CIREBON, FC - Dr H Sugianto SH MH, Ketua Prody S2 Magister HKI Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang juga Ketua Team Rektor untuk Percepatan Pengembangan (TRUPP), menyatakan, bahwa secara normatif dan sesuai amanat Peraturan Menteri Agama (PMA), kesiapan IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon menuju Universitas Islam Negeri (UIN) sudah terpenuhi.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 17 September 2020
Transformasi IAIN Cirebon Ke UIN, Sesuai Amanat PMA Sudah Terpenuhi
Kanwil Jabar Undang IAIN Cirebon dan UIN Bandung Rumuskan Sertifikasi Manasik Haji Di Masa Covid 19
BANDUNG, FC - Kementerian Agama Kantor Wilayah (KANWIL) Provinsi Jawa Barat bekerjasama sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menggandeng Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati dalam kegiatan workshop perumusan metode pembelajaran sertifikasi pembimbing manasik haji reguler dimasa pandemi Covid-19.
Selasa, 15 September 2020
Warung Kopi di Jalan Cakrabuana Cempaka Arum Ludes Terbakar
CIREBON, FC - Waung kopi yang berada di Jalan Cakrabuana, Cempaka Arum, Desa Wanasaba, Kabupaten Cirebon ludes terbakar.
Api yang memerah dengan gumpalan asap hitam, membuat sejumlah warga panik dan berlarian. Api juga terus membakar bahan yang mayoritas terbuat dari kayu, lantaran angin secara bersamaan juga tengah cukup kencang.
Namun tak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran datang dan langsung melakukan pemadaman.
Belum diketahui pasti apa penyebanb dari kebakaran tersebut, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP.
Sementtara itu, pemilik warung kopi hanya bisa pasrah melihat warungnya yang sudah ludes terbakar. Hanya asap putih dan puing-puing yang terlihat dan sudah rata dengan tanah. (Bambang)
Senin, 14 September 2020
Panitia Lokal IAIN SNJ Cirebon Menggelar SKB CPNS Formasi 2019 Di Lingkungan Kemenag Tahap Kedua
CIREBON, FC - Panitia lokal IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyelenggarakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) tahap kedua.
Kegiatan ini kembali dilaksanakan setelah sebelumnya sempat tertunda karena pandemi Covid-19.
Kasubag Kepegawaian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dra Siti Yayah N MSi mengatakan, untuk pelaksanan SKB CPNS wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon diselenggarakan secara online di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
"Ini adalah hajat nasional. IAIN Syekh Nurjati Cirebon hanya panitia lokal yang menyediakan tempat saja,” kata Yayah di sela-sela kegiatan, Senin (14/9/2020).
Yayah juga menjelaskan, para peserta SKB CPNS ini, sebelumnya telah mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) pada 27 Februari 2020 lalu di Bandung.
“Sebenarnya SKB CPNS tahap kedua ini seharusnya dilaksanakan pada bulan Mei, tetapi karena situasi pandemi jadi tertunda. Sehingga baru sekarang bisa dilaksanakan dan pelaksanaannya pun secara online,” jelas Yayah.
Untuk menunjang kegiatan SKB CPNS ini, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang sangat memadai, seperti ketersediaan laptop, jaringan internet, dan ruangan yang representatif. Sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar.
“Mereka yang mengikuti SKB di IAIN Cirebon, berdasarkan tempat tinggal atau domisili, yaitu di Kota dan Kabupaten Cirebon. Dan tempat ujiannya jadi satu di IAIN Cirebon. Sementar peserta yang mengikuti SKB ini ada 81 peserta,” paparnya.
Namun, kata Yayah, dari 81 peserta tidak hanya mendaftar untuk formasi CPNS di IAIN Syekh Nurjati Cirebon saja, tetapi juga secara nasional. Seperti untuk di Universitas Islam Negeri (UIN), IAIN, dan formasi lainnya yang ada di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Karena mereka domisilinya di Cirebon, jadi mereka menjalani ujian dan prosesnya di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, tapi tujuan CPNS-nya berbeda-beda,” terangnya.
Untuk di IAIN Syekh Nurjati Cirebon sendiri, Yayah mengungkapkan, membuka sebanyak 25 formasi, namun hanya tersisi 22 saja. Formasi tersebut, yaitu untuk prakom, dosen, arsiparis, dan pelaporan keuangan.
