Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 06 November 2025

Pemkab Cirebon Perkuat Langkah Nyata Wujudkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Koperasi Merah Putih

 

CIREBON — Semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi kembali diteguhkan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Koperasi dan UKM. Sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 dan SKB 4 Menteri 2 Lembaga, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon menggelar Rapat Koordinasi Tim Satgas Koperasi Digital dan Koperasi Merah Putih (KDKMP).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berdaya saing. Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai wadah pemberdayaan ekonomi berbasis kebersamaan dan inovasi digital.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon menyampaikan bahwa kehadiran Satgas KDKMP merupakan langkah strategis dalam mengintegrasikan program-program penguatan koperasi agar lebih modern, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Koperasi Merah Putih bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk menumbuhkan ekonomi rakyat yang tangguh dan inklusif. Kita ingin koperasi di Cirebon tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan berdaya saing secara nasional,” ujarnya.

Melalui rapat ini, diharapkan seluruh unsur terkait, mulai dari perangkat daerah, lembaga, hingga pelaku koperasi dapat berperan aktif dalam mempercepat transformasi koperasi menuju arah digital dan berkelanjutan.

Langkah nyata ini menjadi wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menghidupkan kembali semangat koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa, sekaligus memperkuat pondasi ekonomi masyarakat yang berkeadilan dan berpihak pada rakyat kecil. (Nur)

ASWAKADA Bahas Penguatan Tata Kelola Daerah, Wakil Wali Kota Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Sinergi

JAKARTA –  Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri audiensi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Wakil Kepala Daerah Seluruh Indonesia (ASWAKADA) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (5/11/2025).

Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen OTDA) Kemendagri, Akmal Malik, serta dihadiri oleh Direktur FKDH dan DPRD, Direktur PHD, dan jajaran pengurus ASWAKADA yang terdiri atas Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, serta sejumlah anggota asosiasi.

Dalam pertemuan tersebut, ASWAKADA menyampaikan usulan agar Kemendagri dapat menyusun regulasi turunan dan pedoman teknis yang mengatur secara jelas pembagian tugas, mekanisme koordinasi, serta indikator kinerja wakil kepala daerah di seluruh Indonesia.

Audiensi ini juga menjadi ruang strategis bagi para wakil kepala daerah untuk menyampaikan aspirasi, memperkuat koordinasi, serta memastikan kebijakan daerah tetap sejalan dengan arah pembangunan nasional.

Selain itu, forum ini dimanfaatkan sebagai ajang berbagi pengalaman dan praktik terbaik (best practices) antar daerah, khususnya dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan partisipatif.

“Sinergi ini bukan sekadar tentang penyusunan kebijakan, tetapi juga tentang bagaimana kita saling berbagi solusi dan membangun kolaborasi nyata antar daerah,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cirebon siap berperan aktif dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, dengan tujuan menciptakan sistem pemerintahan yang transparan, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kolaborasi adalah kunci keberhasilan pembangunan. Dengan komunikasi yang baik antara pusat dan daerah, setiap langkah kecil, Insya Allah, akan membawa dampak besar bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik, memberikan apresiasi atas inisiatif ASWAKADA dalam memperkuat peran strategis wakil kepala daerah.

"Kolaborasi lintas pemangku kepentingan merupakan faktor penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan daerah yang semakin kuat," ujarnya.

Melalui forum ini, Ditjen Otonomi Daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terwujudnya pemerintahan daerah yang harmonis, efektif, dan akuntabel. 

"Kemendagri juga berkomitmen berperan aktif sebagai fasilitator dan regulator dalam memperkuat kelembagaan wakil kepala daerah agar dapat menjalankan tugas pemerintahan secara konstruktif, sesuai dengan semangat kolegialitas dan prinsip demokrasi daerah," tuturnya. (din)



Spirit Juara UKM ELFAHD UIN Siber Cirebon di FEBI CUP 5.0: Bukan Sekadar Angka, Ini Tentang Hati dan Perjuangan

SEMARANG— Ada yang berbeda di arena FEBI CUP 5.0 tahun ini. Turnamen futsal antar-Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) se-Jawa Bali yang digelar oleh UKM SPORT FEBI UIN Walisongo Semarang (3–6 November 2025) menjadi saksi perjuangan luar biasa dari UKM ELFAHD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon— tim muda yang datang jauh dari Cirebon, membawa semangat, solidaritas, dan mimpi besar.

