Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 23 Juni 2025

Bappelitbangda Kabupaten Cirebon Mengawali Uji Coba Wisata Bahari Restoran Seafood Apung di Pantai Baro-Gebang Mekar

KABUPATEN CIREBON — Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon mengawali uji coba wisata bahari restoran seafood apung di Pantai Baro Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon.

Desa Gebang Mekar dipilih, karena memiliki potensi perikanan dan laut yang sangat besar. Tak sekadar wisata, restoran seafood apung ini adalah benih dari perubahan ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini hanya menjadi penyuplai bahan mentah hasil laut.

Restoran seafood apung ini merupakan inisiasi baru pengembangan potensi wisata bahari di Pantai Baro Desa Gebang Mekar yang memadukan pola pemberdayaan masyarakat dan pengembangan wisata berbasis potensi wilayah.

Lebih dari sekadar makan di laut, restoran seafood apung ini merupakan simbol bahwa pembangunan daerah bisa berpijak pada kekuatan lokal.

Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Bappelitbangda ingin menunjukkan bahwa wisata bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga tentang masyarakat yang menjadi bagian penting dari pengalaman wisata itu sendiri.

Mengusung konsep wisata bahari yang memadukan pesona alam dan cita rasa laut, restoran seafood apung ini menawarkan pengalaman unik: menyantap kuliner laut khas Gebang langsung di atas kapal nelayan, sambil menikmati panorama matahari tenggelam (sunset) yang indah dan romantis.

Konsep “sunset to dinner” dengan tema “Seafood Dinner on The Baro Beach” ini dirancang untuk memikat wisatawan dari sore hari pukul 15.00 hingga malam pukul 21.00 WIB.

Restoran seafood apung ini bukan sekadar tempat makan, tapi merupakan tonggak awal pembangunan kawasan wisata bahari terpadu. Memberikan peluang tambahan bagi nelayan, dari sewa perahu hingga menjual hasil laut dalam bentuk olahan kuliner khas Gebang yang bernilai ekonomi tinggi.

Ke depan, potensi lain pun diharapkan ikut bangkit: homestay warga, produk lokal, hingga aktivitas seni dan budaya bisa ikut tumbuh seiring geliat wisata.

Pengembangan restoran seafood apung ini diharapkan menjadi cikal bakal pengembangan olahan kuliner berbahan dasar hasil laut di Desa Gebang yang akan memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Gebang Mekar.

Tak sendiri, dalam uji coba ini Bappelitbangda melibatkan kolaborasi lintas sektor: Disbudpar, BKAD, DKPP, Diskominfo, Pemerintah Desa Gebang Mekar dan beberapa masyarakat turut ambil bagian.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa konsep wisata yang berkelanjutan memang harus melibatkan banyak pihak, dari hulu ke hilir.

Tak hanya soal atraksi wisata, tetapi juga mencakup penataan kawasan, perbaikan infrastruktur, pengelolaan sampah, promosi digital, hingga edukasi warga.

Bappelitbangda Kabupaten Cirebon berharap, wisata bahari restoran seafood apung ini selain menjadi pengembangan pemberdayaan nelayan juga menjadi bagian dari penataan kawasan pesisir Gebang, khususnya Desa Gebang Mekar.

Ke depan, akan ada perbaikan infrastruktur, jalan akses masuk ke tempat wisata akan diperbaiki, penerangan umum akan diperbaiki dan lingkungan akan di tata ulang.

“Sore ini, menguji coba rute dan suasana perjalanan wisata bahari Pantai Baro dengan konsep restoran di perahu atau resto apung, dan ternyata keren banget. Dari rasa masakan, enak dan luar biasa keren,” ujar Dangi, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, usai uji coba wisata bahari.

“Kemudian, suasana laut atau pantai juga bersih, tinggal kita benahi permukiman sebagai pintu akses ke perahu agar lebih nyaman ,” tuturnya, Jumat (20/6/2025).

Dangi mengatakan, Gebang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari berbasis resto dan komoditas hasil laut.

Bappelitbangda Kabupaten Cirebon berharap, warga Gebang Mekar bisa bergerak bersama untuk mengembangkan wisata bahari.

“Sukses buat Pak Kuwu. Dan, warganya bisa kita komunikasikan untuk gerakan sosial, bagaimana kita bersama-sama untuk membenahi Gebang menjadi kawasan wisata bahari,” kata Dangi.

