Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 19 Juni 2025

UPZ UIN Siber Cirebon Gelar Open Donasi untuk Bantu Adys Amelia Putri Akibat Kecelakaan Lalulintas

CIREBON, FC  — Semangat kepedulian dan solidaritas kembali ditunjukkan oleh sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal pula sebagai Cyber Islamic University (CIU). 

Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Syarifah Mudaim, kampus ini menggelar open donasi untuk membantu salah satu mahasiswinya yang tengah tertimpa musibah, Adys Amelia Putri, mahasiswi Semester 4 Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Adys mengalami kecelakaan lalu lintas yang cukup serius dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sumber Waras. 

Mengetahui kondisi tersebut, UPZ Syarifah Mudaim segera bertindak cepat dengan membuka penggalangan dana yang melibatkan para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan elemen kampus lainnya.

Puncak dari aksi kemanusiaan ini terjadi pada Rabu, 18 Juni 2025, saat Wakil Rektor III Prof. Dr. Hajam, M.Ag.,Dekan FEBI Dr. H. Didi Sukardi, SH., MH., dan Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.SI.,  bersama tim UPZ mendatangi RS Sumber Waras untuk menyerahkan langsung hasil donasi kepada keluarga Adys, yang diterima oleh ibu kandungnya Sustini Salim Jaya. 

Suasana haru dan hangat menyelimuti pertemuan tersebut, menjadi bukti nyata bahwa UIN Siber Cirebon tak hanya hadir sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menguatkan dalam masa-masa sulit.

Rektor UIN Siber Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan pesan penuh empati, bahwa pihak kampus berupaya membantu meringankan beban keluarga Adys yang sedang mengalami cobaan berat. 

"Semoga bantuan yang terkumpul ini bisa sedikit meringankan biaya pengobatan, meskipun tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan," tuturnya.

Prof. Aan juga menegaskan bahwa gerakan solidaritas ini mencerminkan kepedulian kampus terhadap mahasiswanya. Ia pun menyampaikan doa, 

“Semoga keluarga Adys diberi ketabahan, dan Adys lekas pulih serta bisa kembali beraktivitas seperti sediakala. Aamiin,” paparnya.

Sementara itu, Prof. Hajam, perwakilan dari Pimpinan UIN Siber Cirebon, menyampaikan bahwa penggalangan donasi ini merupakan bentuk konkret dari misi kemanusiaan dan solidaritas dalam lingkungan kampus. 

“Kami dari siviatas akademika berupaya mengoordinasikan donasi ini sebagai bentuk empati kami kepada Adys dan keluarganya. Semoga bisa membantu biaya pengobatan dan menjadi penguat di tengah cobaan ini,” ujar Warek III.

Aksi penggalangan dana ini bukan hanya bentuk bantuan materiel, tetapi juga menjadi simbol kekuatan moral dan spiritual yang terus dijaga dalam atmosfer akademik UIN Siber Cirebon. 

Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditanamkan melalui kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus menumbuhkan jiwa kemanusiaan di tengah perkembangan zaman.

“Semoga Adys Amelia Putri segera pulih dan kembali menempuh perkuliahan bersama teman-teman tercinta. Kampus selalu hadir untukmu," tandasnya. (dim)

Wakil Wali Kota Kunjungi Keluarga Korban Longsor Tambang Ilegal di Argasunya

 

CIREBON – Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, melakukan kunjungan duka ke rumah keluarga korban longsor akibat aktivitas tambang ilegal di kawasan Argasunya, pada Kamis (19/6/2025). 

Kunjungan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kota terhadap warga yang terdampak bencana tersebut.

Dalam suasana haru dan penuh keprihatinan, Wakil Wali Kota menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. 

“Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kami sangat prihatin dan Pemerintah Kota berkomitmen untuk mengusut tuntas kejadian ini,” ujar Wakil Wali Kota saat berada di lokasi. 

Sebagai wujud empati, Pemerintah Kota memberikan dukungan moril dan bantuan langsung kepada keluarga korban. Bantuan ini mencakup kebutuhan dasar serta pendampingan psikologis bagi keluarga yang mengalami trauma. 

“Pemerintah Kota hadir bukan hanya pada saat kejadian, tapi juga dalam duka masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa warga tidak merasa sendirian,” tegasnya.

Wakil Wali Kota juga menyinggung persoalan tambang ilegal yang selama ini menjadi masalah di kawasan Argasunya. 

Menurutnya, aktivitas penambangan yang dilakukan tanpa izin tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan warga. 

“Kami sangat menyesalkan masih adanya aktivitas tambang ilegal di kawasan yang sudah dilarang. Pemerintah akan memperketat pengawasan, dan seluruh akses akan ditutup,” kata dia.

