Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 05 Maret 2025

Pemkab Cirebon Luncurkan IPKD - MPC 2025, Perkuat Pemerintahan Yang Akuntantabel

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan internal, untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Upaya ini dilakukan melalui partisipasi dalam peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 yang dihadiri secara virtual oleh Bupati Cirebon Imron, Sekretaris Daerah (Sekda) Hilmy Riva’i, serta Inspektur Kabupaten Cirebon Iyan Ediyana di Command Center, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Rabu (5/3/2025).

Imron menegaskan, pengawasan internal harus menjadi prioritas utama dalam mencegah praktik korupsi di lingkungan pemerintah daerah (pemda).

Melalui MCP, tutur Imron, pemda bisa mendapatkan arahan dari KPK dan BPKP yang harus diimplementasikan agar sistem pemerintahan semakin kuat dalam hal transparansi dan akuntabilitas.

Imron pun mengungkapkan, bahwa saat ini nilai MCP Kabupaten Cirebon meningkat dari 87 persen menjadi 93 persen secara nasional, dan menjadi peringkat keempat di Jawa Barat.

“Ini menunjukkan, kita berada di jalur yang tepat dalam memperkuat pengawasan internal. Namun, pencapaian ini harus diiringi dengan langkah konkret di lapangan,” ujarnya.

Pelaksanaan MCP mencakup delapan area intervensi utama, salah satunya adalah pengawasan oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Peran APIP dinilai sangat strategis dalam memastikan pelaksanaan program pemerintahan berjalan sesuai aturan, serta mencegah potensi penyalahgunaan anggaran dan wewenang.

Ketua KPK RI, Setyo Budianto, dalam sambutannya menegaskan sistem pengawasan yang kuat akan membantu dalam upaya pemberantasan korupsi.

Setyo menyampaikan, pencegahan korupsi tidak hanya mengandalkan sanksi hukum, melainkan memerlukan sistem pengawasan internal yang efektif agar setiap kebijakan dapat dijalankan dengan transparan dan profesional.

Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Sang Made Mahendra Jaya, juga menekankan pentingnya efektivitas pengawasan internal.

“Nilai MCP yang tinggi harus sesuai dengan kondisi di lapangan. Jika pengawasan internal diperkuat, maka dampaknya akan sangat besar bagi tata kelola pemerintahan daerah,” ucapnya.

Made mengingatkan APIP di daerah untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugasnya.

APIP harus menjadi pilar utama dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. (Ara)

Usai Sertijab, Bupati Imron Resmi Jalankan Tugasnya Untuk Periode 2025 - 2030

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron bersama Wakil Bupati Agus Kurniawan Budiman resmi menjalankan tugasnya untuk periode 2025-2030 setelah melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) di ruang Abhimata Paripurna DPRD Kabupaten Cirebon, Rabu (5/3/2025).

Acara sertijab dan rapat paripurna tersebut dihadiri oleh jajaran DPRD Kabupaten Cirebon, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat.

Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Imron menyampaikan pidato perdananya yang mengusung tema “Mewujudkan Kabupaten Cirebon Beriman”.

“Pada kesempatan yang bersejarah ini, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon yang telah memberikan kepercayaan dan mandat untuk memimpin lima tahun ke depan,” ujar Imron.

Ia mengatakan, momen tersebut merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus ditunaikan dengan dedikasi dan integritas.

Sebagai langkah strategis, pemerintah daerah telah merumuskan visi “Cirebon Beriman” yang berlandaskan lima pilar utama: Bersih, Inovatif, Maju, Agamis, dan Aman.

Imron menuturkan, implementasi visi tersebut dituangkan dalam program prioritas yang mencakup pemerintahan berbasis digital, penguatan ekonomi kreatif, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

Dalam pidatonya, Imron memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Cirebon selama periode 2019-2024. Beberapa di antaranya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 71,4 pada 2019 menjadi 72,30 pada 2024.

Kemudian penurunan angka kemiskinan dari 12,30% pada 2021 menjadi 11,00% pada 2024, serta pertumbuhan ekonomi yang sempat terkontraksi akibat pandemi, namun berhasil pulih ke angka 5,83% pada 2024.

“Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan dari 10,35% pada 2019 menjadi 6,74% pada 2024,” katanya.

Pada bidang infrastruktur, Imron mengungkapkan sekitar 84,91% dari total panjang jalan 1.240 km telah berada dalam kondisi mantap, sementara sisanya akan diselesaikan dalam dua tahun mendatang.

“Pengelolaan keuangan daerah pun mencatat prestasi dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama empat tahun berturut-turut,” katanya.

Imron menegaskan, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen, termasuk DPRD, Forkopimda, sektor swasta, serta masyarakat.

Ia menekankan pentingnya evaluasi untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan, seperti dinamika kebijakan makro, perubahan iklim, serta disrupsi teknologi.

Sementara itu, Penjabat Bupati Cirebon Wahyu Mijaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak selama ia menjabat.

Ia berharap, kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan serta menyempurnakan program pembangunan yang telah dirancang.

“Tantangan ke depan tentu tidak mudah, namun dengan kebersamaan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, saya yakin Kabupaten Cirebon akan semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujar Wahyu. (Ara)

Selasa, 04 Maret 2025

UIN Siber Cirebon Gelar Kick-Off Audit KAP Abdul Hamid & Rekan atas Pengelolaan Keuangan Tahun Anggaran 2024

CIREBON, FC -Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon atau dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU) menggelar Kick-Off Audit KAP Abdul Hamid & Rekan atas Pengelolaan Keuangan Tahun Anggaran 2024. Acara ini dilakukan secara daring pada Selasa, 4 Maret 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor, para Wakil Rektor, para Dekan dan Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana, Satuan Pengawas Internal (SPI), para Kepala Bagian dan Sub Bagian, Tim Perencanaan, para Pengelola Keuangan dan BLU, para Pengelola Aset dan BMN, serta Tim Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., menekankan pentingnya proses audit ini dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan universitas. 

Ia berharap bahwa audit yang dilakukan oleh KAP Abdul Hamid & Rekan dapat membantu meningkatkan tata kelola keuangan yang lebih baik di UINSiber Syekh Nurjati Cirebon.

