Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 27 September 2025

Ratusan Rumah Terdampak Limbah TPA Kopi Luhur, DPRD Minta Pemkot Cirebon Bertindak

CIREBON – Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani (HSG) melakukan inspeksi mendadak ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur dan sejumlah sumur warga terdampak, Sabtu (27/9/2025).

Inspeksi tersebut, menyusul laporan warga yang mengeluhkan sumur yang tercemar limbah TPA. Hasilnya, peninjauan menunjukkan sebanyak 138 rumah terdampak limbah di RT 01 RW 07 Kelurahan Sumurwuni, Kecamatan Harjamukti. Laporan juga menyebutkan adanya dampak di RW 04 RT 04 Kalilunyu, yang masih dalam proses pendataan.

“Tadi di RT 01 RW 07 itu ada 138 rumah yang terdampak limbah dari TPA. Perlu dipahami ini yang terdampak ratusan rumah yang jika per rumahnya diisi 4 sampai 5 orang maka hampir 500-an warga yang terdampak, belum lagi tadi ada laporan di RW 04 RT 04 Kalilunyu yang masih dalam proses pendataan,” ungkap Harry, Kamis (18/9/2025).

Harry menambahkan, limbah atau lindi dari TPA Kopiluhur sudah masuk ke lingkungan warga hingga memengaruhi kualitas air sumur.

“Tadi kita lihat langsung kondisi di lapangan, memang ada air limbah atau lindi dari TPA yang masuk ke lingkungan warga. Airnya terasa lengket dan agak licin, meskipun hari ini tidak terlalu keruh karena musim kemarau. Namun saat musim hujan, warga mengatakan air menjadi sangat keruh,” jelasnya.

Masih kata Harry, masalah air bersih menjadi perhatian utama karena warga di wilayah terdampak tidak memiliki akses jaringan PDAM dan selama ini mengandalkan sumur.

“Warga di sini membeli air galon untuk kebutuhan minum. Pemerintah Kota, Dinas Lingkungan Hidup, dan PDAM harus segera memberikan bantuan berupa kiriman air bersih dan mencari solusi jangka panjang. Apakah itu perluasan jaringan PDAM atau pembangunan sumber air artesis baru,” ujarnya.

Harry mengakui, sudah ada bantuan pengeboran air dari wakil walikota, namun terkendala kurangnya pipa paralon untuk disalurkan ke rumah warga. Sebab itu, pemerintah perlu memberi perhatian serius mengingat jumlah warga terdampak bisa mencapai 500 jiwa.

“Ini baru data dari satu RT saja. Kita harus melihat keseluruhan wilayah terdampak, agar penanganannya benar-benar menyeluruh,” tegasnya.

Meski demikian, Harry mengapresiasi progres pengelolaan di TPA Kopiluhur yang kini beralih dari sistem open dumping menjadi controlled landfill.

“Sekitar 40 persen area sudah diperbaiki. Masih ada waktu hingga Desember untuk menyelesaikan sisanya, dan kami mendorong agar seluruh proses bisa tuntas tepat waktu,” pungkasnya.

Sementara itu, Petugas TPA Kopiluhur, Jawahir mengatakan, saat ini sudah melakuan upaya untuk mengurangi dampak terhadap warga, dengan membangun parit di sekitar TPA Kopiluhur.

“Sudah ada beberapa kolam parit yang dibangun untuk menampung air agar tidak sampai ke permukiman masyarakat, terutama saat musim hujan. Semoga upaya ini bisa meminimalisasi dampak yang dialami oleh masyarakat,” katanya. (din)

Kamis, 25 September 2025

Buka Turnamen Dandim Cup II, Wabup Jigus: Ajang Sportivitas dan Pencetak Bibit Atlet Muda

 


KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Dandim Cup II di Kabupaten Cirebon, Kamis (25/9/2025).

Turnamen yang digelar oleh Kodim 0620/Kabupaten Cirebon ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI.

Dalam sambutannya, Wabup Jigus sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang telah menyelenggarakan turnamen ini.

Menurutnya, sepak bola bukan hanya sekadar pertandingan, melainkan sarana mempererat persaudaraan dan membangun semangat kebersamaan, terutama di kalangan generasi muda.

“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wahana untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menanamkan nasionalisme,” kata Jigus.