Ia menambahkan, insiden longsor ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi semua pihak bahwa keselamatan warga adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. 

“Ini bukan hanya soal aturan, tapi menyangkut nyawa warga. Jangan sampai ada korban berikutnya akibat kelalaian dan pembiaran terhadap aktivitas yang melanggar hukum,” ujarnya.

Pemerintah Kota Cirebon, lanjut Wakil Wali Kota, akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum, untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas tambang ilegal di wilayahnya. 

Upaya preventif juga akan digalakkan melalui edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya tambang liar dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin menyampaikan bahwa Pemerintah Kota hadir dan bertanggung jawab. Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah tragedi serupa. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tutur Wakil Wali Kota.

Di akhir kunjungannya, Wakil Wali Kota menyerukan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan aktivitas tambang ilegal. “Mari kita hentikan aktivitas tambang ilegal. Lindungi nyawa, jaga lingkungan. Pemkot Cirebon hadir bersama rakyat,” tegasnya. (Aida)



Pemkab Cirebon Komitmen Berantas Sindikasi Rekrutmen Transaksional Tenaga Kerja Perusahaan Dalam Negeri

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus menunjukan langkah konkret dalam upaya pemberantasan premanisme di wilayah.

Salah satunya adalah dengan mempersempit tindakan premanisme yang kerap terjadi di bidang ketenagakerjaan, terutama saat proses rekrutmen di perusahaan.

Dinas Ketenagakerjaan selaku Leading Sector menggencarkan sosialiasi mengenai pola penjaringan pekerja perusahaan, dimana acapkali terjadi tindakan transaksional yang dilakukan oleh oknum eksternal maupun internal perusahaan tersebut.

Tak sendiri, Disnaker Kabupaten Cirebon juga turut menggandeng Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Polresta Cirebon, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Cirebon selaku Sekretaris Satgas Pemberantasan Premanisme Kabupaten Cirebon untuk mengawasi pola rekrutmen yang dilakukan.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut dihadirkan beberapa manajemen perusahaan, ketua dan pengurus Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC), camat se-Kabupaten Cirebon, serta ketua dan pengurus Bursa Kerja Khusus (BKK) Kabupaten Cirebon sebagai pesertanya.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, menjelaskan bahwa Bupati Cirebon telah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang Tata Cara Penyampaian Informasi Lowongan Pekerjaan dan Rekrutmen Tenaga Kerja Dalam Negeri pada perusahaan di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, terdapat sembilan poin yang tertera dalam surat edaran tersebut yang akan dijadikan sebagai pedoman perusahaan.

“Perusahaan dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerjanya wajib menyampaikan informasi lowongan pekerjaan, permohonan data pencari kerja dan laporan penempatan tenaga kerja ke Disnaker Kabupaten Cirebon,” ujar Novi.

“Artinya, setiap rekrutmen yang akan dilakukan oleh perusahaan akan melalui Disnaker terlebih dahulu sebagai pintu awal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Novi juga menyampaikan dalam surat edaran tersebut mengatur tentang pencari kerja yang berdomisili di sekitar perusahaan hingga pencari kerja disabilitas yang harus diakomodir oleh perusahaan.

“Pemerintah Kabupaten Cirebon juga berupaya untuk terus mengentaskan pengangguran dengan berbagai cara. Data pencari kerja ada di kami dan desa, sehingga nanti setiap perusahaan yang membuka lowongan, tentunya harus menyesuaikan dengan data pencaker yang kami dan pihak desa miliki,” terangnya.

Terkait tindakan transaksional dan pekerja titipan oknum dengan bayar membayar, Novi menegaskan, dengan pola yang diberlakukan saat ini maka akan mengeliminasi praktek-praktek tersebut.

Pasalnya, lanjut Novi, setiap orang yang akan mendaftar harus terlebih dahulu terdaftar dalam data pencari kerja.

“Screening awal kami tentu disesuaikan dengan data pencaker untuk klasifikasi jenis lowongan pekerjaan. Setelah itu, proses selanjutnya dilakukan oleh manajemen perusahaan, sehingga akan menghasilkan tenaga kerja yang sesuai dengan kompetensi yang diperlukan,” tambahnya.

Meskipun demikian, ia juga menegaskan, dibutuhkan komitmen bersama oleh semua pihak guna menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Pemerintah, kata dia, sejauh ini sudah berupaya mengeluarkan beberapa kebijakan guna menghilangkan tindakan negatif yang kerap terjadi dalam proses perekrutan tenaga kerja.