“Yang mendaftar formasi untuk di IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini ada yang dari Riau, Kalimantan, Metro Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur. Dan mereka mengikuti ujian di daerah mereka masing-masing,” tandasnya.
Salah satu tim penguji untuk formasi dosen di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Toheri menjelaskan, karena kegiatan ini dilaksanakan secara online, maka ada beberapa tahapan yang dilaksanakan untuk memastikan bahwa peserta tersebut memang orang yang bersangkutan dalam SKB CPNS ini.
“Kita menggunakan aplikasi Zoom. Jadi sebelum masuk kita verifikasi data dulu oleh panitia. Seperti dilakukan pencocokan foto dan wajah peserta. Kalau dia menggunakan masker, maka maskernya harus dilepas dulu.
Untuk tahapan SKB CPNS-nya itu ada wawancara khusus terkait kompetensi bidang dan pengajaran. Kita mau tau cara mengejar mereka itu seperti apa,” jelasnya.
Sementara itu, Analis Kepegawaian Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon sekaligus panitia lokasi, H Mawardi memaparkan, berdasarkan domisili peserta SKB CPNS di Kota Cirebon ada sebanyak 40 peserta dengan tujuan formasi yang berbeda-beda.
Kita di sini hanya melayani berdasarkan domisili saja. Jadi tahapannya itu, untuk tanggal 14 sampai 17 (September 2020) adalah ujian praktek, tanggal 18 psikotes, dan tanggal 19 sampai 22 tes wawancara. Untuk tim pengujinya itu dari masing-masing formasi tujuan peserta, seperti contohnya kalau untuk formasi di IAIN maka pengujinya dari IAIN, kalau formasi Kemenag maka pengujinya dari Kemenag,” papar H Mawardi.
Panitia lokasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, H Salim Ibrohim menambahkan, untuk peserta SKB CPNS yang berdomisili di Kabupaten Cirebon ada sebanyak 41 peserta.
“Sarana dan prasarana di IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini sangat bagus dan memadai. Karena ini dilaksanakan secara online, maka jaringan internet itu sangat penting dan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini untuk jaringannya sudah menggunakan LAN. Fasilitasnya sangat bagus dan memuaskan,” ujarnya.
Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Mohamad Arifin MPdI menuturkan, panitia lokasi ini bertugas untuk melayani peserta SKB CPNS berdasarkan domisili masing-masing, yaitu Kota dan Kabupaten Cirebon.
Panitia lokasi ini dari Kantor Kementerian Agama Kota dan Kabupaten Cirebon. Mereka melayani masing-masing peserta berdasarkan domisili. Namun tempat pelaksanaannya jadi satu di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Jadi kita hanya memyediakan tempat saja,” tuturnya.
Bahkan, untuk menunjang dan menyukseskan kegiatan SKB CPNS ini, kata Arifin, pihaknya telah menyediakan berbagai fasilitas yang tidak hanya terkait teknis pelaksanaan, seperti laptop dan jaringan internet saja. Tetapi, pihaknya juga menyediakan fasilitas kesehatan, yaitu salah satunya mendatangkan ambulance untuk bersiaga di kampus setempat.
“Sarana dan prasarana di IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini sangat memadai, jaringan internet juga sangat bagus. Bahkan, kita telah menyediakan sekitar 40 laptop untuk memfasilitasi kegiatan ini. Kita menjalankan proses SKB CPNS ini juga mengikuti prosedur yang ada dan sudah meminta izin ke gugus tugas dan kita menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tandasnya. (Nur)
Sabtu, 12 September 2020
Wakil Walikota Cirebon Hadiri Pemasangan Granit Masjid Subulussalaam
CIREBON, FC - Wakil Walikota Cirebon Dra. Hj. Eti Herawati secara simbolis memasangkan granit sebagai simbolb di mulai nya lanjutan rangkaian Renovasi Masjid Subulussalaam RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti, akhir pekan kemarin ( 12/9 ).
Dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Cirebon mengatakan, " selain untuk syi'ar Islam, masjid harus menjadi percontohan dalam pengelolaan yang profesional. Sejak zaman Rasulullah SAW, masjid bukan sekedar sebagai tempat untuk melaksanakan ibadah ritual semata, namun sebagai madrasah bagi orang-orang muslim untuk melakukan pembelajaran tentang Islam dan berbagai persoalan nya.
