Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 14 Maret 2025

Polda Jabar dan Media Bersinergi dalam Kegiatan Berbagi Takjil kepada Masyarakat

 


BANDUNG – Polda Jawa Barat menggelar kegiatan berbagi takjil bersama media sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. 

Acara ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah hukum Polda Jabar yang memilih tiga lokasi utama, yaitu di depan Mapolda Jabar, Kiara Arta, dan sekitar Bundaran Cibiru Bandung.

Dipimpin oleh Wakapolda Jabar dan didampingi oleh Pejabat Utama Polda Jabar, kegiatan ini juga melibatkan pemimpin redaksi serta para wartawan yang turut turun ke lapangan. Bersama jajaran kepolisian, mereka membagikan takjil kepada masyarakat yang sedang dalam perjalanan menunggu waktu berbuka puasa.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K., menyampaikan bahwa sebanyak 600 paket takjil telah dibagikan dalam kegiatan ini. "Ini adalah bagian dari kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. 

Selain itu, acara ini juga mempererat hubungan antara Polri dan media sebagai mitra strategis dalam memberikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat," ujar Jules.

Salah satu perwakilan media yang hadir dalam kegiatan ini mengungkapkan apresiasinya. “Kami sangat mengapresiasi Polri atas terselenggaranya acara berbagi takjil dan buka puasa bersama media pada hari ini. Ini adalah wujud kebersamaan yang luar biasa antara Polri, media, dan masyarakat,” tuturnya.

Selain di Bandung, kegiatan berbagi takjil ini juga berlangsung secara serentak di berbagai daerah di Indonesia dengan ribuan paket takjil dibagikan. 

Kehadiran Polri bersama media di tengah masyarakat tidak hanya membawa kebahagiaan bagi mereka yang menerima, tetapi juga memperkuat sinergi antara kepolisian dan media dalam menjalankan tugasnya untuk masyarakat.

"Sangat luar biasa melihat Wakapolda beserta Pejabat Utama Polda Jabar turun langsung berbagi takjil kepada masyarakat. Kolaborasi ini menunjukkan betapa harmonisnya hubungan antara Polri dan media dalam menjalankan tugas untuk masyarakat," tambah seorang wartawan yang turut serta dalam kegiatan ini.

Dengan adanya kegiatan ini, Polri berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama media dapat terus diperkuat. Tidak hanya dalam penyampaian informasi kepada publik, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

DWP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Tadarus dan Kajian Inspiratif

CIREBON, FC – Dalam upaya mempererat ukhuwah serta meningkatkan kualitas spiritual, Dharta Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU),  menggelar kegiatan tadarus dan kajian bertemakan "Sabar dan Syukur, Dua Pilar Ketenangan Hati" pada hari Jumat, 14 Maret 2025. 

Acara ini berlangsung di Gedung Siber UIN Syekh Nurjati Cirebon, dihadiri oleh seluruh anggota DWP serta civitas akademika, dan diakhiri dengan pembagian takjil gratis.

Ketua DWP UIN Syekh Nurjati, Hj. Husnul Khotimah, S.Pd.I, dalam sambutannya menekankan pentingnya memupuk kesabaran dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari untuk meraih ketenangan hati. 

“Kegiatan ini bukan hanya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, tetapi juga untuk memperkuat spiritualitas dan ketahanan batin kita dalam menghadapi berbagai tantangan hidup,” ujar Husnul dengan penuh semangat.

Acara dilanjutkan dengan kajian yang dipandu oleh Popon sebagai moderator. Materi disampaikan oleh Hj. Amroh Umaemah, M.Pd.I, seorang dosen dan praktisi, yang memaparkan tentang dua pilar utama dalam hidup yang membawa ketenangan hati: sabar dan syukur. 

“Sabar adalah kunci untuk menghadapi setiap ujian dengan lapang dada, sedangkan syukur adalah cara kita menghargai nikmat yang diberikan oleh Allah SWT,” jelas Ibu Amroh dalam penjelasannya yang mendalam.

