Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 14 Desember 2019

Antisipasi Banjir Di Musim Hujan, Bupati Kuningan Pimpin Rapat Koordinasi


FOKUS KUNINGAN - Menghadapi musim penghujan yang sudah mulai turun di Bulan Desember ini, masyarakat diminta untuk siap siaga menghadapinya. Hal itu disampaikan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, dalam Rapat koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Penghujan di Ruang Rapat Linggarjati, Kamis (12/12/2019).
Bupati, mengatakan, perubahan musim kemarau ke musim hujan ini, perlu diantisipasi potensi bencana berdasarkan kejadian tahun lalu terjadi longsor, banjir, pergeseran tanah, puting beliung. Kita berharap semoga tidak terjadi apa-apa.
Ia menyebutkan, ada beberapa titik yang ada di kecamatan yang dibutuhkan antisipasi lebih berdasarkan pengalaman tahun lalu, yaitu Lebakwangi, Maleber, Ciwaru, Cilebak, Subang, Ciniru, Hantara, Darma, Nusaherang dan lainnya. Namun tetap untuk kecamatan lain pun dibutuhkan kesiap siagaan mengabdi musim hujan ini.
“Maka rakor kesiapsiagaan menghadapi musim hujan ini dirasa sangat penting guna menyiapkan langkah menghadapi potensi bencana,” terang bupati Kuningan yang didampingi Wabup, Sekda, dan Dandim 0615, dihadapan peserta rakor, dari unsur Kecamatan, SKPD, Polri-TNI, Perhutani, TNGC,Baznas, BPBD, SAR, dan perwakilan komunitas Pencinta Alam, dan lainnya.
Melalui Rakor ini, Bupati menerangkan, kita wajib mengantisipasi agar kemungkinan-kemungkinan yang terjadi bisa diminimalisir. Untuk itu mohon kepada semua yang hadir agar mensosialisasikan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan, dan senantiasa waspada. Sehingga masyarakat dapat mengetahui apa yang harus diperbuat dan dilakukan.
Bupati menghimbau agar sampah tidak dibuang sembarangan karena akan berdampak banjir, ketika sudah masuk ke aliran sungai. Terkait hujan dibarengi angin akan dilakukan penebangan pohon yang rapuh dan pemangkasan.

Jumat, 13 Desember 2019

Pesan Kapolres Indramayu Pada Sertijab Empat Kapolsek



FOKUS INDRAMAYU - Polres Indramayu menggelar serah terima jabatan (sertijab) Empat Kapolsek yang ada di wilayah hukum Polres setempat, Jumat, (13/12).
Serrijab yang dilakukan di Aula Atmaniwhedana Mapolres Indramayu itu dipimpin langsung Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto.
Ketiga kapolsek dan Kasat intelkam itu, yakni Kapolsek Kapolsek Cikedung dari IPTU I Gusti Made Indrayana kepada IPDA. Ian Hernawan, Kapolsek Kroya dari IPTU Agustian Yudha Pratama kepada IPTU Rudi Hartono, Kapolsek Kedokan Bunder dari IPTU Rudi Hartono kepada IPDA Asep Suryana dan Kasat Intelkam dari AKP Sudiro B Suhadi kepada AKP Iwan Rasiwan.
Dalam sambutannya, Kapolres Indramayu, mengatakan, serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa terjadi sebagai bagian dari dinamisasi dan regenerasi pada organisasi Polri.
Tujuannya, sebagai upaya penyegaran dan strategi pengembangan karir serta proses pemantapan kepemimpinan.
”Saya minta kepada para pejabat baru untuk segera melakukan pemetaan di wilayahnya masing-masing,” tegas Suhermanto.
Kepada pejabat lama, Suhermanto pun menyampaikan terima kasih atas pengabdian, kinerja, dedikasi dan loyalitas mereka selama menjalankan tugas. (na)

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Mendapat Penghargaan Brevet Bhayangkara Bahari Utama Kehormatan


FOKUS JAKARTA-- Dalam rangka memperingati Hari Nusantara Ke-20 Tahun 2019, Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si., pimpin upacara dan penyematan Brevet Bhayangkara Bahari Utama Kehormatan, Jumat (13/12), bertempat di Lapangan Promoter Polda Metro Jaya.

Brevet Bhayangkara Bahari Utama Kehormatan tersebut disematkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si., kepada Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E.P Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., yang mempunyai prestasi membanggakan di bidang Kebaharian.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E.P Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengucapkan terima kasih kepada Pejabat Utama dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok serta Stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok atas dukungannya, sehingga bisa mendapatkan penghargaan kehormatan yang sangat besar tersebut. "Saya ucapkan terimakasih atas penerimaan brevet ini," kata AKBP Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., berharap penyematan brevet tersebut bisa memotivasinya agar lebih bertanggung jawab membina Korp Bhayangkara khususnya Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Brevet adalah tanda kemahiran, atau kualifikasi yang diberikan oleh Korps atau angkatan kepada seseorang atas keahliannya.

Namun, brevet juga dapat disematkan sebagai sebuah kehormatan atas prestasi dan pengabdian maupun tanggung jawab oleh seseorang pada Korps atau angkatan. "Dalam apel Hari Nusantara tersebut, turut hadir Wakapolda Metro Jaya, para pejabat utama Polda Metro Jaya, Para Kapolres jajaran Polda Metro Jaya serta seluruh personel Polda Metro Jaya, yang begitu khidmat mengikuti upacara tersebut," ujarnya. (dade)

Kamis, 12 Desember 2019

Jurusan Bahasa Indonesia IAIN SNJ Cirebon Undang Pakar Bahasa Indonesia Pada Kegiatan BIPA


FOKUS CIREBON - Jurusan Bahasa Indonesia IAIN SNJ Cirebon mengundang Dr Arif Budi Wurianto MSi, yang juga Ketua APPBIPA Jawa Timur, Ketua BIPA Univeritas Muhammadiyah Malang, University for Developing BIPA Malbornne University -Australia, Kanada Unersity, Japan. Untuk menjadi pembicara pada pelatihan BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing), Kamis (12/12/2019) di Lantai 3, Gedung Rektorat IAIN SNJ Cirebon.

