Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 09 November 2019

Kosmetika dan Obat-Obatan Prospek Bisnis Yang Menggiurkan


CIREBON – Kosmetika dan obat-obatan memiliki peluang bisnis yang menggiurkan. Peluang ini bisa dilirik oleh perusahaan daerah, yaitu PD Farmasi, untuk meluaskan bisnisnya.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menjadi keynote speaker pada seminar nasional yang diselenggarakan salah satu sekolah tinggi farmasi di Kota Cirebon dengan tema Membangun Bisnis Kosmetik dan Obat Halal, Sabtu, 02 November 2019. 

Dijelaskan Eti, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon sudah memiliki PD Farmasi, yaitu perusahaan daerah yang bergerak di bidang obat-obatan. “Namun harus ada cara pandang baru dalam pengelolaan perusahaan itu,” ungkap Eti.

Diantaranya penjualannya disesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini, yaitu melalui penjualan online.  “Juga banyak cara lainnya sehingga PD Farmasi bisa semakin maju,” ungkap Eti. 


Karena sesungguhnya, bisnis kosmetika dan obat-obatan masih terbuka lebar dan bisa digarap dengan sebaik-baiknya oleh PD Farmasi.
Karena itu, peluang ini harus ditangkap dengan baik. Dalam waktu dekat, Eti mengaku akan duduk bersama dengan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, untuk membicarakan peluang bisnis yang bisa dikembangkan oleh PD Farmasi ke depannya.

Dengan pengembangan bisnis yang baik, Eti yakin PD Farmasi bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Keuntungan tersebut tentunya juga akan berdampak pada pendapatan asli daerah yang berarti juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon. (is)

Woww.. !!! Para Pedagang Kebanjiran Rejeki Wisuda IAIN Cirebon



CIREBON – Sukri (35), pedagang bunga hias tampak larut bersama lalu lalangnya kesibukan para pengantar wisudawan di area pintu masuk Hotel Aston, belum lama ini.
Sukri mengaku sejak pagi pukul 06.00 WIB sudah standby mengambil posisi agar lapaknya mudah terlihat dan terjangkau keluarga wisudawan. Sambil tangan satu menenteng karangan bunga hias, Sukri tak bosan menawarkan jualanya ke setiap keluarga wisudawan yang melintas.
“Alhamdulillah, setiap wisuda IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, kami selalu kebagian berkahnya, jualan kami lumayan laris. Alhamdulillah rejeki ini bisa dibawa pulang ke rumah,” akunya.
Hal senada disampaikan Rukiyah (44), penduduk asal Cirebon ini juga ikut mengais rejeki dari kegiatan wisuda IAIN Cirebon. Dirinya yang hanya ditemani satu anak cucu berusia (15), terus berkeliling menjajakan jualannya. Rasa lelah di raut wajahnya hilang seketika saat sejumlah uang tersodor dari tangan pembeli.
“Kami bersyukur, biasa ikut mencari rejeki di acara ini. Alhamdulillah bisa untuk jajan dan makan anak di rumah,” terangnya. (din)

Proses Tanah Hibah Di Indramayu, Diharapkan Selesai Tahun Ini


CIREBON – Proses tanah hibah di Indramayu, Jawa Barat, untuk kampus 2 IAIN SNJ Cirebon, diharapkan biaa segera selesai diakhir tahun 2019. Hal itu disampaikan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.Sumanta Hasyim MAg, usai prosesi wisuda ke XX IAIN SNJ Cirebon, di Hotel Aston Cirebon.
Terkait hal ini, H Sumanta juga menjelaskan jjka proses hibah juga menunggu pensertifikatan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Jika hibah bisa selesai akhir tahun ini, maka pada tahun depan rencana lainnya bisa dilaksanakan.
*Ya, proses hibah tanah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu kepada IAIN diharapkan bisa selesai akhir tahun ini,” ujarnya.
Dijelaskan, bahwa proses pembelian dan hibah tanah di Blok Ciputat, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu yang diproyeksi untuk pembangunan kampus 2 universitas tersebut ditargetkan akhir 2019 ini selesai.
Saat ini, proses tersebut masih berjalan dan diawali dengan tahap pensertifikatan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Indramayu.
Sumanta juga menjelaskan kia saat ini sedang proses dan prosesnya itu pensertifikatan dulu ke BPN, kemudian BPN menerbitkan sertifikat,” terang Sumanta.
Sebab katanya, nama dalam sertifikat tersebut yang sebelumnya milik Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu harus diubah menjadi Kementerian Agama Republik Indonesia, kemudian diteruskan ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Woww..!! 9000 Pelajar Kota Cirebon Sukseskan Popkota 2019


CIREBON – Popkota 2019 terbilang sukses. Kesuksesan ini tak lepas dari peran semua pihak, termasuk 9.000 pelajar yang ikut dalam Pekan Olahraga Pelajar (Popkota) Tingkat Kota Cirebon.

