Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 01 Desember 2025

Rusdy Sani Menyampaikan Pelaksanaan Uji Kompetensi Tahun Ini Memiliki Urgensi Yang Sangat Tinggi

 

JAKARTA, FC — Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memulai rangkaian Uji Kompetensi Mandiri Jabatan Fungsional Pranata Humas (JF Prahum) Tahun 2025 Tahap Pertama. 

Kegiatan ini dibuka melalui pelaksanaan batch pertama yang digelar pada Kamis–Jumat, 27–28 November 2025, bertempat di Erian Hotel Jakarta, setelah melewati proses verifikasi dan validasi akhir yang dipastikan oleh Komdigi.

Ketua Pelaksana kegiatan, Rusdy Sani, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi tahun ini memiliki urgensi yang sangat tinggi, mengingat kebutuhan peningkatan kualitas SDM kehumasan di lingkungan Kementerian Agama yang terus berkembang. Ia mengungkapkan bahwa proses seleksi peserta berlangsung cukup ketat dan memerlukan tahapan panjang.

“Jumlah Pranata Humas di satuan kerja Kemenag mencapai 1.200 orang. Dari total tersebut, dilakukan seleksi berkas untuk kategori inpassing dan kenaikan jenjang—mulai dari Pertama, Muda, hingga Madya—sebanyak 400 berkas. Setelah melalui tahapan seleksi, tersaring 180 berkas yang kemudian diajukan ke Komdigi, dan pada akhirnya 161 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti Uji Kompetensi,” ujarnya.

Rusdy memberikan apresiasi khusus kepada para peserta batch pertama, yang ia nilai menunjukkan komitmen dan daya juang tinggi hingga berhasil hadir mengikuti ujian. Ia menyebut semangat mereka sebagai “pantang menyerah dan berdarah-darah” dalam meraih kesempatan untuk meningkatkan jenjang karier kehumasan.

Perkuat Peran Humas di Era Digital

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP), Dr. Thobib Al-Asyhar, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos ke tahap uji kompetensi. Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang Humas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh ikhtiar batin.

“Ukom bukan hanya jalur ikhtiar, tetapi juga diperlukan jalur langit,” tegasnya, disambut antusias para peserta.

Dr. Thobib juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Ukom tahun ini dibagi menjadi tiga batch, yaitu:

Batch 1: 27–28 November 2025

Batch 2: 4–5 Desember 2025

Batch 3: 8 Desember 2025

Menurutnya, tantangan kehumasan di era digital semakin kompleks, khususnya dalam hal penguatan reputasi dan branding institusi pemerintah. Karena itu, Uji Kompetensi Mandiri ini menjadi ruang penting bagi para Pranata Humas untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Melalui uji kompetensi ini, peserta diharapkan mampu memperlihatkan kapasitas dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kemampuan tersebut akan sangat berpengaruh terhadap reputasi satuan kerja masing-masing dan tentunya Kementerian Agama sebagai rumah besar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Thobib menekankan bahwa seorang Humas harus mampu menjadi gatekeeper informasi yang efektif, khususnya dalam memitigasi potensi narasi negatif.

“Humas harus mampu memitigasi narasi negatif, baik di lingkungan kerja maupun dalam konteks kementerian sebagai rumah besar kita. Humas perlu terus menghadirkan narasi positif yang menjelaskan secara jernih maksud dan tujuan suatu kebijakan, sehingga masyarakat dapat membedakan mana informasi hoaks dan mana yang benar.”

Dengan terlaksananya batch pertama Uji Kompetensi Mandiri JF Pranata Humas 2025 ini, Kementerian Agama berharap para peserta dapat semakin memperkuat kualitas komunikasi publik sekaligus menjadi garda terdepan dalam membangun citra positif kementerian di tengah dinamika ruang digital yang semakin cepat dan menuntut ketepatan informasi. (Nur)

Ratu Pertiwi Mahasiswi UIN Siber Cirebon Raih Juara Terbaik 1 Tilawah Remaja Putri MTQ Kabupaten Cirebon

 

CIREBON, FC — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ratu Pertiwi, mahasiswi Semester 3 Kelas A Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah, berhasil meraih Juara Terbaik 1 pada Lomba Tilawah Remaja Putri dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2025.

Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh LPTQ Kabupaten Cirebon ini berlangsung pada 25–29 November 2025. Rangkaian acara dibuka secara resmi pada Selasa malam (25/11) dengan Pawai Ta'aruf, sekaligus pembukaan MTQ oleh Bupati Cirebon, Imron Rosyadi. Perlombaan dilaksanakan selama empat hari, mulai 26 hingga 29 November, melalui dua babak: Penyisihan dan Final. Pengumuman pemenang sekaligus penutupan gelaran MTQ dilakukan pada Sabtu malam (29/11).

