Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 15 Desember 2025

Dari Jalan Hingga Shelter Pedagang, Safari Pembangunan Pastikan Manfaat Nyata Bagi Warga Kabupaten Cirebon

DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Latih Industri Rumahan Lewat Kreasi Donat Batik

 

KABUPATEN CIREBON — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon menggelar pelatihan kelompok industri rumahan melalui lomba dan pelatihan kreasi donat batik Nusantara dalam rangka peringatan Hari Ibu Nasional ke-97, Senin (15/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor DPPKBP3A Kabupaten Cirebon itu diikuti pelaku industri rumahan dari berbagai kecamatan dan bertujuan memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan usaha skala kecil berbasis rumah tangga.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani mengatakan, pengembangan industri rumahan merupakan strategi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat peran perempuan dalam perekonomian.

“Program pengembangan industri rumahan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pelatihan teknis usaha skala kecil yang dikelola dari rumah,” katanya.

Ia menegaskan, pemberdayaan perempuan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan keluarga, terutama peran laki-laki, sehingga partisipasi semua pihak menjadi kunci keberhasilan program.

“Perempuan memang harus berdaya, tetapi dukungan suami dan keluarga sangat dibutuhkan agar perempuan bisa berkembang secara ekonomi tanpa meninggalkan peran di dalam keluarga,” ujarnya.

Kepala dinas yang akrab disapa Fitri ini menjelaskan, pelatihan donat batik Nusantara merupakan lanjutan dari pelatihan vokasional sebelumnya, yang bertujuan meningkatkan nilai tambah produk industri rumahan agar lebih kompetitif di pasar.

“Donat yang biasa dijual sederhana, kini diberi sentuhan batik agar tampil lebih menarik dan memiliki ciri khas daerah,” katanya.

Menurut dia, pemilihan motif batik pada produk donat juga menjadi sarana promosi kekayaan budaya Kabupaten Cirebon yang dikenal memiliki beragam motif batik.

“Batik Cirebon tidak hanya hadir pada motif kain, tetapi juga bisa diaplikasikan pada produk kuliner, sehingga memiliki daya jual yang lebih luas,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Siti Komariah menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi, termasuk peraturan daerah tentang pemberdayaan dan perlindungan perempuan.

“Maksud kegiatan ini adalah memberdayakan perempuan secara ekonomi melalui pengembangan usaha skala kecil dengan pelatihan teknis dan dukungan peralatan,” jelasnya.

Ia menyebutkan tujuan kegiatan antara lain meningkatkan kemandirian finansial perempuan, mengurangi pengangguran, serta mengembangkan potensi ekonomi di tingkat desa dan daerah.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber praktisi kuliner dan melibatkan unsur organisasi perempuan, penggerak PKK, serta pemangku kepentingan terkait.

DPPKBP3A berharap melalui kegiatan ini pelaku industri rumahan mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan mendorong kemandirian ekonomi perempuan di Kabupaten Cirebon. (Nur)

Minggu, 14 Desember 2025

Pekan Kebudayaan Daerah Jawa Barat 2025 Perkuat Kota Cirebon sebagai Simbol Akulturasi dan Toleransi

CIREBON - Vitalitas kebudayaan melekat sebagai tanggung jawab bersama untuk terus dijaga dan diwariskan. Kebudayaan bukan sekadar jejak masa lalu, melainkan denyut hidup yang membentuk identitas, karakter, dan arah pembangunan daerah. 

Kesadaran inilah yang mengemuka dalam Puncak Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Jawa Barat Tahun 2025 yang digelar di Alun-alun Sangkala Buana, Keraton Kasepuhan Cirebon, Sabtu (14/12/2025).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Alun-alun Sangkala Buana menjadi ruang perjumpaan sejarah dan akulturasi, tempat berbagai nilai dan tradisi bertemu dan hidup berdampingan. 

“Kawasan ini bukan hanya simbol kejayaan masa lalu, tetapi juga fondasi kuat bagi tumbuhnya kebudayaan Cirebon yang terbuka dan inklusif,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong agar berbagai agenda kebudayaan tingkat provinsi maupun nasional dapat diselenggarakan di Kota Cirebon. Ia menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan.