Setelah kajian, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur'an bersama sebagai wujud penguatan hubungan spiritual dan mendekatkan diri pada Allah SWT. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembagian takjil gratis kepada peserta sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, DWP UIN Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat memberikan manfaat yang mendalam bagi para anggotanya, serta mendorong mereka untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai sabar dan syukur dalam kehidupan pribadi dan profesional. 

"Semoga dengan kegiatan ini, kita semua dapat memperoleh ketenangan hati yang hakiki dan terus berkembang menjadi individu yang lebih baik," tutup Husnul dalam penutupan acara. (din)

Kamis, 13 Maret 2025

IPM Kabupaten Cirebon Terus Meningkat Dalam 5 Tahun Terakhir

KABUPATEN CIREBON — Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir, sebagaimana dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dari tahun 2020 hingga 2024.

Pada tahun 2020, IPM Kabupaten Cirebon yang dihitung berdasarkan Umur Harapan Hidup (UHH) hasil Sensus Penduduk (SP) 2010 tercatat sebesar 68,75.

Angka ini meningkat menjadi 69,12 pada 2021, kemudian naik lagi menjadi 70,06 pada 2022, 70,95 pada 2023, dan mencapai 71,44 pada tahun 2024.

Sementara itu, IPM yang dihitung menggunakan UHH hasil SP 2020 LF juga mengalami kenaikan yang konsisten.

Pada tahun 2020, IPM tercatat sebesar 69,61, kemudian meningkat menjadi 69,99 pada 2021, lalu 70,92 pada 2022, naik lagi menjadi 71,81 pada 2023, dan mencapai 72,30 pada 2024.

Peningkatan IPM Kabupaten Cirebon didukung oleh pertumbuhan positif dalam beberapa komponen utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Umur Harapan Hidup (UHH) menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Berdasarkan SP 2010, UHH meningkat dari 71,99 tahun pada 2020 menjadi 73,04 tahun pada 2024.

Sementara itu, berdasarkan SP 2020 LF, UHH juga mengalami peningkatan dari 73,97 tahun pada 2020 menjadi 74,98 tahun pada 2024. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan dalam sektor kesehatan dan layanan masyarakat.

Di bidang pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) juga mengalami pertumbuhan yang positif.

HLS meningkat dari 12,25 tahun pada 2020 menjadi 12,42 tahun pada 2024. Sementara RLS bertambah dari 6,92 tahun pada 2020 menjadi 7,65 tahun pada 2024.

Angka ini menunjukkan adanya peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang lebih baik, baik dari segi lama pendidikan maupun peluang untuk menempuh pendidikan lebih tinggi.

Selain itu, sektor ekonomi juga mengalami perkembangan dengan meningkatnya pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Cirebon. Pada tahun 2020, pengeluaran per kapita tercatat sebesar Rp10,342 juta per tahun dan terus meningkat menjadi Rp10,368 juta pada 2021.

Kemudian, Rp10,791 juta pada 2022, Rp11,128 juta pada 2023, hingga mencapai Rp11,529 juta pada 2024. Kenaikan ini menunjukkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya beli yang semakin membaik.

Tren pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai aspek. Pemkab Cirebon berkomitmen untuk melaksanakan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan agar IPM terus meningkat, dan kesejahteraan masyarakat semakin merata.

Dengan pertumbuhan yang stabil dalam lima tahun terakhir, Kabupaten Cirebon menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang diharapkan akan berdampak positif pada sektor lainnya, seperti ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Pemkab Cirebon terus berupaya meningkatkan IPM, salah satunya di komponen kesehatan. Pemkab telah meluncurkan sekolah untuk warga lanjut usia (lansia). Program sekolah lansia itu salah satu tujuannya untuk meningkatkan UHH.

