Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 17 Desember 2019

IPC Bantu Anak-Anak Disabilitas Gapai Cita-Cita


FOKUS JAKARTA-- Masih dalam semangat peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dirayakan pada 3 Desember setiap tahunnya, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC menyelenggarakan IPC Cinta Disabilitas. Bertempat di Museum Maritim Indonesia, kegiatan ini mengundang sekitar 100 (seratus) anak penyandang disabilitas dari berbagai area di Jakarta.

Kegiatan IPC Cinta Difable sejalan dengan tema yang dicanangkan Pemerintah, Indonesia Inklusi Difable Unggul. Kegiatan ini juga merupakan bagian dalam rangkaian kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun IPC ke 27 yang jatuh pada 1 Desember 2019 lalu.

"Berbagai kendala dihadapi anak penyandang disabilitas dalam mengemban pendidikan formal. Melalui kegiatan ini IPC membantu anak-anak disabilitas usia sekolah untuk menggapai cita-citanya dengan menyalurkan bantuan pendidikan sebesar Rp 200.000.000,- dan perlengkapan sekolah bagi 100 (seratus) anak penyandang disabilitas," ujar Komisaris Independen IPC, Suaidi Marasabessy, Senin (16/12), di Jakarta.

Memahami para penyandang disabilitas membutuhkan ruang dan tempat mengaktualisasi diri, kegiatan IPC Cinta Difable dibuka dengan penampilan anak-anak penyandang disabilitas yang membawakan tarian tradisional dan unjuk kebolehan dalam bermusik. 

Kegiatan ini menjadi wadah IPC dalam memberikan kesempatan kepada anak-anak penyandang disabilitas menyalurkan minat dan bakatnya sambil memberikan perkenalan mengenai dunia maritim dengan berkeliling Museum Maritim Indonesia.

IPC Cinta Difable merupakan bentuk dukungan IPC kepada pemerintah dalam menciptakan inklusi dan disabilitas yang unggul. Sebagai BUMN, sinergi dan berbagai bentuk kebijakan mendukung pemerintah dibutuhkan untuk dapat membantu para penyandang disabilitas.

"Kegiatan IPC Cinta Difable menjadi wujud komitmen dan tanggung jawab IPC di bidang pendidikan. Semoga IPC dapat terus memberikan kontribusi baik di bidang ekonomi, lingkungan, pendidikan dan kesehatan untuk memajukan dan mensejahterakan Indonesia," ujarnya. (dade)

Senin, 16 Desember 2019

Mobil Pembawa Rombongan Siswa MTs Negeri 2 Kabupaten Cirebon Kecelakaan di Ruas Tol Nganjuk - Madiun


FOKUS NGANJUK - Kecelakaan maut menimpa sebuah mobil Isuzu Elf nopol E 7026 KB yang menabrak truk di ruas tol Nganjuk - Madiun, Senin (16/12/2019). 
Dalam kecelakaan ini, dikabarkan 1 orang meninggal bernama Sri Maryati (42) warga Desa Kedungbunder Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon dan sejumlah siswa yang mengalami luka-luka.
Untuk korban luka dan meninggal kabarnya pihak kepolisian langsung mengevakuasi ke kamar jenazah RSUD Nganjuk.
Untuk mobil Elf juga sudah dievakuasi ke Satlantas Polres Nganjuk. Termasuk.siswa yang mengalami luka-luka sudah langsung di bawa ke rumah sakit. (Is)

Presiden Joko Widodo Dorong Transformasi Ekonomi Atasi Defisit Transaksi Dan Neraca Perdagangan


FOKUS JAKARTA - Selama beberapa tahun terakhir ini, perekonomian Indonesia kerap dibayangi oleh defisit transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan yang tak kunjung bisa diselesaikan.
Salah satu penyebabnya adalah terlalu tingginya impor, terutama di sektor minyak dan gas (migas).
Saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Istana Negara, Presiden Joko Widodo mendorong transformasi ekonomi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
“Kita ini berpuluh tahun memiliki masalah besar defisit transaksi berjalan, defisit neraca perdagangan gara-gara impor kita lebih besar dari ekspor kita. Dikit-dikit ngimpor, dikit-dikit ngimpor, terutama yang berkaitan dengan energi, barang modal dan bahan baku,” kata Presiden, Senin (16/12).
Impor di sektor migas menurut Kepala Negara, sudah kelewat besar, yakni mencapai 700-800 ribu barel per hari. Hal ini yang kemudian membebani neraca transaksi berjalan dan neraca perdagangan Indonesia. Padahal, Presiden mencontohkan, Indonesia sendiri mampu untuk menghasilkan gas dari substitusi batu bara yang melimpah.
“Lah kok impor? Lah ini yang senang impor. Bukan saya cari, sudah ketemu siapa yang senang impor, sudah ngerti saya. Hanya perlu saya ingatkan bolak-balik, hati-hati. Kamu hati-hati, saya ikuti kamu. Jangan menghalangi orang ingin membikin batu bara menjadi gas gara-gara kamu senang impor gas. Kalau ini bisa dibikin, ya sudah enggak ada impor gas lagi,” tegasnya.
Presiden menyayangkan Indonesia masih mengimpor minyak, padahal sumur-sumur minyak Indonesia masih banyak. Demikian juga dengan impor avtur yang sebetulnya bisa ditekan karena salah satu turunan dari crude palm oil (CPO) adalah avtur.
“Kok kita senang impor avtur? Karena ada yang hobinya impor karena untungnya gede. Sehingga transformasi ekonomi di negara kita ini mandek gara-gara hal seperti ini,” imbuhnya.
Presiden lantas menyinggung Indonesia yang tidak pernah membangun kilang minyak selama 34 tahun. Padahal, jika Indonesia bisa membangun kilang minyak, Indonesia bisa mendapatkan banyak produk turunan sehingga tidak perlu mengimpor petrokimia yang nilainya sangat besar.
“Impor petrokimia ini gede sekali, Rp323 triliun impor kita petrokimia. Saya hapal di luar kepala karena tiap hari jengkel, jadi hapal. Coba, triliun ya bukan miliar,” katanya.
Di samping itu, Presiden juga menyayangkan Indonesia masih mengekspor bahan-bahan material dalam bentuk mentah, seperti nikel, bauksit, dan batu bara. Melalui transformasi ekonomi, Presiden ingin agar barang-barang tersebut diekspor dalam bentuk setengah jadi atau bahan jadi.
“Ini yang harus diubah menjadi barang jadi atau bahan setengah jadi minimal. Kalau ini bisa dilakukan, target saya tiga tahun ini harus rampung hal-hal yang tadi saya sampaikan. Daerah saya minta ini dibantu hal-hal seperti ini untuk perizinan sehingga transformasi ekonomi itu betul-betul terjadi. Kalau ini terjadi, enggak ada yang namanya defisit transaksi berjalan lagi. Gol kita ke sana,” ungkapnya.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Bantuan Provinsi Ditambah, Ini Bentuk Perhatian Gubernur Jabar Ke Majalengka


