Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 16 September 2025

Didapuk Ketua KONI 2025-2029, Wabup Jigus: Siap Angkat Prestasi Olahraga ke Level Lebih Tinggi

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menyampaikan harapan besar kepada kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon agar mampu mengangkat prestasi atlet daerah ke level lebih tinggi, baik di Jawa Barat maupun nasional.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Cirebon tahun 2025 yang digelar dengan agenda tunggal Pemilihan Ketua Umum masa bakti 2025-2029.

“Kami berharap ketua KONI yang terpilih nanti dapat berkomunikasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mendorong prestasi atlet,” kata Imron di Off Room Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (16/9/2025).

Ia menilai capaian atlet Kabupaten Cirebon masih berada di peringkat 22 Jawa Barat. Dengan kepengurusan baru, target realistis yang dipasang adalah masuk 15 besar.

“Minimal bisa masuk 15 besar. Itu target yang realistis,” ujarnya.

Imron menegaskan, keberhasilan atlet tak bisa dilepaskan dari tiga faktor utama, yakni dukungan keluarga, peran pelatih, dan pembinaan organisasi olahraga di bawah KONI.

“KONI harus bisa menjadi rumah besar bagi olahraga di Kabupaten Cirebon, sehingga prestasi dapat terukur dan kita tahu posisi Kabupaten Cirebon akan berada di level mana,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) Arief Prayitno, mengapresiasi kekompakan pengurus cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Cirebon serta dukungan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Musorkablub.

“Ini bentuk indikasi bahwa olahraga di Kabupaten Cirebon tidak hanya jalan di tempat. Insyaallah akan naik. Mudah-mudahan nanti ketua yang baru bisa membuat terobosan signifikan,” ujarnya.

Musorkablub kemudian menetapkan Agus Kurniawan Budiman. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Cirebon dan akrab disapa Jigus ini, didapuk sebagai Ketua KONI Kabupaten Cirebon terpilih periode 2025-2029.

Jigus menyatakan siap meningkatkan prestasi olahraga dengan menggandeng seluruh pengurus cabor, pengurus KONI, serta masyarakat. Ia menargetkan peringkat Kabupaten Cirebon dapat naik ke level belasan.

“Kita tahu bahwa Kabupaten Cirebon berada di rangking 22 se-Jawa Barat. Mudah-mudahan ke depan dengan adanya pengurusan yang baru, akan ada penambahan medali dan perbaikan rangking,” katanya.

Terkait dinamika organisasi, termasuk keberatan salah satu pihak yang berencana menempuh jalur hukum, Jigus menyebut hal itu wajar dalam proses berorganisasi.

Ia menegaskan, kepengurusan baru fokus pada pembinaan atlet menghadapi Porprov Jabar.

“Kita ada 47 cabor, nanti akan ditentukan skala prioritas agar bisa bersaing dengan daerah lain. Hingga saat ini belum ada penambahan cabor baru,” ujar Jigus. (din)







Agus Kurniawan Budiman Terpilih Pimpin KONI Cirebon, Wujud Kebersamaan Insan Olahraga

CIREBON – Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Cirebon berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Offroom Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa (16/9/2025). 

Dalam forum ini, H. Agus Kurniawan Budiman resmi ditetapkan sebagai Ketua KONI Kabupaten Cirebon periode 2025–2029.

Agus, yang juga menjabat Wakil Bupati Cirebon, terpilih secara aklamasi. Seluruh peserta Musorkablub yang terdiri dari 41 cabang olahraga (cabor) aktif, dua cabor nonaktif, dua Badan Fungsional Keolahragaan (BFK), serta perwakilan KONI Jawa Barat kompak memberikan dukungan penuh. Suasana penuh kebersamaan itu menegaskan kepercayaan kuat terhadap kepemimpinan Agus.

Bupati Cirebon, H. Imron, yang hadir sekaligus membuka kegiatan, menyampaikan apresiasi terhadap semangat persatuan insan olahraga. 