Kebanggaan Kampus Berjalan di Atas Prestasi Santri Qur’ani

Ratu Pertiwi mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaiannya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an agar dapat berprestasi di level yang lebih tinggi,” ujarnya penuh haru.

Prestasi tersebut disambut dengan kebanggaan oleh keluarga besar Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Ketua Jurusan Hukum Keluarga, Dr. H. Asep Saepullah, S.Ag., M.H.I., mengungkapkan apresiasinya:

“Ratu Pertiwi telah membuktikan bahwa mahasiswa Prodi Hukum Keluarga tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an. Prestasi ini sangat membanggakan dan semoga bisa menginspirasi mahasiswa lainnya.”

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A., turut memberikan pujian atas keberhasilan tersebut:

“Prestasi ini sejalan dengan misi fakultas untuk mencetak generasi berintegritas dan berakhlak qur’ani. Kami berharap Ratu terus berkembang dan dapat mewakili Kabupaten Cirebon di tingkat provinsi maupun nasional.”

Siap Mengukir Prestasi Lebih Tinggi

Ratu Pertiwi tidak hanya mengharumkan nama jurusan dan fakultas, tetapi juga membawa nama baik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di kancah kompetisi syiar Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini menjadi titik awal untuk berjuang di kompetisi yang lebih tinggi.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon akan terus memberikan dukungan pengembangan bakat mahasiswa, terutama dalam bidang keagamaan, sebagai bagian dari komitmen memperkuat identitas sebagai Cyber Islamic University yang unggul dan bermartabat.(Nur)

Mahasiswa IAT FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Raih Juara 2 Nasional dalam Kompetisi Video Content

 

CIREBON, FC — Prestasi membanggakan kembali diukir mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada ajang bergengsi The 8th Annual Meeting and International Conference Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia yang digelar pada 29 November–1 Desember 2025.

Tim IAT yang beranggotakan Arul Mualifi Fahrurur Rozzi, Irfan Muhaimin Khoiri, Taufik Fazri, dan Fara Abelliana dinobatkan sebagai Juara 2 Kompetisi Video Content, menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Torehan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu mengintegrasikan keilmuan Al-Qur’an dengan kreativitas digital yang relevan dengan tuntutan era modern.

Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Dr. Mohamad Yahya, M.Ag, menyampaikan apresiasi serta rasa bangganya atas capaian tersebut.

“Prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengolah konten kreatif yang relevan dengan kajian Al-Qur’an dan Tafsir serta memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Kami berharap ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya,” ujarnya.

Dekan FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag, juga memberikan ucapan selamat dan dukungan penuh.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa FUA terus melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Prestasi ini menjadi motivasi bagi civitas akademika untuk terus mendorong inovasi dan pengembangan kompetensi mahasiswa,” tuturnya.

Dalam kompetisi tersebut, berikut daftar pemenang Video Content AIAT 2025:

Juara 1: Raden Kurnia Kholiska (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Juara 2: Arul Mualifi Fahrurur Rozzi, Irfan Muhaimin Khoiri, Taufik Fazri, dan Fara Abelliana (UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon)

Juara 3: Muhammad Iesa Mulkillahi (Universitas PTIQ Jakarta)

Prestasi ini menegaskan komitmen Jurusan IAT dalam membekali mahasiswa dengan keahlian literasi digital dan kreativitas media, selaras dengan visi Cyber Islamic University UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang unggul dan mendunia.

Dengan capaian ini, FUA berharap semakin banyak inovasi konten keilmuan Islam yang dihasilkan mahasiswa dan dapat berkontribusi memperkuat literasi keagamaan masyarakat melalui media digital. (din)

AIAT se-Indonesia Apresiasi Kolaborasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam Suksesnya Konferensi Internasional

 


CIREBON, FC – Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia sukses menggelar pertemuan tahunan sekaligus konferensi internasional bertajuk “The Qur’an and Religious Literacy in Southeast Asia” pada 29 November – 1 Desember 2025. 

Perhelatan akbar ini berlangsung dengan dukungan penuh dari tuan rumah, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC), yang menyediakan berbagai fasilitas serta dukungan teknis demi kelancaran agenda.

Presiden AIAT se-Indonesia sekaligus Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Sahiron, M.A., mengapresiasi kontribusi signifikan UIN SSC dalam menyukseskan acara tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dan seluruh jajaran atas dukungan logistik dan fasilitas yang luar biasa. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan dan komitmen bersama dalam mengembangkan keilmuan Al-Qur’an dan Tafsir di Indonesia,” ujar Sahiron.

Ia menegaskan bahwa sejak 2015, Kementerian Agama RI terus memberikan dukungan terhadap berkembangnya asosiasi-asosiasi keilmuan, termasuk AIAT, yang kini semakin progresif dalam berbagai inovasinya.