Ketua Satuan Pengawas Internal, Budi Affandi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa Kick-Off Audit ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi rutin terhadap laporan keuangan Badan Layanan Umum (BLU) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Ia juga menegaskan bahwa selama dua tahun berturut-turut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan.

Audit ini dilaksanakan berdasarkan beberapa ketentuan, antara lain:

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 202/PMK.05/2022 tentang Pedoman Pengelolaan Badan Layanan Umum, khususnya Pasal 270 Ayat 6.

Surat Dewan Pengawas BLU UIN SSC Nomor B-4883/In.08/KM.01/09/2024 tanggal 30 September 2024 tentang Penunjukan Hasil Evaluasi dan Penunjukan Kantor Akuntan Publik.

SK Rektor UIN SSC Nomor 1057 Tahun 2024 tanggal 30 September 2024 yang menetapkan KAP Abdul Hamid & Rekan sebagai auditor.

Pemberitahuan Pelaksanaan Audit Laporan Keuangan BLU UIN SSC Tahun Anggaran 2024 Nomor 009/AHR/SK/I/2025 tanggal 14 Januari 2025.

Rangkaian proses audit ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu:

Kick-Off Meeting Online: Selasa, 4 Maret 2025.

Pekerjaan Lapangan (Fieldwork): Senin – Kamis, 17 – 20 Maret 2025.

Penyusunan Laporan Akhir: 5 Mei 2025.

KAP Abdul Hamid & Rekan diwakili oleh Abdul Hamid Cebba, Tumiran, Wilda Farah, Irma Nuranisa, serta tim lainnya. KAP ini berbasis di Jalan Ir. H. Juanda No.50, Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok C30, Kota Tangerang Selatan.

Dengan dilaksanakannya audit ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan guna mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BLU serta memastikan keberlanjutan institusi sebagai universitas siber yang unggul.

Pemerintah Kota Cirebon Siap Bersinergi untuk “Jabar Istimewa"



CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo,  Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan TNI, POLRI, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota untuk Jawa Barat Istimewa" yang dipimpim langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada Selasa (4/3/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Husni Hamid, Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

Gubernur Jawa Barat, dalam arahannya, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih fleksibel dalam tata kelola pemerintahan. Dedi mengaku lebih memilih turun langsung ke lapangan dan berdiskusi dengan masyarakat dibandingkan hanya mengandalkan rapat formal.

“Saya mengubah rapat dengan pola ngobrol, tapi tetap menghasilkan solusi,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Barat mengajak segenap unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat, dan Forkopimda Se-Jawa Barat untuk dapat berkomitmen untuk bersinergi dalam pembangunan ”Jabar Istimewa” sesuai dengan tugas pokok, fungsi, serta kewenangan masing-masing.

Ada beberapa hal yang disoroti oleh Gubernur Jawa Barat, misalnya terkait perubahan tata ruang sebagai upaya adaptasi terhadap banjir, pengelolaan tenaga kerja, distribusi bantuan sosial, dan ketertiban umum. 

Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat juga meminta kepada seluruh kepala daerah untuk bekerja jujur dan transparan kepada rakyat. 

“Setiap pembangunan, termasuk perbaikan jalan dan penyediaan air bersih, harus dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk sumber anggarannya,” tegas Dedi Mulyadi.

Seusai kegiatan, Wali Kota Cirebon menyatakan bahwa Pemerintah Kota Cirebon akan berkomitmen untuk bersinergi dalam pembangunan ”Jabar Istimewa” sesuai dengan tugas pokok, fungsi, serta kewenangan masing-masing.

"Sesuai arahan Pak Gubernur tadi, tentu kita akan bersinergi mewujudkan "Jabar Istimewa" melalui pemberantasan Aksi Premanisme yang terorganisasi dan tidak terorganisasi dalam menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan kondusif di Provinsi Jawa Barat, pembangunan pendidikan istimewa, pembangunan kesehatan istimewa, pembangunan infrastruktur istimewa, dan bentuk-bentuk pembangunan daerah lainnya dalam rangka mengoptimalkan pelayanan dasar," ungkap Edo. (din)




Effendi Edo di Rapat Paripurna, Sampaikan Visi Cirebon Setara-Berkelanjutan


CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon pidato pertama Walikota Cirebon masa jabatan 2025-2030, Effendi Edo SAP MSi. Walikota menyampaikan visi Cirebon Setara Berkelanjutan, Selasa (4/3/2025) di Griya Sawala gedung DPRD.

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menjelaskan, rapat pidato pertama ini dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan surat edaran Nomor 100.2.4.3/4378/SJ terkait pengesahan kepala daerah.

Bahwa, bagi walikota terpilih yang telah dilantik agar menyampaikan pidato sambutan pada sidang paripurna setelah melakukan serah terima jabatan pada hari yang sama.

“Rapat kali ini untuk mendengarkan pidato Walikota Cirebon termasuk penyampaian visi misi di dalamnya,” kata Andrie.

Andrie berharap, Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Effendi Edo SAP MSi dan Siti Farida Rosmawati SPdI mampu mengemban tugas dengan baik untuk kemajuan Kota Cirebon.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pj Walikota Cirebon Dr Drs H Agus Mulyadi MSi yang telah memimpin jalannya pemerintahan daerah selama masa transisi.

“Kami berharap, kepala daerah terpilih dapat bersama-sama dengan DPRD membangun kota Cirebon, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, selama masa kepemimpinannya akan selaras dengan arahan pemerintah pusat.

Salah satu fokus utama adalah implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Selanjutnya, ia memaparkan visi Kota Cirebon yang tertuang dalam konsep ‘Setara Berkelanjutan’ yang bertujuan menciptakan kesetaraan dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.

“Guna mencapai tujuan visi, kami merancang lima misi utama yang mencakup peningkatan kualitas SDM, produktivitas ekonomi berbasis kearifan lokal, tata kelola pemerintahan yang bebas KKN, kelestarian lingkungan hidup, serta pemberdayaan sosial dan budaya,” ujarnya.