Kepala Bidang Keluarga Berencana Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Yati Fironike mengatakan, program sekolah lansia bertujuan untuk membuat lansia berdaya dan tidak jadi beban keluarga. (din)


“Supaya lansia paham dan mengerti bagaimana menolong dirinya sendiri dan tetap sehat. Dan, harapan hidup (UHH) di Kabupaten Cirebon tinggi,” jelas Yati belum lama ini.


Sekolah lansia melaksanakan 12 kali pembelajaran dalam satu tahun. Lansia yang mengikuti program ini bakal mendapatkan banyak ilmu, dari mulai agama, sosial hingga kesehatan. (DISKOMINFO)

Pemkab Cirebon Perjuangkan Kejelasan Status 1.737 PPPK

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk memperjuangkan kejelasan status pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.

Upaya ini dilakukan dengan berkoordinasi langsung dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), serta Komisi II DPR RI guna membahas aspirasi tenaga non-ASN yang telah lulus seleksi.

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi aspirasi tenaga PPPK.

Pria yang akrab disapa Jigus ini menilai, mereka telah berjuang melewati proses seleksi dan memiliki peran penting dalam pemerintahan daerah.

“Kami sebagai pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat, termasuk tenaga PPPK yang telah berjuang dalam seleksi ini,” ujar Jigus.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dan Senin depan sudah dijadwalkan pertemuan terkait hal ini,” ujarnya usai audiensi dengan Perkumpulan Non-ASN Lulus PPPK Tahun 2024 Kabupaten Cirebon di Ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (13/3/2025).

Jigus menekankan keberadaan tenaga P3K sangat penting dalam mendukung kinerja pemerintahan daerah. Oleh karena itu, kepastian terkait status mereka harus segera diperjelas, agar mereka dapat bekerja secara optimal dalam mendukung pelayanan publik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Hilmy Riva’i menambahkan, bahwa kalau pihaknya memahami keresahan para tenaga PPPK yang telah melalui proses seleksi ketat.

Dari ribuan pelamar, sebanyak 1.737 orang dinyatakan lulus, namun mereka masih menunggu kejelasan terkait penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP).

“Proses seleksi yang mereka lalui tidak mudah. Mereka bersaing dengan ribuan peserta dari berbagai daerah, sehingga wajar jika mereka berharap segera mendapatkan kejelasan. Kami memahami harapan mereka untuk segera menerima hak-haknya sebagai tenaga PPPK,” ujar Hilmy.

Lebih lanjut, Hilmy menjelaskan, Pemkab Cirebon sebenarnya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar untuk pembayaran gaji tenaga PPPK.

Namun, adanya perubahan kebijakan di tingkat pusat menyebabkan pengunduran jadwal pengangkatan mereka.

Meskipun demikian, Hilmy optimistis keputusan final dari KemenPAN-RB belum ditetapkan. Oleh karena itu, masih ada peluang bagi pemerintah daerah untuk memperjuangkan percepatan pengangkatan tenaga PPPK di Kabupaten Cirebon.

“Kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah pusat terhadap tenaga PPPK ini. Dari sisi finansial, kami sudah siap,” ungkapnya.

“Yang kami lakukan sekarang adalah memastikan bahwa kebijakan yang dikeluarkan tetap berpihak pada mereka,” katanya.

Pemkab Cirebon bersama perwakilan tenaga PPPK akan terus melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dan DPR RI guna mencari solusi terbaik. Upaya ini dilakukan agar aspirasi mereka dapat segera ditindaklanjuti.

Hilmy meyakini, perjuangan ini tidak hanya dilakukan secara individu, tetapi bersifat holistik dan komprehensif. Pemkab Cirebon akan memastikan bahwa proses ini berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kami akan terus mengawal proses ini hingga ada keputusan yang jelas. Mudah-mudahan perjuangan yang dilakukan bersama ini dapat membuahkan hasil yang baik bagi tenaga PPPK di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (din)

Disbudpar Kabupaten Cirebon Matangkan Persiapan Edu Heritage PG Karangsuwung

KABUPATEN CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) melakukan audiensi persiapan Edu Heritage Pabrik Gula (PG) Karangsuwung dan Arkeologi Maritim dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat.