“AIAT telah berkembang pesat, mampu membangun kurikulum, website, jurnal, serta menyelenggarakan konferensi internasional dengan sangat baik. Ini menunjukkan kemajuan besar dan harus terus dikonsolidasikan ke depan,” tambahnya.

Selain sesi akademik, momen berkesan dalam kegiatan ini adalah AIAT Awarding Night, di mana penghargaan diberikan kepada para tokoh dan akademisi Al-Qur’an serta Tafsir dari seluruh Indonesia. Penghargaan tertinggi Lifetime Achievement dianugerahkan kepada Alm. Supardi Abdu Shomat, pelopor Qur’an Braille Indonesia.

“Beliau adalah sosok luar biasa, santri tuna netra pertama yang menciptakan Qur’an Braille versi Indonesia dan berjasa besar dalam penyebaran literasi Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas,” jelas Ahmad Rofiq, Sekretaris AIAT.

Rofiq juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusiasme generasi muda dalam bidang studi Al-Qur’an, terbukti dari terselenggaranya kompetisi ilmiah dengan 55 peserta esai, 35 artikel ilmiah, dan 40 konten kreator video.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan komitmen kampus dalam mendukung transformasi kajian Al-Qur’an melalui teknologi digital.

“Sebagai Cyber Islamic University, kami berkomitmen memperkuat riset dan literasi digital Al-Qur’an yang mampu menjawab kebutuhan zaman. Digitalisasi tafsir, termasuk pengembangan aplikasi pencarian derivasi kata dalam Al-Qur’an, menjadi langkah strategis kami dalam menghadirkan ilmu yang relevan dan mudah diakses,” ujar Prof. Aan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi untuk membangun ekosistem keilmuan Al-Qur’an yang lebih progresif di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Kerja sama dengan AIAT se-Indonesia dalam konferensi internasional ini merupakan bukti bahwa inovasi dalam studi keislaman harus dikerjakan bersama. Kami berharap hasil konferensi ini dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan Ulumul Qur’an, baik dalam metodologi kajian maupun pemanfaatan teknologi masa depan,” tegasnya.

Prof. Aan menutup sambutan dengan harapan agar konferensi ini menjadi ruang lahirnya gagasan baru dan relevan bagi umat.

“Kajian Al-Qur’an harus terus menjadi inspirasi kebaikan dan pencerahan, Shalih li Kulli Zaman wa Makan, sesuai dengan dinamika kehidupan manusia modern,” pungkasnya.

Kolaborasi ini tidak hanya menegaskan peran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai kampus keislaman berbasis digital pertama di Indonesia, tetapi juga menunjukkan kontribusinya dalam memperkuat jaringan akademik internasional dan pengembangan keilmuan Al-Qur’an di kawasan Asia Tenggara. (din)

UIN Siber Cirebon Selenggarakan The 8th Annual Meeting of AIAT se-Indonesia dan International Conference

 

CIREBON – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi kelembagaan dengan sukses menjadi tuan rumah The 8th Annual Meeting and International Conference yang diselenggarakan oleh Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia. 

Perhelatan ilmiah bertaraf internasional ini berlangsung meriah pada 29 November – 1 Desember 2025, mengangkat tema strategis “The Qur’an and Religious Literacy in Southeast Asia.”

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan AIAT untuk memilih kampusnya sebagai tuan rumah.

“Merupakan kehormatan besar bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi titik kumpul para pakar dan peneliti Al-Qur’an dan Tafsir dari berbagai negara. Kami bersyukur acara ini berjalan lancar dan sukses, menghadirkan diskusi yang produktif dan mencerahkan,” ujar Prof. Aan.

Dorong Inovasi Digital Studi Al-Qur’an

Prof. Aan menegaskan bahwa konferensi ini bukan hanya ruang bertukar gagasan, tetapi katalis pengembangan teknologi dalam kajian Al-Qur’an.

“Di era digital, kemudahan akses dan penelitian Al-Qur’an berbasis teknologi adalah keniscayaan. Kami berharap dosen-dosen IAT UIN Siber dapat segera merealisasikan aplikasi pencarian derivasi kata dalam Al-Qur’an yang akan sangat mendukung riset akademik,” tegasnya.

Komitmen transformasi digital ini sejalan dengan visi UIN Siber sebagai Cyber Islamic University yang unggul dalam inovasi keilmuan.

Hadirkan Pakar Dunia dan Lebih dari 80 Presenter

Konferensi ini menghadirkan tokoh-tokoh penting di Asia Tenggara dan Indonesia, di antaranya:

Dr. Khairudin Aljunied (National University of Singapore)

Haziah Hussin, Ph.D. (Universitas Kebangsaan Malaysia)

Faried F. Saenong, M.A., Ph.D. (Koordinator Staf Khusus Menteri Agama)

Nasywa Shihab (Managing Director Penerbit Lentera Hati)

Prof. Faqihuddin Abdul Kodir dan Prof. Sumanta (Guru Besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon)

Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan lebih dari 80 presenter dari Indonesia, Malaysia, China, India hingga USA yang menyampaikan riset-riset mutakhir mereka.

