Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 25 Februari 2025

SMSI Kabupaten Cirebon Rayakan HUT ke-8 dengan Bakti Sosial untuk Anak Panti Asuhan

 


KABUPATEN CIREBON  - Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon menggelar bakti sosial dengan menyambangi Graha Yatim dan Dhu'afa Yayasan Harapan Robbani, di jalan Kesambi Dalam No. 15/95, Kesambi, Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, guna memberikan bantuan sembako untuk anak-anak panti.

Aksi bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke- 79 dan Hari Ulang Tahun Serikat Media Siber Indonesia (HUT SMSI) ke-8 pada tanggal 7 Maret 2025.

Penyaluran paket sembako dipimpin langsung oleh Toto M Said, selaku ketua SMSI Kabupaten Cirebon.

Toto mengatakan  bahwa bantuan sembako ini adalah bentuk komitmen dari pengurus SMSI Kabupaten Cirebon untuk mendukung masyarakat, khususnya anak-anak Yatim Piatu.

“Hari ini kebetulan merupakan peringatan hari jadi SMSI yang ke-8, yang dirayakan serentak oleh pengurus SMSI di seluruh tanah air. Sebagai ungkapan rasa syukur, kami mengadakan kegiatan sosial di panti asuhan. Ini adalah manifestasi kepedulian kami terhadap anak-anak di panti. Berbagai rejeki kami bagi kepada mereka. Karena rezeki yang kami peroleh dari Allah, terdapat hak anak-anak ini di dalamnya. Hal ini perlu kami sebarkan kepada orang lain, termasuk kepada anak-anak di panti asuhan ini,” ungkap Toto, Selasa (25/2/2025).

Menurut Toto, program serupa ini telah diadakan beberapa kali sebelumnya dan menjadi bagian dari dedikasi SMSI Kabupaten Cirebon untuk memberikan  manfaat bagi sesama.

"Melalui inisiatif ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih acuh terhadap yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai pengingat akan tanggung jawab sosial kita, yang tidak hanya terkait dengan profesi kita sebagai jurnalis, tetapi juga sebagai anggota dari komunitas yang lebih luas," jelasnya.

Toto berharap agar bantuan yang disalurkan kepada anak-anak yatim ini dapat dimanfaatkan dengan baik, membawa kebahagiaan, dan memberikan sedikit keringanan bagi mereka. "Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua sponsor yang telah mendukung dan mensukseskan kegiatan ini," ungkapnya.

Sementara itu, Rika, salah satu pengurus yayasan panti asuhan mengaku bersyukur dengan bantuan sembako yang disalurkan SMSI Kabupaten Cirebon.

“Kami mengucapkan terima kasih pada SMSI Kabupaten Cirebon atas bantuan sembako dan lainnya. Ini yang kami pergunakan untuk menghidupi anak-anak sehari-hari, semoga Allah SWT membalas kebaikannya,' ucapnya. (din)

Dinsos Kabupaten Cirebon Salurkan Alat Bantu Untuk Puluhan Penyandang Disabilitas

KABUPATEN CIREBON — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon menggelontorkan bantuan berupa alat bantu untuk 80 penyandang disabilitas. Penyaluran alat bantu itu dilaksanakan di gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Selasa (25/2/2025).

Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, Agus Kurniawan Budiman yang akrab disapa Jigus ini, menyerahkan secara simbolis bantuan bagi penyandang disabilitas didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani.

Jigus mengatakan, penyaluran alat bantu disabilitas, seperti tongkat hingga kursi roda itu merupakan implementasi dari undang-undang.

“Pemkab Cirebon wajib memberikan atau memenuhi hak penyandang disabilitas. Jadi, alhamdulillah melalui Dinas Sosial, kita memberikan bantuan kepada para penyandang disabilitas,” ucap Agus.

Jigus menyebut, bahwa Kabupaten Cirebon memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Sehingga, pemerintah berkewajiban memenuhi hak penyandang disabilitas, salah satunya memberikan alat bantu untuk aksesibilitas. Tak hanya itu, Pemkab Cirebon juga terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja bagi disabilitas.

“Supaya disabilitas mendapatkan haknya sebagai warga negara, ke depan kita akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah lainnya (penyerapan tenaga kerja disabilitas),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani menjelaskan, penyaluran bantuan berupa alat bantu merupakan upaya mengembalikan fungsi sosial penyandang disabilitas. Sehingga, mereka bisa merasakan kemandirian dalam melakukan hal-hal dasar.

“Sebanyak 80 disabilitas (penerima bantuan) yang tersebar di Kabupaten Cirebon,” ucap Fitri—sapaan akrab Kadinsos.

Fitri menjelaskan, pemenuhan hak bagi disabilitas itu merupakan perwujudan dari implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas. Pemerintah pusat dan daerah harus memberikan pelayanan inklusif dengan memberikan perlindungan hak-hak disabilitas dalam pelayanan sosial. (din)

Senin, 24 Februari 2025

Pejabat Baru UIN Siber Cirebon Dilantik, Perkuat Tata Kelola Akademik dan Kelembagaan Berbasis Digital



CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), resmi melaksanakan pelantikan serta pengambilan sumpah dan janji jabatan tertentu di lingkungan universitas untuk periode 2025-2027. 

Acara ini berlangsung di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) lantai 4 dan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag.

Dalam arahannya, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari puncak transformasi kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang kini semakin berkembang dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Statuta Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Transformasi ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola akademik dan kelembagaan universitas dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi berbasis digital.