Selain Disbudpar, tampak hadir perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan visi dan misi Pelestarian, Pengembangan dan Pemanfaatan Cagar Budaya yang ada di Kabupaten Cirebon.

Selain itu, audiensi ini bertujuan untuk membahas sinergitas dan kolaborasi dalam rangka mendukung pengembangan kebudayaan yang lebih optimal di Kabupaten Cirebon.

Perlu diketahaui, PG Karangsuwung merupakan pabrik gula tertua di Indonesia. Pabrik gula yang terletak di Desa Karangsuwung Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon ini, didirikan pada tahun 1867 oleh keluarga besar Hubertus Paulus Hoevernaar.

Di sana, sisa mesin-mesin besar masih tersimpan, salah satunya Java Pomp, Machinefabriek Reineveldelfte yang dibuat tahun 1918.

Dan, yang menjadi ciri khas dari pabrik gula ini adalah masih berdiri dengan kokohnya cerobong asap dan dapat terlihat dari kejauhan. (Ara)

Konsulat RI Darwin Buka Jalan Mahasiswa UIN Siber Cirebon Magang Sebagai Asisten Pengajar BIPA di Australia

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU),  bekerja sama dengan Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Darwin, Australia, meluncurkan program magang internasional untuk mahasiswa UIN SSC sebagai Indonesian Language Teacher Assistant dalam program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). 

Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan keterampilan mahasiswa sekaligus memperkuat eksistensi Bahasa Indonesia di tingkat internasional, khususnya di Australia. Jum’at, (13/03/2025).

Minat belajar Bahasa Indonesia di Australia saat ini mengalami penurunan signifikan. Laporan The Australian pada Desember 2024 mencatat bahwa jumlah mahasiswa yang mempelajari Bahasa Indonesia menurun drastis dibandingkan lima dekade lalu, dengan proyeksi bahwa bahasa ini dapat hilang dari universitas-universitas Australia pada tahun 2031. 

Penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya motivasi, keyakinan bahwa bahasa Inggris sudah cukup, serta upaya promosi yang tidak konsisten.

Sebagai respons terhadap tantangan ini, UIN SSC mengambil langkah konkret melalui program BIPA yang telah terbukti efektif dalam mengajarkan Bahasa Indonesia kepada mahasiswa internasional. 

Dengan pendekatan komunikatif dan inovatif, program ini memanfaatkan interaksi langsung dengan penutur asli serta teknologi digital untuk mempercepat pembelajaran. Keberhasilan ini menjadi modal kuat dalam menyusun strategi pengajaran BIPA di Australia.

Kerja sama ini juga didukung penuh oleh Konsulat RI Darwin, yang dipimpin oleh Konsul Bagus Hendraning Kobarsih, serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) di Canberra, yang kini dipimpin oleh Prof. Dr. Mukhamad Najib. 

Baik Konsulat RI Darwin dan Atdikbud KBRI di Canberra akan membantu UIN SSC menjalin hubungan dengan Northern Territory Department of Education guna memfasilitasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). 

MoU ini akan menjadi landasan kerja sama jangka panjang antara UIN SSC, pemerintah federal, dan pemerintah negara bagian di Australia untuk menjalankan program magang ini secara berkelanjutan.

Melalui program ini, mahasiswa UIN SSC akan dikirim sebagai asisten pengajar BIPA di institusi pendidikan di Darwin dan wilayah lain di Australia. Tidak hanya meningkatkan kemampuan pengajaran lintas budaya, program ini juga memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia di bidang pendidikan dan budaya. 

Langkah ini sejalan dengan strategi diplomasi bahasa dan budaya Indonesia untuk memperkenalkan Bahasa Indonesia ke tingkat internasional.

Jika terealisasi, program ini akan menjadi tonggak penting dalam mempromosikan Bahasa Indonesia di Australia, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat pendidikan dan budaya di kawasan Asia Pasifik. 

