Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 11 November 2024

Delegasi UIN Siber Cirebon Melakukan Kunjungan Ke Perusahaan Baja Terkemuka di Jerman

Black Forest, Jerman – Delegasi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon baru-baru ini melakukan kunjungan industri ke Haller, perusahaan baja terkemuka di Jerman yang dikenal dengan sejarah bisnisnya yang telah melampaui 12 generasi. 

Kunjungan ini memberikan wawasan berharga tentang prinsip dan strategi yang memungkinkan Haller bertahan sebagai pemimpin di industri baja selama lebih dari 300 tahun, hanya dengan mengandalkan 140 pekerja berkemampuan tinggi. Kunjungan ini dilaksanakan pada Kamis (07/11/2024).

Didirikan lebih dari tiga abad yang lalu, Haller telah menjadikan inovasi dan keberlanjutan sebagai pilar utama dalam menjalankan bisnisnya. Dalam sesi diskusi bersama delegasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, pihak Haller memaparkan tiga prinsip utama yang menjadi dasar kesuksesan mereka: (1) tidak memberikan kemudahan generasi penerus dalam menikmati hasil kerja keras pendahulu, (2) fokus pada proyek kecil yang berkelanjutan, serta (3) komitmen untuk terus berinovasi menghasilkan produk baja dengan daya tahan jangka panjang, mampu bertahan hingga ratusan tahun. 

Prinsip-prinsip inilah yang telah membawa Haller mencapai posisi sebagai pelopor dalam industri baja global.

Produk baja Haller, yang mampu bertahan antara 100 hingga 150 tahun, menjadi bukti komitmen perusahaan terhadap kualitas tinggi dan ketahanan. Filosofi ini mencerminkan tujuan Haller untuk menghasilkan produk yang bermanfaat dalam jangka panjang, sehingga menciptakan keberlanjutan bisnis di tengah tantangan zaman. 

Perusahaan ini pun lebih memilih fokus pada produksi berkelanjutan ketimbang mengejar keuntungan jangka pendek.

Kunjungan delegasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ke Haller diselenggarakan dalam rangka inisiatif WIFOG (Regionale Wirtschaftsförderung Schwarzwald-Baar-Heuberg), yang memilih Haller sebagai perusahaan panutan untuk dikunjungi. 

Delegasi memperoleh kesempatan mempelajari secara langsung operasional perusahaan dari berbagai aspek, seperti manajemen, keberlanjutan, dan inovasi, yang diterapkan dalam sistem produksi baja perusahaan tersebut.

Selain itu, Haller juga membuka peluang kerja bagi lulusan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui program Ausbildung bergengsi yang diadakan setiap bulan September. 

Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja di bidang administrasi perkantoran dan sumber daya manusia (SDM), yang saat ini menjadi bidang penting dalam industri. 

Peluang ini diharapkan mampu memberikan akses lebih luas bagi lulusan untuk berkarir di Jerman, sekaligus menjadi contoh konkret pengembangan SDM yang berdaya saing global.

Dalam diskusi antara pihak delegasi UIN Siber dan manajemen Haller, potensi kolaborasi dalam bidang pendidikan dan peluang kerja sama tenaga kerja menjadi topik utama yang dibicarakan. 

Kunjungan ini membuka jalan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk menjalin hubungan jangka panjang yang dapat memperkuat program pendidikan mereka, sekaligus memberikan akses karir internasional bagi para lulusannya.

Kunjungan industri ini merupakan langkah signifikan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik industri, sekaligus mendorong mahasiswa untuk meraih pencapaian di tingkat global. 

Melalui kerja sama dengan perusahaan global seperti Haller, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin mempertegas peranannya dalam menyiapkan lulusan berdaya saing internasional, sejalan dengan visi universitas untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan daya saing bangsa di kancah global. (din)

Pemkab Cirebon Gulirkan Program Fasilitas Ramah Lingkungan Melalui Bantuan CSR

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama sejumlah pihak dan perusahaan, menggulirkan program pengembangan fasilitas ramah lingkungan yang akan mendukung 1.450 perajin batik di delapan desa di Kabupaten Cirebon.

Program ini dilakukan melalui bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dengan nilai lebih dari Rp1 miliar. Tujuannya untuk memperkuat industri batik dengan fokus pada aspek keberlanjutan lingkungan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i MPd mengungkapkan, bahwa perhatian utama program ini adalah penyediaan alat produksi dan pengolahan limbah.