Ia berharap kepengurusan KONI yang baru mampu menjadi motor penggerak peningkatan prestasi sekaligus pemersatu masyarakat melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Agus yang akrab disapa Jigus menegaskan komitmennya untuk membangun olahraga Kabupaten Cirebon dengan semangat kolaborasi.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya butuh dukungan dari pengurus KONI, seluruh cabor, dan tentunya jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon. Dengan sinergi semua elemen, saya yakin kita bisa membawa olahraga Cirebon semakin berprestasi,” ucapnya penuh optimisme.

Musorkablub ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga momentum silaturahmi dan tekad bersama untuk mengangkat harkat olahraga di Kabupaten Cirebon. 

Semangat kekeluargaan yang mengalir di forum tersebut mencerminkan harapan baru: bahwa olahraga tidak sekadar kompetisi, tetapi juga ruang untuk merajut persaudaraan dan kebanggaan daerah. (din)

Sabtu, 13 September 2025

Kontingen Kota Cirebon Siap Berlaga di POPDA XIV Jawa Barat, Wali Kota Beri Motivasi

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo melepas Kontingen Kota Cirebon yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-14 Jawa Barat Tahun 2025, Sabtu (13/9/2025). Ajang ini akan berlangsung pada 17 hingga 29 September di Kota Bandung dan Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon menyampaikan rasa bangganya atas kesiapan para atlet muda yang akan membawa nama baik daerah. 

Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam POPDA bukan hanya sekadar pertandingan, melainkan sebuah momentum untuk membuktikan kualitas pembinaan olahraga.

“Doakan semuanya untuk anak-anak yang berjuang. Mudah-mudahan dari hasil latihan yang sudah dijalani, saatnya tunjukkan bahwa Kota Cirebon bisa juara," ujarnya.

Wali Kota yakin Kota Cirebon tahun ini bisa meraih banyak medali. Ia mengingatkan kepada para atlet untuk serius dalam bertanding.

"Inilah ajang untuk meraih prestasi dan membawa nama Kota Cirebon lebih besar melalui olahraga,” ujarnya.

Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya membenahi sarana dan prasarana olahraga agar semakin memadai bagi para atlet. Ia tak lupa mengapresiasi peran para pelatih, pembina, orang tua, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang konsisten mendampingi para atlet.

“Berjuanglah dengan sepenuh hati, insya Allah hasilnya akan baik. Saya percaya, para atlet yang hadir di sini adalah putra-putri terbaik Kota Cirebon, hasil dari proses pembinaan panjang dan semangat pantang menyerah,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dispora Kota Cirebon, Edi Siswoyo, menjelaskan bahwa kontingen Kota Cirebon pada POPDA XIV Jawa Barat tahun ini berjumlah 270 orang, yang terdiri dari atlet, pelatih, serta ofisial. Para atlet akan bertanding di 17 cabang olahraga, di antaranya atletik, renang, panjat tebing, taekwondo, hingga tarung derajat.

“Keikutsertaan di POPDA ini adalah wujud kerja keras dan sinergi semua pihak. Kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat Kota Cirebon, agar para atlet bisa tampil percaya diri dan menorehkan prestasi terbaik. Semoga target medali yang kita harapkan bisa tercapai,” harapnya. (din)



Jelang FGD, Media Siber Harus Jadi Kekuatan Baru Membangun Daerah

INDRAMAYU - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Indramayu, Ihsan Mahfudz, menegaskan bahwa media siber memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah pada era digital. 

Hal itu disampaikan jelang pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Peran Media dalam Mewujudkan Kemajuan Daerah, yang digelar di Aula Ki Tinggil Pendopo Indramayu, Sabtu, 13 September 2025.

Dalam FGD nanti, Ichank panggilan akrab  Ihsan Mahfudz, menyampaikan bahwa media siber tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan daerah. 

 “SMSI hadir untuk memastikan media siber di Indramayu mampu memberikan informasi yang akurat, mendidik, dan sekaligus mengangkat potensi lokal agar dikenal lebih luas,” ujarnya.

Media sebagai Mitra Strategis Pembangunan

Menurutnya, media siber di bawah naungan SMSI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan pemberitaan yang positif, media berperan dalam mempromosikan potensi ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata, hingga budaya lokal.

