Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 11 Januari 2020

Menhub Bakal Menyiapkan Dana Sebesar Rp 72 Miliar Untuk Pembangunan Bandara Ngloram, Jawa Tengah


FOKUS JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan telah menyiapkan dana sebesar Rp 72 miliar guna pembangunan Bandara Ngloram, Blora, Jawa Tengah.
Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan, Budi Karya, dalam kunjungan kerjanya ke Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/1).
Ngloram itu lebih progresif, karena untuk tanahnya sudah selesai semuanya. Oleh karenanya kita menyediakan anggaran kurang lebih Rp 72 miliar untuk pembangunan,” ujar Menhub Budi.
Menhub Budi menjelaskan, anggaran Rp 72 miliar yang telah disiapkan untuk mengcover dua hal yaitu perpanjangan runway dan pembangunan terminal Bandara Ngloram.
Target pembangunannya sendiri, lanjut Menhub, diharapkan sudah selesai dan beroperasi secara komersil pada Tahun 2021.
Menhub Budi mengatakan, menugaskan Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti dan Direktur Bandar Udara Praminto Hadi untuk melakukan test flight terlebih dahulu hari ini.
Direncanakan Menhub akan berkunjung ke Bandara Ngloram bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bulan depan.
“Jadi sekarang ini penerbangan perdana oleh saya itu baru boleh dilakukan kalau ada test flight terlebih dahulu. Sekarang sedang dilakukan oleh Bu Dirjen dan Pak Direktur Bandara, kalau bagus mungkin bulan depan saya mau ajak Pak Gubernur nanti,” jelas Menhub.
Sementara itu, setelah melakukan pendaratan di Bandara Ngloram, Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti menyampaikan, pendaratan dapat dilakukan dengan baik pada runway sepanjang 1.200 meter tersebut.
Dia berharap, Bandara Ngloram segera dapat beroperasi secara komersil, agar dapat menghubungkan masyarakat setempat dengan daerah-daerah di sekitarnya.
“Alhamdulillah kalau dari hasil pendaratan secara visual bagus, tapi landasan nanti akan dicek secara teknis, hari ini sudah mulai dites. Bandar udara ini mulai dibangun di tahun 2019, sekarang panjang landasannya 1.200 meter. Mudah-mudahan bisa segera dioperasikan untuk pesawat sejenis ATR 72 (secara) terbatas. Saya berharap dengan keberadaan bandar udara ini bisa membantu masyarakat disini untuk dapat terhubung lebih cepat dengan tempat-tempat lain di sekitar sini,” jelasnya.
Saat ini Bandara Ngloram memiliki runway sepanjang 1.200 m x 30 m dan belum memiliki terminal penumpang. Ke depannya, akan dilakukan 4 tahap pengembangan Bandara Ngloram.
Tahap pertama runway akan diperluas menjadi 1.400 m x 30 m, apron 84 m x 60 m, serta pembangunan terminal penumpang seluas 240 m² dengan kapasitas <50.000 penumpang/tahun. Tahap ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020, agar dapat segera dioperasikan menjadi bandara komersil.
Pada tahap kedua dilakukan pengembangan runway menjadi 1.600 x 30 m, apron menjadi 127 m x 90 m, terminal penumpang menjadi 2.013 m² dengan kapasitas 138.562 penumpang/tahun.
Tahap ketiga, runway diperluas menjadi 1.850 m x 45 m, apron menjadi 168 m x 90 m, dan terminal penumpang menjadi 3.726 m² dengan kapasitas 237.390 penumpang/tahun.
Tahap terakhir direncanakan runway akan memiliki panjang 2.000 m x 45 m, apron seluas 168 m x 90 m akan di fasilitasi untuk dapat menampung 4 pesawat ATR 72-600 serta 2 pesawat Boeing 737-600, serta terminal penumpang yang luasnya 5.216 m² dengan kapasitas 420.551 penumpang/tahun.
Sumber: Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub RI

