Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 17 Juli 2025

Keuntungan Indonesia dalam Kemitraan Ekonomi IEU-CEPA

JAKARTA – Pemerintah Indonesia baru saja menyepakati kemitraan ekonomi komprehensif dengan Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Apa saja keuntungan Indonesia dari kerja sama strategis ini?

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Fithra Faisal menyampaikan, salah satu dampak positif utama dari IEU-CEPA adalah potensi peningkatan ekspor Indonesia hingga 50% dalam tiga hingga empat tahun ke depan. 

Hal ini dimungkinkan karena sekitar 80% produk unggulan Indonesia—seperti minyak kelapa sawit berkelanjutan, tekstil, alas kaki, hasil perikanan, makanan olahan, dan produk pertanian—akan mendapat bebas tarif atau preferensi tarif di pasar Eropa.

Dampak turunannya adalah penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor seperti industri manufaktur, pertanian dan perikanan, serta jasa profesional dan logistik. “Potensi penyerapannya bisa mencapai satu juta tenaga kerja,” kata Fithra di Jakarta, Kamis (17/7).

Keuntungan lainnya adalah dukungan terhadap pengembangan ekonomi hijau. IEU-CEPA diharapkan mempercepat investasi dan pertumbuhan di sektor energi terbarukan, industri hijau, serta pertanian berkelanjutan. Ini merupakan langkah penting dalam transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.

“Kita bisa leverage kapasitas institusional untuk memenuhi standar Uni Eropa, baik dalam hal lingkungan, kelembagaan, maupun tata kelola,” jelas Fithra. “Hal ini akan memperkuat governance dan mempercepat transformasi menuju ekonomi berkelanjutan.”

Kemitraan ini juga diyakini akan meningkatkan daya saing industri nasional. Standar IEU-CEPA yang tinggi membuka peluang alih teknologi dan peningkatan standar produksi di dalam negeri.

“Ini menciptakan sinyal positif dan bandwagon effect, tidak hanya untuk investasi dari Uni Eropa tapi juga dari negara-negara lain yang melihat Indonesia sebagai mitra dagang yang memenuhi standar internasional tertinggi,” ujar Fithra.

Selain memperkuat pasar utama, perjanjian kerja sama IEU-CEPA juga membuka peluang untuk ekspansi ke pasar-pasar baru yang selama ini belum tergarap secara optimal. Saat ini, Indonesia masih berada di peringkat ke-33 sebagai mitra dagang Uni Eropa, sementara Uni Eropa merupakan mitra dagang kelima terbesar bagi Indonesia.

“Jadi dengan perluasan pasar yang sifatnya belum optimal itu bisa meningkatkan peluang ekspor kita juga ke luar negeri. Jadi tidak tergantung atau terkonsentrasi ke satu negara saja,” katanya.

Penandatanganan exchange letter yang menjadi pedoman akselerasi perjanjian IEU-CEPA dilakukan pada Minggu, 13 Juli 2025, usai pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Kantor Pusat Uni Eropa, Berlaymont Building, Brussel.

Dokumen ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan European Union Commissioner for Trade and Economic Security, Maroš Šefčovič. (din)

Jelang Ujian, UIN Siber Cirebon Gelar Technical Meeting PJJ Secara Daring

CIREBON, FC – Menjelang pelaksanaan ujian Computer Based Test (CBT) dan wawancara Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), Program Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (S1 PJJ) UIN Siber Cirebon menggelar technical meeting secara daring pada Rabu, 16 Juli 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh panitia, pengawas, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Technical meeting tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan teknis dan pemahaman bersama menjelang pelaksanaan ujian yang akan berlangsung pada Kamis, 17 Juli 2025.

Ujian akan dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi CBT pada pukul 08.30 WIB, dan dilanjutkan dengan sesi wawancara pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Dalam sambutannya, Kepala UPT PJJ UIN Siber Cirebon, Dr. Muslihuddin, M.Ag, menekankan posisi strategis kampus sebagai pelopor pendidikan tinggi berbasis teknologi dalam lingkup Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah Kementerian Agama.

“UIN Siber Cirebon adalah PTKIN pertama yang menyelenggarakan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Ini bukan hanya metode pembelajaran, tapi bagian dari visi besar transformasi pendidikan tinggi keislaman di era digital,” ujar Muslihuddin.

Ia menambahkan, sistem PJJ yang dikembangkan memberikan fleksibilitas maksimal kepada mahasiswa, memungkinkan mereka mengikuti perkuliahan dari mana saja tanpa harus hadir secara fisik di kampus.