Menurutnya, sebagian besar industri batik masih minim fasilitas pengolahan limbah yang layak.

“Dengan adanya bantuan CSR, kami berharap, perajin dapat menjaga kelestarian lingkungan di sekitar mereka sambil tetap produktif dalam berkarya,” kata Hilmy di Hotel Aston Cirebon, Senin (11/11/2024).

Hilmy menambahkan, bahwa kolaborasi ini juga membuka peluang bagi Cirebon untuk memperkenalkan batik khasnya, terutama motif Mega Mendung.

“Kami bangga bahwa motif batik Cirebon dapat tampil dalam produk nasional, sehingga lebih dikenal luas dan meningkatkan nilai tambah industri batik lokal,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha dan Perajin Batik Indonesia (APPBI), Komarudin Kudiya, melihat aspek lingkungan sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing industri batik Cirebon di pasar global.

“Industri batik membutuhkan tata kelola limbah yang baik untuk bisa bersaing secara internasional. Diharapkan, inisiatif ini bisa menjadi model bagi daerah lain yang juga mengembangkan industri batik,” katanya.

Head of Corporate Communications and Government Affairs Mondelez Indonesia, Khrisma Fitriasari menyebut, bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung industri yang berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab bersama, dan dengan bekerja sama dengan para perajin batik, kami dapat berkontribusi pada pelestarian budaya dan lingkungan sekaligus,” jelas Khrisma.

Program CSR ini diharapkan mampu menciptakan industri batik, yang tidak hanya fokus pada keberlanjutan ekonomi, tetapi juga tanggap terhadap kelestarian lingkungan.

Dengan begitu, batik Cirebon tidak hanya mempertahankan identitas budayanya, tetapi juga memberi contoh industri yang ramah lingkungan. (din)

UIN Siber Cirebon Tandatangani Kerjasama Buka Peluang Karir Internasional di Jerman

Black Forest, Jerman – Sehari setelah melakukan penandatanganan MoU, delegasi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) diundang untuk makan malam oleh Director of Chambers and Craftsmanship Jerman, sebagai bagian dari rangkaian pertemuan untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Jerman. 

Makan malam ini dihadiri oleh pejabat tinggi dari kedua negara serta berbagai pemangku kepentingan yang membahas kolaborasi internasional yang menguntungkan kedua pihak. Acara ini berlangsung pada Selasa, 5 November 2024.

Pada malam yang penuh keakraban tersebut, Lala Bumela Sudimantara, Ph.D., Kepala Pusat International Office UIN SSC, memimpin diskusi informal yang produktif. Ia menekankan pentingnya kerjasama ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta membuka peluang karir bagi mahasiswa internasional, khususnya dari Indonesia.

Pemerintah kawasan Black Forest menyambut positif MoU yang telah ditandatangani dengan UIN SSC, menganggapnya sebagai langkah yang signifikan bagi perkembangan pendidikan dan ekonomi di kedua negara. 

Mereka berkomitmen untuk membantu UIN SSC dalam memetakan peluang employability bagi lulusan terbaik universitas ini di pasar tenaga kerja Jerman.

Salah satu topik utama dalam diskusi adalah bagaimana lulusan UIN SSC dapat bersaing di pasar tenaga kerja global, terutama di Jerman. 

Pemerintah Black Forest menawarkan dukungan berupa peluang magang dan kolaborasi industri yang dapat mempermudah transisi mahasiswa Indonesia ke dunia kerja di Jerman.

Acara makan malam ini juga membuka kesempatan bagi kedua belah pihak untuk saling bertukar wawasan tentang pendidikan global dan membangun ekosistem yang saling mendukung. 

UIN SSC berencana untuk melibatkan lebih banyak mahasiswa dalam program magang dan studi lanjut di berbagai lembaga di Jerman, memperluas peluang mereka untuk berkarir di luar negeri.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan lulusan UIN SSC tidak hanya memiliki kesempatan belajar di luar negeri, tetapi juga akses lebih besar ke pasar kerja internasional. 

Makan malam ini menjadi simbol komitmen UIN SSC dalam mengembangkan jaringan internasional dan memberikan peluang terbaik bagi mahasiswa Indonesia untuk berkarir di dunia global. (din)

Minggu, 10 November 2024

Pj Bupati Cirebon Ajak Generasi Muda Tunjukkan Aksi Nyata Dalam Pengabdian Sosial

KAB. CIREBON, FC — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, mengajak generasi muda untuk menunjukkan cinta tanah air melalui aksi nyata dalam pengabdian sosial.