Jumat, 10 Januari 2020

Bupati Secara Resmi Membuka Acara MUSDA DEKOPINDA Kabupaten Kuningan


FOKUS KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH Memberikan Arahan sekaligus Membuka Secara Resmi Acara MUSDA DEKOPINDA Kabupaten Kuningan, yang dilaksanakan di Aula Kantor Dekopinda Kabupaten Kuningan Jl. RE Martadinata Cijoho. Rabu (8/1/2019).
Ketua Dekopinda Kabupaten Kuningan H. Fachrudin menyampaikan bahwa MUSDA DEKOPINDA Kabupaten Kuningan ini menjadi salah satu kabupaten yang melaksanakan MUSDA yang pertama di tahun 2020 baik tingkat Provinsi Jawa Barat bahkan nasional. Menurutnya tema yang diangkat pada MUSDA ini ialah “meningkatkan peran gerakan koperasi untuk mencapai Kuningan unggul”. 
Dengan tujuan untuk mengevaluasi kerja selama 5 tahun terakhir, kemudian menyampaikan laporan pertanggunjawaban khususnya laporan tahun 2019, serta menyampaikan rencana kerja dan rencana anggaran di tahun 2020.
Sementara itu Ketua DEKOPINWIL Provinsi Jawa Barat Drs. H. Mustopa Zamaludin, M.Si, bahwa gerakan koperasi di Kabupaten Kuningan sudah berjalan dengan hasil yang baik dengan terus bahu membahu berkerjasama membangun gerakan koperasi di Jawa Barat. 
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat beberapa kepentingan yang harus dikembangkan DEKOPINDA dalam rangka mengembangkan usaha ekonomi berjamaah melalui koperasi diantaranya yaitu melalui pendekataan kebersamaan musyawarah mufakat, koperasi di Kuningan harus mampu eksis bersaing dengan pelaku usaha lainnya, pengurus koperasi adalah orang terpilih yang terbaik untuk memberikan kenyamanan anggota koperasinya, serta adanya dorongan dari berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan anggota koperasi untuk membentuk visi misi 5 tahun kedepan.
Sementara itu Bupati yang membuka MUSDA DEKOPINDA tersebut menyampaikan bahwa koperasi sebagai upaya strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Kuningan. 
Lanjutnya ia menjabarkan bahwa dalam rangka meningkatkam koperasi dan UKM, Kementerian Koperasi memiliki program strategis dalam meningkatkan peran koperasi diantaranya, memperbesar akses pasar baik dalam maupun luar negeri, meningkatkan kualitas produk dan inovasi, agregrasi pembiayaan, pengembangan kapasitas manajemen, serta memberikan kemudahan dan kesempatan dalam mengembangkan usaha.


Maka dari itu ia mengapresiasi DEKOPINDA yang telah berhasil membina koperasi di Kuningan untuk terus bermitra, karena apa yang dihasilkan oleh koperasi telah membawa dampak positif terhadap perkembangan koperasi di Kabupaten Kuningan.

Gandeng Pemkab Kepulauan Seribu, Polres Tanam 2050 Pohon


FOKUS JAKARTA-- Dalam rangka mendukung Program Polri Peduli Penghijauan, Polres Kepulauan Seribu menggandeng Pemkab Kepulauan Seribu melakukan penanaman pohon di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu Utara, Jumat (10/1).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M. Sandy Hermawan, SH., S.I.Kom didampingi Pejabat Utama Polres Kepulauan Seribu, Polwan jajaran Polres Kepulauan Seribu, Polsek Kepulauan Seribu Utara, Bhayangkari Ranting Kepulauan Seribu Utara, TNI bersama unsur Pemkab Kepulauan Seribu yakni Kelurahan Pulau Kelapa, PPSU, Dinas Kementrian Lingkungan Hidup, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan perwakilan Mahasiswa dari Undip serta Unsri.

Sebelum dilakukan penanaman pohon, kegiatan diawali dengan apel persiapan penanaman pohon yang digelar lokasi penanaman dipimpin langsung oleh Kapolres kepulauan Seribu. Sebanyak dua ribu batang pohon mangrove dan lima puluh pohon jeruk limau ditanam di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu Utara.

"Hari ini kita melaksanakan Program Polri Peduli Penghijauan, Program ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan dan upaya dalam mencegah pemanasan global maupun bencana alam. Kepulauan Seribu sendiri yang wilayahnya terdapat banyak pulau-pulau, penanaman pohon mangrove ini sangat berguna sebagai peredam erosi dan abrasi dikawasan pantai," kata Sandy.

Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk menanam dimana pun berada, terutama di tempat-tempat yang alamnya mulai rusak, mari hijaukan kembali lingkungan kita guna mengembalikan keseimbangan alam. Kita menanam sekarang, dan kita tinggalkan warisan alam yang baik kepada anak cucu kita.

Selain kegiatan Polri Peduli Penghijauan, Kapolres Kepulauan Seribu juga melakukan pelepasan penyu hijau yang didampingi oleh Kepala Taman Nasional Kepulauan Seribu. "Usai melaksanakan penanaman pohon, kami bersama Kepala Taman Nasional Kepulauan Seribu juga melakukan pelepasan penyu hijau dari penangkaran menuju ke laut.

Ini kita lakukan untuk mencegah berkurangnya populasi penyu hijau di lautan," ujarnya. (dade)

Panglima TNI, Kapolri Dan Kepala BNPB Tanam 2020 Pohon Di Pusat Latihan Multifungsi Mabes Polri


FOKUS  BOGOR -Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, menanam 2020 pohon di Pusat Latihan Multifungsi Mabes Polri, Jalan Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/1).

Jenis pohon yang ditanam pohon langka dengan jenis berbeda-beda. Idham menanam Pohon Merbau Pantai Papua, Hadi menanam Pohon Kayu Hitam Sulawesi, sementara Doni menanam Pohon Kayu Ulin.

Menurut Idham, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Gerakan Menanam Satu Juta Pohon. Ia ingin memanfaatkan momen tersebut guna menggugah hati nurani seluruh anak bangsa untuk peduli pada lingkungan. Tujuannya agar masa depan anak-cucu bisa lebih baik dari sekarang.