Sementara itu, Kuwu Gebang Mekar, Nurdianto, berterima kasih atas uji coba yang dilakukan Bappelitbangda Kabupaten Cirebon. Ia berharap, perbaikan infrastruktur untuk menunjang wisata bahari segera dilakukan.

“Harapan kami, sungai sesegera mungkin untuk dinormalisasi, karena itu penyebab utama rob ke permukiman,” kata Nurdianto.

“Untuk pengembangan wisata, mudah-mudahan diperbaiki akses jalan menuju perahu, dan lainnya sesuai harapan kami. Agar lebih menarik lagi bagi para wisatawan” tuturnya.

Bukan mustahil, ke depan, kawasan ini akan berkembang menjadi destinasi unggulan yang melibatkan banyak elemen masyarakat.

Dengan semangat kolaboratif dan inovatif ini, Kabupaten Cirebon membuktikan bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari proyek besar, tapi bisa dari gagasan sederhana yang berpihak pada masyarakat.

Restoran seafood apung di Pantai Baro menjadi bukti bahwa terobosan ekonomi bisa lahir dari potensi lokal dan berbasis pemberdayaan masyarakat, menghidupkan kembali harapan, dan menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan cara yang berkelanjutan. (din)

Bismillah FC Raih Juara Pertama di IKB NTT Cup 2025, Ajang Silaturahmi dan Sportivitas Warga NTT di Cirebon

CIREBON, FC — Turnamen minisoccer bertajuk IKB NTT Cup 2025 sukses digelar pada 21–22 Juni 2025 di Minisoccer Sport Center Cirebon. Kompetisi yang mempertemukan berbagai tim asal dan pecinta Nusa Tenggara Timur (NTT) ini berhasil memikat perhatian warga serta menjadi ajang mempererat silaturahmi antar sesama perantau dan masyarakat sekitar.

Pada gelaran final yang berlangsung seru dan penuh sportivitas, Bismillah FC keluar sebagai juara pertama, disusul oleh Onne Team sebagai juara dua, dan Bansos FA di posisi juara tiga.

Turnamen dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, sementara penutupan dilakukan oleh Ketua Ikatan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur (IKB NTT) Cirebon, Viktor Arnoldus Peny. Dalam sambutannya, Viktor menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta serta dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini.

“Turnamen ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga soal menjaga persaudaraan, mempererat persatuan, serta mengenalkan semangat kebersamaan warga NTT kepada masyarakat luas,” ujar Viktor.

Salah satu panitia, Rasit, mengungkapkan rasa syukur dan haru atas kelancaran acara. Ia juga menyampaikan bahwa antusiasme para peserta dan penonton luar biasa.

“Turnamen ini sangat menghibur, meriah, dan penuh kekeluargaan. Kami sangat berharap IKB NTT Cup bisa menjadi event tahunan yang lebih besar dan profesional ke depannya,” ujarnya.

Acara ini juga menjadi bukti bahwa olahraga bisa menjadi jembatan yang efektif dalam membangun kebersamaan lintas daerah, latar belakang, dan usia. Semangat sportivitas yang ditunjukkan para pemain menjadi cerminan nilai-nilai luhur yang ingin ditanamkan IKB NTT dalam setiap kegiatannya. (din)

Pemkab Cirebon Gelar Travel Mart untuk Promosikan Wisata Daerah

CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Caruban Nagari Travel Mart di Pendopo Bupati Cirebon, Senin (23/6/2025).

Gelaran ini sebagai upaya memperkenalkan potensi wisata daerah kepada para pelaku pariwisata yang tergabung dalam Insan Pariwisata Indonesia (IPI).

Bupati Cirebon, Imron, menyambut positif kegiatan tersebut dan menilai forum seperti ini, penting untuk mendongkrak sektor pariwisata daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pelaku wisata dari berbagai daerah, termasuk Bali dan Yogyakarta,” ujar Imron.

“Harapannya, Kabupaten Cirebon bisa belajar dari daerah-daerah tersebut yang pariwisatanya telah berkembang pesat,” kata Imron.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki kekayaan seni, budaya, dan kuliner yang dapat menjadi daya tarik wisatawan. Namun, potensi tersebut masih perlu dikemas dan dipromosikan lebih optimal oleh perangkat daerah terkait.

