Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 17 Juli 2025

Persetujuan Tiga Raperda, Wujud Komitmen terhadap Tata Kelola dan Pembangunan Daerah

CIREBON — Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan legislasi daerah pada Kamis (17/7/2025). 

Dalam rapat tersebut, tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis disetujui bersama, menandai komitmen kuat antara eksekutif dan legislatif untuk memperkuat tata kelola serta pembangunan daerah secara menyeluruh.

Tiga Raperda yang disetujui meliputi Raperda tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Raperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bank Cirebon, dan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Ketiganya dinilai sangat relevan dalam menjawab tantangan dan kebutuhan strategis Kota Cirebon saat ini.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa persetujuan Raperda ini bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan semangat kolaboratif dalam menghadirkan kebijakan yang adaptif dan berpihak pada masyarakat. 

“Paripurna hari ini adalah bentuk nyata dari sinergi kita dalam mewujudkan regulasi yang lahir dari aspirasi publik, bukan dari ruang kosong,” ujarnya.

Raperda lalu lintas, menurut Wali Kota, diarahkan untuk menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan terintegrasi. 

Sementara pembentukan BPR Bank Cirebon menjadi bagian dari strategi besar dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan memperluas akses keuangan bagi masyarakat kecil. Sedangkan Raperda Pertanggungjawaban APBD mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas anggaran.

Proses penyusunan dua Raperda substansi tersebut telah melalui tahapan harmonisasi dan fasilitasi yang ketat, termasuk mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Hukum dan HAM melalui Kanwil Jawa Barat serta Gubernur Jawa Barat. 

“Kami pastikan bahwa seluruh tahapan dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Wali Kota.

Apresiasi pun disampaikan kepada seluruh anggota DPRD Kota Cirebon, terutama Panitia Khusus dan Badan Anggaran, yang telah bekerja keras selama proses pembahasan. 

“Terima kasih atas dedikasi dan kesungguhan seluruh pihak yang telah terlibat, termasuk tim teknis dari eksekutif,” tambahnya.

Wali Kota juga menegaskan pentingnya tindak lanjut setelah persetujuan Raperda ini. Ia menginstruksikan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk segera menyiapkan langkah operasional dan regulasi turunan yang dibutuhkan, seperti Peraturan Kepala Daerah dan petunjuk teknis. 

“Perda bukan sekadar produk hukum, tapi harus hadir dalam bentuk layanan konkret yang dirasakan langsung oleh warga,” tegasnya.

Wali Kota mengingatkan bahwa kekuatan sebuah regulasi akan sangat bergantung pada pelaksanaannya. Untuk itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, kepemimpinan teknis, dan semangat birokrasi yang berorientasi pada hasil. “Mari pastikan bahwa kebijakan ini berdampak nyata dan positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga integritas dalam proses legislasi daerah. 

“Setiap Raperda yang disusun dan disahkan adalah bagian dari amanah publik yang tidak bisa kita abaikan. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama,” pungkasnya.

Rapat Paripurna ini menjadi bukti bahwa kerja sama yang solid antara pemerintah dan legislatif dapat menghasilkan kebijakan yang progresif dan berakar pada kebutuhan riil masyarakat. (din)



Keuntungan Indonesia dalam Kemitraan Ekonomi IEU-CEPA

JAKARTA – Pemerintah Indonesia baru saja menyepakati kemitraan ekonomi komprehensif dengan Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Apa saja keuntungan Indonesia dari kerja sama strategis ini?

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Fithra Faisal menyampaikan, salah satu dampak positif utama dari IEU-CEPA adalah potensi peningkatan ekspor Indonesia hingga 50% dalam tiga hingga empat tahun ke depan. 

Hal ini dimungkinkan karena sekitar 80% produk unggulan Indonesia—seperti minyak kelapa sawit berkelanjutan, tekstil, alas kaki, hasil perikanan, makanan olahan, dan produk pertanian—akan mendapat bebas tarif atau preferensi tarif di pasar Eropa.

Dampak turunannya adalah penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor seperti industri manufaktur, pertanian dan perikanan, serta jasa profesional dan logistik. “Potensi penyerapannya bisa mencapai satu juta tenaga kerja,” kata Fithra di Jakarta, Kamis (17/7).

Keuntungan lainnya adalah dukungan terhadap pengembangan ekonomi hijau. IEU-CEPA diharapkan mempercepat investasi dan pertumbuhan di sektor energi terbarukan, industri hijau, serta pertanian berkelanjutan. Ini merupakan langkah penting dalam transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.

“Kita bisa leverage kapasitas institusional untuk memenuhi standar Uni Eropa, baik dalam hal lingkungan, kelembagaan, maupun tata kelola,” jelas Fithra. “Hal ini akan memperkuat governance dan mempercepat transformasi menuju ekonomi berkelanjutan.”