"Program penanam pohon hanya simbol saja yang kita tanam hari ini sebanyak 2020, tetapi di balik makna simbol itu bagaimana kita ingin mengunggah hati warga negara Indonesia untuk bergandengan menanam pohon," ujar Idham.

Ia menjelaskan, memasuki 2020 Indonesia diterpa berbagai bencana alam, mulai dari banjir hingga tanah longsor. Idham menilai bencana tersebut tidak main-main, karena menelan korban jiwa hingga ratusan orang, dan membuat 400 ribuan jiwa mengungsi.

"Saya kira ini peringatan juga bagi kita, sehingga saya sekaligus mengajak rekan-rekan semua melalui diri saya sendiri marilah kita melaksanakan kegiatan ini dengan ikhlas. Semoga apa yang kita tanam hari ini akan menjadi kenangan dan kebanggaan bagi anak cucu kita," tuturnya.

Acara penanaman pohon juga dilaksanakan di tingkat polda, polres dan polsek se-Indonesia, sejak awal Januari dan puncaknya secara serentak pada 10 Januari 2020. (bam)

Devi, Kader IPPNU Cirebon Wakili Indonesia Kampanyekan Perdamaian di Afrika Timur


FOKUS  CIREBON -  Devi Farida, kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Cirebon bakal turut  mewakili Indonesia di ajang Youth Exchange for Freedom on Religion and Belief di Kenya. Event yang melibatkan tiga negara yakni Kenya, Indonesia dan Belanda tersebut akan digelar pada 12-17 Januari mendatang.

Manager Islam dan Gender  Fahmina Institutte, Alifatul Arifiati mengatakan, Youth Exchange for Freedom on Religion merupakan kegiatan yang memiliki misi perdamaian dunia. Event ini disupport oleh sebuah lembaga bernama Mensen met een Missie yang berpusat di Belanda.

“Kegiatannya berupa exposures toleransi dan perdamaian ke beberapa tempat di Kenya, seperti komunitas perempuan, komunitas anak muda, kantor kepolisian, dan komunitas lintas iman”, katanya.

Alif menjelaskan, keikutsertaan Indonesia dalam agenda tersebut, karena  Indonesia, khususnya Fahmina Institutte terlibat dalam program membangun toleransi dan perdamaian. Selain itu, Fahmina Institutte tergabung dalam konsorsium yang di support oleh lembaga Mensen met een Missie tersebut.


“Ada 8 orang perwakilan dari Indonesia yang bakal mengikuti kegiatan ini. Mereka adalah orang-orang yang aktif bergerak di isu toleransi perdamaian yang terlibat di Yogyakarta, Makasaar, Poso dan Cirebon. Devi adalah salah satunya”, ungkapnya.

Terpilihnya Devi dalam agenda tersebut, lanjutnya, karena Devi merupakan Alumni Sekolah Cinta Perdamaian (Setaman) yang digelar Fahmina Institutte bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Ma’rif Pimpinan Cabang Nahldlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon beberapa bulan kemarin. Devi, kata dia, berhasil mengetuk hati pihak Fahmina Institutte lantaran telah melaksanakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Setaman dengan sangat baik.

“Setelah mengikuti Setaman, Devi menginisiasi beberapa kegiatan yang menurut kami sangat baik. Misalnya, menyampaikan lagi ke organisasinya yaitu IPNU-IPPNU, menggerakkan buka puasa bersama Lintas Iman di daerahnya, dan lain-lain. Jadi, ini menginspirasi yang lain untuk aktif bergerak dalam upaya bina damai”, ujarnya.

Sementara itu, Devi merasa sangat bersyukur bisa mengikuti ajang tersebut karena bakal meperkenalkan budaya toleransi daerahnya di tingkat internasional. Tidak hanya itu, pelajar berusia 20 tahun ini pun bakal mengenal budaya dan bahasa dari negara lain secara langsung. Dari situ pula dia belajar untuk bertoleransi dalam menanggapi perbedaan dari seluruh dunia.

"Saya berangkat tanggal 10 Januari hari ini. Alhamdulillah persiapan sudah mantap", ungkapnya.

Sementara itu, Farida Apriyani selaku Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Cirebon mengatakan, prestasi yang diraihnya tersebut menjadi suatu kebanggan bagi para pelajar, khususnya yang tergabung dalam IPPNU. Terlebih menurutnya, tugas menyerukan perdamaian dunia adalah tugas yang sangat mulia.

"Alhamdulillah bangga, kader IPPNU Kabupaten Cirebon yang merupakan Ketua PAC IPPNU Kecamatan  Pabuaran bisa Go Internasional. Ini dapat menginspirasi bagi yang lain bahwa rung lingkup kader IPPNU tidak hanya ke pelajar saja, tetapi juga ke masyarakat umum", ujarnya.


Untuk itu, Farida berpesan agar Devi dapat menjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan. Lalu, percaya diri agar bisa menjalankannya dengan maksimal dalam ajang tersebut.

"Cukup percaya diri saja dan selalu jaga kesehatan agar dapat bertugas dengan maksimal", pungkasnya. (Muiz)