“Efisiensi waktu dan fleksibilitas ritme belajar membuat mahasiswa bisa mengatur sendiri waktu belajarnya. Dengan begitu, proses belajar menjadi lebih personal, efektif, dan efisien,” lanjutnya.

Muslihuddin juga menegaskan bahwa PJJ di UIN Siber Cirebon tidak hanya menekankan pada kemajuan teknologi, tetapi juga integrasi nilai-nilai keislaman. Hal ini, menurutnya, penting untuk mencetak generasi pembelajar yang adaptif sekaligus berakhlak mulia.

“Melalui PJJ, kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cakap teknologi, tapi juga memiliki nilai spiritual dan etika Islam yang kuat,” pungkasnya.

Dengan komitmen tersebut, UIN Siber Cirebon terus mengukuhkan perannya sebagai pionir dalam pendidikan tinggi berbasis digital yang inklusif dan bernilai. (Nur)

Sesi Terakhir SPMB Mandiri UIN Siber Cirebon 2025 Berakhir, Warek I Monitoring

 

CIREBON, FC – Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Jalur Mandiri Reguler Tahun Akademik 2025/2026 di UIN Siber Cirebon resmi berakhir pada Rabu sore, 16 Juli 2025. Sesi kelima yang juga menjadi penutup rangkaian seleksi selama dua hari ini berlangsung di Gedung M, yang dikenal sebagai Gedung Siber Lama.

Sebanyak 400 calon mahasiswa baru ambil bagian dalam proses seleksi yang terdiri dari tes CBT dan wawancara. Sesi terakhir ini menjadi penentu akhir bagi para peserta yang telah melewati tahapan seleksi ketat di lingkungan kampus berbasis digital tersebut.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, M.Si, melakukan monitoring langsung jalannya seleksi bersama Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Zainal Arifin, S.Ag

Menurut Ayus, monitoring bukan sekadar agenda formal, tetapi bagian dari komitmen menjaga kualitas dan transparansi dalam penerimaan mahasiswa.

“SPMB adalah pintu gerbang pertama bagi calon mahasiswa. Kami ingin mereka mendapatkan kesan awal yang positif: pelayanan yang ramah, sistem yang profesional, dan suasana yang mendukung,” ujar Ayus di sela-sela monitoring.

Ia pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan tim teknis yang telah bekerja maksimal selama dua hari penuh. “Keberhasilan seleksi ini adalah hasil kerja sama solid lintas unit kerja,” tambahnya.

Sementara itu, Zainal Arifin yang menjadi ujung tombak pelaksanaan teknis seleksi menyebut sesi kelima sebagai momen krusial.

“Kami berusaha menjaga konsistensi kualitas layanan dari awal hingga akhir. Tim kami terus menjaga tempo dan semangat kerja sampai sesi terakhir,” jelasnya.

SPMB Jalur Mandiri Reguler 2025 menjadi ajang penting bagi UIN Siber Cirebon untuk menunjukkan kemampuannya menyelenggarakan layanan akademik berbasis teknologi dan nilai-nilai keislaman. Kampus ini terus mengembangkan ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan humanis.

Dengan selesainya sesi kelima, seluruh proses seleksi jalur mandiri tahun ini resmi ditutup. Selanjutnya, panitia akan masuk ke tahap evaluasi dan pengolahan hasil untuk menentukan calon mahasiswa terbaik yang siap menjadi bagian dari perjalanan akademik di UIN Siber Cirebon. (Ara)

Momen Rekonsiliasi Pers Nasional : Kapolri Dukung PWI Segera Bersatu Jelang Kongres Agustus 2025

JAKARTA - Menjelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dijadwalkan pada 29–30 Agustus 2025 di Jakarta, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan dukungan penuh agar PWI segera kembali bersatu. 

Dorongan itu disampaikan melalui Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Shandi Nugroho, usai menerima audiensi panitia kongres di Mabes Polri, Selasa (15/7/2025).

“Pak Kapolri selalu menanyakan, kapan PWI akan kembali bersatu? Ini menunjukkan perhatian dan kepedulian beliau terhadap eksistensi dan soliditas PWI sebagai mitra strategis Polri,” ujar Irjen Shandi.

Audiensi tersebut dihadiri jajaran Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Kongres PWI. Hadir di antaranya Ketua SC Zulkifli Gani Ottoh, Ketua OC Marthen Selamet Susanto, Wakil Ketua OC Raja Parlindungan Pane, serta beberapa tokoh seperti Totok Suryanto, Tb Adhi, Musrifah, dan Herwan Pebriansyah.

Polri memandang PWI sebagai mitra penting dalam menjaga iklim demokrasi dan kebebasan pers di Indonesia. Shandi menegaskan bahwa dalam konteks dinamika internal PWI, semua pihak tetap dianggap sebagai rekan.