Kemitraan ini juga diyakini akan meningkatkan daya saing industri nasional. Standar IEU-CEPA yang tinggi membuka peluang alih teknologi dan peningkatan standar produksi di dalam negeri.

“Ini menciptakan sinyal positif dan bandwagon effect, tidak hanya untuk investasi dari Uni Eropa tapi juga dari negara-negara lain yang melihat Indonesia sebagai mitra dagang yang memenuhi standar internasional tertinggi,” ujar Fithra.

Selain memperkuat pasar utama, perjanjian kerja sama IEU-CEPA juga membuka peluang untuk ekspansi ke pasar-pasar baru yang selama ini belum tergarap secara optimal. Saat ini, Indonesia masih berada di peringkat ke-33 sebagai mitra dagang Uni Eropa, sementara Uni Eropa merupakan mitra dagang kelima terbesar bagi Indonesia.

“Jadi dengan perluasan pasar yang sifatnya belum optimal itu bisa meningkatkan peluang ekspor kita juga ke luar negeri. Jadi tidak tergantung atau terkonsentrasi ke satu negara saja,” katanya.

Penandatanganan exchange letter yang menjadi pedoman akselerasi perjanjian IEU-CEPA dilakukan pada Minggu, 13 Juli 2025, usai pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Kantor Pusat Uni Eropa, Berlaymont Building, Brussel.

Dokumen ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan European Union Commissioner for Trade and Economic Security, Maroš Šefčovič. (din)

Jelang Ujian, UIN Siber Cirebon Gelar Technical Meeting PJJ Secara Daring

CIREBON, FC – Menjelang pelaksanaan ujian Computer Based Test (CBT) dan wawancara Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), Program Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (S1 PJJ) UIN Siber Cirebon menggelar technical meeting secara daring pada Rabu, 16 Juli 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh panitia, pengawas, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Technical meeting tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan teknis dan pemahaman bersama menjelang pelaksanaan ujian yang akan berlangsung pada Kamis, 17 Juli 2025.

Ujian akan dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi CBT pada pukul 08.30 WIB, dan dilanjutkan dengan sesi wawancara pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Dalam sambutannya, Kepala UPT PJJ UIN Siber Cirebon, Dr. Muslihuddin, M.Ag, menekankan posisi strategis kampus sebagai pelopor pendidikan tinggi berbasis teknologi dalam lingkup Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah Kementerian Agama.

“UIN Siber Cirebon adalah PTKIN pertama yang menyelenggarakan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Ini bukan hanya metode pembelajaran, tapi bagian dari visi besar transformasi pendidikan tinggi keislaman di era digital,” ujar Muslihuddin.

Ia menambahkan, sistem PJJ yang dikembangkan memberikan fleksibilitas maksimal kepada mahasiswa, memungkinkan mereka mengikuti perkuliahan dari mana saja tanpa harus hadir secara fisik di kampus.

“Efisiensi waktu dan fleksibilitas ritme belajar membuat mahasiswa bisa mengatur sendiri waktu belajarnya. Dengan begitu, proses belajar menjadi lebih personal, efektif, dan efisien,” lanjutnya.

Muslihuddin juga menegaskan bahwa PJJ di UIN Siber Cirebon tidak hanya menekankan pada kemajuan teknologi, tetapi juga integrasi nilai-nilai keislaman. Hal ini, menurutnya, penting untuk mencetak generasi pembelajar yang adaptif sekaligus berakhlak mulia.

“Melalui PJJ, kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cakap teknologi, tapi juga memiliki nilai spiritual dan etika Islam yang kuat,” pungkasnya.

Dengan komitmen tersebut, UIN Siber Cirebon terus mengukuhkan perannya sebagai pionir dalam pendidikan tinggi berbasis digital yang inklusif dan bernilai. (Nur)

Sesi Terakhir SPMB Mandiri UIN Siber Cirebon 2025 Berakhir, Warek I Monitoring

 

CIREBON, FC – Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Jalur Mandiri Reguler Tahun Akademik 2025/2026 di UIN Siber Cirebon resmi berakhir pada Rabu sore, 16 Juli 2025. Sesi kelima yang juga menjadi penutup rangkaian seleksi selama dua hari ini berlangsung di Gedung M, yang dikenal sebagai Gedung Siber Lama.

Sebanyak 400 calon mahasiswa baru ambil bagian dalam proses seleksi yang terdiri dari tes CBT dan wawancara. Sesi terakhir ini menjadi penentu akhir bagi para peserta yang telah melewati tahapan seleksi ketat di lingkungan kampus berbasis digital tersebut.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, M.Si, melakukan monitoring langsung jalannya seleksi bersama Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Zainal Arifin, S.Ag

Menurut Ayus, monitoring bukan sekadar agenda formal, tetapi bagian dari komitmen menjaga kualitas dan transparansi dalam penerimaan mahasiswa.