Karena itu dirinya berharap dengan renovasi masjid Subulussalaam agar kedepannya lebih Dimakmurkan dengan berbagai kegiatan, sehingga keberadaannya dapat memberikan dampak yang positif bagi perkembangan kehidupan masyarakat setempat, tentunya juga kegiatan renovasi Masjid Subulussalaam juga sejalan dengan visi misi Sehati, yakni mewujudkan Kota Cirebon yang Agamis, tandas Wakil Walikota Cirebon.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Renovasi Masjid Subulussalaam, Didi Sunardi SE dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan Renovasi ini melanjutkan kegiatan renovasi yang telah dilakukan sebelumnya yaitu Pembuatan Gate dan memolo depan, jendela kaca pintu, mihrab depan, toilet, tempat wudhu putra putri, dan Auning bagian serambi.
Pemasangan Granit Masjid Subulussalaam dengan Program nya " Wakaf Granit " di mulai dari awal Bulan Agustus hingga dilaksanakannya Pemasangan Granit dimulai telah terkumpul sebanyak 78 juta 100 ribu rupiah yang berasal dari 101 donatur.
Alhamdulillah kami ucapkan banyak terimakasih kepada para donatur yang telah menyumbangkan Infaq Shodaqoh nya yang berasal dari berbagai daerah di Ciayumajakuning, Jakarta, Depok, Bandung bahkan donatur dari Arab Saudi.
Oleh karena itu jelas Didi apabila ada yang ingin memberikan Infaq Shodaqoh dalam Program Wakaf Granit Masjid Subulussalaam dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri Cirebon Atas Nama Masjid Subulussalaam Nomor Rekening 7771113348, tandas Didi kepada Rakcer Cirebon
Sementara Ketua DKM Subulussalaam Naim Abdurachman menjelaskan bahwa sejak dirinya dilantik 19 Juni lalu dirinya bersama Pengurus DKM Subulussalaam bergerak cepat dalam melaksanakan program kerja dalam memakmurkan Masjid Subulussalaam.
"Karena hanya mereka yang memakmurkan masjid masjid Allah-lah orang orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan Sholat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapapun selain Allah, maka merekalah orang-orang yang di harapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk," ujarnya yang mengutip Surat At Taubah ayat 18
Menurut Naim, Pengurus DKM Subulussalaam dalam mengembangkan pemberdayaan masjid melalui Pola IDAROH (Pengelolaan Administrasi dan Organisasi ), IMAROH ( Pengelolaan Program Kerja ) dan RI'AYAH (Pengelolaan Sarana Prasarana dan Fisik Bangunan Masjid )
Dalam kegiatan tersebut juga di bagikan Santunan Sosial untuk anak anak yatim-piatu dan tidak mampu untuk masyarakat di sekitar Masjid Subulussalaam sebanyak 50 PAKET SANTUNAN SOSIAL, yang di serahkan langsung oleh Ibu Wakil Walikota Cirebon.
Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Harjamukti Rd. Yuki Maulana, DANRAMIL 1402 Kapten Armed Toto sekaligus mewakili DANDIM 0614, Kapolsek Seltim yang di wakili Babinkamtibmas, Ketua RW 14, Ketua DKM dan RW se Kelurahan Kalijaga dan tokoh masyarakat setempat. (di)
Jumat, 11 September 2020
Ketua RW Sampiran, Bambang HS, Terus Berupaya Majukan Desa
CIREBON, FC - Siapa yang tak mengenal sosok yang satu ini, selain lincah dan gesit, juga aktivis di berbagai organisasi sosial dan kemasyarakatan. Dia adalah Bambang HS, Ketau RW di Blok Sampiran, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Bambang HS dalam kesehariannya selalu berhubungan dengan masyarakat. Waktunya dipergunakan untuk melayani warga, baik pernikahan, pembuatan Kartu Keluarga, KTP maupun pelayanan lainnya.
Sebagai tokoh masyarakat, Bambang HS selalu mengedepankan rasa tanggungjawab. Bahkan dalam banyak keinginannya, dirinya ingin selalu mendedikasikan bagi kemajuan desanya.
Kendati demikian, Bambang HS bukanlah sosok yang sulit ditemui, apalagi cuek terhadap persoalan warga. Dengan segudang pengalamannya, Bambang HS justru dicurahkan bagi kemaslahatan orang banyak.
Banyak warga yang salut dengan kepribadiannya, tapi bambang bukan sosok bertipe haus pujian dan jabatan. Seluruhnya Ia dedikasikan untuk masyarakat, termasuk kemajuan di daerah Sampiran. (Nur)



















