Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 13 Oktober 2025

UIN Siber Cirebon Cetak 24 Asesor Kompetensi Bersertifikat BNSP dalam 8 Skema Sertifikasi

 

CIREBON — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon mencetak sejarah baru dalam penguatan mutu sumber daya manusia melalui keberhasilan 24 peserta yang dinyatakan kompeten sebagai Asesor Kompetensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). 

Pengumuman hasil ini disampaikan secara resmi pada Jumat, 10 Oktober 2025, setelah peserta menjalani Ujian Sertifikasi Asesor Kompetensi, puncak dari rangkaian pelatihan intensif yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bekerja sama dengan BNSP.

Ujian sertifikasi ini dipandu langsung oleh dua Master Asesor BNSP, yaitu Mulyo Budi Setiawan dan Didiek Susilo Tamtomo, yang memberikan penilaian komprehensif terhadap kemampuan peserta dalam merencanakan, melaksanakan, dan mendokumentasikan asesmen kompetensi.

“Seluruh peserta menunjukkan penguasaan yang baik terhadap unit-unit kompetensi Asesor Kompetensi (KKNI Level 4). Mereka mampu menyusun perangkat asesmen, melaksanakan asesmen sesuai prinsip asesmen, dan mendokumentasikan hasil dengan benar. Kami nyatakan: KOMPETEN,”ujar Mulyo Budi Setiawan saat membacakan hasil evaluasi.

Keberhasilan ini menandai tonggak penting bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, karena kini secara resmi memiliki 24 Asesor Kompetensi bersertifikat BNSP yang siap berperan aktif dalam pelaksanaan sertifikasi di lingkungan kampus maupun masyarakat. 

Para asesor ini tersebar dalam 8 skema sertifikasi berbeda, meliputi berbagai bidang keilmuan dan keahlian strategis yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan nasional.

Dalam konteks sistem sertifikasi nasional, asesor kompetensi yang dinyatakan kompeten memiliki kewenangan untuk melaksanakan asesmen sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), standar internasional, maupun standar khusus di bawah lisensi LSP.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., yang juga dinyatakan kompeten sebagai Asesor Penyelia Halal, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas capaian bersejarah ini.

“Saya sangat bangga dan bahagia. Keberhasilan ini bukan hanya milik peserta, tapi kemenangan seluruh institusi. Kita membuktikan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap menghadapi masa depan dengan SDM profesional, berstandar nasional, dan berdaya saing tinggi,”ujar Prof. Aan penuh semangat.

Sementara itu, Kepala LSP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indra Gunawan, M.Pd., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan awal dari langkah panjang menuju penguatan kelembagaan sertifikasi profesi di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

“Tahapan selanjutnya adalah melakukan asesmen penuh di bawah pengawasan BNSP dalam proses Witnes. Ini penting untuk memastikan bahwa seluruh asesor menjalankan tugas asesmennya sesuai prinsip validitas, reliabilitas, dan fairness. Kami siap menjalankan proses ini demi memperkuat kredibilitas LSP,” jelasnya.

Lebih lanjut, Indra menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya adaptif tetapi juga progresif dalam membangun sistem penjaminan mutu berbasis kompetensi di era transformasi digital.

“Dengan 24 asesor kompeten dan dukungan penuh institusi, LSP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kini memiliki pondasi kuat untuk menjadi LSP P1 yang aktif, mandiri, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Kami siap menjadi bagian dari ekosistem sertifikasi nasional, memperluas skema, memperkuat tata kelola, dan menjamin kualitas asesmen bagi mahasiswa serta masyarakat luas,” pungkasnya.

Capaian ini menegaskan posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi berbasis siber yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global, dengan komitmen nyata dalam melahirkan SDM kompeten, profesional, dan tersertifikasi nasional. (din)

Jumat, 10 Oktober 2025

Pemerintah Kota Cirebon Dukung Reaktivasi Jalur Kereta dan Optimalisasi Bandara Kertajati

BANDUNG – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, hadir dalam penandatanganan Nota Kesepakatan Pengembangan Transportasi di Jawa Barat yang berlangsung di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (10/10/2025). Pemerintah Kota Cirebon menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini, yang diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah.

Selain itu, menurut Wali Kota Cirebon, langkah ini akan memperkuat konektivitas wilayah, mendorong pariwisata, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. 

"Pemkot Cirebon mendukung penuh inisiatif ini karena akan memperluas peluang ekonomi dan wisata di kota kami,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang secara resmi menandatangani nota kesepakatan tersebut. Menhub Dudy menyampaikan bahwa nota kesepakatan menjadi langkah strategis memperkuat kerja sama antara Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan PT Kereta Api Indonesia. 

Menhub Dudy mengapresiasi partisipasi semua pihak dan berharap nota kesepakatan ini menjadi tonggak penting menuju sistem transportasi Jawa Barat yang maju, andal, dan berdaya saing.