Selain efisiensi belanja, Edo juga menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan. Pihaknya menekankan agar RPJMD Kota Cirebon 2025-2029 akan menjadi landasan awal dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

“Dengan perencanaan yang matang, kami optimistis Kota Cirebon dapat berkembang lebih maju dan berdaya saing di tingkat nasional,” paparnya.

Edo juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi Kota Cirebon yang lebih sejahtera, tertata, aspiratif, religius, aman dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat, kami yakin kebijakan efisiensi ini akan berdampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya. (din)


FPD Bappelitbangda Kota Cirebon, Komisi II DPRD Tekankan Empat Klausul Dasar


CIREBON – Komisi II DPRD menghadiri acara Forum Perangkat Daerah Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cirebon, Kamis (27/2/2025) di ruang Gotra Sawala gedung Bappelitbangda.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah SSos MAP menekankan empat klausul dasar terhadap tahapan penyusunan perencanaan pembangunan oleh Bappelitbangda.

“Saya tekankan bahwa perencanaan ke depan tentunya harus selaras dan harmonis, karena berkaitan dengan progres SKPD ke depan. Selain itu, dalam perencanaan penting memiliki empat klausul dasar,” kata Andru, sapaan akrabnya.

Menurut Andru, empat klausul tersebut yaitu meliputi tertib perencanaan, tertib administrasi, tertib pelaksanaan, dan tertib evaluasi.

Dalam tertib perencanaan, ia menekankan agar SKPD tidak melakukan praktik copy paste dalam penyusunan program kerja, akan tetapi melihat skala prioritas. Sehingga, tahapan selanjutnya pun akan berjalan baik.

“Kedua, tertib administrasi. Kendati sebagus apapun perencanaan jika administrasi tidak baik, maka akan resisten jadi temuan ke depan, seperti yang terjadi di DPUTR di 2023,” ujarnya.

Selanjutnya, ia juga mengingatkan dalam tahap pelaksanaan agar disesuaikan dengan skema yang telah ditentukan. Sebab, pada tahap evaluasi seluruh aspek akan menjadi penilaian untuk perencanaan selanjutnya.

“Kami menaruh harapan besar, karena dapur perencanaan Kota Cirebon di sini (Bappelitbangda). Kalau di sini tidak siap, ya, secara otomatis timeline APBD akan bergeser,” tuturnya.

Andru juga berpesan, agar Bappelitbangda memperbanyak kajian-kajian, terutama pada upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga, hal itu dapat mengantisipasi terjadi kebocoran PAD.

“Selain itu, inovasi juga penting dilakukan terutama dalam bidang ekonomi kreatif. Sebab hal ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kota Cirebon Drs Agus Herdyana Msi menyebut masih memetakan program prioritas imbas adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Kendati demikian, Bappelitbangda juga menyampaikan telah merumuskan program untuk perencanaan tahun 2026 dengan memerhatikan tujuh prioritas pembangunan.

“Yaitu penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, penguatan ekonomi, pemerataan infrastruktur, pemajuan budaya dan sejarah, profesionalisme ASN, dan stabilitas politik daerah,” katanya.

Hadir pula anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon Abdul Wahid Wadinih SSos. (Ara)

Pidato Perdana Walikota Effendi Edo di Rapat Paripurna, Sampaikan Visi Cirebon Setara-Berkelanjutan

CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon pidato pertama Walikota Cirebon masa jabatan 2025-2030, Effendi Edo SAP MSi. Walikota menyampaikan visi Cirebon Setara Berkelanjutan, Selasa (4/3/2025) di Griya Sawala gedung DPRD.

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menjelaskan, rapat pidato pertama ini dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan surat edaran Nomor 100.2.4.3/4378/SJ terkait pengesahan kepala daerah.

Bahwa, bagi walikota terpilih yang telah dilantik agar menyampaikan pidato sambutan pada sidang paripurna setelah melakukan serah terima jabatan pada hari yang sama.

“Rapat kali ini untuk mendengarkan pidato Walikota Cirebon termasuk penyampaian visi misi di dalamnya,” kata Andrie.

Andrie berharap, Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Effendi Edo SAP MSi dan Siti Farida Rosmawati SPdI mampu mengemban tugas dengan baik untuk kemajuan Kota Cirebon.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pj Walikota Cirebon Dr Drs H Agus Mulyadi MSi yang telah memimpin jalannya pemerintahan daerah selama masa transisi.

“Kami berharap, kepala daerah terpilih dapat bersama-sama dengan DPRD membangun kota Cirebon, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, selama masa kepemimpinannya akan selaras dengan arahan pemerintah pusat.

Salah satu fokus utama adalah implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Selanjutnya, ia memaparkan visi Kota Cirebon yang tertuang dalam konsep ‘Setara Berkelanjutan’ yang bertujuan menciptakan kesetaraan dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.

“Guna mencapai tujuan visi, kami merancang lima misi utama yang mencakup peningkatan kualitas SDM, produktivitas ekonomi berbasis kearifan lokal, tata kelola pemerintahan yang bebas KKN, kelestarian lingkungan hidup, serta pemberdayaan sosial dan budaya,” ujarnya.

Selain efisiensi belanja, Edo juga menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan. Pihaknya menekankan agar RPJMD Kota Cirebon 2025-2029 akan menjadi landasan awal dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

“Dengan perencanaan yang matang, kami optimistis Kota Cirebon dapat berkembang lebih maju dan berdaya saing di tingkat nasional,” paparnya.

Edo juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi Kota Cirebon yang lebih sejahtera, tertata, aspiratif, religius, aman dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat, kami yakin kebijakan efisiensi ini akan berdampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya. (Azis)

Senin, 03 Maret 2025

Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin Dan Loyalitas

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron memimpin apel pagi perdana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Cirebon, Senin (3/3/2025).

Apel pagi ini dihadiri oleh para pejabat dan perwakilan pegawai dari beberapa perangkat daerah di lingkup Pemkab Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas.

“Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bentuk nyata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ungkap Imron.