“Melalui sepak bola, kita bisa membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan bersemangat juang dengan nilai yang sejalan dengan jiwa TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, bermain dengan semangat persaudaraan, dan menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan.

“Menang atau kalah itu hal biasa. Yang lebih penting adalah kebersamaan dan semangat yang kita bangun bersama melalui kegiatan ini,” ucapnya.

Jigus berharap turnamen ini berjalan lancar, aman, dan mampu melahirkan bibit atlet sepak bola yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Cirebon di level lebih tinggi.

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron, menjelaskan bahwa turnamen Dandim Cup II digelar pada 25 September hingga 11 Oktober 2025.

Ajang ini diikuti oleh 16 tim sepak bola yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Bandung hingga Jawa Tengah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mencari bibit atlet sepak bola. Kami ingin turnamen ini memberikan motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di bidang olahraga,” jelas Yusron.

Menurutnya, Dandim Cup telah menjadi agenda rutin. Setelah sukses pada gelaran pertama, tahun ini diharapkan turnamen kedua bisa memberikan energi baru bagi perkembangan sepak bola lokal, sekaligus menjadi wadah silaturahmi antarwilayah.

“Kami berharap turnamen ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. (din)








Rabu, 24 September 2025

UIN Siber Cirebon Perkuat Jaringan Akademik Antar Negara

CIREBON - Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menjalin kerja sama riset internasional dengan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Penelitian yang berlangsung pada 17-24 September 2025 ini mengangkat tema “Moderasi Beragama dalam Perspektif Indonesia dan Mesir: Studi Komparatif Literatur Kementerian Agama RI dan Al-Azhar Asy-Syarif.”

Tim peneliti terdiri dari Dr Hj Umayah MAg, Amin Iskandar Lc MAg, dan Prof Dr Kamal Abdelaziz Ibrahim Hassanin dari Mesir.

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat jejaring akademik antarnegara serta memperkaya wacana moderasi beragama (wasathiyah) di level global.

Selama di Kairo, tim berkesempatan berdialog langsung dengan dua tokoh penting Al Azhar, yaitu Prof Dr Muhammad Abdu Daim Al-Jindi, Sekretaris Jenderal Majma’ Buhuts al-Islamiyah (Lembaga Riset Al Azhar), dan Prof Dr Abdullah Muhyi Ahmad ‘Azb, Guru Besar Universitas Al Azhar sekaligus mantan Dekan Fakultas Ushuluddin.

Prof ‘Azb menjelaskan bahwa konsep wasathiyah (moderasi) merupakan jalan tengah yang menolak segala bentuk ekstremitas, baik dalam akidah, akhlak, fikih, maupun muamalah.

Sementara itu, Prof Jindi menyampaikan bahwa Al Azhar telah menerbitkan beragam literatur moderasi beragama dalam bentuk diktat kuliah, prosiding, artikel ilmiah, khutbah, hingga konten digital yang disosialisasikan secara luas.

Selain dialog, tim peneliti juga melakukan penelusuran literatur di Perpustakaan Universitas Al Azhar untuk mengumpulkan referensi terkait moderasi beragama versi Mesir.

Literatur tersebut nantinya akan dikaji dan dibandingkan dengan dokumen resmi milik Kementerian Agama Republik Indonesia, guna menyusun analisis komparatif yang mendalam.

Riset ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dan Mesir sebagai dua negara yang aktif dalam mempromosikan nilai-nilai Islam moderat di tengah dinamika global keagamaan saat ini.

Dukung Program Kampus Berdampak, Diskominfo Terima Mahasiwa Magang STMIK/IKMI Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon menerima mahasiswa magang program Kampus Berdampak STMIK/IKMI Cirebon.

Kegiatan serah terima mahasiswa magang itu digelar di Aula Diskominfo Kabupaten Cirebon, Rabu (24/9/2025).

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto dalam sambutannya mengatakan, Kampus Berdampak merupakan program yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Kampus Berdampak sebagai penguat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Kampus Berdampak ini menyasar lima poin, yakni pengabdian mesyarakat, kewirausahaan dan inovasi, magang dan pembelajaran industri, penguatan SDM dam riset, serta transformasi tata kelola perguruan tinggi,” ucap Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, mahasiswa yang mengikuti program Kampus Berdampak akan mendapatkan nilai selama satu semester.