Apresiasi AIAT dan Dukungan Kemenag

Ajang ini juga diramaikan dengan kompetisi ilmiah dan penghargaan yang diberikan AIAT kepada para pegiat dan guru besar IAT. Salah satu penghargaan tertinggi, Lifetime Achievement Award, diberikan kepada Alm. Supardi Abdu Shomat, pionir Qur’an Braille Indonesia.

Presiden AIAT yang juga Direktur PTKI Kementerian Agama, Prof. Sahiron, memberikan apresiasi atas dukungan penuh UIN Siber dalam kesuksesan penyelenggaraan acara.

Prof. Aan menegaskan kesiapan kampus dalam menguatkan kolaborasi yang lebih luas.

“Kami siap memperkuat kerja sama strategis dengan AIAT dan seluruh PTKI dalam pengembangan kajian Al-Qur’an. Semangat bahwa Al-Qur’an selalu relevan di setiap ruang dan zaman harus tercermin dalam inovasi akademik kita,” tutupnya.

Kesuksesan pelaksanaan konferensi internasional ini semakin menegaskan posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai pusat keunggulan studi keagamaan dan teknologi, yang siap melangkah menuju panggung global melalui literasi ilmiah dan digitalisasi Al-Qur’an. (din)

Sah! DPRD dan Pemerintah Daerah Setujui APBD Kota Cirebon Tahun 2026

 

CIREBON – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 resmi disahkan. Keputusan tersebut disepakati melalui rapat paripurna DPRD Kota Cirebon di Griya Sawala, Kamis (27/11/2025).

Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menerangkan, Raperda APBD tahun 2026 telah dibahas Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan berpedoman kepada RKPD, KUA dan PPAS.

Di samping itu, pengesahan APBD di dalam paripurna sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12/2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14/2025.

“Banggar dan TAPD Kota Cirebon telah melakukan pembahasan terhadap raperda ABPD tahun anggaran 2026 dan sepakat untuk disetujui dalam rapat paripurna hari ini,” tuturnya.

Menyampaikan laporan Banggar, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitrah Malik SH mengatakan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026 telah dibahas sesuai ketentuan perundang-undangan serta memerhatikan kepatutan dan keadilan bagi masyarakat.

Fitrah melaporkan, secara keseluruhan pendapatan ditetapkan sebesar Rp1,49 triliun yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp744 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp750 miliar

Sementara itu, secara keseluruhan belanja ditetapkan sebesar Rp1,48 triliun, yang terdiri dari tiga komponen, yakni Belanja Operasi sebesar Rp1,42 triliun, Belanja Modal sebesar Rp55 miliar dan Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp3 miliar.

“Atas nama pimpinan banggar, saya ucapkan terima kasih kepada para anggota banggar dan TAPD. Kami berusaha agar R-APBD memenuhi prinsip perundang-undangan,” katanya.

Sementara itu, dalam jawaban akhirnya, Walikota Cirebon, Effendi Edo SAP MSi menyampaikan apresiasi kepada DPRD yang sudah bersama membahas Raperda APBD 2026 hingga disahkan menjadi Perda.

Ia juga berharap, APBD yang telah disahkan mampu mengakomodir program-program strategis untuk pembangunan di Kota Cirebon.

“Kami berharap APBD ini bisa mengakomodir program yang mendukung sektor strategis. Saya memastikan alokasi wajib tetap terpenuhi secara maksimal, seperti pendidikan dan kesehatan,” kata Edo. (din)

Sabtu, 29 November 2025

Bupati Imron Optimis Dukupuntang Juara P2WKSS Tingkat Jabar 2025

KABUPATEN CIREBON - Desa Dukupuntang, Kecamatan Dukupuntang, mewakili Kabupaten Cirebon dalam Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.

Tim penguji melaksanakan evaluasi akhir pada Jumat (28/11/2025).

Bupati Cirebon Imron menyampaikan, Kabupaten Cirebon menaruh harapan besar pada hasil evaluasi tersebut.

Ia menilai, jawaban para kader saat sesi wawancara juri menunjukkan kesiapan dan pemahaman terhadap program.

“Acara penilaian akhir P2WKSS tingkat Jabar. Kami, di Desa Dukupuntang, Kecamatan Dukupuntang ini mewakili Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

“Kalau kita lihat dari segi pertanyaan dan jawaban kader, hasilnya memuaskan. Dari fakta dan bukti yang ada saat diwawancara, mudah-mudahan juara,” ucapnya menambahkan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani menambahkan, evaluasi akhir ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan perubahan yang telah dicapai desa lokus.

