Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 20 Oktober 2025

Pemkab Cirebon Gelar Pelatihan Penyusunan Policy Brief untuk Tingkatkan Kapasitas ASN

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berkolaborasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan kegiatan pelatihan penyusunan policy brief.

Kegiatan yang digelar selama dua hari, Kamis hingga Jumat (16-17/10/2025) di Hotel Apita Cirebon ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan aparatur sipil negara (ASN) dalam merumuskan kebijakan yang sistematis, berbasis bukti, dan implementatif.

Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho Yuliarno dalam sambutannya menyampaikan, di tengah dinamika penyelenggaraan pemerintahan yang semakin kompleks, kemampuan ASN dalam menyusun naskah kebijakan yang ringkas dan berbasis data menjadi hal yang tidak dapat ditawar.

“Dalam konteks pemerintahan yang semakin kompleks dan dinamis, kemampuan aparatur dalam menyusun naskah kebijakan yang sistematis, singkat, dan berbasis bukti menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, policy brief merupakan instrumen penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memperkuat kapasitas analitis dalam mengidentifikasi permasalahan kebijakan secara tepat, serta meningkatkan keterampilan dalam merumuskan alternatif solusi berbasis data dan bukti empiris.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan policy brief yang relevan, implementatif, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perumusan kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan komitmen BKPSDM untuk terus mendorong peningkatan kompetensi ASN, khususnya dalam bidang perumusan dan analisis kebijakan publik, sebagai bagian dari upaya mewujudkan aparatur yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.

“Kami mengajak seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan memanfaatkan kesempatan untuk memperluas wawasan serta jejaring profesional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Riset dan Evaluasi Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Eva Musyaerofah menyampaikan, kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan kompetensi ASN, khususnya bagi para analis kebijakan dan juga fungsional perencana.

“Selain para analis kebijakan, kegiatan ini diikuti pula oleh fungsional perencana yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi serta menumbuhkembangkan kualitas analisis bagi para peserta,” jelasnya.

Sekadar diketahui, pelatihan hari pertama diisi oleh para analis kebijakan dari Pusat Pembelajaran dan Pengembangan Kajian Sumber Daya Aparatur Negara (Pusjar SKTAN) Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Dimulai pada materi teknik menulis ringkas dan komunikatif, menyusun latar belakang dan analisis masalah, hingga penyusunan alternatif solusi dan rekomendasi kebijakan.

Pelatihan hari kedua dibuka dengan materi Kebijakan pengembangan kompetensi ASN dengan fokus pada peran policy brief dalam perumusan kebijakan, struktur dan elemen utamanya, serta identifikasi isu kebijakan strategis.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyusunan draft policy brief: mendesain policy brief yang efektif dan informatif melalui aplikasi Canva.

Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga praktik langsung dalam menyusun naskah kebijakan yang komunikatif, berbasis data, dan mudah dipahami oleh pengambil keputusan. (sin)

"Dari Madrasah untuk Negeri": Gudep Pramuka MTsN 1 Belitung Borong Prestasi Gemilang di HUT SMKN 1 Belitung

 

Gudep MTsN 1 Belitung tampil luar biasa dengan memborong lima trofi kemenangan sekaligus


TANJUNGPANDAN, FC– Semangat juang dan kekompakan anggota Gerakan Pramuka MTsN 1 Belitung kembali membuahkan hasil manis. Dalam ajang Lomba Ketangkasan Pramuka Tingkat Penggalang yang digelar memperingati HUT ke-35 SMK Negeri 1 Tanjungpandan, Sabtu (18/10/2025), Gudep MTsN 1 Belitung tampil luar biasa dengan memborong lima trofi kemenangan sekaligus.

Adapun raihan prestasi yang berhasil dibawa pulang yakni Juara 1 Tandu Darurat Putri, Juara 2 Tandu Darurat Putra, Juara 2 Gapura Putri, Juara Harapan 3 Kreasi Senam Semaphore, Juara Umum 3 Lomba Ketangkasan Penggalang.

Capaian gemilang ini tidak datang secara instan. Di balik deretan trofi tersebut tersimpan cerita tentang latihan rutin, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah dari para anggota Pramuka yang dibimbing langsung oleh para pembina.

