Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 23 September 2025

Sivitas Akademika UIN SSC Ucapkan Selamat dan Sukses atas Terpilihnya Pengurus Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia

 


CIREBON, FC – Sivitas Akademika Fakultas Syariah (FASYA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya pengurus Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia periode terbaru.

Dalam pemilihan yang digelar pada Rapat Nasional Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia, terpilih :

Prof. Dr. Muhammad Maksum, M.A sebagai Ketua,

Prof. Dr. M. Nashiruddin, S.Ag., M.A., M.Ag sebagai Sekretaris, dan

Prof. Dr. Khusniati Rofiah, M.S.I sebagai Bendahara.

Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan apresiasi tinggi atas amanah yang diberikan kepada para tokoh akademisi tersebut. 

Menurutnya, kepemimpinan baru ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN dalam menjawab tantangan zaman, memperkokoh keilmuan, serta memperluas kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

“Selamat kepada Prof. Muhammad Maksum, Prof. Nashiruddin, dan Prof. Khusniati Rofiah. Semoga mampu membawa Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN semakin maju, adaptif, dan inovatif,” ungkapnya.

Dengan semangat FASYA SEHATI (Smart, Empathy, Humanist, Active, Transparent and Impressive), sivitas akademika FASYA UIN SSC berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung kiprah forum dalam membangun iklim akademik yang berkualitas, humanis, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (din)

Senin, 22 September 2025

Rapat Kerja Nasional Pos Pelayanan Terpadu 2025: Perkuat Transformasi Posyandu demi Kesejahteraan Masyarakat

JAKARTA – Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Tri Tito Karnavian, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu 2025 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Rakornas yang mengusung tema “Penguatan Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan untuk Kesejahteraan Masyarakat” ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya istri Menteri Sosial RI Fatma Saifullah Yusuf, istri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Masmidah Abdul Mu’ti, serta istri Menteri Pekerjaan Umum Irma Dody Hanggodo.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dan sosial masyarakat, yang kini dituntut bertransformasi menjadi lembaga kemasyarakatan yang adaptif, profesional, serta mampu menjawab tantangan zaman.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Cirebon, Noviyanti Edo, S.E., yang turut hadir dalam Rakornas ini menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ajang strategis untuk memperkuat peran dan fungsi Posyandu.

“Tujuan Rakornas Posyandu 2025 adalah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan peran Posyandu dalam mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera, melalui evaluasi implementasi kebijakan, penyebaran praktik baik, peningkatan kapasitas kader, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan digitalisasi data. Dengan begitu, Posyandu semakin efektif sebagai ujung tombak pelayanan publik,” ungkap Noviyanti.

Rakornas Posyandu 2025 diharapkan tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga ruang berbagi pengalaman dan inovasi antar daerah. 

"Dengan penguatan transformasi dan dukungan teknologi digital, Posyandu diproyeksikan mampu berperan lebih besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga Indonesia," tandasnya. (Nur)

GRAND OPENING GEBYAR BAHASA ARAB 2025 “Menggali Potensi Berbahasa Arab Melalui Kompetisi di Era Transformasi Digital”

 

CIREBON – Selasa, 23 September 2025, suasana Gedung ICC UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dipenuhi antusiasme sivitas akademika dan para pecinta bahasa Arab. Acara Grand Opening Gebyar Bahasa Arab 2025 resmi dibuka dengan mengusung tema “Menggali Potensi Berbahasa Arab Melalui Kompetisi di Era Transformasi Digital”.

Sejak pagi, ratusan mahasiswa, dosen, serta tamu undangan hadir memeriahkan pembukaan yang digelar mulai pukul 08.00 WIB. Acara ini menjadi ajang berkumpulnya insan akademik untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Arab sekaligus mengasah keterampilan berbahasa di tengah derasnya perkembangan teknologi digital.

Dalam sambutannya, panitia menekankan pentingnya bahasa Arab sebagai bahasa internasional yang memiliki peran strategis di dunia pendidikan, budaya, hingga teknologi informasi. Gebyar Bahasa Arab 2025 pun dikemas tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga ruang apresiasi dan kolaborasi.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan, mulai dari lomba pidato, kaligrafi, debat berbahasa Arab, hingga seminar inspiratif bersama tokoh-tokoh hebat di bidangnya. Semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Dengan semangat kebersamaan, Gebyar Bahasa Arab 2025 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di era transformasi digital tanpa kehilangan akar budaya serta nilai-nilai keilmuan Islam.