“Melaksanakan evaluasi akhir P2WKSS di Desa Dukupuntang. Semoga hari ini kita betul-betul memberikan hal yang terbaik untuk tim juri, agar kita menjadi desa lokus P2WKSS yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Fitriani.

Ia menjelaskan, kondisi awal desa yang menjadi lokus P2WKSS masuk dalam kategori kumuh, masyarakat kurang berdaya, pendidikan rendah, serta tingkat kesejahteraan yang belum merata.

Melalui program ini, pemerintah daerah berharap terjadi peningkatan nyata.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini perempuannya makin berdaya, anak-anaknya terlindungi, dan keluarganya sejahtera,” tambahnya.

Fitriani menegaskan, pembenahan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Desa Dukupuntang yang Madani, Cirebon Katon, Jabar Istimewa, dan mendukung visi Indonesia Emas 2045. (Nur)






Kota Cirebon Raih Penghargaan Swasti Saba Wiwerda 2025

CIREBON- Kota Cirebon meraih penghargaan Kota Sehat kategori Swasti Saba Wiwerda pada ajang Penganugerahan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat 2025 oleh Kementerian Kesehatan RI , Jumat (28/11/2025). 

Sebelumnya, Kota Cirebon juga meraih penghargaan serupa pada tahun 2023. Raihan tersebut menjadi bukti konsistensi Pemkot Cirebon dalam memperkuat program kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan.

Pj Sekda Kota Cirebon, Sumanto, menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah buah dari kerja bersama semua pihak.

 “Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat. Kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif warga menjadi kunci keberhasilan kita,” ujarnya. 

Dalam proses verifikasi penghargaan ini, dokumen Kota Cirebon diperiksa berdasarkan 9 tatanan yang menjadi indikator penilaian. 

Diantaranya kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, permukiman dan fasilitas umum, pendidikan, pasar, pariwisata, transportasi dan tertib lalu lintas jalan, perkantoran dan perindustrian, perlindungan sosial, serta pencegahan dan penanganan bencana. 

Hasil verifikasi menunjukkan komitmen Kota Cirebon dalam menyelaraskan seluruh tatanan tersebut demi kesejahteraan masyarakat.

Pj Sekda menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Pemkot Cirebon untuk semakin memperkuat program kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mempererat sinergi lintas sektor. 

“Hal ini sejalan dengan visi membentuk masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Siti Maria Listiawaty menekankan pentingnya kolaborasi dalam pencapaian penghargaan ini. 

“Berkat dukungan semua pihak, termasuk masyarakat dan berbagai dinas terkait, kita bisa mencapai kategori Swasti Saba Wiwerda. Di tahun 2027, kami yakin Kota Cirebon bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Siti Maria juga menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan cerminan nyata dari masyarakat yang lebih sehat dan lingkungan yang tertata dengan baik. 

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa upaya kita dalam membangun kesadaran masyarakat, meningkatkan sanitasi, dan kualitas hidup berjalan efektif,” tambahnya.

Keberhasilan Kota Cirebon ini menjadi kabar baik bagi warga dan juga menjadi motivasi bagi daerah lain di Ciayumajakuning. Saat ini, Kota Cirebon menempati peringkat terbaik di wilayah Ciayumajakuning dan menduduki peringkat ke-8 terbaik di Jawa Barat. Target ke depan, Pemkot Cirebon menyiapkan langkah strategis untuk meraih kategori Swasti Saba Wistara. (din)



Kamis, 27 November 2025

Sekjen Kementerian Agama Gandeng Komdigi Gelar Uji Kompetensi Mandiri JF Pranata Humas 2025 Tahap Pertama

JAKARTA, FC — Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memulai rangkaian Uji Kompetensi Mandiri Jabatan Fungsional Pranata Humas (JF Prahum) Tahun 2025 Tahap Pertama. Kegiatan ini dibuka melalui pelaksanaan batch pertama yang digelar pada Kamis–Jumat, 27–28 November 2025, bertempat di Erian Hotel Jakarta, setelah melewati proses verifikasi dan validasi akhir yang dipastikan oleh Komdigi.

Ketua Pelaksana kegiatan, Rusdy Sani, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi tahun ini memiliki urgensi yang sangat tinggi, mengingat kebutuhan peningkatan kualitas SDM kehumasan di lingkungan Kementerian Agama yang terus berkembang. Ia mengungkapkan bahwa proses seleksi peserta berlangsung cukup ketat dan memerlukan tahapan panjang.

“Jumlah Pranata Humas di satuan kerja Kemenag mencapai 1.200 orang. Dari total tersebut, dilakukan seleksi berkas untuk kategori inpassing dan kenaikan jenjang—mulai dari Pertama, Muda, hingga Madya—sebanyak 400 berkas. Setelah melalui tahapan seleksi, tersaring 180 berkas yang kemudian diajukan ke Komdigi, dan pada akhirnya 161 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti Uji Kompetensi,” ujarnya.