Pembina Pramuka MTsN 1 Belitung, Juniah, S.Mn., S.Pd.Ek, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya.

“Alhamdulillah, kerja keras dan latihan anak-anak membuahkan hasil. Mereka benar-benar menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan berprestasi di ajang-ajang berikutnya,” ujarnya penuh syukur.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Belitung, Yurliana, S.H., turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih peserta didik dan para pembina Gudep.

“Kemenangan ini bukan hanya soal piala atau peringkat, tetapi tentang nilai-nilai tanggung jawab, kerja sama, dan karakter pantang menyerah yang tumbuh di diri anak-anak. Inilah pendidikan karakter sejati,” ungkapnya.

Dengan torehan prestasi tersebut, Gudep Pramuka MTsN 1 Belitung semakin menegaskan eksistensinya sebagai gugus depan aktif, disiplin, dan berprestasi di Kabupaten Belitung. 

Mereka tak hanya membawa nama baik madrasah, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda dalam menumbuhkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air melalui gerakan Pramuka. (din)

Siti Romlah Adawiyah Mahasiswi PJJ PAI UIN Siber Cirebon Raih Piala Kemenpora 2025

JAKARTA — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswi Program Studi PJJ PAI Semester 7 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Adalah Siti Romlah Adawiyah, yang akrab disapa Diyah, berhasil meraih Juara 1 Kata Senior Putri dan Juara 3 Kumite Senior -55 kg Putri dalam ajang bergengsi Senkaido Open International Karate Championship Series VII Piala Kemenpora 2025, yang digelar pada 17–19 Oktober 2025 di Jakarta.

Kejuaraan karate ini merupakan salah satu event internasional terbesar di Asia Tenggara, dengan jumlah peserta mencapai 4.083 atlet dari 200 kontingen, baik nasional maupun internasional. Negara-negara seperti Jepang, India, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Sri Lanka turut ambil bagian dalam kejuaraan yang mempertandingkan empat kategori utama: Open, TNI/POLRI, Veteran, dan Festival.

Diyah tampil memukau di tengah kompetisi yang sangat kompetitif, menunjukkan teknik dan ketahanan mental luar biasa hingga berhasil mengalahkan sejumlah atlet unggulan dari dalam dan luar negeri.

“Alhamdulillah, ini pengalaman luar biasa. Persiapan saya lakukan cukup lama dan intens—latihan teknik kata dan kumite, sparing, penguatan fisik, hingga menjaga pola makan dan mental. Disiplin dan niat yang kuat menjadi kunci utama,” ujar Diyah usai pertandingan.

Meski mengaku sempat gugup saat memasuki arena, Diyah mampu mengatasinya berkat dukungan tim serta keyakinan pada kemampuannya sendiri.

“Tekanan itu pasti ada. Tapi doa, semangat dari pelatih, dan kepercayaan diri membantu saya tetap fokus dan tampil maksimal. Saya selalu ingat untuk memberikan versi terbaik dari diri saya,” tambahnya.

Lebih dari sekadar pencapaian medali, Diyah melihat partisipasinya di ajang ini sebagai momen pembelajaran penting dalam perjalanan kariernya di dunia olahraga.

“Bertanding dengan atlet hebat dari berbagai negara membuat saya semakin termotivasi untuk terus berkembang. Suasananya sangat kompetitif, tapi juga penuh sportivitas dan semangat persaudaraan,” jelasnya.

Dukungan Kampus dan Pembimbing Jadi Kunci Sukses

Diyah tidak lupa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang telah memberikan izin, dukungan, dan motivasi, serta kepada pembimbingnya Slamet Pujianto, S.Kom., yang selalu mendampinginya dalam proses persiapan menuju kejuaraan.

“Bimbingan Pak Slamet sangat membantu, baik secara teknis maupun mental. Begitu juga dukungan dari keluarga dan teman-teman—semua itu membuat saya merasa tidak sendiri dalam proses ini,” ungkapnya.