Ia memastikan, Pemkab Cirebon melalui Diskominfo mendukung penuh pelaksanaan magang Kampus Berdampak bagi mahasiswa STMIK/IKMI Cirebon.

“Kami mendukung kegiatan MBKM dalam mengimplementasikan kebijakan Satu Data Satu Peta Kabupaten Cirebon,” tutur Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, program Kampus Berdampak di Diskominfo Kabupaten Cirebon bakal berjalan selama tiga bulan.

Kegiatannya meliputi pelatihan pengolahan data dan statistik sektoral, penyusunan metadata, visualisasi dan analisis data, serta pelatihan pengolahan data spasial.

“Dengan adanya program Kampus Berdampak STMIK/IKMI Cirebon diharapkan memberikan kesemapatan bagi mahasiswa untuk memperkaya, dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata. Tentunya, sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki mahasiswa,” tandasnya. (din)








Selasa, 23 September 2025

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jadi Tuan Rumah MTQ ke-57 Tingkat Kota Cirebon

 

CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama Pemerintah Kota Cirebon melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) resmi membuka perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Tingkat Kota Cirebon. 

Acara yang dipusatkan di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini dibuka pada Selasa malam (23/9), dihadiri ratusan peserta dari berbagai kafilah se-Kota Cirebon.

Mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Qur’ani dalam Mewujudkan Masyarakat Kota Cirebon yang Setara dan Berkelanjutan”, MTQ kali ini bukan hanya sekadar ajang lomba, melainkan juga momentum memperkokoh nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat Cirebon.

Dalam laporannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Cirebon, Drs. Sutikno, A.P., M.Si., menegaskan pentingnya MTQ sebagai media penguatan syiar Islam di tengah masyarakat modern.

“MTQ adalah wadah strategis untuk menanamkan nilai Qur’ani agar menjadi spirit dalam kehidupan sosial masyarakat yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kota Cirebon, Hj. Riana Anom Sari, SE. Ia menekankan bahwa MTQ bukan hanya kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an bagi generasi muda.

“Kami berharap MTQ ke-57 ini menjadi momentum membumikan nilai Qur’ani yang mampu membentuk masyarakat Kota Cirebon yang lebih religius dan harmonis,” ungkapnya.

Selaku tuan rumah, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya.

“Kami bersyukur UIN Siber dipercaya menjadi pusat perhelatan MTQ ke-57. Sebagai mitra strategis Pemerintah Kota, kami siap menyukseskan acara ini dan menjadikannya ajang memperkuat sinergi pendidikan, dakwah, dan pengembangan masyarakat,” tegas Prof. Aan.

Puncak acara ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan dewan juri oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Hj. Siti Farida Rosmawati, S.Pd., yang sekaligus membuka secara resmi MTQ ke-57. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi tema yang diangkat tahun ini.

“MTQ harus menjadi penggerak dalam membumikan Al-Qur’an, sehingga tercipta masyarakat Kota Cirebon yang setara, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tutur Wakil Wali Kota.

Perhelatan MTQ ke-57 Tingkat Kota Cirebon ini akan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai cabang lomba, mulai dari Tilawah, Hifzhil Qur’an, hingga Fahmil Qur’an. Ajang ini diharapkan menjadi wadah melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan membawa nama baik Kota Cirebon ke tingkat provinsi maupun nasional. (din)

Peringati HUT ke-80 Kejaksaan RI, Kejari dan Pemkab Cirebon Tanam 100 Pohon di Pasalakan

KABUPATEN CIREBON — Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari gerakan peduli lingkungan dan ketahanan pangan.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Kelurahan Pasalakan, Kecamatan Sumber, Selasa (23/9/2025).

Bupati Cirebon, Imron, bersama Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Yudhi Kurniawan, turut hadir dan secara simbolis menanam pohon di lokasi kegiatan. Gerakan ini melibatkan berbagai pihak.

Imron menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejari Kabupaten Cirebon dalam mendorong kesadaran lingkungan melalui aksi nyata. Ia menegaskan, kegiatan ini sejalan dengan program prioritas nasional.

“Kita peduli terhadap lingkungan dan ketahanan pangan, sesuai dengan arahan Presiden melalui program Asta Cita,” ujar Imron.

“Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kejaksaan yang ke-80 ini, kami mengucapkan terima kasih kepada kepala Kejari atas pelaksanaan kegiatan penanaman pohon. Kami berharap, Desa Pasalakan ini, ke depan, akan menjadi lebih hijau dan sejuk,” lanjut Imron.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Yudhi Kurniawan menyebut, sebanyak 100 pohon ditanam dalam kegiatan ini.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kontribusi nyata Kejaksaan dalam menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan.

“Kami dari Kejari Kabupaten Cirebon bersama pemda melaksanakan kegiatan peduli lingkungan dan ketahanan pangan,” kata Yudhi.

“Hari ini kami menanam sekitar 100 pohon yang Insyaallah akan memberikan banyak manfaat bagi wilayah sekitar,” sambungnya.

Yudhi menambahkan, bahwa ke depan, Kejari bersama pemda akan terus mendorong pelaksanaan program ketahanan pangan sebagai bagian dari Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

Ia juga berharap, kegiatan ini memberikan kebermanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat, serta menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Kegiatan penanaman pohon ini juga menjadi momentum kolaborasi antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang lingkungan dan pangan. (din)








Inspeksi ke Dapur MBG, Komisi III Pastikan Pengolahan dan Distribusi Sesuai Prosedur

 

CIREBON – Komisi III DPRD Kota Cirebon menggelar inspeksi ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yayasan Miftahul Ulum Kesambi, Selasa (23/9/2025).

Yayasan tersebut merupakan salah satu dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kota Cirebon, berlokasi di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf MPd menerangkan, inspeksi tersebut merupakan langkah tegas DPRD untuk memastikan program MBG dari pemerintah pusat berjalan dengan baik.

Seluruh tahapan ditinjau langsung, mulai dari tempat datangnya bahan masakan, dapur, ruang penyimpanan, pengepakan, hingga distribusi MBG.

“Sidak (inspeksi mendadak) ke dapur MBG di Yayasan Miftahul Ulum Karyamulya ini, menjadi upaya DPRD memastikan bahwa progaram MBG ini berjalan baik di Kota Cirebon,” katanya.

Yusuf menekankan agar seluruh tahapan dan prosedural yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional untuk program MBG diterapkan secara serius, sehingga kebutuhan gizi penerima MBG dapat tercukupi maksimal.

Ia juga mengingatkan staf di SPPG agar memiliki langkah mitigasi dalam menjalankan kewajibannya. Sehingga, proses dari hulu ke hilir dapat diawasi dengan ketat.

“Karena sudah ada prosedur, ini cukup bagus, dan harus dipertahankan bahkan lebih baik. Selain itu harus ada mitigasi sebelum semua diproses, diperhatikan betul, agar seluruh aktivitas di dapur MBG benar-benar terpantau dan aman,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala SPPG Yayasan Miftahul Ulum Fandy Suharianto menerangkan, seluruh proses yang dilakukan di dapur MBG sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah pusat melalui BGN.

Dalam melaksanakan tugasnya, ia dibantu ahli gizi dan akuntan berasal dari BGN, serta 47 orang karyawan yang membantu seluruh proses MBG berjalan optimal.

“Untuk di Kelurahan Karyamulya ada 4000 penerima, mulai dari P3 Posyandu meliputi ibu hamil dan menyusui, serta sekolah tingkat PAUD hingga tingkat SMA,” katanya.

Ia juga menuturkan, hingga saat ini di Kota Cirebon baru delapan dapur MBG yang beroperasi. Sementara, dapur MBG yang dibutuhkan di Kota Cirebon seharusnya sebanyak 38 dapur.

“Idealnya Kota Cirebon berdasarkan data butuh 38 dapur, artinya masih ada 30 dapur lagi yang dibangun,” tuturnya.

Turut mengikuti sidak, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cirebon R Endah Arisyanasakanti SH, dan anggota Komisi III DPRD yaitu Indra Kusumah Setiawan AMd, dan Stanis Klau. (din)

Sivitas Akademika UIN SSC Ucapkan Selamat dan Sukses atas Terpilihnya Pengurus Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia

 


CIREBON, FC – Sivitas Akademika Fakultas Syariah (FASYA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya pengurus Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia periode terbaru.