Bukan hanya sekadar berlaga, tim yang seluruh pemainnya berasal dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini berhasil menorehkan tinta emas dengan meraih Juara III di ajang bergengsi tersebut. Sebuah capaian membanggakan bagi tim yang baru pertama kali menembus tiga besar kompetisi tingkat nasional ini.

Menyalakan Semangat dari Cirebon untuk Jawa–Bali

Sejak peluit pertama dibunyikan di fase grup, ELFAHD tampil memukau. Mereka melibas lawan-lawannya dengan gaya bermain penuh disiplin dan determinasi tinggi.

Dalam fase grup, ELFAHD sukses menundukkan tiga tim kuat sekaligus: FEBI UIN Satu Tulungagung, FEB Universitas Negeri Yogyakarta, dan FEB Universitas Brawijaya Malang.

Penampilan solid ini membuat publik turnamen menaruh perhatian pada “tim kuda hitam dari Cirebon”.

Kapten tim, Ahmad Dendi, mengungkapkan bahwa kemenangan ini bukan hanya soal skor, melainkan tentang kebersamaan dan dedikasi.

“Kami datang bukan sekadar bertanding, tapi untuk menikmati prosesnya dan membuktikan bahwa kekompakan bisa mengalahkan segalanya. Kemenangan di fase grup adalah bonus dari kerja keras kami,” ujarnya penuh semangat.

Drama Semifinal dan Kebangkitan Menuju Podium

Langkah impresif ELFAHD berlanjut hingga babak 8 besar, di mana mereka menyingkirkan FEB BPD Jateng dengan skor meyakinkan. Namun di semifinal, mereka harus berhadapan dengan tim tangguh FEB UDINUS Semarang.

Pertandingan berlangsung ketat dan berakhir imbang di waktu normal. Laga pun harus ditentukan melalui adu penalti — momen menegangkan yang akhirnya membuat ELFAHD harus puas melangkah ke perebutan tempat ketiga.

Namun, mental juara sejati tidak mengenal kata menyerah. Di laga perebutan juara tiga melawan FEB USWK Salatiga, ELFAHD bangkit dengan performa terbaiknya dan menutup pertandingan dengan skor 5–3. Kemenangan ini menjadi simbol dari semangat pantang menyerah dan karakter pejuang tim muda UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Top Skor Dua Tahun Berturut-turut

Salah satu bintang yang bersinar terang adalah Tubagus Alfurqon Sasikirana, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dengan torehan 7 gol, ia berhasil menyabet gelar Top Skor FEBI CUP 5.0 — gelar yang sama yang telah ia raih pada ajang serupa tahun 2024.

Konsistensi luar biasa ini menjadi bukti bahwa talenta dan dedikasi dapat melahirkan prestasi berkelanjutan.

“Rasanya luar biasa bisa membawa pulang dua gelar Top Skor berturut-turut. Tapi yang paling penting bukan pialanya, melainkan kebersamaan dan perjuangan kami di lapangan,” ujar Tubagus dengan senyum bangga.

Lebih dari Sekadar Turnamen

Bagi UKM ELFAHD, FEBI CUP 5.0 bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi ruang pembelajaran dan pembuktian karakter. Di balik setiap gol dan peluh di lapangan, ada kisah tentang kerja keras, disiplin, dan semangat kebersamaan yang menjadi nilai penting dalam kehidupan mahasiswa.

Manajer tim menyampaikan rasa syukur atas perjuangan anak-anak asuhnya.

“Ini bukan sekadar tentang angka atau posisi di podium. Ini tentang hati, perjuangan, dan bagaimana kami membawa nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan penuh kebanggaan,” ungkapnya.