Rusdy memberikan apresiasi khusus kepada para peserta batch pertama, yang ia nilai menunjukkan komitmen dan daya juang tinggi hingga berhasil hadir mengikuti ujian. Ia menyebut semangat mereka sebagai “pantang menyerah dan berdarah-darah” dalam meraih kesempatan untuk meningkatkan jenjang karier kehumasan.

Perkuat Peran Humas di Era Digital

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP), Dr. Thobib Al-Asyhar, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos ke tahap uji kompetensi. Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang Humas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh ikhtiar batin.

“Ukom bukan hanya jalur ikhtiar, tetapi juga diperlukan jalur langit,” tegasnya, disambut antusias para peserta.

Dr. Thobib juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Ukom tahun ini dibagi menjadi tiga batch, yaitu:

Batch 1: 27–28 November 2025

Batch 2: 4–5 Desember 2025

Batch 3: 8 Desember 2025

Menurutnya, tantangan kehumasan di era digital semakin kompleks, khususnya dalam hal penguatan reputasi dan branding institusi pemerintah. Karena itu, Uji Kompetensi Mandiri ini menjadi ruang penting bagi para Pranata Humas untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Melalui uji kompetensi ini, peserta diharapkan mampu memperlihatkan kapasitas dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kemampuan tersebut akan sangat berpengaruh terhadap reputasi satuan kerja masing-masing dan tentunya Kementerian Agama sebagai rumah besar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Thobib menekankan bahwa seorang Humas harus mampu menjadi gatekeeper informasi yang efektif, khususnya dalam memitigasi potensi narasi negatif.

“Humas harus mampu memitigasi narasi negatif, baik di lingkungan kerja maupun dalam konteks kementerian sebagai rumah besar kita. Humas perlu terus menghadirkan narasi positif yang menjelaskan secara jernih maksud dan tujuan suatu kebijakan, sehingga masyarakat dapat membedakan mana informasi hoaks dan mana yang benar.”

Dengan terlaksananya batch pertama Uji Kompetensi Mandiri JF Pranata Humas 2025 ini, Kementerian Agama berharap para peserta dapat semakin memperkuat kualitas komunikasi publik sekaligus menjadi garda terdepan dalam membangun citra positif kementerian di tengah dinamika ruang digital yang semakin cepat dan menuntut ketepatan informasi. (din)

Rabu, 26 November 2025

UIN Siber Cirebon Gelar Wisuda ke-3, 552 Lulusan Siap Menjawab Tantangan Peradaban Digital

 

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Cirebon resmi menggelar Wisuda Sarjana ke-3 tahun 2025 yang berlangsung khidmat di salah satu hotel kawasan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Sebanyak 552 mahasiswa dari berbagai fakultas diwisuda dalam Sidang Senat Terbuka yang dihadiri pimpinan kampus, para dekan, serta keluarga wisudawan.

Para lulusan tersebut mencakup 273 sarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), 57 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), 50 dari Fakultas Syariah, 75 dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), 78 dari Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), serta 18 lulusan program magister dan 1 lulusan program doktor.

Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani MAg, dalam pidatonya menyampaikan bahwa wisuda kali ini mengusung tema “Melangkah Bersama Ilmu, Menggerakkan Cinta Lingkungan, dan Membangun Peradaban Digital.” 

Tema tersebut, menurutnya, menandai fase penting perjalanan kampus sejak resmi bertransformasi dari IAIN menjadi UIN Siber pada 21 Mei 2024 lalu.

“Meskipun terjadi transisi lulusan dari IAIN menjadi UIN, kami berharap tema membangun peradaban digital ini menjadi fase baru bagi seluruh sivitas akademika untuk memiliki kompetensi digital,” ujar Prof Aan usai prosesi wisuda.

Ia menegaskan bahwa ada lima kompetensi digital utama yang harus dimiliki para alumni untuk menghadapi persaingan global, yaitu Literasi informasi dan data, Keamanan data, Kemampuan problem solving, Kemampuan menjadi kreator konten, Kemampuan memilih dan mengolah data

Menurutnya, kompetensi tersebut akan membuka peluang jejaring dan kesempatan kerja yang lebih luas di masa depan.

Selain aspek digital, Prof Aan juga menekankan pentingnya kesadaran ekologis. Ia mengajak para lulusan menjadikan cinta lingkungan sebagai perilaku sehari-hari.

“Mencintai lingkungan harus menjadi cara pandang serta implementasi para alumni sebagai bagian dari kewajiban agama,” tuturnya.

Ia berharap para wisudawan mampu membawa manfaat bagi masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global melalui penguasaan ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan selama studi.

Dekan FITK UIN Siber Cirebon, Dr H Saifuddin MAg, menyampaikan bahwa dari total lulusan FITK, terdapat 50 mahasiswa Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang berhasil menyelesaikan studinya.