Menurut Arif Budi Wurianto, dalam BIPA tersebut, harus benar-benar memperhatikan langkah dan strategi pemanfaatan. Kemudian juga potensi lokal sebagai bahan ajar BIPA. 

Potensi tersebut di antaranya adalah dimensi kearifan lokal yang meliputi dimensinpitensi upaya tangible dan intangible. Kemudian dimensi metode dan pendekatan yang mengedepankan kearifan dan kebijaksanaan dan dimensi arah dan tujuan yang menekankan harmoni dan berkelanjutan.


Menyangkut kearifan lokal, kata Arif Budi Wurianto, kearifan lokal adalah sebagai unsur living culture yang terdiri dari lima unsur, yakni konsep lokal, cerita rakyat/folktale, ritual keagamaan, keoercayaan lokal, berbagai pantangan dan anjuran yang terwujud sebagai sistem prilaku dan kebiasaan publik.

Dijelaskan, stategi dan langkah pemanfaatan pontensi lokal ini sebagai bahan ajar BIPA, secara teoritik, pembelajaran budaya lokal dalam  BIPA serta lainnya.

Ada tiga strategi dan langkah pemanfaatan potensi, kata Arif Budi Wurianto sebagai bahan ajar BIPA. Yakni, strategi reading guide, berupa bacaan tematik dengan sejumlah pertayaan.


Kemudian, strategi assessment search, mencari kesan dan proses-proses komunikasi. Dan yang ketiga adalah strategi focussed listing, yakni daftar terfokus. (din)

Badan Intelijen Negara Undang Sejumlah Humas Kementerian Dan Lembaga


FOKUS JAKARTA-- Humas Badan Intelijen Negara (BIN) mengundang sejumlah Humas Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk ikut bersinergi menyukseskan kebijakan Pemerintah, pada Kamis (12/12). 

Tema yang diangkat kali ini adalah Sinergitas Kehumasan Mengantisipasi Dampak Kebijakan Pemerintah, Penyederhanaan Regulasi Dan Deradikalisasi.

Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf berkomitmen untuk membangun Indonesia Maju. Beberapa program tersebut diantaranya adalah penyederhanaan regulasi dan birokrasi. 

Guna menunjang program tersebut, Pemerintah terus menjalin koordinasi yang intens dengan berbagai pihak seperti Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terutama terkait Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja dan Undang-Undang Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Berkaca pada kondisi tersebut, BIN mengajak Humas K/L untuk meningkatkan kerja sama dan sinergitasnya.

“Melalui penyelenggaraan Forum Komunikasi Bakohumas kali ini, kami berharap dapat memperkuat komunikasi antar pemangku kepentingan, sehingga terwujud sinergitas dalam membumikan program prioritas pemerintah," kata Sekretaris Utama BIN, Kasubdit Humas Direktorat 74, Rudi Ibrahim

Selama ini, masyarakat cenderung mengeluhkan tentang regulasi yang tumpang tindih maupun birokrasi Pemerintahan yang panjang dan berbelit. 

Akibatnya, berbagai perizinan menjadi terhambat bahkan gagal di tengah jalan. Menyikapi hal tersebut, Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin menyerukan untuk menyederhanakan regulasi dan memangkas birokrasi.

Penyederhanaan regulasi dan perampingan birokrasi dinilai mampu memberikan dampak positif. Salah satu implikasi tersebut adalah mempercepat pengambilan keputusan dalam proses administrasi pemerintahan. 

Dengan proses birokrasi yang lebih sederhana, diharapkan mampu mempercepat masuknya investasi dan mendongkrak daya saing Indonesia. Rencana Pemerintah tersebut bukan berarti tidak menemui hambatan. 

Beberapa hal tesebut diantaranya adalah resistensi dari berbagai pihak yang mendapat keuntungan dari ketidakteraturan regulasi tersebut sehingga jika tidak segera dilakukan kebijakan penataan regulasi dikawatirkan akan menghambat pelayanan publik yang pada akhirnya akan menghambat iklim investasi dan.peningkatan ekonomi lainnya.

Sementara itu, perampingan birokrasi melalui pemangkasan Eselon III dan IV juga rentan memicu resisten dari kalangan ASN itu sendiri. 

Sebab, rencana tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi pendapatan (take home pay) dan menimbulkan kekacauan koordinasi di level pelaksana. Keresahan tersebut menjadi indikasi awal tentang belum optimalnya sosialisasi kebijakan Pemerintah tersebut.

Melalui Forum Bakohumas, BIN berupaya mengajak seluruh Humas Kementerian/Lembaga untuk ikut bersinergi mengamankan kebijakan Pemerintah tersebut. Koordinasi perlu dilakukan untuk menyamakan persepsi dalam menerjemahkan visi-misi Presiden Jokowi. 

Selain itu, sinergitas dalam.forum diskusi ini juga diharapkan dapat menginventarisasi potensi hambatan dalam menerapkan kebijakan tersebut, sekaligus mencari solusi atas permasalahan yang muncul.

Kegiatan Forum Komunikasi kali ini menghadirkan narasumber yaitu, Juru Bicara Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Dr. Wawan Hari Purwanto, Dewan Pengawas LPP RRI, Dra. Dwi Hernuningsih, MA., dan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo.Prof. Dr. Widodo Muktiyo, SE. M.Com. (dade)