Pesan untuk Generasi Muda: Tidak Ada Prestasi yang Instan

Prestasi Diyah menjadi inspirasi nyata bahwa keberhasilan tidak bisa diraih secara instan. Perlu proses, komitmen, serta dukungan lingkungan yang positif.

“Saya ingin menyampaikan bahwa setiap mimpi itu bisa dicapai asal kita siap untuk berproses. Jangan takut gagal. Teruslah berlatih, berdoa, dan percaya pada diri sendiri,” pesan Diyah kepada para generasi muda, khususnya para atlet kampus.

Sementara itu, pembimbing sekaligus staf pengajar, Slamet Pujianto, S.Kom., turut bangga atas pencapaian Diyah.

“Diyah telah membuktikan bahwa mahasiswi UIN Siber Cirebon mampu bersaing di level internasional. Ini adalah bukti bahwa kombinasi antara kerja keras, disiplin, dan semangat juang dapat membawa siapa pun ke podium juara,” ujarnya.

Dengan prestasi ini, Siti Romlah Adawiyah tidak hanya mengharumkan nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, tetapi juga turut membawa nama Indonesia ke pentas karate internasional. Ke depan, Diyah bertekad untuk terus berlatih dan mengukir prestasi yang lebih tinggi demi menginspirasi lebih banyak anak muda di Tanah Air. (din)

Sabtu, 18 Oktober 2025

Pemkot Cirebon Dorong Sinergi Keluarga dan Pesantren: Ciptakan Lingkungan Tumbuh Positif bagi Anak

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan yang positif bagi tumbuh kembang generasi muda melalui penguatan nilai keluarga dan pendidikan berbasis pesantren. 

Komitmen ini terlihat dalam kegiatan Ngaji Keluarga Maslahat dan Deklarasi Pondok Pesantren Ramah Anak yang digelar di Pondok Pesantren Madinatunnajah, Sabtu (18/10/2025).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk meneguhkan peran keluarga dan pesantren sebagai dua pilar utama pembentuk karakter anak bangsa. Melalui dua tema besar, keluarga maslahat dan pesantren ramah anak, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.

“Dua tema ini sesungguhnya bertemu pada satu titik, yaitu bagaimana kita menumbuhkan peradaban kasih,” ujar Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati saat memberikan sambutan. 

Ia menambahkan, rumah sepatutnya menjadi tempat pendidikan pertama, dan pesantren adalah penjaga nilai. Jika keduanya kuat, maka lahirlah generasi yang cerdas sekaligus berakhlak.

Menurutnya, perubahan zaman menuntut pendekatan baru dalam pendidikan anak. Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini jauh berbeda dibanding masa lalu. Mereka tumbuh di tengah dunia digital yang luas, mudah terhubung, namun juga mudah tersesat bila tanpa bimbingan.

“Keluarga dan pesantren harus hadir bukan hanya untuk memberi batas, tetapi juga memberi teladan dan arah yang benar. Deklarasi Pesantren Ramah Anak adalah langkah nyata menuju peradaban yang lebih lembut, di mana pendidikan tidak hanya mengasah pikiran, tetapi juga menjaga jiwa," ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen mendukung setiap langkah yang menumbuhkan budaya pendidikan manusiawi dan berkeadaban.

 “Melindungi anak bukan hanya tugas keluarga, melainkan tugas seluruh masyarakat beriman. Semoga kegiatan ini menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun generasi yang kuat, berkarakter, dan berakhlak,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DP3APPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, menjelaskan bahwa konsep pesantren ramah anak menjadi bagian dari strategi kolaboratif Pemkot Cirebon dalam menciptakan lingkungan tumbuh yang sehat, aman, dan penuh kasih bagi anak-anak.

“Upaya kita dari pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga pendidikan adalah memastikan generasi yang lahir berasal dari keluarga yang kuat dan pesantren yang membangun pikiran positif,” katanya. 

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada perundungan di lingkungan pesantren. Harus ada pendampingan dan konseling agar setiap persoalan bisa terpantau sejak awal.

Ia menambahkan, pendekatan pesantren ramah anak bukan sekadar meniadakan kekerasan, tetapi juga menumbuhkan budaya dialog dan kasih sayang tanpa mengurangi ketegasan dalam mendidik. 