“Kami ingin mempercepat pengembangan sistem perkeretaapian yang efisien, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat,” ucapnya

Beberapa jalur kereta yang menjadi prioritas reaktivasi antara lain Padalarang–Cicalengka dan Cianjur–Sukabumi–Bogor. Jalur Padalarang–Cicalengka akan dielektrifikasi agar operasionalnya lebih ramah lingkungan. Menhub menargetkan proyek reaktivasi rampung paling lambat awal tahun 2027. 

“Kesepakatan ini diharapkan memperkuat konektivitas, meningkatkan layanan transportasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat,” tambah Menhub.

Selain perkeretaapian, Menhub Dudy membahas optimalisasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati untuk penerbangan haji dan umrah, serta berdialog dengan pelaku usaha dan penyelenggara travel haji dan umrah se-Jawa Barat. 

“Bandara akan berfungsi optimal jika pergerakan penerbangan teratur dan ada dukungan semua pihak. Dengan sinergi yang baik, BIJB Kertajati dapat menjadi pintu gerbang bagi masyarakat Jawa Barat yang berangkat ke tanah suci,” jelas Menhub.

Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengembangkan sistem transportasi, termasuk reaktivasi jalur kereta dan optimalisasi BIJB Kertajati, agar semua moda transportasi dapat terkoneksi. 

“Pengembangan jalur transportasi darat akan mendorong pertumbuhan ekonomi di bidang industri, pertanian, perkebunan, dan pariwisata. BIJB Kertajati juga diharapkan menjadi pusat penerbangan haji dan umrah,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah bupati dan wali kota di Jawa Barat, Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, serta perwakilan BUMN dan BUMD. (din)



Wakil Wali Kota Cirebon Hadiri Rakornas TPAKD 2025, Dorong Percepatan Akses Keuangan Daerah

JAKARTA - Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2025 yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (10/10/2025). 

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari seluruh Indonesia, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bersama Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rakornas TPAKD 2025 mengusung tema “Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Peningkatan Akses Keuangan Daerah.” Wakil Wali Kota Siti Farida menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat inklusi keuangan.

“Saya mengikuti Rakornas TPAKD yang dipimpin langsung oleh Bapak Airlangga Hartarto bersama Ketua OJK dan seluruh kepala daerah se-Indonesia. Kegiatan ini sangat penting karena percepatan akses keuangan daerah harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa percepatan akses keuangan merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat. 

Rakornas ini bertujuan memperkecil kesenjangan akses keuangan antara pemerintah pusat dan daerah, serta antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen mendukung program nasional tersebut dengan memperkuat peran TPAKD daerah. Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari peningkatan literasi keuangan bagi pelaku usaha mikro, kerja sama dengan lembaga keuangan, hingga percepatan digitalisasi ekonomi lokal. 

Percepatan akses keuangan diharapkan memperluas kesempatan ekonomi, memperkuat kemandirian daerah, dan menjadi fondasi penting menuju ekonomi yang tangguh dan berkeadilan.

Melalui partisipasi dalam Rakornas TPAKD 2025, Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Dalam Negeri, terus mendorong percepatan akses keuangan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas sektor keuangan dan mendukung program prioritas Pemerintah sesuai Asta Cita.

Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menekankan pentingnya TPAKD sebagai indikator kunci stabilitas ekonomi makro. Inklusi keuangan merupakan bagian integral dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Inklusi keuangan menjadi perhatian Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Financial Inclusion Committee yang dipimpin Ratu Maxima. Presiden Prabowo Subianto baru saja kembali dari Belanda, dan dalam pembicaraan tersebut isu inklusi keuangan turut dibahas,” ujar Airlangga.

Airlangga menambahkan, Presiden mengapresiasi capaian Dewan Nasional Keuangan Inklusif, yang sejalan dengan program Asta Cita. 

"Ke depan, TPAKD diharapkan turut membuka akses untuk agenda prioritas Presiden, antara lain program makanan bergizi gratis, penguatan sumber daya manusia sejak dini, serta pengembangan ekonomi rakyat melalui koperasi Merah Putih yang akan diperluas pada tahun mendatang," tuturnya. (din)



Mahasiswa PBA UIN Siber Cirebon Aktif di Program PRIMA, Dampingi UMKM Lewat BESTEE Bersama BTPN Syariah

CIREBON — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan kontribusi aktif dalam pemberdayaan masyarakat. Dua mahasiswi, Ai Nurazizah dan Lia Maulida Afifah, terlibat langsung dalam Program PRIMA (Professional Readiness Through Internship and Mentorship for Academics) yang digagas oleh Kementerian Agama RI bekerja sama dengan BTPN Syariah.(10/10).

Sejak 1 September 2025, keduanya menjalani program magang yang tidak hanya mempertemukan mahasiswa dengan dunia industri, tetapi juga memberikan kesempatan nyata untuk berperan dalam pemberdayaan pelaku UMKM, khususnya para ibu-ibu nasabah BTPN Syariah, melalui program unggulan bertajuk BESTEE (Berdaya Bersama Sahabat Tepat Indonesia).

