Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 15 November 2024

Pemkab Cirebon Tiga Kali Berturut Turut Pertahankan Predikat Kabupaten Informastif

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon meraih penghargaan dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) pada Badan Publik Tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Kamis (14/11/2024).

Ajang tahunan ini digelar oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Cirebon menerima kembali penghargaan kategori Kabupaten Informatif selama tiga tahun berturit-turut.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto SH MH menghadiri secara langsung acara Penganugerahan KIP tersebut.

Wahyu juga sekaligus menerima trofi dan piagam penghargaan Anugerah KIP yang diserahkan langsung oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin didampingi Ketua Komisi Informasi Jabar, Ijang Faisal.

Dalam sambutannnya, Bey mengatakan, keterbukaan informasi publik merupakan kewajiban bagi badan publik. Ia juga mengapresiasi kepada seluruh penerima penghargaan dalam ajang ini.

“Berikan yang terbaik, dan ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Sudah tidak ada alasan lagi, sekarang era keterbukaan informasi publik,” kata Bey dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua KI Jabar, Ijang Faisal mengatakan, Anugerah Keterbukaan Informasi Publik merupakan bukti kinerja badan publik dalam melaksanakan tugasnya.

Ijang menyebutkan, penghargaan yang diberikan merupakan bagian dari motivasi, agar badan publik di wilayah Jabar menjadi lebih baik lagi.

“Penghargaan ini untuk memberikan motivasi kepada seluruh badan publik yang serius dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujarnya.

“Saat ini, era keterbukaan informasi dan nyaris tidak dapat dihindari. Bahwa informasi menjadi energi yang mampu mengakselerasi proses mencerdaskan bangsa, serta menorehkan berbagai perubahan yang tidak terbayangkan,” imbuhnya.

Di tengah situasi perkembangan teknologi dan informasi yang begitu deras, lanjut Ijang, negara harus hadir untuk menguatkan semangat informasi dan akuntabilitas.

Sehingga, menurut Ijang, praktik keterbukaan informasi menjadi ruh dalam melayani masyarakat.

“Keterbukaan informasi bukan hanya kewjiban, tetapi menjadi budaya berbangsa dan bernegara dalam demokrasi,” jelas Ijang.

“Pemerintahan dalam demokrasi yang baik adalah yang dipercayai publik, dan salah satu indikatornya adalah keterbukaan informasi,” ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto SH MH berterima kasih kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Cirebon atas kerjasamanya dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik.

Bambang juga mengapresiasi Komisi Informasi Daerah (KID), yang terus bersinergi dengan Pemkab Cirebon, menjadikan keterbukaan informasi publik sebagai budaya.

“Terima kasih kepada seluruh SKPD dan KID yang telah berkerja sama, serta berkolaborasi dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ucap Bambang. (din)

KPU Jabar Bakal Gelar Debat Kedua Pilgub 2024 Di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat (KPU Jabar) akan menggelar debat putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2024 di Kabupaten Cirebon pada Sabtu (16/11/2024) mendatang.

Debat tersebut akan berlangsung di sebuah hotel di Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung. Dengan mengusung tema “Budaya Inovatif” yang akan berfokus pada isu toleransi agama, lingkungan hidup, dan inovasi.

Komisioner KPU Jawa Barat, Hedi Ardia mengungkapkan, beberapa perubahan dalam format debat kali ini. Durasi bagi pasangan calon (paslon) dalam menjawab pertanyaan ditambah menjadi 60 detik dari sebelumnya 45 detik.

Selain itu, mekanisme pengambilan pertanyaan, kini akan dilakukan oleh panelis. Berbeda dari debat pertama, di mana pasangan calon yang mengajukan pertanyaan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan paslon dan Forkopimda terkait perubahan ini. Durasi menjawab pertanyaan ditambah menjadi satu menit, dan kini panelis yang mengajukan pertanyaan,” ujar Hedi usai rapat koordinasi di Patra Hotel Cirebon, Rabu (13/11/2024).

Debat ini akan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta, sehingga masyarakat Jabar dapat menyaksikan dari rumah.

“Tema debat kali ini budaya inovatif dengan subtema seperti toleransi agama, lingkungan hidup, dan inovasi,” tambah Hedi.

Melalui debat ini, KPU Jabar berharap, masyarakat mendapatkan referensi dalam memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan.

Dalam acara tersebut, tampak hadir kepala perangkat daerah mewakili Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, di antaranya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dan lainnya. (din)

Disbudpar Kabupaten Cirebon Ajak Generasi Muda Kenali Budaya Lewat Pameran Dan Lomba

KABUPATEN CIREBON — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan pameran museum dan lomba kebudayaan untuk mengajak generasi muda mengenal lebih dalam tentang warisan budaya daerah.

Pameran yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 14 November 2024 ini menampilkan berbagai koleksi bersejarah, seperti keris, batik, dan benda purbakala.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Cirebon, Sumarno SPd mengatakan, pameran ini merupakan upaya untuk menarik minat generasi muda terhadap sejarah dan budaya lokal.

Menurutnya, kehadiran koleksi benda-benda warisan diharapkan bisa membangun rasa bangga dan ingin tahu generasi muda akan kekayaan budaya Cirebon.

“Kami ingin mengenalkan budaya Cirebon kepada generasi muda, agar mereka bisa menghargai dan melestarikan kekayaan warisan kita,” ujar Sumarno, Kamis (14/11/2024).

Selain pameran, Disbudpar juga mengadakan lomba cerdas cermat, baca puisi, dan story telling yang mengusung tema budaya lokal dan bahasa daerah.

Sumarno menambahkan, bahwa lomba-lomba tersebut dirancang agar para pelajar bisa lebih dekat dengan nilai-nilai budaya Cirebon melalui pendekatan edukatif dan interaktif.