👉 Ayo meriahkan Gebyar Bahasa Arab 2025!

Mari ikuti kompetisi, serap inspirasi, dan rayakan keindahan bahasa Arab di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (Nisa)

Fraksi-fraksi DPRD Kota Cirebon Sampaikan Pemandangan Umum Atas Raperda Perubahan APBD 2025

CIREBON – Fraksi-fraksi DPRD Kota Cirebon memberikan pemandangan umum atas penyampaian Walikota Cirebon tentang Raperda Perubahan APBD tahun 2025. Hal itu disampaikan saat rapat paripurna yang digelar di Griya Sawala, Senin (22/9/2025).

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menjelaskan, kepala daerah wajib menyampaikan rancangan Perda Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat minggu kedua September tahun anggaran berkenaan.

Hal itu sesuai dalam peraturan pemerintah nomor 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 177. Selanjutnya sesuai pasal 178 ayat 1, setelah disampaikan pembahasan perda tersebut dilaksanakan oleh kepala daerah dan DPRD.

“Pembahasan rancangan perda tentang perubahan APBD, berpedoman pada perubahan RKPD, perubahan KUA dan PPAS. Sementara persetujuan raperda tersebut paling lambat dilakukan 3 bulan sebelum tahun anggaran berkenaan berakhir,” jelasnya.

Andrie juga menyampaikan, raperda perubahan APBD 2025 selanjutnya dibahas secara komprehensif oleh Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemda Kota Cirebon.

“Hal ini harus segera dibahas secara komprehensif, mengingat deadline waktu sampai dengan 30 September, harus sudah ditetapkan untuk difasilitasi gubernur,” tambahnya.

Pemandangan umum disampaikan juru bicara masing-masing fraksi. Untuk Fraksi Golkar disampaikan Indra Kusumah Setiawan AMd, Fraksi NasDem Laurentia Mellynda, Fraksi Gerindra Ruri Tri Lesman.

Selanjutnya, Fraksi PDIP oleh Imam Yahya SFil MSi, Fraksi PKS Nurani H Karso SIP, Fraksi Demokrat Pembangunan M Handarujati Kalamullah SSos MAP, Fraksi PAN Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna, dan Fraksi PKB Prisilia.

Juru bicara Fraksi NasDem, Laurentia menekankan bahwa capaian pendapatan yang sesuai target yang ditetapkan sangat penting. Ia juga menyoroti penurunan PAD, menurutnya hal tersebut bukan sekadar koreksi teknis tapi masih lemahnya mencari sektor pendapatan yang potensial.

Ia juga menyebut, sejumlah infrastruktur perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah. Seperti di sektor pendidikan di wilayah pesisir Kota Cirebon.

“Alokasi pendidikan tergolong besar, namun kami menilai porsi itu belum tercermin di lapangan. Seperti di wilayah pesisir, masih ada kerusakan bangunan hingga membuatnya kurangnya fasilitas kelas,” katanya.

Juru bicara Fraksi Demokrat Pembangunan M Handarujati Kalamullah SSos MAP juga menyoroti penurunan PAD sebesar Rp 22,6 miliar, apalagi pemerintah daerah dinilai masih bergantung dari transfer pusat maupun provinsi.

Maka dari itu, ia menyarankan kepada pemda agar membuat kajian PAD agar sejumlah sektor PAD yang potensial dapat terpetakan.

“Kami mendorong pemda untuk terus mencari sektor PAD yang potensial. Inilah pentingnya kajian PAD, supaya dalam proses ke depan, tidak ada lagi debatable, dan punya data yang terukur,” katanya.

Sementara itu, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, perubahan APBD tahun anggaran 2025, yaitu pendapatan direncanakan sebesar Rp 1,733 triliun. Sedangkan untuk belanja direncanakan sebesar Rp 1,780 triliun. Dengan demikian, terjadi defisit anggaran sebesar Rp 47 miliar.