Dalam pemilihan yang digelar pada Rapat Nasional Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia, terpilih :

Prof. Dr. Muhammad Maksum, M.A sebagai Ketua,

Prof. Dr. M. Nashiruddin, S.Ag., M.A., M.Ag sebagai Sekretaris, dan

Prof. Dr. Khusniati Rofiah, M.S.I sebagai Bendahara.

Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan apresiasi tinggi atas amanah yang diberikan kepada para tokoh akademisi tersebut. 

Menurutnya, kepemimpinan baru ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN dalam menjawab tantangan zaman, memperkokoh keilmuan, serta memperluas kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

“Selamat kepada Prof. Muhammad Maksum, Prof. Nashiruddin, dan Prof. Khusniati Rofiah. Semoga mampu membawa Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN semakin maju, adaptif, dan inovatif,” ungkapnya.

Dengan semangat FASYA SEHATI (Smart, Empathy, Humanist, Active, Transparent and Impressive), sivitas akademika FASYA UIN SSC berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung kiprah forum dalam membangun iklim akademik yang berkualitas, humanis, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (din)

Senin, 22 September 2025

Rapat Kerja Nasional Pos Pelayanan Terpadu 2025: Perkuat Transformasi Posyandu demi Kesejahteraan Masyarakat

JAKARTA – Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Tri Tito Karnavian, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu 2025 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Rakornas yang mengusung tema “Penguatan Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan untuk Kesejahteraan Masyarakat” ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya istri Menteri Sosial RI Fatma Saifullah Yusuf, istri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Masmidah Abdul Mu’ti, serta istri Menteri Pekerjaan Umum Irma Dody Hanggodo.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dan sosial masyarakat, yang kini dituntut bertransformasi menjadi lembaga kemasyarakatan yang adaptif, profesional, serta mampu menjawab tantangan zaman.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Cirebon, Noviyanti Edo, S.E., yang turut hadir dalam Rakornas ini menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ajang strategis untuk memperkuat peran dan fungsi Posyandu.

“Tujuan Rakornas Posyandu 2025 adalah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan peran Posyandu dalam mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera, melalui evaluasi implementasi kebijakan, penyebaran praktik baik, peningkatan kapasitas kader, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan digitalisasi data. Dengan begitu, Posyandu semakin efektif sebagai ujung tombak pelayanan publik,” ungkap Noviyanti.

Rakornas Posyandu 2025 diharapkan tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga ruang berbagi pengalaman dan inovasi antar daerah. 

"Dengan penguatan transformasi dan dukungan teknologi digital, Posyandu diproyeksikan mampu berperan lebih besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga Indonesia," tandasnya. (Nur)

GRAND OPENING GEBYAR BAHASA ARAB 2025 “Menggali Potensi Berbahasa Arab Melalui Kompetisi di Era Transformasi Digital”

 

CIREBON – Selasa, 23 September 2025, suasana Gedung ICC UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dipenuhi antusiasme sivitas akademika dan para pecinta bahasa Arab. Acara Grand Opening Gebyar Bahasa Arab 2025 resmi dibuka dengan mengusung tema “Menggali Potensi Berbahasa Arab Melalui Kompetisi di Era Transformasi Digital”.

Sejak pagi, ratusan mahasiswa, dosen, serta tamu undangan hadir memeriahkan pembukaan yang digelar mulai pukul 08.00 WIB. Acara ini menjadi ajang berkumpulnya insan akademik untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Arab sekaligus mengasah keterampilan berbahasa di tengah derasnya perkembangan teknologi digital.

Dalam sambutannya, panitia menekankan pentingnya bahasa Arab sebagai bahasa internasional yang memiliki peran strategis di dunia pendidikan, budaya, hingga teknologi informasi. Gebyar Bahasa Arab 2025 pun dikemas tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga ruang apresiasi dan kolaborasi.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan, mulai dari lomba pidato, kaligrafi, debat berbahasa Arab, hingga seminar inspiratif bersama tokoh-tokoh hebat di bidangnya. Semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Dengan semangat kebersamaan, Gebyar Bahasa Arab 2025 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di era transformasi digital tanpa kehilangan akar budaya serta nilai-nilai keilmuan Islam.

👉 Ayo meriahkan Gebyar Bahasa Arab 2025!

