon menjadi momentum terindah bagi Manara. Betapa tidak, dengan kekuatan dan keserasian permainan di lapangan, akhirnya Cluster Manara keluar sebagai juara umum di ajang memeriahkan HUT RI Ke 79.

Ucu, Kapten kesebelasan Manara menyatakan, persiapan tim sebenarnya tidak begitu lama, sebab momen ini hanya untuk ajang memeriahkan HUT RI Ke 79.

"Jadi tidak ada persiapan khusus, kami hanya berpartisipasi agar di KBK tercipta silaturahmi antar warga, kerukunan dan kebersamaan sehingga ajang sepak bola ini kita lakukan dengan rasa senang," ucap Ucu.

Hal senada disampaikan Ismail, pemain dengan nomor punggung 10 ini, mengaku sangat bangga ikut serta dalam memeriahkan HUT RI melalui debut sepak bola ini. 

"Semua Cluster menurunkan 2 tim, dan semua pemainnya bagus-bagus. Tapi kami yakin dengan kemampuan yang tim turunkan. Selain serasi dalam permainan juga akurasi tendangan sangat baik sehingga banyak gol-gol yang kami ciptakan di pertandingan ini," terang Ismail.

Demikian juga diungkapkan Hendri, Manager Manara yang ikut turun menyaksikan laga pemain Manara saat bertanding dengan Cluster lain. 


Hendri mengaku puas dengan permainan timnya yang solid saat di lapangan, sentuhan-sentuhan bolanya sangat baik, bahkan bisa keluar dari tekanan kawan saat penetrasi lawan mulai meninggi.

"Ya semua berkat kerjasama tim. Satu sama lain saling memposisikan diri, sehingga aliran bola bisa terus dikuasai dan alhasil Manara jadi juara satu di ajang sepak bola ini," tandasnya. (Rafani)

Pantai Baro Menjadi Rumah Pengerajin Ikan Teri Asin

KABUPATEN CIREBON – Di pesisir Kabupaten Cirebon, tersembunyi sebuah pantai yang mungkin tak terlalu dikenal oleh banyak orang, tetapi menjadi pusat kehidupan dan harapan bagi masyarakat setempat. 

Pantai Baro, dengan segala keindahan dan keasriannya, menjadi saksi bisu dari kehidupan para nelayan dan pengrajin ikan teri asin yang menjadikan pantai ini sebagai rumah.

Seiring matahari terbit, suara ombak yang berdebur bercampur dengan aroma asin khas laut menyambut perahu-perahu nelayan yang kembali dari laut. Mereka membawa hasil tangkapan yang melimpah, namun ikan teri tetap menjadi primadona di antara hasil laut lainnya. 

Ikan-ikan kecil ini kemudian diproses dengan teliti, mengikuti tradisi yang telah diwariskan turun-temurun oleh penduduk setempat.

Salah satu penjaga tradisi ini adalah Udin, seorang ayah dari tiga anak yang telah lima tahun terakhir mengabdikan dirinya pada produksi ikan teri asin. 

Di bawah terik matahari yang membakar, Udin terlihat telaten mengawasi proses penjemuran ikan teri, sebuah tahap krusial yang akan menentukan kualitas produk akhirnya.

“Ikan teri ini saya dapatkan dari nelayan sini sih, tapi kalau permintaan banyak saya juga ngambil ikan terinya dari daerah Jawa Tengah,” ungkap Udin. 

Produk ikan teri asin buatannya tidak hanya diminati di pasar lokal, tetapi juga tersebar hingga ke Jakarta dan Palembang. Gurih dan renyahnya ikan teri asin produksi Pantai Baro telah membuatnya menjadi favorit di berbagai kota besar, terutama menjelang hari-hari besar seperti Lebaran dan Natal.

Namun, di balik kelezatan dan popularitas ikan teri asin ini, terdapat proses panjang yang membutuhkan ketelitian dan keahlian khusus. 

“Proses pembuatan teri asin ini tidak mudah. Mulai dari pemilihan ikan yang berkualitas, proses penggaraman, hingga penjemuran yang harus pas, semua itu butuh keahlian khusus,” ujar Udin sambil menunjukkan hamparan teri yang sedang dijemur.

Menurutnya, perebusan ikan teri memakan waktu tiga hingga empat jam, diikuti dengan proses penggaraman yang menjadi kunci kelezatan. Setelah itu, ikan teri ditiriskan dan dijemur di bawah sinar matahari hingga kering sempurna. Cuaca menjadi faktor yang sangat menentukan. 

“Kalau cuaca panas paling penjemuran cukup setengah hari saja, tapi kalau cuaca tidak mendukung, proses penjemuran bisa memakan waktu lebih lama dan kualitas teri asin pun bisa menurun,” katanya.