“Jika wisatawan datang ke Kabupaten Cirebon, otomatis ekonomi masyarakat akan ikut bergerak, dan pendapatan asli daerah pun meningkat,” ucapnya menambahkan.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Syafrudin Aryono, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempromosikan dan memasarkan potensi wisata Kabupaten Cirebon kepada jaringan pelaku pariwisata nasional.

“Kami tidak sekadar sosialisasi, tapi mempromosikan kekayaan wisata Kabupaten Cirebon, mulai dari destinasi, kuliner, ekonomi kreatif, hingga budaya,” jelasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta Travel Mart akan mengunjungi beberapa lokasi unggulan seperti sentra Batik Trusmi, Batu Lawang, dan pemandian air panas.

Malam harinya, peserta dijadwalkan menghadiri Gala Dinner di Baraja Ampitheater, lokasi pertunjukan seni yang kini menjadi ikon wisata budaya di Cirebon.

Syafrudin juga menyampaikan rencana pemerintah untuk mengadopsi konsep pertunjukan rutin seperti di Baraja Ampitheater.

Mulai 2026, pentas seni akan digelar setiap akhir pekan di tiga zona: wilayah barat, tengah, dan timur Kabupaten Cirebon.

“Pentas akan digelar secara konsisten setiap malam Sabtu dan malam Minggu, dengan atau tanpa kehadiran wisatawan. Ini bagian dari upaya menghidupkan ruang seni dan budaya lokal,” katanya.

Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif warga sebagai bagian dari ekosistem pariwisata. Menurutnya, aksesibilitas di Kabupaten Cirebon sangat mendukung, dengan lima pintu tol, kedekatan dengan laut, dan kemudahan akses ke Bandara Kertajati.

“Sayangnya, masih banyak warga yang belum sadar bahwa mereka juga bisa menjadi insan pariwisata. Banyak kegiatan budaya seperti nadran dan wayang, yang hanya dinikmati sebagai tontonan, bukan sebagai atraksi yang bisa dipromosikan ke luar,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk mulai aktif mengundang orang datang ke Kabupaten Cirebon, memperkenalkan tradisi dan kekayaan budaya yang dimiliki.

“Jangan remehkan potensi yang kita miliki. Batik yang menurut kita biasa saja, bisa jadi sangat berharga di mata wisatawan asing. Pariwisata itu industri dengan rantai ekonomi yang panjang, menyentuh banyak lapisan masyarakat,” tegasnya.

Syafrudin juga menyampaikan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tengah menjalin kerja sama dengan Politeknik Pariwisata Prima Internasional untuk memperkuat sumber daya manusia di sektor ini.

Sementara itu, Ketua Umum IPI, I Gede Susila Wisnawa, mengapresiasi inisiatif Pemkab Cirebon dan berharap promosi wisata dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami mendorong agar potensi wisata Kabupaten Cirebon dibuatkan kalender kegiatan tetap, seperti yang dilakukan Bali melalui Pesta Kesenian Bali setiap tahun. Dengan adanya kalender ini, pelaku industri bisa menyusun program kunjungan lebih terarah,” tuturnya.

Ia berharap, desa-desa wisata di Kabupaten Cirebon bisa tumbuh bersama dan menjadikan kegiatan seperti ini sebagai awal kebangkitan pariwisata lokal.

“Jangan hanya Bali dan Jogja yang maju. Daerah lain seperti Kabupaten Cirebon juga punya peluang besar jika digarap dengan serius dan berkesinambungan,” katanya. (din)

Minggu, 22 Juni 2025

Wakil Wali Kota Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Perubahan dan Inovasi

CIREBON- Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, didampingi Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, hadir dalam pelantikan pengurus DPD KNPI Kota Cirebon periode 2025–2028 yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Cirebon, Minggu (22/6/2025). Acara ini menandai langkah baru bagi pemuda dalam mengawal pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang resmi dilantik. Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, Wakil Wali Kota mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang hari ini resmi dilantik. 

"Pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan peneguhan tanggung jawab moral dan sosial pemuda Kota Cirebon untuk menjadi garda terdepan dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa pemuda bukan hanya sebagai generasi penerus, tetapi juga sebagai penggerak perubahan. “Di tangan pemuda yang berani, kreatif, dan berpikiran terbuka, masa depan Kota Cirebon dapat dibentuk dengan semangat baru: semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian sosial,” katanya.

Menurutnya, KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan memegang peranan strategis. “KNPI adalah jembatan antara generasi muda dan pemerintah, penyambung suara aspirasi, sekaligus motor perubahan di masyarakat,” tutur Wakil Wali Kota.

Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas antar organisasi kepemudaan (OKP) dan elemen pemuda. 

“Pengurus diharapkan mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan daerah serta menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi Pemerintah Kota Cirebon,” lanjutnya.

Lebih jauh, Wakil Wali Kota menegaskan Pemerintah Kota Cirebon membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk terlibat dalam berbagai program pembangunan, terutama dalam pemberdayaan masyarakat, kewirausahaan, transformasi digital, lingkungan hidup, dan penguatan karakter generasi muda.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh pemuda Kota Cirebon untuk bersama-sama menjaga energi positif dan semangat perubahan. 

“Mari kita buktikan bahwa pemuda Kota Cirebon mampu berperan aktif dan memberi makna besar bagi daerahnya. Selamat mengemban amanah," tutupnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Cirebon yang baru dilantik, Jaka Permana, menegaskan bahwa KNPI bukan sekadar organisasi biasa. “KNPI adalah rumah besar pemuda yang siap menampung aspirasi sekaligus menumbuhkan semangat perubahan di Kota Cirebon,” jelasnya.

Jaka menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggerakkan berbagai program strategis yang bertujuan mengedukasi dan memberdayakan pemuda. 

“Kami akan menjalankan program seperti Go To School, Go To Campus, dan Go To Fileks sebagai upaya mendekatkan diri dengan pemuda dan menguatkan peran mereka sebagai aset masa depan,” ujarnya penuh optimisme.

Pelantikan pengurus DPD KNPI Kota Cirebon ini diharapkan menjadi titik awal bagi kiprah pemuda yang lebih aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Cirebon. Sinergi antara pemuda dan pemerintah menjadi kunci untuk mewujudkan perubahan positif demi kemajuan bersama. (din)



Jumat, 20 Juni 2025

Hartono Hadiri Doa Bersama dan Santunan Yatim Piatu DPD AKKI Kuningan, Dorong Penguatan Legalitas Bisnis di Wilayah Ciayumajakuning

KUNINGAN, FC– Tokoh masyarakat dan penggerak dunia usaha, Hartono, menghadiri acara doa bersama dan santunan untuk anak yatim piatu yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia (DPD AKKI) Kabupaten Kuningan, Jum'at, 20 Juni 2025. 

Acara ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dengan dihadiri para pengurus, anggota AKKI, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Hartono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DPD AKKI Kuningan atas penyelenggaraan kegiatan yang sarat nilai sosial dan spiritual ini. 

Ia menegaskan pentingnya peran pengusaha dan organisasi konstruksi dalam memperkuat sinergi sosial, sekaligus membangun jaringan usaha yang sehat dan legal.

“Momentum seperti ini bukan hanya untuk berbagi, tapi juga mempererat tali persaudaraan dan menyatukan visi kita dalam membangun usaha yang kuat, legal, dan terarah,” ujarnya.

Hartono juga menyampaikan harapannya kepada DPD AKKI di wilayah lain, khususnya Kabupaten Majalengka dan Indramayu, agar segera aktif dan solid dalam melebarkan kiprah organisasinya.

“DPD AKKI Majalengka dan Indramayu harus segera berkibar. Kita butuh sinergi kuat lintas daerah untuk memperkuat legalitas bisnis konstruksi dan usaha lainnya. Sudah saatnya kita semua bersatu bersama tim LPKBH Keris sebagai mitra strategis dalam penguatan aspek hukum dan advokasi,” tambahnya.

Menurut Hartono, kolaborasi antara AKKI dan LPKBH Keris akan menjadi kekuatan baru bagi para pelaku usaha dalam menghadapi tantangan regulasi dan birokrasi di lapangan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan usaha dan keselamatan bangsa, serta penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu yang hadir, sebagai wujud nyata kepedulian dan rasa syukur para anggota AKKI Kuningan. (din)