Ia menegaskan, momentum apel pagi harus menjadi sarana untuk memperkuat tekad dan komitmen dalam mempercepat kemajuan daerah, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan semangat pengabdian yang tinggi, ia berharap, Kabupaten Cirebon dapat terus berkembang menjadi daerah yang beriman, bersih, inovatif, maju, agamis, dan aman.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Imron juga meminta dukungan dan sinergi dari seluruh jajaran ASN untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon pada periode kepemimpinan yang baru.

Selama bulan suci Ramadan, ia turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada bulan penuh berkah tersebut.

“Mari kita sambut Ramadan dengan penuh suka cita dan keikhlasan. Semoga ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT,” tutupnya. (din)

Serah Terima Jabatan Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030

 

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menggelar acara Serah Terima Jabatan Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 di Lobi Utama, Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Senin (3/3/2025). 

Dr. Drs. Agus Mulyadi, M.Si. yang menjabat Penjabat Wali Kota Cirebon sejak 13 Desember 2023 secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si.

Bertindak selaku saksi dalam serah terima jabatan tersebut adalah Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, Ph.D. 

Seluruh rangkaian acara Serah Terima Jabatan Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 dihadiri oleh segenap unsur Forkopimda Kota Cirebon, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, dan perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan, keagamaan, dan kepemudaan.

Dalam sambutannya, Agus Mulyadi menyatakan bahwa acara ini merupakan momentum penting dalam sebuah proses pemerintahan. 

“Alhamdulillah, pada hari ini, saya telah menyerahkan sepenuhnya tugas dan tanggung jawab saya selaku Penjabat Wali Kota Cirebon kepada Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030,” ungkapnya.

Agus Mulyadi juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang secara produktif mendukung dirinya dalam kesuksesan pelaksanaan tugas dalam rangka mengawal proses transisi pemerintahan hingga hadirnya pemerintahan definitif.

Selanjutnya, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyampaikan terima kasih kepada Agus Mulyadi yang telah menjalankan tugas selama 14 bulan sebagai Penjabat Wali Kota Cirebon. 

“Kami haturkan terima kasih banyak atas berbagai pelaksanaan tugas, percepatan program, dan peralihan pemerintahan yang sangat baik,” ucap Effendi Edo.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon juga menyinggung terkait munculnya Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. 

“Peralihan roda pemerintahan sekarang menjadi berbeda dengan munculnya instruksi untuk melakukan efisiensi anggaran. Namun, saya dan Ibu Farida memandang bahwa efisiensi tidak boleh menjadi alasan untuk terhambatnya pelaksanaan berbagai program kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Cirebon untuk bekerja sama dan bekerja dengan giat untuk menyelenggarakan roda pemerintahan yang berkualitas dan membawa kemajuan bagi Kota Cirebon di tengah pemangkasan anggaran. (Aisyah)


Effendi Edo sampaikan visi “Cirebon Setara Berkelanjutan” di Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon

CIREBON– Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon dalam rangka Penyampaian Pidato Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 (3/3/2025).

Di hadapan segenap pimpinan, para anggota DPRD Kota Cirebon, dan segenap undangan, Wali Kota Cirebon mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Masyarakat Kota Cirebon, yang telah memberikan kepercayaan dan mandatnya kepada pasangan Effendi Edo-Siti Farida untuk memimpin, mengelola, serta menata Kota Cirebon lima tahun ke depan. 

“Secara konstitusional, kami telah sah diangkat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon, dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-221 Tahun 2025, tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pada Kabupaten dan Kota, Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024, Masa Jabatan Tahun 2025-2030,” jelas Edo.

Pasangan Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati mengusung visi “Terwujudnya Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman,dan Berkelanjutan Tahun 2029” atau disingkat “Terwujudnya Kota Cirebon yang Setara Berkelanjutan Tahun 2029”.

“Setara Berkelanjutan mengandung sebuah harapan untuk mewujudkan kesetaraan dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon,” papar Edo.

Menutup pidatonya, Effendi Edo secara khusus memohon dukungan DPRD Kota Cirebon, Pimpinan Instansi Vertikal dan Lembaga, Para Pemangku Kepentingan, dan seluruh elemen masyarakat, agar dapat melaksanakan Instruksi Presiden terkait efisiensi anggaran secara komprehensif pada tahun pertama penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kota Cirebon dengan tidak menurunkan kualitas layanan publik dan sektor-sektor vital lainnya. (Azis)


Jumat, 28 Februari 2025

Tim Paduan Suara Jurusan PMI UIN Siber Cirebon Juara Satu Dalam Lomba Paduan Suara PMI Se-Indonesia

CIREBIN, FC - Tim Paduan Suara Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil meraih juara 1 dalam lomba  paduan suara jurusan PMI Se-Indonesia yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kegiatan ini bertemakan mewujudkan kreativitas, mempererat kolaborasi, dan meraih prestasi, dengan tujuan penguatan rasa kekeluargaan dan wadah kreatifitas mahasiswa PMI. 

Acara ini diikuti oleh berbagai PTKIN se-Indonesia dan berlangsung dari tanggal 8-23 Februari 2025. Proses penilaian dilakukan dari tanggal 23-26 Februari 2025.

Paduan suara dari Jurusan PMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyanyikan Mars Pengembangan Masyarakat Islam. Pengumuman pemenang dilakukan pada acara Closing Gebyar PMI tepatnya tanggal 27 Februari 2025 di Auditorium FDK Lt. 4 Gedung Abjan Soelaeman Bandung. Acara ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk perwakilan dari PTKIN se-Indonesia.

Seluruh tim paduan suara dari Jurusan PMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas kejuaraan ini. "Kami bersemangat dan semoga ini menjadi langkah awal untuk prestasi-prestasi lainnya," paparnya.

Shofwatunnisa, Ketua Himpunan Mahasiswa PMI. "Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada UIN Sunan Gunung Jati Bandung yang telah mewadahi kegiatan ini, serta kepada para seluruh dosen dan rekan-rekan mahasiswa dari himpunan yang mendukung penuh dalam proses seleksi  lomba ini."

Ketua Jurusan PMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Turasih, M.Si, juga menyampaikan pesan yang mendukung dan memotivasi.