“Tujuannya sederhana namun mendalam yaitu menciptakan kemaslahatan dan memastikan setiap anak tumbuh dalam suasana yang positif, terlindungi, dan berdaya,” tutup Suwarso. (din)



Jumat, 17 Oktober 2025

Pemkab Cirebon Fokus Percepat Betonisasi Jalan di Wilayah Timur

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron memastikan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah timur Kabupaten Cirebon terus dipercepat melalui program betonisasi yang kini tengah berjalan di sejumlah titik strategis.

Ia menyebutkan, salah satu ruas yang sedang dikerjakan adalah jalan penghubung Gebangilir–Waled, yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena mengalami kerusakan parah.

“Jalan ini dulu kondisinya sangat jelek. Kami tindak lanjuti aspirasi masyarakat dengan melakukan betonisasi agar kualitasnya lebih kuat dan tahan lama,” kata Imron saat meninjau pengerjaan ruas jalan di Kecamatan Pabuaran, Selasa (14/10/2025) malam.

Menurut dia, proyek betonisasi tersebut dikerjakan bertahap dengan sistem buka tutup arus lalu lintas agar tidak menghambat mobilitas warga.

Satu sisi jalan memerlukan waktu sekitar 28 hari untuk kering sempurna sebelum dilanjutkan ke sisi lain.

“Sekarang yang dicor bagian timur, nanti bergantian ke barat. Total waktu pengerjaan sekitar dua bulan,” ujarnya.

Imron menambahkan, perbaikan jalan di wilayah timur memiliki peran penting untuk memperlancar konektivitas masyarakat sekaligus mendukung kawasan industri yang terus berkembang di wilayah tersebut.

“Banyak industri baru tumbuh di sini. Kalau jalannya bagus, kegiatan ekonomi masyarakat dan logistik industri juga makin lancar,” katanya.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman menambahkan, bahwa proyek perbaikan ruas jalan Sindanglaut–Pabuaran juga menjadi prioritas pemerintah daerah, dengan target rampung pada Desember 2025.

“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Pak Bupati meninjau progres pekerjaan di tiga titik lokasi sepanjang total 760 meter. Insya Allah, Desember nanti selesai,” kata Jigus, sapaan akrab Wabup Cirebon.

Ia menjelaskan, selain dibiayai APBD Kabupaten Cirebon, proyek jalan di ruas tersebut juga mendapat tambahan sepanjang 1,5 km dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang didukung oleh pemerintah pusat.

“Tambahan 1,5 km dari IJD tentu mempercepat peningkatan kualitas jalan dan memperluas manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Jigus menyebutkan, bahwa Pemkab Cirebon telah mengajukan empat ruas jalan untuk mendapatkan dukungan IJD. Namun baru dua yang disetujui, yakni di Sindanglaut–Pabuaran dan Suranenggala–Arjawinangun.

“Dua ruas lainnya, yaitu Gebangilir–Waled dan Pelayangan–Bojongnegara, masih menunggu realisasi bantuan. Kami akan terus perjuangkan agar bisa segera ditangani,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon, Sunanto menjelaskan, alokasi anggaran untuk perbaikan jalan pada 2026 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Anggaran khusus untuk perbaikan jalan naik dari Rp141 miliar pada 2025 menjadi Rp208 miliar pada 2026,” jelasnya.

Ia menambahkan, dana tersebut difokuskan untuk enam titik prioritas di wilayah timur yang kondisinya tergolong rusak berat, seperti di Pabuaran, Karangsembung, Kubangdeleg, dan Karawareng.

“Pekerjaan jalan kami sebar secara merata di berbagai kecamatan. Targetnya, akhir 2025 seluruh ruas prioritas sudah bisa dilalui dengan baik,” ucapnya menambahkan.

Sunanto menegaskan, meski sempat terjadi penyesuaian transfer dana dari pusat, seluruh proyek jalan tetap berjalan sesuai rencana.

“Kami pastikan kualitas betonisasi sesuai spesifikasi dan standar teknis agar hasilnya bertahan lama,” tuturnya. (Bambang)