FOKUS MAJALENGKA - Gubernur Jabar, rupanya ingin serius membangun kemajuan-kemajuan di seluruh daerah di Jawa Barat. Hal yang sama juga dilakukan Gubernur Jabar kepada Kabupaten Majalengka. 

Pendapatan daerah yang bersumber dari dana bantuan provinsi (Banpov Jabar) yang diperoleh Kabupaten Majalengka dalam APBD 2020 naik signifikan menjadi Rp520 miliar. 

Sehingga, mendongkrak nilai APBD Kabupaten Majalengka secara keseluruhan dari yang direncanakan hanya Rp31 triliun menjadi Rp3,7 triliun.
“Majalengka merasa tersanjung, baru pertama kali ini APBD (2020) kita mencapai Rp3,7 triliun. Biasanya hanya Rp3,1 atau Rp3,2 triliun saja. 

Tapi, di saat-saat akhir jelang penetapan APBD 2020, Pak Gubernur memberi kita tambahan dari awalnya Rp193 miliar menjadi Rp520 miliar,” kata Bupati Majalengka, Karna Sobahi. 

Menurutnya, Majalengka tersanjung atas curahan perhatian yang cukup tinggi dari Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil kepada Kabupaten Majalengka. Dia bertekad untuk melaksanakan sebaik-baiknya pos-pos belanja yang didanai dari bantuan keuangan provinsi ini.

“Ini amanah yang luar biasa dari Pak Gubernur ke Majalengka. Seluruh program dan pembangunan yang didanai oleh APBD termasuk dari bantuan pemerintah provinsi akan kita laksanakan sebaik-baiknya. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus jelas output dan outcome-nya untuk daerah dan untuk masyarakat,” ujarnya.

Dari bantuan keuangan provinsi tersebut, di antaranya dialokasikan untuk mendanai pembangunan sejumlah proyek strategis yang monumental di Kabupaten Majalengka. Di antaranya penataan alun-alun yang disuntikkan dalam dua tahun anggaran (2019 dan 2020).

Revitalisasi Alun-alun Majalengka sudah berlangsung sejak pertengahan Agustus 2019. 

Rencananya pembangunan alun-alun akan berlangsung dalam dua tahap.
Untuk tahun ini anggaran yang disiapkan sekitar Rp10,2 miliar, dan untuk tahap selanjutnya dianggarkan Rp7,8 miliar yang akan dikerjakan tahun 2020. Untuk konsepnya, Pemkab Majalengka lebih condong mengedepankan konsep wahana wisata religius.

Selain itu, lokasi alun-alun pasca pembenahan nanti juga akan dialihfungsikan sepenuhnya menjadi arena publik dan taman. Sehingga bisa dinikmati dan diakses oleh seluruh warga.

Selain Alun-alun Majalengka, ada pembangunan atau penataan infrastruktur menuju objek wisata dan jalur lingkar timur Majalengka senilai Rp41 miliar. Pembangunan Rumah Sakit di Talaga senilai Rp50 miliar, pembangunan dan pelengkapan sarana prasarana command centre senilai Rp50 miliar. (eko)

Minggu, 15 Desember 2019

Dana TPST Cair, Warga Bantargebang Serbu 'ATM'


FOKUS BEKASI - Warga Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi sejak Sabtu (14/12) kemarin sudah bisa mencairkan dana kompensasi terdampak Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Ketua RW 04 Kelurahan Ciketing Udik, Sarin Sunardi menyatakan, dana kompensasi bantuan tunai langsung (BLT) dari TPST Bantargebang sudah bisa dicairkan.
“Sudah banyak warga di RW 04 yang sudah mengambil ke ATM BJB,” erangnya.
Sarin Sunardi menjelaskan, dana kompensasi yang diterima warga untuk perkepala keluarga (KK) sebesar Rp. 900 ribu.
“Itu untuk triwulan ke IV empat tahun 2019 ini,” pungkasnya