"Alhamdulillah, ini prestasi yang membanggakan untuk kita semua, menunjukkan bahwa siapa pun yang berusaha selalu memiliki peluang untuk menjadi juara. Semoga semakin banyak prestasi lagi di masa yang akan datang." terangnya.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr. Naila Farah, M.Ag. memberikan apresiasi atas prestasi ini. “Selamat atas prestasi yang ditorehkan yang telah mengharumkan nama FDKI terutama Jurusan PMI. Kita mendukung penuh segala bentuk kegiatan mahasiswa yang positif.” ujarnya.

Ditegaskan bahwa, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam untuk terus berprestasi dan berkontribusi pada masyarakat. Sebagaimana salah satu lirik dalam Mars PMI, kami bangga PMI-ku, menjadi bagian sejarah peradaban mewujudkan masyarakat mandiri. (din)

Ketua dan Sekretaris Jurusan BSA UIN Siber Cirebon Tandatangani Pakta Integritas

CIREBON, FC - Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara penandatanganan Pakta Integritas bagi Ketua dan Sekretaris untuk periode 2025-2027. 

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kelas Internasional FUA dan dihadiri oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), para Wakil Dekan, serta seluruh civitas akademika FUA.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag dalam sambutannya agar Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) dan enam jurusan di lingkungan FUA segera menerjemahkan perjanjian kinerja yang telah ditetapkan oleh Rektor. 

Prof Aan berharap agar pimpinan fakultas dan jurusan yang baru dilantik dapat memaksimalkan kinerja serta membawa kemajuan bagi lembaga. 

Semenara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin (FUA), Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag menegaskan bahwa pihak fakultas bersama seluruh jurusan di bawahnya siap untuk melaksanakan seluruh perjanjian kinerja yang telah ditetapkan oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam acara ini, Erfan Gazali, MSI yang telah resmi dilantik sebagai Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab didampingi oleh Rijal Mahdi, M.A sebagai Sekretaris Jurusan BSA. Keduanya menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selama masa jabatan periode 2025-2027.

Acara penandatanganan Pakta Integritas diawali dengan Munggahan sebelum datangnya bulan Ramadhan yang dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas. Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi serta bentuk sinergi dalam mewujudkan tata kelola akademik yang lebih baik. 

Dengan adanya panandatangan pakta integritas ini, diharapkan kepemimpinan baru di Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas akademik dan administrasi, serta semakin memperkuat visi dan misi UIN Siber Syekh Nurjati sebagai universitas yang unggul dan mendunia.

Kamis, 27 Februari 2025

Wisuda Perdana UIN Siber Cirebon : Rektor Prof. Dr. H. Aan Jaelani Berikan Beasiswa S2 untuk 5 Wisudawan Berprestasi Luar Biasa

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon telah menggelar prosesi wisuda yang luar biasa, dengan mengukuhkan sarjana, magister, dan doktor baru pada Rabu hingga Kamis, 26-27 Februari 2025, di salah satu hotel bergengsi di wilayah Kedawung, Kabupaten Cirebon. 

Wisuda kali ini terasa istimewa karena menjadi prosesi perdana pasca transformasi kelembagaan yang mengubah statusnya dari IAIN Cirebon menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU).

Acara yang berlangsung meriah ini menandai tonggak sejarah penting bagi universitas yang kini semakin bergerak maju menuju visi besar : Menjadi universitas Islam Siber yang unggul dan berkelas dunia. Dalam pidato resminya, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, memaparkan visi transformasi lembaga yang tidak hanya memperkuat pendidikan Islam, tetapi juga menempatkan universitas ini sebagai pelopor dalam pengembangan sumber daya pendidikan Islam yang terbuka di dunia.

“Kami ingin menjadi universitas yang berbasis siber dengan tata kelola yang modern dan berbasis teknologi untuk keberlanjutan mutu dan layanan pendidikan. Pendidikan masa depan yang kami cita-citakan adalah pendidikan yang berjejaring, digital, dan virtual,” ungkap Prof. Aan dengan penuh keyakinan. 

Prof Aan juga menegaskan bahwa universitas ini berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan pemikiran global, serta membentuk watak peradaban bangsa yang bermartabat.

Pendidikan berbasis teknologi yang diperkenalkan oleh UIN Siber Cirebon, lanjut Prof. Aan, akan mendorong mahasiswa untuk menjadi sumber daya manusia yang kreatif dan profesional dengan pembelajaran berbasis multimedia digital. 

Di samping itu, UIN Siber Cirebon juga menawarkan program pendidikan jarak jauh dan pendidikan berbasis siber yang memungkinkan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia untuk merasakan manfaat dari pendidikan berkualitas.

Beasiswa S2 untuk Wisudawan Berprestasi

Tidak kalah menarik, pada hari kedua prosesi wisuda, sejumlah wisudawan mendapatkan penghargaan istimewa berupa beasiswa S2 yang akan membebaskan mereka dari biaya studi lanjutan. 

Beasiswa ini diberikan kepada wisudawan-wisudawati yang menunjukkan prestasi luar biasa di bidang akademik maupun organisasi. Beberapa nama yang berhasil meraih beasiswa ini antara lain:

1. Osamah Naufal Rahman (Fakultas Syariah, Hukum Keluarga), Ketua Umum Senat Mahasiswa Institut Periode 2024. Peserta KKN Internasional Angkatan I di Malaysia Tahun 2023

2. Ratu Lintang Lestari (Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Bimbingan Konseling Islam), Juara Harapan 2 MSQ PTKIN Tingkat Nasional Tahun 2022, Juara 1 MSQ Nasional Tahun 2019, Juara 1 MTQ Virtual Nasional Tahun 2021, dan Juara 4 MTQ Nasional Tahun 2021.

3. Dede Al Mustaqim (Fakultas Syariah, Hukum Ekonomi Syariah), Juara 1 KTI Internasional dalam berbagai jurusan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2024J, uara 1 Lomba Esai Nasional dalam Maction Summit Tahun 2021.

4. Ana Azwar Nasim (Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Pendidikan Bahasa Arab) Juara 1 Artikel Ilmiah Nasional dalam International Competition of Arabic Festival, Juara 3 Esai Bahasa Arab Tingkat ASEAN dalam Festival Sastra Arab.