Dengan semangat juara yang tak pernah padam, UKM ELFAHD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pulang ke Cirebon membawa lebih dari sekadar medali. Mereka membawa cerita tentang dedikasi, kebersamaan, dan bukti bahwa semangat siber bisa menembus batas lapangan — menjadikan FEBI CUP 5.0 sebagai panggung lahirnya inspirasi baru bagi mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (Nur)

Dede Al Mustaqim Gagas Model Wakaf Tunai Korporasi untuk SDGs Indonesia

CIREBON - Nama Dede Al Mustaqim, S.H., mahasiswa Magister Hukum Keluarga Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kembali mengharumkan dunia akademik Indonesia di kancah internasional. Dalam ajang The 1st Global Conference on Waqf Development (GLOW) 2025, ia tampil sebagai presenter terpilih dan memaparkan gagasan inovatif tentang model wakaf tunai korporasi (corporate cash waqf) untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Konferensi internasional bergengsi bertema “Sustainable Waqf Amidst Global Uncertainty: Aligning With Equitable Future” tersebut diselenggarakan pada 8 Oktober 2025, mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi ekonomi syariah dari tujuh negara.

Dari 483 peserta yang mendaftar, hanya 251 full paper yang diterima, dan 100 karya terbaik (selected paper) yang mendapatkan kesempatan tampil di forum utama — termasuk karya ilmiah Dede Al Mustaqim.

Gagasan Inovatif: Wakaf Tunai Korporasi untuk Keadilan Sosial

Dalam presentasinya berjudul “Implementation of Corporate Cash Waqf for Achieving Sustainable Development Goals in Indonesia: A Maqāṣid Syariah Perspective”, Dede menawarkan model integratif pengelolaan wakaf uang korporasi yang berpijak pada prinsip Maqāṣid Syariah.

Menurut Dede, konsep wakaf tunai korporasi dapat menjadi jembatan antara nilai-nilai spiritual Islam dan pembangunan berkelanjutan, dengan memanfaatkan potensi besar dunia usaha untuk mendukung sektor-sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Melalui pendekatan Maqāṣid Syariah, wakaf uang korporasi dapat menjadi instrumen sosial-ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan finansial, tetapi juga pada perlindungan jiwa (hifz an-nafs), akal (hifz al-‘aql), harta (hifz al-māl), dan kemaslahatan umat secara luas,” jelas Dede.

Ia menegaskan bahwa corporate cash waqf mampu memperluas peran wakaf dalam sistem ekonomi nasional sekaligus memperkuat misi Islam sebagai agama yang membawa keadilan, kesejahteraan, dan keberlanjutan bagi seluruh masyarakat.

Apresiasi dari Forum Internasional

Gagasan yang dipresentasikan Dede mendapat sambutan positif dari para peserta dan panitia GLOW 2025. Para akademisi menilai bahwa pemikiran tersebut menghadirkan paradigma baru dalam pengelolaan wakaf modern, yang mengintegrasikan nilai maqāṣid, prinsip tata kelola korporasi, dan tujuan SDGs secara harmonis.

Pendekatan ini dinilai relevan dengan tantangan global dalam menciptakan model ekonomi Islam yang adaptif, inklusif, dan berkeadilan sosial.

Rektor: Bukti Internasionalisasi Keilmuan Islam Digital

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian mahasiswa tersebut.

“Kehadiran mahasiswa UIN Siber dalam forum internasional ini menunjukkan komitmen nyata kita terhadap internasionalisasi keilmuan Islam digital. Prestasi ini membuktikan bahwa generasi muda akademisi Indonesia mampu membawa nilai-nilai Islam ke ranah global dengan pendekatan ilmiah, inovatif, dan kontekstual,” tutur Rektor.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Mantapkan Kiprah Global

Partisipasi Dede Al Mustaqim dalam GLOW 2025 memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University yang berorientasi global dan riset. Kampus ini terus mendorong kolaborasi akademik lintas negara untuk mewujudkan keilmuan Islam yang kontributif terhadap pembangunan berkelanjutan dan kemaslahatan umat di era digital.

LPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar FGD Penguatan Kapasitas Gugus Mutu dan Kendali Mutu

CIREBON  — Dalam upaya memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kapasitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Kapasitas Tim Gugus Mutu dan Kendali Mutu tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (6–7 November 2025), bertempat di Hotel Grand Tryas Cirebon, dengan menggandeng kalangan akademisi eksternal, yakni Hidayatul Faridah, M.A., Ketua Pusat Penjaminan Mutu, dan Mar’atus Salamah, M.Pd., Ketua Prodi PIAUD Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuningan.

FGD sebagai Wahana Sinergi dan Penguatan Sistem Penjaminan Mutu

Ketua LPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd., dalam laporannya menegaskan pentingnya kegiatan FGD ini sebagai langkah strategis untuk membangun kesamaan visi di antara tim Gugus Mutu dan Kendali Mutu di seluruh fakultas dan unit kerja.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola penjaminan mutu internal, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memperkuat koordinasi antar-unit agar sistem mutu berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” jelas Prof. Ria.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan kapasitas tim Gugus Mutu merupakan bagian dari upaya UIN Siber dalam memastikan standar akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat senantiasa sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) dan tuntutan transformasi digital.

Rektor Tekankan Pentingnya “Link and Match” dalam Transformasi Digital dan Pencapaian SDGs

Kegiatan FGD ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. Dalam sambutannya, Prof. Aan menegaskan bahwa penguatan dokumen link and match merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh program akademik maupun non-akademik di lingkungan universitas selaras dengan kebutuhan dunia kerja, dunia industri, serta tantangan transformasi digital yang berkelanjutan.

“Link and match bukan sekadar jargon, tetapi merupakan fondasi penting agar perguruan tinggi memiliki relevansi nyata dengan dunia kerja dan masyarakat. Melalui pendekatan tujuh pilar link and match, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat menjadi model kampus yang menerapkan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), sekaligus responsif, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global,” tutur Prof. Aan dalam arahannya.

Tujuh Pilar Link and Match sebagai Arah Strategis Mutu UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Dalam arahannya, Prof. Aan memaparkan tujuh pilar link and match yang menjadi pedoman utama dalam pengembangan mutu akademik dan kemitraan strategis antara kampus, industri, dan masyarakat, yaitu:

1. Penyelarasan Kurikulum dengan Dunia Kerja, memastikan setiap prodi relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.

2. Magang dan Praktik Kerja Bersertifikat, memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa memahami dinamika profesional.

3. Kualifikasi Dosen dan Tenaga Pendidik, yang memiliki kompetensi dan pengalaman praktis sesuai bidangnya.

4. Keterlibatan Dunia Industri dalam Pembelajaran, melalui kuliah tamu, riset terapan, hingga proyek bersama.

5. Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa, sebagai pengakuan profesional atas keahlian lulusan.

6. Penelitian dan Inovasi Bersama, untuk menciptakan solusi kreatif atas persoalan nyata masyarakat dan industri.

7. Penyaluran dan Pemantauan Alumni, memastikan lulusan terserap dan terus dibina dalam karier profesionalnya.

“Ketujuh pilar ini harus menjadi budaya kolektif di seluruh unit dan fakultas. Setiap dokumen link and match harus menggambarkan sinergi antara visi akademik, inovasi digital, dan relevansi sosial-ekonomi, sesuai mandat UIN Siber sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri berbasis siber pertama di Indonesia,” tegas Prof. Aan.

Wujud Komitmen terhadap Mutu dan Daya Saing Global

Kegiatan FGD ini menjadi bukti komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mewujudkan tata kelola penjaminan mutu yang unggul, kolaboratif, dan berbasis transformasi digital.

Melalui sinergi antara LPM, Gugus Mutu, dan Kendali Mutu di seluruh unit, universitas meneguhkan tekadnya untuk menjadi Cyber Islamic University yang berdaya saing global, berorientasi pada mutu, dan berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia. (Nur)