Menanggapi pemandangan umum dari masing-masing fraksi, Edo menyampaikan akan terus mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar dialokasikan untuk program yang lebih diprioritaskan.

Sehingga, hal itu dapat menjawab setiap kebutuhan masyarakat, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik agar terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh warga Kota Cirebon.

“Kami berharap, sinergi dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dapat terus dipekruat. Sehingga, keputusan anggaran yang ditetapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Kota Cirebon,” katanya. (din)

Minggu, 21 September 2025

HUT ke 80 Tahun PT KAI, Wali Kota Cirebon Apresiasi Transformasi Layanan dan Inovasi

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengenang pengalaman masa kecilnya saat menaiki kereta api, ketika itu masih banyak pedagang berjualan di lorong kereta dan beberapa penumpang masih merokok di dalam gerbong. 

Suasana itu berbeda jauh dengan kondisi saat ini, di mana kereta bersih, rapi, dan nyaman. Kenangan masa kecil ini menjadi bukti perjalanan panjang transformasi layanan KAI.

“Dulu, saya pernah mengalami naik kereta masih ada yang jualan,  merokok, dan berdesakan. Sekarang semuanya sudah bersih, nyaman, dan bertransformasi dengan baik," cerita Wali Kota saat menghadiri family gathering perayaan hari ulang tahun ke-80 PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Kantor Daop 3 Cirebon, Minggu (21/9/2025)

Menurut Wali Kota, PT KAI tidak hanya menjaga layanan, tetapi juga terus berinovasi dengan teknologi untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang. Kontribusi KAI bagi masyarakat juga dinilai besar.

"Saya berharap di usia ke-80 ini, PT KAI semakin melayani masyarakat dengan lebih prima,” ujar Wali Kota di hadapan jajaran manajemen PT KAI dan para peserta family gathering.

Wali Kota juga menyoroti perhatian PT KAI terhadap estetika kota. Salah satu contoh nyata adalah penataan taman heritage di Krucuk, yang menjadi gerbang masuk Kota Cirebon. Taman ini menampilkan identitas budaya lokal, menciptakan kesan pertama yang menarik bagi pengunjung

"Terima kasih PT KAI telah merubah taman ini menjadi lebih rapi dan representatif," ucapnya 

Ia juga menyampaikan bahwa trotoar di sekitar stasiun akan segera dirapikan agar lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.

Wali Kota menegaskan pentingnya kolaborasi antara KAI dan Pemkot Cirebon dalam menciptakan kota yang tertata dan nyaman. 

Penataan taman, fasilitas publik, dan gerbang masuk kota menjadi simbol sinergi yang nyata antara perusahaan dan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat identitas Kota Cirebon sebagai kota yang bersih, nyaman, dan ramah bagi pengunjung.

Wali Kota menilai, perayaan HUT ke-80 PT KAI di Daop 3 Cirebon menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang kereta api di Indonesia sekaligus motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. 

“Semoga PT KAI terus melayani dengan baik, menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, dan senantiasa berinovasi. Sinergi dengan Pemkot Cirebon diharapkan semakin erat demi kemajuan bersama,” harapnya.

Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman, menekankan bahwa kesuksesan KAI tidak terlepas dari dukungan   pemerintah daerah. Dengan tema ‘Semakin Melayani’, perjalanan KAI selama 80 tahun penuh tantangan dan pencapaian, yang tidak lepas juga dari dukungan masyarakat yang setia menggunakan layanan kereta api.

 “Berkat dukungan semua pihak, termasuk Pemkot Cirebon, KAI mampu menjaga kepercayaan publik," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menambahkan bahwa penataan ulang taman di Kota Cirebon menjadi salah satu bentuk kontribusi KAI bagi pembangunan kota.

 “Taman-taman ini menonjolkan ciri khas Kota Cirebon, seperti bata merah dan Tugu Udang, sebagai bagian dari program TJSL PT KAI," ujarnya.

Selain itu, di taman tersebut ada tulisan ‘Kota Cirebon’ sebagai tanda selamat datang bagi pengunjung. "Kami ingin berkontribusi secara nyata bagi pembangunan kota sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tuturnya. (din)