 “Kami ingin media siber menjadi kekuatan baru yang memperkuat demokrasi, membuka ruang investasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Literasi Digital dan Penangkal Hoaks

SMSI juga menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi, media siber diharapkan mampu menjadi penangkal hoaks dan disinformasi, sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Inovasi Teknologi Media

Selain itu, Ketua SMSI Indramayu mengajak seluruh anggota SMSI untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi digital terkini seperti SEO, media sosial, big data, dan kecerdasan buatan (AI). Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing media lokal sekaligus memperluas jangkauan publikasi daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional.

FGD nantu akan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, akademisi, praktisi media, mitra strategis serta organisasi pers di Kabupaten Indramayu. Forum tersebut menjadi ruang dialog bersama untuk memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Indramayu melalui ekosistem digital yang sehat.

“SMSI Indramayu berkomitmen menjadi mitra pemerintah daerah sekaligus garda terdepan dalam membangun peradaban informasi di era digital,” pungkas Direktur Fokus Pantura ini. 

Sementara itu, sebagai pemateri pada FGD nanti akan diisi oleh narasumber Bupati Indramayu, Lucky Hakim, Wakil Ketua Umum SMSI, Yono Hartono dan Akademisi Dr. Masduki Duryat. (Nur)

Rabu, 10 September 2025

Wakil Wali Kota Cirebon Resmikan Pembangunan Gedung RPS SMK NU

CIREBON, FC — Suasana penuh kehangatan mewarnai acara Tasyakuran Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Ruang Praktik Siswa (RPS) SMK NU Kota Cirebon yang digelar di Jalan Kriyan-Pronggol No. 36, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Rabu (10/9).

Acara ini dihadiri Wakil Wali Kota Cirebon, Hj. Siti Farida Rosmawati, jajaran pengurus NU, serta Kepala Sekolah SMK NU Kota Cirebon, Sofandi, S.Pd.I., M.M. 

Peletakan batu pertama dilakukan sebagai simbol dimulainya pembangunan gedung baru yang akan menjadi ruang belajar sekaligus laboratorium praktik siswa.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Siti Farida menegaskan pentingnya pembangunan gedung tersebut untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

“Pembangunan Gedung RPS SMK NU menjawab tantangan dunia usaha. Dengan adanya fasilitas ini, para siswa dapat berlatih sesuai kompetensi yang dibutuhkan masyarakat dan dunia kerja,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan apresiasi kepada NU melalui jaringan pendidikannya yang terus berperan aktif menyiapkan generasi penerus.

“Kita patut bersyukur, SMK NU menjadi bagian dari ikhtiar mencetak anak-anak yang siap menghadapi masa depan dengan keterampilan nyata,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK NU Kota Cirebon, Sofandi, menjelaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya memiliki dua jurusan dengan lima angkatan lulusan. Salah satu jurusan unggulan adalah Teknik Instalasi Permesinan Kapal (TIPK), yang selaras dengan kondisi masyarakat sekitar yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

“Jurusan TIPK hadir sebagai jawaban atas kebutuhan dunia usaha di bidang perkapalan. Selain itu, kami juga memiliki jurusan TKR yang sudah bekerja sama dengan PT Tejaberlian, sedangkan untuk TIPK kami bermitra dengan PT Dirgantara di Pelabuhan Cirebon,” jelas Sofandi.

Ia berharap, dengan adanya bantuan pembangunan gedung praktik ini, SMK NU bisa semakin maju dan diminati masyarakat.

“Alhamdulillah, dukungan dari Ibu Wakil Wali Kota dan Kemendikbud memberi semangat baru bagi kami. InsyaAllah, dengan sarana yang lebih memadai, anak-anak bisa belajar dengan lebih baik dan siap bersaing di dunia kerja,” tutupnya.

Peletakan batu pertama ini bukan sekadar tanda dimulainya pembangunan, melainkan juga simbol harapan bersama. Harapan agar pendidikan kejuruan di Kota Cirebon semakin berkembang, memberi manfaat nyata bagi masyarakat, dan melahirkan generasi yang siap mengabdi untuk bangsa. (din)