Hal itu disampaikannya pada saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan ke-79 di halaman Kantor Bupati Cirebon, Minggu (10/11/2024).

Dengan tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”, Wahyu menekankan nilai kepahlawanan saat ini dapat diwujudkan melalui kontribusi positif terhadap masyarakat.

Ia juga menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam membangun Indonesia yang inklusif dan sejahtera.

“Pemuda adalah penerus bangsa. Semangat kepahlawanan mereka bisa tercermin dari kepedulian sosial, membantu sesama, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia mengajak para pemuda untuk mengambil inspirasi dari para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan, dan mengaplikasikan nilai-nilai pengorbanan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kepahlawanan masa kini tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan di medan perang, tetapi juga melalui aksi nyata dalam mengatasi tantangan sosial dan ekonomi.

“Era saat ini menuntut kita untuk menjadi pahlawan dalam konteks yang berbeda. Mulai dari membantu mengatasi masalah sosial hingga menciptakan inovasi yang bisa membawa kemajuan,” lanjut Wahyu.

Wahyu menambahkan, bahwa di era globalisasi, pemuda juga perlu memiliki semangat solidaritas dan persatuan sebagai upaya menjaga persaudaraan di tengah perbedaan.

Ia berharap, Hari Pahlawan dapat memotivasi generasi muda untuk mengambil langkah konkret dalam memberikan kontribusi kepada bangsa, tidak hanya melalui cita-cita pribadi, tetapi juga dengan dedikasi pada masyarakat.

Dengan demikian, peringatan Hari Pahlawan diharapkan dapat menjadi momen bagi generasi muda untuk merenungkan peran mereka sebagai pahlawan masa kini, yang siap berkontribusi bagi Indonesia melalui pengabdian sosial dan karya nyata.

Bersama unsur Forkopimda, Pj Bupati Cirebon melanjutkan rangkaian peringatan Hari Pahlawan ke-79 dengan melakukan ziarah nasional ke Taman Makam Pahlawan Cakrabuana, Kelurahan Gegunung, Kecamatan Sumber. (Ara)

Pj Bupati Resmikan Program Kaderisasi )endidikan Ulama di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON – Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, meresmikan program kaderisasi pendidikan ulama di Kabupaten Cirebon, bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Minggu (10/11/2024).

Program ini bertujuan untuk mencetak generasi ulama unggul, yang diharapkan mampu mendukung visi Indonesia sebagai negara maju dan sejahtera pada tahun 2045.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon, KH Zamzami Amin, serta para kiai dari seluruh wilayah Kabupaten Cirebon.

Wahyu menyampaikan apresiasinya kepada para peserta yang telah melalui proses seleksi ketat. Di mana dari 90 peserta, hanya 30 orang yang terpilih sebagai kader ulama yang akan dibimbing dalam program ini.

“Semoga para peserta dapat mengemban amanah dengan baik,” ujar Wahyu dalam sambutannya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada MUI Kabupaten Cirebon atas inisiatifnya menyelenggarakan program pendidikan ulama ini.

Wahyu berharap, langkah ini mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Cirebon di masa mendatang.

Ia menegaskan, bahwa generasi emas yang akan mengisi Indonesia pada tahun 2045 harus memiliki karakter unggul, disiplin, dan visi kebangsaan yang kuat.

Menurutnya, dengan pembentukan karakter sejak dini, generasi muda Indonesia diharapkan mampu membawa negara ini masuk dalam empat besar perekonomian dunia.

“Kita ingin di tahun 2045, ekonomi Indonesia masuk dalam empat besar dunia. Untuk mewujudkan itu, perlu adanya proses pembentukan generasi yang berkarakter kuat dan berkompetensi tinggi,” kata Wahyu.

Ia juga menekankan pentingnya membentuk karakter generasi penerus bangsa, khususnya kedisiplinan, yang menjadi fondasi bagi terciptanya generasi emas.

“Dari sekarang, kita semua harus berperan dalam membentuk karakter generasi muda, agar pada tahun 2045, mereka siap mengemban tanggung jawab besar sebagai generasi emas,” pungkasnya. (din)