Lomba kebudayaan ini disambut antusias oleh peserta, terutama para pelajar SMP. Beberapa siswa menyebut kegiatan ini membuat mereka lebih mengenal budaya lokal dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.

Guru-guru pendamping juga menilai bahwa pendekatan melalui lomba efektif untuk menumbuhkan kesadaran budaya di kalangan siswa.

Di era globalisasi, ia menyebutkan, bahwa penting untuk memperkenalkan budaya lokal secara menarik agar dapat diterima oleh generasi muda.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap anak-anak lebih menghargai budaya kita dan menjaganya,” tuturnya.

Disbudpar juga berencana menjadikan pameran dan lomba ini sebagai kegiatan tahunan, dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan komunitas pemuda. Langkah ini diambil, agar budaya Cirebon semakin dikenal dan dicintai oleh generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Disbudpar Kabupaten Cirebon berharap warisan budaya Cirebon tidak hanya dikenal, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi generasi muda yang akan meneruskannya ke masa depan. (din)

Kamis, 14 November 2024

Dua Mahasiswa UIN Siber Cirebon Juara Pertama di Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Internasional

SUMATERA BARAT – Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dede Al Mustaqim dari Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Alfiyah Makarrim dari Jurusan Tasawuf & Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Adab, berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Studi Pemikiran Politik Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. 

Kemenangan ini diumumkan pada Sabtu, 09 November 2024, mengukuhkan prestasi gemilang UIN Siber Cirebon, atau yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), di kancah akademik internasional.

Kompetisi yang digelar sejak 1 Oktober hingga 9 November 2024 ini diikuti oleh 89 peserta dari berbagai universitas ternama di Indonesia. 

Karya ilmiah Dede dan Alfiyah yang berjudul "Tinjauan Prinsip Non-Discriminatiebeginsel terhadap KPU dalam Pemenuhan Hak Pilih Penyandang Disabilitas pada Pilkada 2024" berhasil menyingkirkan berbagai karya lain dalam tema besar isu politik dan hukum, sehingga mereka meraih penghargaan tertinggi.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada karya terbaik lainnya. Juara kedua diraih oleh Novita Sari dan Budiman Dasrizal dari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang dengan karya "Revitalisasi Kepemimpinan Profetik Sebagai Refleksi Mewujudkan Politik Well Being." Juara ketiga disabet oleh Arvan Gafar, Shindi Ardila Yusria, dan Velisa Andini Yusria dari Universitas Negeri Padang dengan karya berjudul "Sistem KPUV: Media Pendukung Pemilihan untuk Mewujudkan Kemudahan Persiapan dan Pelaksanaan Pilkada 2024."

Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., menyatakan kemenangan ini adalah bukti dedikasi dan kerja keras mahasiswa dalam mengharumkan nama universitas di kancah internasional. 

Ia berharap prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus berinovasi di bidang akademik.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., juga turut bangga dan mengapresiasi usaha kedua mahasiswa tersebut. 

Menurutnya, capaian ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi fakultas, tetapi juga seluruh sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ia berharap prestasi ini akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain dalam mengejar prestasi akademik di tingkat global.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan bukti komitmen universitas dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi di bidang akademik dan penelitian. 

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika UIN Syekh Nurjati Cirebon untuk terus berinovasi dan berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. (din)

Pemkot Cirebon Raih Penghargaan Kategori Kota Informatif 2024

 

CIREBON – Kota Cirebon kembali membuktikan komitmennya dalam mengedepankan keterbukaan informasi. Hal tersebut dibuktikan dengan penghargaan Kategori Kota Informatif yang diterima oleh Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024 di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Kamis (14/11/2024).

Acara yang dihadiri oleh berbagai pejabat daerah dan instansi terkait ini bertujuan untuk mendorong badan publik agar lebih terbuka dalam memberikan informasi kepada masyarakat. 

Keterbukaan informasi dianggap sebagai salah satu kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.

Ia menegaskan bahwa badan publik harus memenuhi kewajiban keterbukaan dengan sebaik-baiknya, bukan hanya untuk sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Transparansi informasi bukan hanya sekadar menyediakan data dan angka, tetapi bagaimana kebijakan-kebijakan pemerintah dapat dijelaskan dengan jelas dan dapat mengantisipasi pertanyaan masyarakat. Hal ini menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan yang responsif dan akuntabel,” ujarnya.

Bey kembali mengingatkan bahwa penghargaan yang diterima bukanlah akhir dari upaya, melainkan justru awal dari tantangan yang lebih besar untuk terus berkomitmen dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Keterbukaan informasi adalah tanggung jawab kita bersama, dan manfaatnya harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penghargaan yang diterima oleh Kota Cirebon. 

Ia menegaskan bahwa penerimaan penghargaan ini bukan hanya simbol prestasi, tetapi juga merupakan tantangan bagi Kota Cirebon untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi informasi.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami, namun lebih dari itu, ini merupakan tantangan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan capaian ini, mengingat tuntutan masyarakat yang semakin besar terhadap akses informasi yang cepat, tepat, dan akurat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Cirebon, menurut Pj Wali Kota, berkomitmen untuk selalu memenuhi kebutuhan informasi masyarakat dan menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan.

Pj Wali Kota menyadari bahwa tantangan untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi publik tetap ada. Seperti yang diketahui, masyarakat saat ini semakin kritis dan melek teknologi menuntut informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan mudah diakses.

“Pemkot Cirebon bertekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjunjung tinggi prinsip transparansi, dan membangun kepercayaan publik sebagai dasar dari terciptanya pemerintahan yang akuntabel, dan responsif,” tuturnya. (Nisa)