“SPMB adalah pintu gerbang pertama bagi calon mahasiswa. Kami ingin mereka mendapatkan kesan awal yang positif: pelayanan yang ramah, sistem yang profesional, dan suasana yang mendukung,” ujar Ayus di sela-sela monitoring.

Ia pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan tim teknis yang telah bekerja maksimal selama dua hari penuh. “Keberhasilan seleksi ini adalah hasil kerja sama solid lintas unit kerja,” tambahnya.

Sementara itu, Zainal Arifin yang menjadi ujung tombak pelaksanaan teknis seleksi menyebut sesi kelima sebagai momen krusial.

“Kami berusaha menjaga konsistensi kualitas layanan dari awal hingga akhir. Tim kami terus menjaga tempo dan semangat kerja sampai sesi terakhir,” jelasnya.

SPMB Jalur Mandiri Reguler 2025 menjadi ajang penting bagi UIN Siber Cirebon untuk menunjukkan kemampuannya menyelenggarakan layanan akademik berbasis teknologi dan nilai-nilai keislaman. Kampus ini terus mengembangkan ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan humanis.

Dengan selesainya sesi kelima, seluruh proses seleksi jalur mandiri tahun ini resmi ditutup. Selanjutnya, panitia akan masuk ke tahap evaluasi dan pengolahan hasil untuk menentukan calon mahasiswa terbaik yang siap menjadi bagian dari perjalanan akademik di UIN Siber Cirebon. (Ara)

Momen Rekonsiliasi Pers Nasional : Kapolri Dukung PWI Segera Bersatu Jelang Kongres Agustus 2025

JAKARTA - Menjelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dijadwalkan pada 29–30 Agustus 2025 di Jakarta, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan dukungan penuh agar PWI segera kembali bersatu. 

Dorongan itu disampaikan melalui Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Shandi Nugroho, usai menerima audiensi panitia kongres di Mabes Polri, Selasa (15/7/2025).

“Pak Kapolri selalu menanyakan, kapan PWI akan kembali bersatu? Ini menunjukkan perhatian dan kepedulian beliau terhadap eksistensi dan soliditas PWI sebagai mitra strategis Polri,” ujar Irjen Shandi.

Audiensi tersebut dihadiri jajaran Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Kongres PWI. Hadir di antaranya Ketua SC Zulkifli Gani Ottoh, Ketua OC Marthen Selamet Susanto, Wakil Ketua OC Raja Parlindungan Pane, serta beberapa tokoh seperti Totok Suryanto, Tb Adhi, Musrifah, dan Herwan Pebriansyah.

Polri memandang PWI sebagai mitra penting dalam menjaga iklim demokrasi dan kebebasan pers di Indonesia. Shandi menegaskan bahwa dalam konteks dinamika internal PWI, semua pihak tetap dianggap sebagai rekan.

“Yang di sana teman, di sini juga teman. Kepedulian kita adalah agar PWI kembali bersatu dan kuat,” tegasnya.

Bentuk dukungan konkret Polri juga terlihat saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, di mana institusi kepolisian turut mengirim perwakilan ke dua lokasi perayaan yang diselenggarakan terpisah di Pekanbaru dan Banjarmasin.

Kongres PWI kali ini mengusung tema “Bangkit dan Bersatu”, yang diharapkan menjadi momentum besar untuk rekonsiliasi dan penyegaran organisasi. Wakil Menteri Kominfo Digital, Nezar Patria, menekankan pentingnya momen ini dalam membangun PWI yang lebih inklusif dan profesional, terutama di tengah tantangan era digital dan penyebaran disinformasi.

Sementara itu, Atal S. Depari selaku Wakil Ketua SC menegaskan bahwa kongres harus menjadi titik balik bagi PWI dalam mengembalikan marwah dan kepercayaan publik.

“PWI ke depan harus tampil lebih utuh, kuat, dan bermartabat sebagai pilar keempat demokrasi Indonesia,” tegas Atal.

Sejauh ini, panitia kongres telah melakukan serangkaian audiensi ke berbagai lembaga negara, seperti Kementerian Hukum dan HAM, TNI, dan Kominfo, untuk memperkuat legitimasi dan sinergi lintas sektor.

Dengan dukungan penuh dari Polri dan keterlibatan aktif berbagai pihak, Kongres PWI 2025 diyakini akan menjadi ajang penting untuk memperkuat kembali jati diri PWI—sebagai rumah besar para jurnalis dan garda depan kebebasan pers di Indonesia. (Nur)