Pelantikan ini mencakup berbagai posisi strategis, termasuk wakil rektor, dekan fakultas, serta pimpinan Pascasarjana. Berikut adalah daftar pejabat yang dilantik:

Para Wakil Rektor :

Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si. – Wakil Rektor Bidang Akademik

Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. – Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum

Prof. Dr. Hajam, M.Ag. – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama

Para Dekan Fakultas:

Dr. H. Saifuddin, M.Ag. – Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dr. H. Didi Sukardi, M.H. – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Dr. Naila Farah, M.Ag. – Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA. – Dekan Fakultas Syari’ah

Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag. – Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab

Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana:

Prof. Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Ag. – Direktur Pascasarjana

Prof. Dr. H. E. Sugianto, M.H. – Wakil Direktur Pascasarjana

Acara pelantikan ini berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, serta perwakilan mahasiswa. 

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. menekankan pentingnya sinergi antarunit dalam meningkatkan mutu pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Ia juga berharap agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi serta mampu membawa universitas menuju keunggulan akademik dan institusional.

Dengan adanya pelantikan ini, diharapkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin siap dalam menghadapi tantangan pendidikan berbasis digital serta terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global.

Dan untuk informasi selengkapnya bisa mengunduh link dibawah ini :

332_SK Ketua dan Sekretaris Lembaga 2025

333_SK Ketua dan Sekretaris SPI. 2025

334_SK Ketua dan Sekretaris UPT, Pusat 2025

335_SK Pengelola Lab Fakultas 2025

336_SK Wakil Dekan 2025

337_SK Ketua Rumah Moderasi 2025

331_SK Kajur,Kaprodi, Sekjur, Sekprodi 2025

Wakil Wali Kota Ajak ASN Wujudkan Visi Pembangunan Kota Cirebon

CIREBON – Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati SPdI, memberikan arahan dalam apel pagi yang digelar di halaman Balai Kota Cirebon pada Senin (24/2). 

Apel pagi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Dr Drs H Agus Mulyadi MSi. Turut hadir dalam kesempatan itu, para Staf Ahli Wali Kota, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Cirebon.

Wakil Wali Kota mewakili Wali Kota Cirebon yang sedang mengikuti retreat di Akademi Militer Magelang bersama seluruh Kepala Daerah se-Indonesia, yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cirebon untuk bersatu dalam satu gerbong pembangunan, demi mewujudkan visi besar Kota Cirebon, yakni "Terwujudnya Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman, dan Berkelanjutan pada tahun 2029" yang dikenal dengan "Setara Berkelanjutan".

"Dalam menjalankan visi ini, kita bukan hanya sekadar menanamkan slogan, namun harus menjadi pedoman hidup dalam setiap langkah pembangunan. Saya ingin mengajak semua ASN untuk berperan aktif dan berkomitmen mewujudkan visi tersebut," ungkap Wakil Wali Kota.

Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja, inovasi, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. 

"Dukungan dari semua pihak sangat penting, terutama dari Pak Sekda, Staf Ahli Wali Kota, Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan masyarakat. Kita harus bekerja bersama untuk mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan," tambahnya.

Menurut Wakil Wali Kota, ASN harus memiliki integritas dan etos kerja tinggi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan publik. 

"Dengan transformasi digital yang optimal, kita bisa meningkatkan efisiensi dan mempercepat pencapaian pembangunan. Semoga kita bisa menjadikan pekerjaan ini sebagai ladang pengabdian dan amal soleh untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon," tutupnya.



Bupati-Wabup Cirebon Canangkan 12 Program Prioritas Di 100 Hari Kerja

KABUPATEN CIREBON — Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melaksanakan rapat pimpinan (rapim) tentang program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Cirebon.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman hadir dalam rapat yang digelar di Ruang Nyimas Gandasari, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Senin (24/2/2025).

Agus mengatakan, sebanyak 12 program yang jadi prioritas selama 100 hari kerja. Belasan program prioritas itu dari mulai infrastruktur hingga kesehatan masyarakat.

“Atas izin Pak Bupati, saya melaksanakan rapim dengan para kepala perangkat daerah membahas tentang 100 hari kerja. Insyaallah optimis,” kata Agus usai rapim.

Dalam rapat tersebut, hadir juga para camat se-Kabupaten Cirebon untuk mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Cirebon.

Program 100 hari kerja ini sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, Imron dan Agus Kurniawan Budiman.

“Ada 12 program prioritas. Ada yang berkaitan dengan Dinas Sosial (Dinsos), perizinan, Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait dengan BPJS, Dinas Pendidikan, dan lainnya,” lanjut Agus.

“Alhamdulillah, nanti ada sekolah unggulan, di antaranya jenjang SD dan SMP. Kemudian, terkait infrastruktur jalan, tadi dibahas dengan PUTR, dan dinas lainnya lengkap,” tuturnya.

Agus mengatakan, untuk realisasi 100 hari kerja di sektor infrastruktur akan disinkronkan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

“Mungkin dalam beberapa hari ke depan, kita rapat dengan TAPD terkait ini. Nanti akan membahas terkait dengan 100 hari kerja,” ucap Agus.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hilmy Riva’i menjelaskan, 12 program prioritas itu sangat realistis untuk direalisasikan pada program 100 hari kerja. Hal ini juga berdasarkan dengan kalkulasi kekuatan finansial Pemkab Cirebon.

“Memang ada infrastruktur, ada mekanisme keuangan berbeda. Tapi, minimal launching dilakukan di 100 hari kerja. Misalnya, sarana prasarana ruang kelas, baik renovasi ataupun ruang kelas baru,” ungkap Hilmy.

“Minimal (diluncurkan) di 100 hari kerja, penyelesaiannya tergantung mekanisme keuangan dan administratif,” pungkasnya. (din)