5. Myla Lestari (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Ekonomi Syariah) Juara 1 Terbaik Team SDGs Competition, Juara 3 SDGs Project Video dalam Global Youth Innovation Summit Chapter Singapore and Malaysia Competition.

Pemberian beasiswa ini menjadi simbol penghargaan kepada para mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik tetapi juga memberikan kontribusi besar melalui prestasi-prestasi mereka dalam kompetisi tingkat nasional dan internasional.

Mewujudkan Pendidikan Islam Masa Depan

Dengan berbagai program unggulan yang ditawarkan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin menunjukkan komitmennya untuk mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya berkompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki daya saing global. Ini adalah langkah besar menuju pendidikan Islam yang lebih modern, terbuka, dan berbasis teknologi.

Prosesi wisuda ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga merupakan perayaan transformasi besar yang membawa UIN Siber Cirebon menuju masa depan yang lebih cerah. Diharapkan, para wisudawan yang telah dilantik akan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kini bukan hanya sebuah nama, tetapi telah menjadi pusat pendidikan tinggi Islam yang siap bersaing di kancah global. Dengan visi besar dan komitmen yang kuat, universitas ini menjanjikan masa depan cerah bagi para lulusannya, yang kini siap mengukir prestasi lebih besar di dunia pendidikan dan profesional. (din)

Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A Berikan Apresiasi Tinggi pada Program Mahasantri Mukim Ma'had Al-Jami'ah UIN Siber Cirebon

 

CIREBON, FC – Ma'had Al-Jami'ah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU),  sukses menggelar acara Pembukaan Program Mahasantri Mukim Gelombang II Tahun Akademik 2024/2025. 

Acara yang berlangsung meriah di Aula Qodim tersebut dihadiri oleh berbagai pimpinan universitas dan tokoh penting, termasuk Rektor UIN Siber Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E, M.Si, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Prof. Dr. Hajam, M.Ag. Kamis, (27/02/2025).

Turut hadir dalam acara ini, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, yang memberikan sambutan penuh apresiasi terhadap program Mahasantri Mukim ini.

Sebanyak 612 mahasantri Ma'had Al-Jami'ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang baru bergabung dalam program ini hadir dalam acara pembukaan. Program Mahasantri Mukim Gelombang II ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan keislaman yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi serta penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Siber Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan peran penting Ma'had Al-Jami'ah dalam mentransformasikan ilmu keislaman di tengah pesatnya kemajuan teknologi. 

"Kemajuan teknologi harus kita manfaatkan, namun perlu disaring dengan nilai-nilai luhur agama dan tradisi yang telah diwariskan oleh ulama-ulama besar kita, seperti Sunan Gunung Djati dan Syekh Nurjati," ujar Prof. Aan dengan penuh semangat.

Sementara itu, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., juga menekankan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab bagi mahasantri. 

"Penguasaan Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional dan Bahasa Arab sebagai bahasa utama dalam memahami sumber-sumber keislaman, baik yang klasik maupun modern, memiliki peran strategis dalam pengembangan akademik, profesional, dan spiritual mahasantri. Kedua bahasa ini membuka jendela ilmu pengetahuan global serta memperkuat identitas keislaman," jelasnya.

Program Takhosus Bahasa yang ada di Ma'had Al-Jami'ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, baik lisan maupun tulisan. 

Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan para mahasantri menghadapi tantangan global sekaligus tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang menjadi landasan utama mereka.

Acara pembukaan ini menandai dimulainya perjalanan akademik dan spiritual bagi 612 mahasantri yang akan menuntut ilmu di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Program ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas spiritual yang kokoh, siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal ilmu yang mumpuni.

Dengan semangat yang menggelora, Ma'had Al-Jami'ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap menjawab tantangan masa depan dengan menciptakan mahasantri yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki kemampuan untuk beradaptasi dalam dunia global. (din)

Direktur PTKIN Ucapkan Selamat kepada Wisudawan UIN Siber Cirebon, Dorong Peningkatan Peran Perguruan Tinggi di Masyarakat

Direktur PTKIN Kementerian Agama RI, Prof Dr Fhil. Sahiron, saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Perdana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, di Wisuda Hari Kedua.


CIREBON, FC – Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Prof. Dr. Fhil. Sahiron, M.A, mengucapkan selamat kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Cirebon serta para wisudawan dan wisudawati yang di wisuda sebanyak 935 mahasiswa. 

Pada wisuda di hari kedua ini, UIN Siber Syke Nurjati Cirebon mewisuda sebanyak 468 wisudawan. Jumlah ini terdiri dari FEBI 149 wisudawan, FDKI 250 wisudawan, Magister 60 wisudawan dan Doktor 9 wisudawan.

Dalam sambutannya, Prof Dr H. Fhil. syahiran menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memperluas pengabdian kepada masyarakat.

"Kementerian berharap agar peran dan fungsi perguruan tinggi untuk pengabdian masyarakat diperbesar dan diperluas lagi. Memang selama ini perguruan tinggi sudah melakukan pengabdian dengan mengirimkan mahasiswa untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan kegiatan lainnya," ujarnya.

Selain mahasiswa, Prof. Fhil. Sahiron juga menekankan agar para dosen tidak hanya hadir dalam kegiatan akademik dan pengajian, tetapi juga berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai problem sosial, seperti kemiskinan, masalah keluarga, ekonomi, dan tantangan yang dihadapi anak muda.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Fhil. Sahiron juga menyoroti pentingnya kesiapan lulusan agar tidak menjadi bagian dari angka pengangguran di Indonesia. 

Ia menekankan bahwa institusi dan civitas akademika harus mampu mengantisipasi hal ini demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Jadi intinya, bagaimana institusi dan civitas akademika mampu mengantisipasi agar lulusan tidak menganggur. Ini masalah yang harus mendapat perhatian serius,” tegasnya.

Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan kualitas lulusan adalah melalui pengembangan Carier Development Center (CDC) atau Pusat Pengembangan Karir. 