Termasuk dalam penyelenggaraan Festival Seni Media yang digelar di Kompleks Gedung Pelabuhan PT Pelindo, berlangsung selama enam hari dan berhasil menarik lebih dari 29 ribu pengunjung beberapa waktu lalu.

“Ini membuktikan keseriusan Kota Cirebon dalam membangkitkan kembali seni dan budayanya,” lanjut Wali Kota.

Wali Kota juga menegaskan bahwa Cirebon, yang secara harfiah berarti caruban atau percampuran, merupakan simbol persatuan dan toleransi. Kota ini menjadi titik temu tradisi Jawa, Sunda, dan beragam budaya lainnya yang membentuk karakter khas Cirebon. 

Sebagai bagian dari Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Cirebon turut berbangga atas ditetapkannya 42 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2025 yang berasal dari Jawa Barat.

“Pencapaian ini adalah bukti bahwa kekayaan budaya Jawa Barat diakui secara luas, sekaligus menjadi kewajiban kita semua untuk melestarikannya,” tegasnya. 

Ia menekankan bahwa kebudayaan harus dijadikan fondasi pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif daerah dan penguat karakter generasi muda. 

Menurut Wali Kota, pelestarian budaya menuntut jaminan agar setiap tradisi, karya seni, dan kearifan lokal dapat diwariskan secara utuh, relevan dengan perkembangan zaman, serta memberikan kesejahteraan bagi para pelaku budaya. 

“Hal ini hanya bisa terwujud melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, akademisi, dan komunitas budaya,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa PKD menjadi ruang ekspresi penting bagi para seniman dan budayawan untuk menampilkan karya terbaiknya. 

Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin mencintai dan melestarikan budaya daerahnya sendiri. 

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menegaskan bahwa budaya lokal mampu tumbuh dan berkembang seiring perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Herman Suryatman menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pelestarian kebudayaan melalui kebijakan, pembinaan, serta fasilitasi ruang-ruang kreatif.

 “Semoga kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas budaya di Jawa Barat,” pungkasnya. (din)



Pemkab Cirebon Gelar Cirebon Peduli Bencana Sumatra Dan Palestina Lewat Konser Amal

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Al Falah menggelar kegiatan Cirebon Peduli Bencana Sumatra dan Palestina lewat konser amal bersama Wali Band di Stadion Ranggajati, Minggu (14/12/2025).

Bupati Cirebon Imron hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Imron mengajak masyarakat mendoakan para korban bencana di Sumatra, Aceh serta warga Palestina.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

“Kita doakan saudara-saudara kita yang ada di Sumatra, Aceh dan juga Palestina. Mangga silakan sumbangannya dan sedekah untuk korban di Sumatra dan juga Palestina,” kata Imron.

Imron menyampaikan, kondisi Kabupaten Cirebon yang aman dan tenteram patut disyukuri dengan meningkatkan kepedulian kepada sesama.

Ia menegaskan, berdonasi atau sedekah tidak akan mengurangi rezeki.

“Jangan sampai berpikir karena sedekah duitnya berkurang. Kalau sering bersyukur, Allah akan menambah nikmatnya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Imron juga mengapresiasi perjalanan KSPPS BMT Al Falah yang telah memasuki usia ke-30 tahun.

Ia berharap lembaga keuangan syariah tersebut terus berkembang dan berperan dalam membantu masyarakat Kabupaten Cirebon menjalankan usaha, sekaligus mencegah praktik pinjaman tidak sehat seperti bank emok.

Sementara itu, Kepala KSPPS BMT Al Falah, Ahmad Hamdan menyampaikan, KSPPS BMT Al Falah telah membangun gedung tiga lantai yang berlokasi di sekitar kawasan perkantoran Bupati Cirebon serta menerbitkan sebuah buku perjalanan lembaga.

“Rangkaian berikutnya adalah aksi kemanusiaan untuk Sumatra dan Palestina. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ujarnya. (Nur)

MTB Fiesta Bupati Cup 2025 Resmi Ditutup, Dorong Lahirnya Atlet Unggul Cirebon


KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menutup ajang MTB Fiesta 2025 Bupati Cup di JTM Bike Park, Kecamatan Sumber, Minggu (14/12/2025)