Lebih dari sekadar program akademik, inisiatif ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun jembatan pemahaman, memperkuat identitas bangsa, dan memastikan bahwa Bahasa Indonesia tetap memiliki tempat di panggung global.

Dengan semakin banyaknya generasi muda Australia yang mengenal dan menguasai Bahasa Indonesia, hubungan bilateral kedua negara akan semakin erat, membuka lebih banyak peluang kerja sama di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial. 

Program ini bukan hanya tentang mengajar bahasa, tetapi juga tentang membangun jembatan budaya yang kokoh antara Indonesia dan Australia.

Langkah ini akan menjadi monumental bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam upaya internasionalisasi kampus di kancah global. Melalui soft diplomacy yang dikemas dalam pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), UIN SSC tidak hanya memperkenalkan bahasa, tetapi juga membawa nilai-nilai luhur budaya Indonesia ke dunia internasional. 

Program ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan dapat menjadi alat diplomasi yang kuat untuk membangun jembatan antarbangsa. 

Dengan mengirimkan mahasiswa sebagai duta bahasa dan budaya, UIN SSC menunjukkan komitmennya untuk menjadi pelopor dalam mempromosikan identitas Indonesia di panggung global. 

Semangat ini adalah inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berinovasi, melintasi batas-batas geografis, dan membawa nama bangsa ke puncak kejayaan. 

Melalui program ini, UIN SSC tidak hanya mencetak pengajar handal, tetapi juga pemimpin masa depan yang siap menyuarakan keberagaman, toleransi, dan persatuan di tengah dunia yang semakin terhubung. 

"Ini adalah langkah besar menuju visi Indonesia Emas 2045, di mana pendidikan dan budaya menjadi garda terdepan diplomasi internasional,"tandasnya. (din)

Pemkab Cirebon Bersama Polresta Cirebon Menggelar Patroli Sahur, Wujudkan Bentuk Kepedulian

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersinergi dengan Polresta Cirebon menggelar patroli sahur sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini tidak hanya memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, tetapi juga menjadi sarana berbagi dengan warga yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Bupati Cirebon Imron yang turut serta dalam patroli sahur, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan membagikan ratusan paket makanan kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang rute patroli.

“Kami bersama jajaran Forkopimda, mengikuti Ibu Kapolresta Cirebon dalam mengadakan sahur keliling. Tadi, kami telah membagikan 300 paket makanan kepada warga yang berada di jalan yang kami lalui. Alhamdulillah, semuanya sudah tersalurkan,” ujar Imron, selasa (10/2/2025) dini hari.

Patroli sahur yang digelar di tiga titik di Kecamatan Sumber dan Weru ini tidak hanya menyusuri jalan-jalan utama, tetapi juga masuk ke kawasan permukiman warga. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap kondusif selama waktu sahur.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, menegaskan bahwa selain membagikan makanan, pihaknya juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat.

“Kami juga membagikan paket sembako dan makanan, sekaligus menyampaikan pesan Kamtibmas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi di waktu subuh,” ucap Sumarni.

“Kami berharap, dengan adanya patroli ini, situasi tetap aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan lancer dan menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” ungkapnya.

Inisiatif patroli sahur keliling ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang merasa terbantu dengan adanya pembagian makanan sahur, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan atau belum sempat menyiapkan makanan.

“Alhamdulillah, saya kebetulan sedang di luar rumah dan belum sempat makan sahur. Tiba-tiba ada petugas yang membagikan makanan, jadi ini sangat membantu. Semoga kegiatan ini terus ada di Ramadan berikutnya,” ujar Rudi, salah seorang warga yang menerima paket makanan.

Selain memberikan manfaat secara sosial, patroli ini juga diharapkan dapat menekan angka kejahatan yang biasanya meningkat saat dini hari. Dengan kehadiran aparat keamanan yang berpatroli, masyarakat pun merasa lebih aman saat beraktivitas menjelang waktu subuh. (din)