Menurutnya, CDC dapat memberikan pelatihan, kajian, penelitian, serta workshop untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan tambahan agar siap berwirausaha atau memiliki keahlian tertentu di dunia kerja.

Lebih lanjut, Prof. Dr Fil. Syahiron juga menyinggung pentingnya digitalisasi dalam pendidikan tinggi. Ia menekankan bahwa PTKIN di seluruh Indonesia sudah mengadopsi sistem pembelajaran online, termasuk di UIN Siber Cirebon. Oleh karena itu, upaya pengembangan akses pendidikan digital perlu terus diperkuat.

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Naila Farah, M.Hum, menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan berbagai keterampilan, baik akademik maupun non-akademik, kepada mahasiswa. 

Tahun ini, FDKI telah memiliki laboratorium media untuk mengasah kemampuan mahasiswa agar mampu bersaing di industri setelah lulus.

“Kami juga memiliki program magang di lembaga pemerintahan dan swasta, termasuk kerja sama dengan industri agar lulusan FDKI bisa diterima di dunia kerja. Wisuda perdana FDKI tahun ini meluluskan 241 mahasiswa,” jelasnya.

Selain itu, UIN Siber Cirebon juga membekali mahasiswa dengan program digitalisasi, yang memungkinkan mereka memiliki keterampilan di bidang teknologi dan digital. Semua pembelajaran kini berbasis digital, termasuk dalam program-program perkuliahan.

Sebagai penutup, Dr. Naila Farah  menyampaikan harapannya agar para wisudawan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.

“Semoga lulusan UIN Siber Cirebon dapat membawa manfaat bagi lingkungan sekitar dan mampu bersaing di dunia kerja,” tutupnya. (ADV/Nurudin)

Siap Sukseskan Temu Inklusi Nasional Ke-6, SIGAB Indonesia Gandeng Pemkab Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia menggelar rapat koordinasi rencana Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon di ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (27/2/2025).

Rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan suksesnya acara Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Durajaya, Kecamatan Greged pada Agustus 2025 nanti.

Perlu diketahui, Temu Inklusi Nasional merupakan forum dua tahunan yang dilaksanakan untuk membahas bagaimana permasalahan pembangunan bisa diselenggarakan dengan lebih inklusif, yang melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat difabel.

Pemkab Cirebon melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk turut mensukseskan Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi mengatakan, komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan inklusif di Kabupaten Cirebon.

“Bentuk dari komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon, yaitu bagaimana menyikapi inklusifitas pembangunan,” ujar Dangi.

“Kami telah menyelenggarakan musrenbang khusus difabel, yaitu bagaimana kami mengakomodasi kebutuhan teman-teman difabel untuk bisa masuk ke program-program Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Dirinya juga mengapresiasi atas terpilihnya Kabupaten Cirebon sebagai tuan rumah Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih, bahwa pemerintah daerah diberi kehormatan untuk bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan Temu Inklusi Nasional se-Indonesia ke-6 Tahun 2025. Kami ingin buktikan bahwa Kabupaten Cirebon ramah difabel,” jelas Dangi.

Sementara itu, Direktur SIGAB Indonesia, M Joni Yulianto mengatakan, tujuan diadakannya Temu Inklusi Nasional tersebut adalah untuk menyebarluaskan kebijakan pembangunan inklusif yang sudah diterapkan di beberapa daerah.

“Tujuannya adalah masalah-masalah inklusif itu bisa dipahami semua orang dan apa yang sudah diterapkan di beberapa daerah berkaitan dengan pembangunan inklusif bisa disebarluaskan,” tutur Joni.

“Serta nantinya kita memberi rekomendasi kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah tentang bagaimana pembangunan yang lebih inklusif dan menyetarakan,” ucapnya.

Dari Temu Inklusi Nasional sebelumnya, sudah banyak rekomendasi yang telah menjadi kebijakan Pemerintah, baik pusat maupun daerah, salah satunya yaitu indikator desa inklusi yang telah diakomodasi melalui Keputusan Menteri Desa.

Pada rapat koordinasi tersebut, turut hadir Kepala Bagian (Kabag) Kesra, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Desa Durajaya, dan stakeholder pengampu lainnya. (din)