“Yang di sana teman, di sini juga teman. Kepedulian kita adalah agar PWI kembali bersatu dan kuat,” tegasnya.

Bentuk dukungan konkret Polri juga terlihat saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, di mana institusi kepolisian turut mengirim perwakilan ke dua lokasi perayaan yang diselenggarakan terpisah di Pekanbaru dan Banjarmasin.

Kongres PWI kali ini mengusung tema “Bangkit dan Bersatu”, yang diharapkan menjadi momentum besar untuk rekonsiliasi dan penyegaran organisasi. Wakil Menteri Kominfo Digital, Nezar Patria, menekankan pentingnya momen ini dalam membangun PWI yang lebih inklusif dan profesional, terutama di tengah tantangan era digital dan penyebaran disinformasi.

Sementara itu, Atal S. Depari selaku Wakil Ketua SC menegaskan bahwa kongres harus menjadi titik balik bagi PWI dalam mengembalikan marwah dan kepercayaan publik.

“PWI ke depan harus tampil lebih utuh, kuat, dan bermartabat sebagai pilar keempat demokrasi Indonesia,” tegas Atal.

Sejauh ini, panitia kongres telah melakukan serangkaian audiensi ke berbagai lembaga negara, seperti Kementerian Hukum dan HAM, TNI, dan Kominfo, untuk memperkuat legitimasi dan sinergi lintas sektor.

Dengan dukungan penuh dari Polri dan keterlibatan aktif berbagai pihak, Kongres PWI 2025 diyakini akan menjadi ajang penting untuk memperkuat kembali jati diri PWI—sebagai rumah besar para jurnalis dan garda depan kebebasan pers di Indonesia. (Nur)

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkot Cirebon Dukung Atlet ASIAFI Tampil di Ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional


CIREBON – Perkumpulan Instruktur dan Fitness Indonesia (ASIAFI) Kota Cirebon secara resmi merekomendasikan salah satu pegiat senam terbaiknya, Rahmadanil Tesardo Pasia, untuk mewakili Kota Cirebon dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat pada 25 Juli hingga 1 Agustus 2025.

Rahmadanil merupakan anggota ASIAFI Jawa Barat yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi luar biasa di bidang senam aerobik. 

Salah satu pencapaian gemilangnya adalah meraih Juara 1 dalam kategori Senam Aerobik Perorangan Usia 40 tahun ke Bawah pada ajang FORNAS VII tahun 2023 yang digelar di Jawa Barat. Keberhasilan ini menjadikannya salah satu atlet andalan dalam kontingen Kota Cirebon.

Untuk diketahui, FORNAS dilaksanakan setiap dua tahun dan dinaungi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota (Dispora), Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), dan Induk Organisasi Olahraga (INORGA). 

"Saya sangat antusias bisa kembali ikut serta, dan tentunya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Harapan saya, bisa membawa pulang medali emas untuk Kota Cirebon," ujar Tesardo dalam pernyataannya.

Selain Tesardo, perwakilan Kota Cirebon dalam ajang tersebut juga mencakup peserta dari komunitas Barongsai dan Onthel, yang juga berada di bawah naungan KORMI. Partisipasi ini menunjukkan keberagaman dan semangat tinggi pegiat olahraga rekreasi dari berbagai komunitas di Cirebon untuk terus aktif dan berprestasi di kancah nasional.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemkot Cirebon yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi saya untuk ikut serta dalam ajang ini. Ini menjadi penyemangat tambahan untuk tampil sebaik mungkin di tingkat nasional,” tambahnya.

Keikutsertaan Tesardo dan rekan-rekannya mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Cirebon. Wakil Wali Kota Cirebon secara langsung menerima kunjungan para peserta yang didampingi Kepala Dispora Kota Cirebon, Irawan Wahyono, memberikan apresiasi serta motivasi agar mereka dapat tampil maksimal. 

“Kami sangat bangga dan mendukung penuh. Semoga bisa bertanding dengan semangat dan membawa pulang prestasi yang membanggakan untuk Kota Cirebon,” ujarnya.

Dukungan ini diharapkan mampu memberikan semangat tambahan bagi para atlet untuk mengharumkan nama Jawa Barat, khususnya Kota Cirebon.

Pada FORNAS VII sebelumnya, kontribusi dari KORMI Kota Cirebon cukup signifikan, dengan menyumbangkan 2 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu. 

Pencapaian ini turut berperan dalam keberhasilan Jawa Barat menjadi Juara Umum dengan total 420 medali. Harapannya, capaian ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan di FORNAS VIII nanti. (din)