Program BESTEE merupakan inisiatif kolaboratif antara BTPN Syariah dan institusi pendidikan tinggi, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi usaha bagi nasabah UMKM melalui platform digital Bestee. Dalam peran ini, Ai dan Lia tidak hanya mendampingi secara teknis, tetapi juga memberikan materi pelatihan, membantu nasabah menerapkan strategi usaha, serta melakukan pelaporan secara berkala.

Adapun bentuk keterlibatan mahasiswa dalam program ini mencakup :

1. Pendampingan langsung kepada nasabah melalui platform digital Bestee.

2. Pemberian materi pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik tiap pelaku UMKM.

3. Pendampingan implementatif, yakni membantu nasabah dalam menerapkan ilmu dan strategi ke dalam usaha mereka.

4. Pelaporan dan dokumentasi kegiatan pendampingan secara berkala dan terstruktur.

Kehadiran Ai dan Lia dalam program ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga terjun langsung ke lapangan dan memberikan kontribusi sosial-ekonomi yang berdampak.

“Melalui program ini, kami belajar langsung bagaimana mendampingi para pelaku UMKM, memahami kebutuhan mereka, dan membantu mengembangkan usaha mereka dengan pendekatan yang sederhana namun efektif,” ujar Ai Nurazizah.

Sebagai lembaga perbankan syariah yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi umat, BTPN Syariah terus mendorong kemitraan dengan perguruan tinggi dalam rangka memperluas jangkauan edukasi dan pendampingan bagi UMKM yang belum tersentuh layanan keuangan formal.

Program BESTEE menjadi platform strategis yang tidak hanya mendukung pemberdayaan nasabah, tetapi juga menjadi media pembelajaran praktis bagi mahasiswa, khususnya dalam hal komunikasi, pengembangan soft skill, serta penerapan prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan nyata.

Partisipasi aktif mahasiswa PBA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam program ini merupakan bagian dari strategi kampus dalam membekali lulusan dengan pengalaman profesional yang relevan, sejalan dengan visi kampus sebagai Digital Multimedia University (DMU) yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami bangga mahasiswa kami bisa terlibat langsung dalam program yang bukan hanya meningkatkan keterampilan mereka, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkap salah satu dosen pembimbing Program PBA.

Dengan semangat kolaboratif antara pendidikan, industri, dan masyarakat, program PRIMA dan BESTEE telah membuka ruang baru bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam penguatan ekonomi lokal, sekaligus menyiapkan mereka menjadi lulusan yang profesional, moderat, dan berdampak. (Nur)

Dua Mahasiswa HTNI Fasya Lolos Top 20 Duta Kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 2025, Dekan Beri Apresiasi

 

CIREBON - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Syariah (Fasya) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dua mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara Islam (HTNI), Rasikin dan Syahdan Noer Saputra, berhasil lolos sebagai Top 20 Finalis Duta Kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 2025. (10/10).

Kabar gembira ini disambut penuh apresiasi oleh Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A., yang menyampaikan ucapan selamat dan dukungan langsung kepada kedua finalis atas capaian gemilang mereka.

“Selamat dan sukses untuk Rasikin dan Syahdan. Ini adalah capaian luar biasa yang patut dibanggakan, bukan hanya bagi pribadi mereka, tetapi juga bagi Fakultas Syariah secara keseluruhan. Semoga ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya, menginspirasi, serta membawa nama baik fakultas dan kampus tercinta,” ungkap Dr. Edy dalam keterangannya.

Ajang Duta Kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 2025 merupakan salah satu program pengembangan diri mahasiswa yang bertujuan mencari figur representatif kampus sosok yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan non-akademik, tetapi juga mampu menjadi role model bagi mahasiswa lainnya.

Keberhasilan Rasikin dan Syahdan masuk dalam 20 besar finalis menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Syariah tidak hanya aktif dalam dunia keilmuan, tetapi juga piawai dalam membangun karakter, komunikasi, dan kepemimpinan.

Perjalanan mereka dalam ajang ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani tampil, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata bagi kampus maupun masyarakat luas.

Dekan Fasya menambahkan, Fakultas Syariah akan terus mendukung mahasiswa dalam pengembangan potensi diri di berbagai bidang, baik akademik, kepemimpinan, maupun kegiatan sosial.

“Kami bangga, dan akan terus mendorong lahirnya mahasiswa-mahasiswa berprestasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara karakter,” tegas Dr. Edy.

Rasikin dan Syahdan kini tengah bersiap melanjutkan rangkaian kegiatan seleksi menuju penentuan Duta Kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 2025. Dukungan dari sivitas akademika menjadi semangat tambahan dalam perjalanan mereka mengukir prestasi lebih tinggi lagi.

Fakultas Syariah mengajak seluruh sivitas untuk bersama-sama memberikan dukungan dan doa terbaik bagi para finalis. Semoga kiprah mereka membawa nama baik Fasya dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di tingkat nasional, bahkan internasional. (Nur)