“Pemerintah beserta aparat penegak hukum sudah membuat komitmen untuk pemberantasan premanisme. Tentunya, ini juga harus disambut oleh perusahaan dan seluruh unsur yang terkait dalam rekrutmen tenaga kerja (eksternal & internal) dengan menciptakan pola rekrutmen yang terbuka, bebas, objektif, adil dan setara tanpa diskriminasi,” tutupnya. (Ara)

Ketua DPRD Kota Cirebon: Mall UKM Sebagai Ruang Pengembangan Produk Lokal

CIREBON – Keberadaan Mall UKM dinilai dapat menjadi ruang pengembangan dan peningkatan produk lokal di Kota Cirebon.

Karena itu, Pemerintah Daerah Kota Cirebon harus terus hadir mempromosikan dan mendorong pelakuk usaha mikro, kecil dan menengah untuk terus produktif menciptakan produk-produk lokal.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio SE, menyatakan pentingnya menyediakan ruang promosi yang konsisten bagi pelaku UMKM lokal. Ia mengusulkan agar Mall UKM menjadi lokasi tetap kegiatan Bangga Buatan Cirebon untuk mengenalkan produk-produk lokal ke level yang lebih tinggi.

Menurut Andrie, Cirebon memiliki sejumlah aset potensial mulai dari kuliner, batik, produk elektronik, kerajinan tangan, hingga karya ekonomi kreatif.

“Banyak usaha menengah di Kota Cirebon yang potensial, sehingga harus kita pikirkan bersama branding produk tersebut agar dikenal secara luas,” ujar Andrie.

Di samping itu, Andrie juga menyebut pentingnya Mall UKM sebagai ruang tumbuh bagi produk lokal di Kota Cirebon. Bahkan, bukan hanya sebagai tempat penjualan, tetapi juga sebagai wadah berinovasi.

Ia mencontohkan, Kota Cirebon sudah mampu memproduksi laptop sendiri dengan merk dagang Dari Anak Cirebon (DAC). Sehingga ke depan pemerintah bisa menggelar kegiatan serupa namun mengusung tema khusus, seperti produk-produk elektronik.

“Kita harapkan acara ini tidak berhenti di sini, selanjutnya bisa menggelar event besar berskala nasional. Hal ini juga berpotensi meningkatkan PAD hingga angka kunjungan ke Kota Cirebon,” katanya.

Sementara itu, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, kegiatan Bangga Buatan Cirebon 2025 akan berlangsung selama tiga hari, dari 18 hingga 20 Juni 2025, dengan berbagai agenda yang dirancang untuk mendukung UMKM naik kelas.

Edo juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif mendukung gerakan ini. Yakni dengan menggunakan, dan mempromosikan produk-produk lokal.

Pemerintah juga berkomitmen terus menjadi mitra bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Kota Cirebon.

“Kami hadir untuk memberi dukungan, ruang, dan fasilitasi. Teruslah berinovasi dan menciptakan produk yang membanggakan,” pesannya. (din)

Wali Kota Tinjau Lokasi Longsor di Tambang Galian C Argasunya

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo bersama Forkopimda dan sejumlah pejabat terkait melakukan kunjungan langsung ke lokasi longsor di area tambang galian C, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Rabu (18/6/2025). 

Setibanya di lokasi, Wali Kota memastikan bahwa ada dua korban masih tertimbun di lokasi. Sementara tiga orang lainnya berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat. Korban yang tertimbun merupakan warga setempat dari Kedung Jumbleng, Argasunya.

“Kami turut berduka atas insiden yang terjadi. Sebetulnya kami sudah memberikan perhatian khusus tentang aktivitas di area galian C, pemerintah daerah bersama Forkopimda sudah melakukan peninjauan dan melarang aktivitas penambangan di sini karena sangat berbahaya,” jelas Wali Kota.

Wali Kota mengungkapkan bahwa aktivitas penambangan yang menyebabkan longsor tersebut merupakan tindakan ilegal dan membahayakan keselamatan. “Meskipun sudah ada larangan dan peringatan, masih ada yang melakukan penambangan secara diam-diam,” ujarnya.

Pemerintah Kota Cirebon saat ini tengah melakukan upaya evakuasi korban tertimbun dengan memperhatikan kondisi tanah agar proses penyelamatan dapat berjalan aman dan efektif. 

“Kami sedang menilai kondisi lokasi apakah memungkinkan menggunakan alat berat untuk evakuasi atau tidak, demi keselamatan tim penyelamat,” terang Wali Kota.

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, pemerintah daerah berencana menutup seluruh akses menuju tambang galian C di Argasunya. Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas aktivitas penambangan ilegal.

“Penambangan di area ini sudah kami larang secara tegas. Ke depan, akses menuju lokasi akan kami tutup untuk mencegah adanya aktivitas yang membahayakan masyarakat,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Cirebon menghimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama dan menjaga keamanan wilayah. (din)