Di tengah keberhasilan industri ikan teri asin ini, Udin dan para pengrajin lainnya menghadapi tantangan baru. Harga ikan teri asin mengalami penurunan, dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp33 ribu. 

Penurunan harga ini dipicu oleh melimpahnya pasokan ikan teri dari luar Pulau Jawa, yang menyebabkan persaingan semakin ketat.

Meski begitu, bagi Udin dan warga Pantai Baro lainnya, produksi ikan teri asin tetap menjadi sumber penghidupan yang tidak tergantikan. Industri ini tidak hanya menopang kehidupan keluarga mereka, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, yang bekerja sambil tetap bisa mengurus keluarga.

Di balik setiap butir ikan teri asin yang gurih dan renyah, terdapat cerita perjuangan dan dedikasi para pengrajin di Pantai Baro.

Tradisi ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga soal warisan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi. Pantai Baro mungkin kecil, namun peranannya dalam menjaga tradisi dan memberikan harapan bagi banyak orang tidak dapat dipandang remeh. (din)

Mahasiswa KKN Internasional UIN Siber Cirebon Kembangkan Pelatihan Desain Grafis dan Video Grafis di Sbah Malaysia

CIREBON, FC- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan dedikasinya dalam pengembangan kreativitas siswa dengan menggelar Pelatihan Desain Grafis & Video Grafis di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sekolah CLC Ladang 26, Kimanis, Sabah, Malaysia. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada siswa/i Nusantara dalam memanfaatkan teknologi grafis untuk menyalurkan kreativitas dan keperluan media sosial. Selasa, (20/08/2024).

Pelatihan yang berlangsung meriah ini dipandu oleh Abdul Fikri sebagai pemateri utama, dibantu oleh Hanaul Mubarokah sebagai moderator. 

Kedua mahasiswa KKN Internasional tersebut menjelaskan secara rinci dasar-dasar desain grafis dan video grafis, manfaatnya, serta praktik langsung menggunakan software Canva, sebuah aplikasi populer yang mudah digunakan untuk membuat desain kreatif.

Para siswa diajarkan untuk membuat pamflet digital yang nantinya bisa mereka manfaatkan untuk mengisi konten di platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. 

Proses pelatihan interaktif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong mereka untuk menuangkan ide-ide kreatif ke dalam bentuk yang visual dan menarik.

Dr. Moh. Ali, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Internasional dan Ketua Jurusan PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi desain grafis di era digital ini. 

“Dengan keterampilan desain grafis dan video grafis, siswa-siswa dapat mengembangkan kreativitas mereka dan mempersiapkan diri untuk berpartisipasi secara aktif dalam dunia digital,” ujar Dr. Ali.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan dari mahasiswa KKN Internasional di Sabah, Malaysia, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa Nusantara di sekolah CLC Ladang 26. 

Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi para siswa untuk lebih kreatif dan produktif dalam memanfaatkan teknologi grafis, baik untuk keperluan akademik maupun pengembangan diri di masa depan. (din)

Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa-siswa SMP di Sabah mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk berkreasi dan bersaing dalam dunia yang semakin digital.

Pemkab Cirebon Apresiasiasi Aksi Bebersih Pantai Baro Gebang

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon berencana melakukan aksi pembersihan sampah di Pantai Baro, Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Rabu (21/08/2024).

Kegiatan itu nantinya akan melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa hingga tokoh masyarakat sekitar.

Penjabat Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Faisal Amir SSTP MM mengatakan, kegiatan pembersihan tersebut merupakan program penanganan sampah.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga sudah dilakukan di Sungai Ambulu, bantaran Sungai Desa Sitiwinangun, dan sungai di Desa Pangenan.

“Program ini merupakan upaya untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami juga mendukung program Pandawara Grup dengan ikut menyiapkan personel, sandtrap, alat berat dan mobil pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup guna memastikan kegiatan nanti berjalan lancar,” ujar Faisal, Selasa (20/8/2024).

Dijelaskan Faisal, Tim dari Pandawara Grup akan terlebih dahulu melakukan aksi pada Rabu (21/8/2024). Oleh karena itu, pihaknya mengaku mendukung langkah tersebut.

“Kami sangat mendukung inisiatif Pandawara Grup dan mengajak masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan bersih-bersih tersebut. Semoga saja melalui kegiatan itu, masyarakat luas akan mengetahui wilayah Kabupaten Cirebon memiliki pantai Baro, yang juga diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru,” tambahnya.

Disamping itu, ia menegaskan bahwa pembersihan yang dilakukan Pandawara Grup diharapkan dapat menjadi pemicu kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Setelah pembersihan awal tersebut, Pemkab Cirebon akan mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk bergabung dalam kegiatan bersih-bersih yang direncanakan pada akhir bulan Agustus nanti.

“Kami berharap, dengan partisipasi aktif dari masyarakat, kita bisa bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan meningkatkan kualitas lingkungan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.