Banyak lulusan FITK, katanya, sudah mengabdi sebagai tenaga pendidik bahkan sebelum mereka resmi menyandang gelar sarjana.

“Tahun ini, kita juga sudah membuka PPG dalam jabatan bagi guru-guru yang belum bersertifikasi. Lulusan FITK memiliki peluang kerja yang luas, terutama di lingkungan Kementerian Agama seperti RA, MI, dan MTs swasta,” jelasnya.

Saifuddin juga mendorong para lulusan untuk terus memperkuat transformasi digital seiring perubahan status kampus.

“Ketika mahasiswa masuk, kampus masih berstatus IAIN. Namun saat mereka diwisuda, kampus telah bertransformasi menjadi UIN Siber. Karena itu, kemampuan digital menjadi bekal penting untuk menjawab tantangan dunia pendidikan,” pungkasnya. (din/ADV)

Selasa, 25 November 2025

33 Peserta Lulus Uji Makalah Calon Pegawai KPK: Kepala SPI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Masuk Daftar

JAKARTA, FC — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan 33 peserta yang dinyatakan lulus tahapan Seleksi Penulisan Makalah pada rekrutmen terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan KPK. Satu nama yang turut lolos dalam seleksi bergengsi tersebut adalah H. Budi Affandi, S.Pd., M.Pd.I., Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Pengumuman ini disampaikan Ketua Panitia Seleksi Terbuka KPK, Ranu Mihardja, usai seluruh peserta mengikuti seleksi penulisan makalah pada 14 November 2025. Para peserta bersaing untuk enam jabatan strategis di lembaga antirasuah tersebut.

“Tahapan seleksi selanjutnya adalah asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural serta tes kesehatan fisik dan jiwa yang akan dilaksanakan secara luring,” jelas Ranu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (22/11/2025).

Lanjut ke Tahap Asesmen dan Tes Kesehatan

Sejalan dengan agenda resmi seleksi, peserta yang lolos akan kembali mengikuti dua tahapan lanjutan, yaitu:

Asesmen Kompetensi Manajerial & Sosial Kultural

26–28 November 2025 — Pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN, Jakarta

Tes Kesehatan Fisik & Kejiwaan

29 November 2025 — Tirta Medical Center, Jakarta

Bangga Wakili Kementerian Agama & UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Dalam daftar resmi KPK, Budi Affandi tercatat sebagai peserta mewakili Kementerian Agama RI dalam seleksi Jabatan Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat — posisi yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan keterlibatan publik dalam pemberantasan korupsi.

Capaian ini menjadi kebanggan bagi sivitas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mengingat jabatan yang diperebutkan merupakan posisi kunci penggerak partisipasi masyarakat dalam sistem antikorupsi nasional.

Daftar Peserta Lolos Seleksi Makalah (33 Orang)

(Dikelompokkan berdasarkan jabatan yang dilamar)

A. Kepala Biro Hukum

1. Eko Setiawan – Kementerian BUMN

2. Farhan Abdi Utama – BKN

3. Iskandar Marwanto – KPK

4. Richard Marpaung – KPK

5. Syahmardan – Kemenkum

6. Wahyu Tri Hartomo – Kemenkum

B. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat

1. Budi Affandi – Kementerian Agama (UINSSC)

2. Danang Sri Wibowo Riyanto – Kemenko Perekonomian

3. Jerry Kurniawan – Kemenkeu

4. Johnson Ridwan Ginting – KPK

5. Kunto Ariawan – KPK

6. Rahmaluddin Saragih – KPK

C. Direktur Penyelidikan

1. Achmad Taufik – KPK

2. Farhan – Kejagung

3. Nasidin – KPK

4. Tessa Mahardhika Sugiarto – KPK

D. Direktur Penuntutan

1. Adhryansah – Kejagung

2. Agustinus Heri Mulyanto – Kejagung

3. Budhi S – KPK

4. Dandeni Herdiana – Kejagung

5. Wagiyo – Kejagung

E. Direktur Koordinasi & Supervisi Wilayah V

1. Asep Rahmat – KPK

2. David Hartono Hutauruk – KPK

3. Eddy Taufiq – Pemkab Mojokerto

4. Jackson Simamora – BPIP

5. Maruli Tua – KPK

6. Niken Wulandari – Pemkab Bintan

F. Direktur Deteksi & Analisis Korupsi

1. Dadi Mulyady – KPK

2. Dzikran Kurniawan – Pemprov DKI Jakarta

3. Kuswanto – KPK

4. Rino Haruno – KPK

5. Taryanto – KPK

6. Teguh Widodo – KPK

Langkah Penting untuk Penguatan Peran ASN dalam Pemberantasan Korupsi

Melalui seleksi terbuka ini, KPK mendorong peningkatan profesionalitas dan kontribusi ASN terbaik dalam struktur kelembagaan antikorupsi nasional. Tahapan berikutnya akan menjadi penentu siapa saja yang akhirnya akan mengisi enam jabatan strategis tersebut.