Dalam momentum ini, Popkota 2019 tidak hanya sukses dipenyelenggaraan, namun lebih dari itu, bisa mencari bibit atlet yang berbakat, tangguh, handal dan berprestasi.

Demikian diungkapkan Staf Ahli Wali Kota Bidang Perekonomian dan Pembangunan, R. Henda SH MH saat membuka Popkota di GOR Bima Kota Cirebon, Jumat (8/11). 

Henda mengatakan Pemerintah Daerah Kota Cirebon bangga dan apresiasi dengan kehadiran ribuan pelajar dalam agenda Popkota.

“Popkota menjadi momentum berharga dalam mencari bibit atlet berbakat, tangguh, handal dan berprestasi baik tingkat nasional bahkan Internasional,” ungkap Henda.


Henda menambahkan Popkota selain mencari bibit unggul juga bentuk mengukur hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan di tingkat SD, SMP dan SMA. Diharapkan akan lahir atlet berbakat yang akan membawa harum nama Kota Cirebon.

“Jaga sportifitas dalam bertanding dan semangat untuk berpretasi. Kami harapkan akan muncul atlet yang berprestasi gemilang,” kata Henda.

Sementara dalam Laporan Penyelenggara, R. Agus Setyadiningrat, MM., M.Pd. mengatakan kegiatan Popkota diikuti sekitar 9.000 atlet tingkat Kota Cirebon. Mereka akan memperebutkan sekitar 2.400 medali yang disediakan panitia.

“Akan dilaksanakan sekitar 18 cabang olahraga baik perorangan maupun beregu. Alhamdulillah kami mendapat dukungan di setiap tingkatan baik SD, SMP maupun SMA,” kata Agus.

Dengan tema “Juara di Medan Laga Berprestasi Akademis, lanjut Agus diharapkan akan muncul atlet handal yang akan mengikuti jenjang Porda maupun PON.

Kota Cirebon memiliki tradisi mewakili Jabar untuk bertanding di tingkat nasional pada cabang tertentu seperti renang, basket, silat, gulat, bulutangkis, baseball, drumband dan lainnya.

“Kegiatan kali ini pun diharapkan akan muncul bibit berkualitas bermental juara,” tandasnya. (is)

Kupasan Sejarah Budayawan Zastrow Al Ngatawi Dan KH Buya Syakur, Pukau Ribuan Mahasiswa IAIN SNJ Cirebon


CIREBON - Ribuan mahasiswa IAIN SNJ Cirebon, malam Sabtu, (1/11), lalu memadati halaman kampus FUAD IAIN SNJ Cirebon. Mereka datang untuk menghadiri semarak akbar ‘Manunggal Ing Kaula Gusti’ dengan mendatangkan KH Buya Syakur dari Ponpes Cadangpinggan, Kabupaten Indramayu serta budayawan nasional, Zastrow Alngatawi dan tokoh terkenal lainnya.
Acara yang dibuka pukul 20.00 WIB, oleh Dr Anwar Sanusi MPd, Wakil Dekan III, Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN SNJ Cirebon, menandai dimulainya kegiatan yang ditunggu-tunggu ribuan mahasiswa untuk mendengarkan tausiyah Buya Syakur.
Namun sebelum itu, mahasiswa disuguhkan sejumlah penampilan tarian dan budaya. Termasuk aneka kreasi mahasiswa lainnya yang penampilannya sangat memukau pentonton.


Riuh tepuk tangan terus menggema, apalagi saat musik tradisional dimainkan lewat tangan-tangan mahasiswa, membuat suasana budaya serasa hidup di kampus IAIN Cirebon.
Tak lama kemudian, Zastrow Al ngatawi budayawan nasional, mulai mengangkat microffon, satu persatu kata-katanya mulai menjadi kalimat dan meluncur dari mulutnya mengangkat sejarah dan peradaban manusia.
“Banyak yang dikupas, dan mengingatkan kita pada kehidupan perjalanan sejarah Cirebon. Kupasan yang dalam ini tentu menambah khazanah wawasan kepada kita sebagai bentuk mengingatkan kepada kaula muda agar tidak melupakan sejarah,” kata Andi, mahasiswa yang sejak sore sudah mengambil tempat di depan agar bisa mendengar langsung tausiyah sejarah oleh Zastrow dan budaya oleh Dr Farihin MAg.
Usai kupasan dua tokoh budayawan dan akadenisi ini, kemudian ribuan telinga mahasiswa mulai kosentrasi kembali mendengarkan tausyiah agama yang dibawakan oleh Buya Syakur. (din)