Mari ikuti kompetisi, serap inspirasi, dan rayakan keindahan bahasa Arab di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (Nisa)

Fraksi-fraksi DPRD Kota Cirebon Sampaikan Pemandangan Umum Atas Raperda Perubahan APBD 2025

CIREBON – Fraksi-fraksi DPRD Kota Cirebon memberikan pemandangan umum atas penyampaian Walikota Cirebon tentang Raperda Perubahan APBD tahun 2025. Hal itu disampaikan saat rapat paripurna yang digelar di Griya Sawala, Senin (22/9/2025).

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menjelaskan, kepala daerah wajib menyampaikan rancangan Perda Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat minggu kedua September tahun anggaran berkenaan.

Hal itu sesuai dalam peraturan pemerintah nomor 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 177. Selanjutnya sesuai pasal 178 ayat 1, setelah disampaikan pembahasan perda tersebut dilaksanakan oleh kepala daerah dan DPRD.

“Pembahasan rancangan perda tentang perubahan APBD, berpedoman pada perubahan RKPD, perubahan KUA dan PPAS. Sementara persetujuan raperda tersebut paling lambat dilakukan 3 bulan sebelum tahun anggaran berkenaan berakhir,” jelasnya.

Andrie juga menyampaikan, raperda perubahan APBD 2025 selanjutnya dibahas secara komprehensif oleh Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemda Kota Cirebon.

“Hal ini harus segera dibahas secara komprehensif, mengingat deadline waktu sampai dengan 30 September, harus sudah ditetapkan untuk difasilitasi gubernur,” tambahnya.

Pemandangan umum disampaikan juru bicara masing-masing fraksi. Untuk Fraksi Golkar disampaikan Indra Kusumah Setiawan AMd, Fraksi NasDem Laurentia Mellynda, Fraksi Gerindra Ruri Tri Lesman.

Selanjutnya, Fraksi PDIP oleh Imam Yahya SFil MSi, Fraksi PKS Nurani H Karso SIP, Fraksi Demokrat Pembangunan M Handarujati Kalamullah SSos MAP, Fraksi PAN Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna, dan Fraksi PKB Prisilia.

Juru bicara Fraksi NasDem, Laurentia menekankan bahwa capaian pendapatan yang sesuai target yang ditetapkan sangat penting. Ia juga menyoroti penurunan PAD, menurutnya hal tersebut bukan sekadar koreksi teknis tapi masih lemahnya mencari sektor pendapatan yang potensial.

Ia juga menyebut, sejumlah infrastruktur perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah. Seperti di sektor pendidikan di wilayah pesisir Kota Cirebon.

“Alokasi pendidikan tergolong besar, namun kami menilai porsi itu belum tercermin di lapangan. Seperti di wilayah pesisir, masih ada kerusakan bangunan hingga membuatnya kurangnya fasilitas kelas,” katanya.

Juru bicara Fraksi Demokrat Pembangunan M Handarujati Kalamullah SSos MAP juga menyoroti penurunan PAD sebesar Rp 22,6 miliar, apalagi pemerintah daerah dinilai masih bergantung dari transfer pusat maupun provinsi.

Maka dari itu, ia menyarankan kepada pemda agar membuat kajian PAD agar sejumlah sektor PAD yang potensial dapat terpetakan.

“Kami mendorong pemda untuk terus mencari sektor PAD yang potensial. Inilah pentingnya kajian PAD, supaya dalam proses ke depan, tidak ada lagi debatable, dan punya data yang terukur,” katanya.

Sementara itu, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, perubahan APBD tahun anggaran 2025, yaitu pendapatan direncanakan sebesar Rp 1,733 triliun. Sedangkan untuk belanja direncanakan sebesar Rp 1,780 triliun. Dengan demikian, terjadi defisit anggaran sebesar Rp 47 miliar.

Menanggapi pemandangan umum dari masing-masing fraksi, Edo menyampaikan akan terus mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar dialokasikan untuk program yang lebih diprioritaskan.

Sehingga, hal itu dapat menjawab setiap kebutuhan masyarakat, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik agar terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh warga Kota Cirebon.

“Kami berharap, sinergi dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dapat terus dipekruat. Sehingga, keputusan anggaran yang ditetapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Kota Cirebon,” katanya. (din)