Selamat kepada Budi Affandi atas prestasi yang membanggakan ini

Sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendoakan kelancaran dalam tahapan seleksi berikutnya. (din)

DPRD Dorong Penyelesaian Serah Terima PSU Perumahan, 122 Lokasi Belum Diserahkan

CIREBON – DPRD Kota Cirebon mendorong kepada pengembang untuk menyerahkan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) perumahan kepada pemerintah daerah.

Hal itu mmengemuka saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I dan Komisi II DPRD Kota Cirebon bersama Asisten Administrasi Umum, Inspektorat, BPKPD, DPRKP dan DPP Barisan Advokat Rakyat (BAR), Kamis (20/11/2025) di Griya Sawala.

RDP membahas pelaksanaan Perda Nomor 6/2021 tentang Penyediaan, Penyerahan dan Pengelolaan PSU Perumahan di Kota Cirebon serta Perwal Nomor 41/2022 sebagai petunjuk pelaksanaannya.

DPRD menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian masalah PSU karena menyangkut hak dasar warga dan keberlanjutan pelayanan publik.

Memimpin jalannya rapat, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Harry Saputra Gani SH menegaskan, DPRD tidak ingin masyarakat dirugikan akibat keterlambatan serah terima PSU. Menurutnya, fasilitas publik seperti jalan lingkungan, drainase, taman, ruang terbuka hijau, hingga lahan pemakaman harus terjamin keberadaannya.

“Regulasinya sudah jelas. Sekarang yang kita dorong adalah komitmen pelaksanaan. Persoalan PSU ini harus dituntaskan karena menyangkut kepentingan masyarakat luas,” tegas pria akrab disapa HSG.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah SSos MAP menambahkan bahwa kondisi ini merupakan darurat pengelolaan aset publik dan memerlukan langkah konkret dari pemerintah daerah, termasuk penegakan hukum terhadap pengembang yang tidak memenuhi kewajiban sesuai Perda.

“Dari 122 perumahan yang belum menyerahkan PSU, 77 pengembang sudah tidak diketahui keberadaannya. Ini harus diselesaikan segera karena berkaitan dengan hak masyarakat yang tinggal di perumahan tersebut,” ujar Andru, sapaanya.

Andru menambahkan, di samping itu keberadaan lahan pemakaman juga menjadi bagian penting untuk mendukung pemenuhan RTH di Kota Cirebon yang dinilai masih kurang dari target kebutuhan.

“Tentunya ini harus dibenahi tata kelola seperti apa, agar progres ke depan termanfaatkan betul. Karena kebutuhan RTH masih kurang,” tambahnya.

Di akhir pertemuan, DPRD menyampaikan kesimpulan bahwa belum ada keputusan final, namun pertemuan hari ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan data, pandangan, dan arah penyelesaian.

Kendati demikian, tambah HSG, pelaksanaan RDP kali ini penting untuk menyamakan persepsi bahwa ketersediaan lahan pemakaman menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

DPRD berkomitmen mengawal penuh proses penyelesaian PSU dan meminta pemerintah segera menyusun langkah operasional agar persoalan PSU tidak terus berlarut.

“Belum ada hal yang bisa diputuskan, namun pertemuan kali ini penting. Dan perlu ditegaskan kembali, kewajiban developer selain membangun rumah di dunia, mereka juga ada kewajiban menyediakan lahan pemakaman yang merupakan rumah masa depan kita semua,” tutup HSG, selaku pimpinan rapat.

Sementara itu, dalam paparannya, Kepala DPRKP Wandi Sofyan SSTP menyampaikan bahwa pihaknya mendata terdapat 151 perumahan di Kota Cirebon.

Dari jumlah tersebut, baru 6 perumahan yang telah melakukan serah terima PSU, 6 menjalani proses penguasaan aset sepihak, 19 PSU tercatat sebagai aset Pemda, 6 perumahan sedang dalam proses serah terima, dan 122 perumahan belum menyerahkan PSU kepada Pemerintah Daerah.

Dari 122 perumahan tersebut, 77 pengembang telah meninggalkan lokasi pembangunan, sehingga pengurusan aset menjadi terhambat.

Adapun untuk pengadaan lahan pemakaman, ia menyebut pihaknya masih melakukan peninjauan lokasi yang tepat mengingat luas wilayah daerah yang terbatas. Kendati demikian Kedung Menjangan dikabarkan menjadi lokasi selanjutnya untuk pengembangan lahan pemakaman.

“Tentunya kita sangat berhati-hati, pengembangan tapi memang berdekatan dengan yang sudah ada. Intinya kami mengakomodir kebutuhan masyarakat Kota Cirebon,” ujarnya. (din)