Sukseskan Temu Inklusi Nasional Ke-6, SIGAB Indonesia Gandeng Pemkab Cirebon February 27, 2025 Government Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon KABUPATEN CIREBON — Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia menggelar rapat koordinasi rencana Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon di ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (27/2/2025). Rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan suksesnya acara Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Durajaya, Kecamatan Greged pada Agustus 2025 nanti. Perlu diketahui, Temu Inklusi Nasional merupakan forum dua tahunan yang dilaksanakan untuk membahas bagaimana permasalahan pembangunan bisa diselenggarakan dengan lebih inklusif, yang melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat difabel. Pemkab Cirebon melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk turut mensukseskan Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 tersebut. Dalam sambutannya, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi mengatakan, komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan inklusif di Kabupaten Cirebon. “Bentuk dari komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon, yaitu bagaimana menyikapi inklusifitas pembangunan,” ujar Dangi. “Kami telah menyelenggarakan musrenbang khusus difabel, yaitu bagaimana kami mengakomodasi kebutuhan teman-teman difabel untuk bisa masuk ke program-program Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ungkapnya. Dirinya juga mengapresiasi atas terpilihnya Kabupaten Cirebon sebagai tuan rumah Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025. “Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih, bahwa pemerintah daerah diberi kehormatan untuk bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan Temu Inklusi Nasional se-Indonesia ke-6 Tahun 2025. Kami ingin buktikan bahwa Kabupaten Cirebon ramah difabel,” jelas Dangi. Sementara itu, Direktur SIGAB Indonesia, M Joni Yulianto mengatakan, tujuan diadakannya Temu Inklusi Nasional tersebut adalah untuk menyebarluaskan kebijakan pembangunan inklusif yang sudah diterapkan di beberapa daerah. “Tujuannya adalah masalah-masalah inklusif itu bisa dipahami semua orang dan apa yang sudah diterapkan di beberapa daerah berkaitan dengan pembangunan inklusif bisa disebarluaskan,” tutur Joni. “Serta nantinya kita memberi rekomendasi kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah tentang bagaimana pembangunan yang lebih inklusif dan menyetarakan,” ucapnya. Dari Temu Inklusi Nasional sebelumnya, sudah banyak rekomendasi yang telah menjadi kebijakan Pemerintah, baik pusat maupun daerah, salah satunya yaitu indikator desa inklusi yang telah diakomodasi melalui Keputusan Menteri Desa. Pada rapat koordinasi tersebut, turut hadir Kepala Bagian (Kabag) Kesra, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Desa Durajaya, dan stakeholder pengampu lainnya. (DISKOMINFO) Berita CirebonCirebonDifabelInfo CirebonKabupaten CirebonPemkab CirebonSIGAB IndonesiaTemu Inklusi Nasional Share: Pemkab Cirebon dan Polresta Cirebon Sidak Pasar, Harga Bapokting Masih Stabil Meski Ada Kenaikan Hadiri Panen Raya Jagung, Wabup Jigus Dukung Program Ketahanan Pangan Search … Search Berita Terbaru Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas Tingkatkan Usia Harapan Hidup, Pemkab Cirebon Luncurkan 42 Sekolah Lansia Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Tingkatkan Usia Harapan Hidup, Pemkab Cirebon Luncurkan 42 Sekolah Lansia Hadiri Panen Raya Jagung, Wabup Jigus Dukung Program Ketahanan Pangan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Hadiri Panen Raya Jagung, Wabup Jigus Dukung Program Ketahanan Pangan Kategori Artikel (10) Bupati (235) Ekonomi (32) Government (238) Pendidikan (14) Perangkat Daerah (129) Sekretaris Daerah (41) Sosial & Kesehatan (62) Umum (103) Wakil Bupati (32) Wisata & Budaya (17) Tags BansosBatikBayi kembar SiamBerita CirebonBudayaBupati CirebonCirebonDinas SosialDinsosDisabilitasDiskominfo Kabupaten CirebonDisnakerDisporaDLHDPPKBP3AEkonomiHari IbuHilmy Riva'iIdul AdhaImronInflasiInfo CirebonJawa BaratJigusJobfairJob fairKabupaten CirebonKesehatanKurbanLebaranPemkab CirebonPencakerPilkadaPilkada 2024Pj Bupati CirebonPMIPolresta CirebonRakorSekdaSekretaris DaerahSekretaris Daerah Kabupaten CirebonSeniWahyu MijayaWakil Bupati CirebonWisata



KABUPATEN CIREBON — Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia menggelar rapat koordinasi rencana Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon di ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (27/2/2025).

Rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan suksesnya acara Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Durajaya, Kecamatan Greged pada Agustus 2025 nanti.

Perlu diketahui, Temu Inklusi Nasional merupakan forum dua tahunan yang dilaksanakan untuk membahas bagaimana permasalahan pembangunan bisa diselenggarakan dengan lebih inklusif, yang melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat difabel.

Pemkab Cirebon melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk turut mensukseskan Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi mengatakan, komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan inklusif di Kabupaten Cirebon.

“Bentuk dari komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon, yaitu bagaimana menyikapi inklusifitas pembangunan,” ujar Dangi

“Kami telah menyelenggarakan musrenbang khusus difabel, yaitu bagaimana kami mengakomodasi kebutuhan teman-teman difabel untuk bisa masuk ke program-program Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Dirinya juga mengapresiasi atas terpilihnya Kabupaten Cirebon sebagai tuan rumah Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih, bahwa pemerintah daerah diberi kehormatan untuk bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan Temu Inklusi Nasional se-Indonesia ke-6 Tahun 2025. Kami ingin buktikan bahwa Kabupaten Cirebon ramah difabel,” jelas Dangi.

Sementara itu, Direktur SIGAB Indonesia, M Joni Yulianto mengatakan, tujuan diadakannya Temu Inklusi Nasional tersebut adalah untuk menyebarluaskan kebijakan pembangunan inklusif yang sudah diterapkan di beberapa daerah.

“Tujuannya adalah masalah-masalah inklusif itu bisa dipahami semua orang dan apa yang sudah diterapkan di beberapa daerah berkaitan dengan pembangunan inklusif bisa disebarluaskan,” tutur Joni.

“Serta nantinya kita memberi rekomendasi kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah tentang bagaimana pembangunan yang lebih inklusif dan menyetarakan,” ucapnya.

Dari Temu Inklusi Nasional sebelumnya, sudah banyak rekomendasi yang telah menjadi kebijakan Pemerintah, baik pusat maupun daerah, salah satunya yaitu indikator desa inklusi yang telah diakomodasi melalui Keputusan Menteri Desa.

Pada rapat koordinasi tersebut, turut hadir Kepala Bagian (Kabag) Kesra, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Desa Durajaya, dan stakeholder pengampu lainnya. (Ara)

Utamakan Pelayanan, Desa Sampiran Prioritaskan Kepuasan Masyarakat


CIREBON, FC – Pemerintah Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, terus mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat. 

Dengan mengusung motto Kerja Cepat, Kerja Tepat, dan Kerja Bermartabat, Kuwu Sampiran, KH Sujito, menekankan pentingnya pelayanan yang optimal sebagai bentuk tanggung jawab kepada warga.

Menurut Kuwu Sujito, pelayanan yang baik menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. “Kami selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa puas dan dapat bersinergi dengan baik dalam membangun desa ini,” ujarnya.

Pada tahun 2025, Pemerintah Desa Sampiran telah merencanakan berbagai program strategis yang mencakup penataan lingkungan dan infrastruktur, pengembangan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan aspek sosial-keagamaan, hingga pelestarian budaya lokal.

Meski demikian, Kuwu Sujito menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa saja. Ia mengajak seluruh stakeholder, termasuk tokoh masyarakat, pemuda, dan elemen lainnya, untuk turut serta dalam membangun Desa Sampiran menjadi lebih maju dan sejahtera.

“Kami berharap ada peran aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam setiap program yang dijalankan. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita bisa membawa Desa Sampiran ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan bermartabat, Desa Sampiran terus berupaya menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mewujudkan pemerintahan yang dekat dengan rakyat. (din)