Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 14 Januari 2020

Pasca Banjir Wali Kota Cirebon Langsung Ke Lokasi Dan Berikan Bantuan Bagi Korban Banjir


FOKUS CIREBON - Pasca banjir ya g melanda permukiman warga di RW 02 dan RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon mendapat perhatian khusus pemerintah daerah setempat (Pemkot) yakni dengan memberikan bantuan kepada korban banjir. Bantuan tersebut berupa makanan dan lainnya, Selasa (14/1/2020).
.
“Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon hadir membantu masyarakat yang menjadi korban banjir,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH.

Karena itu, sejak semalam dinas terkait sudah diinstruksikan untuk melakukan berbagai upaya untuk membantu masyarakat yang diterjang bencana banjir. “Bantuan juga sudah kami salurkan untuk warga yang menjadi korban banjir,” ungkap Azis.

Dijelaskan Azis, sekitar 10 hari yang lalu mereka bersama-sama dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompimda) dan masyarakat sebenarnya sudah melakukan antisipasi terjadinya bencana banjir di Kelurahan Kalijaga. 


“Kami sudah melakukan upaya bersih-bersih sungai,” ungkap Azis. Tidak hanya itu, pengerukan sungai juga telah dilakukan. Khusus yang menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung juga telah dikoordinasikan agar sungai-sungai tersebut segera dikeruk.

Ditambahkan Azis, yang terpenting saat ini yaitu memberikan pertolongan kepada korban-korban banjir. “Apalagi mereka tidak bisa mencari nafkah karena menjadi korban banjir,” paparnya.. 

Pada kesempatan itu, Azis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Terutama karena saat ini intensitas hujan sudah semakin tinggi di wilayah Kota Cirebon.
Sementara itu, dapur umum juga telah dibuat untuk membantu korban banjir. 

Dapur umum dibuat di Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon. Kepala DSPPPA Kota Cirebon, Iing Daiman S.IP. M.Si., menjelaskan jika sejak pagi tadi bantuan berupa makanan sudah mereka salurkan ke korban-korban banjir. “Bantuan makanan kami salurkan sehari tiga kali,” ungkap Iing.

Berdasarkan informasi dari KPBD Kota Cirebon, banjir yang terjadi semalam disebabkan curah hujan yang tinggi selama 3 jam pada Senin, 13 Januari 2020. Sehingga pemukiman warga di RT 07 di RW 02, RW 03, RT 08 di RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon terendam air. 



Air menggenangi sekitar 164 rumah warga dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. Air mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB dan surut sekitar pukul 23.30 WIB. Hingga kini, petugas terkait masih siaga di lokasi terjadinya banjir. (bam)

Hadapi Akreditasi Tahun 2021, Perpustakaan IAIN SNJ Cirebon Siapkan 9 Poin Persyaratan


FOKUS CIREBON - Berbagai persiapan tengah dilakukan, termasuk pembenahan menuju 9 poin persyaratan akrefitasi. Hal itu yang saat ini dilakukan Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi akreditasi yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang.
Kepala Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Yayat Suryatna MAg mengatakan, dalam proses akreditasi tersebut ada 9 poin persyaratan yang telah ditentukan dan harus dipenuhi. Pasalnya, hal itulah yang akan menghasilkan nilai dalam akreditasi tersebut.
"Untuk akreditasi itu ada 9 borang standar. Yaitu, terkait layanan, kerjasama, koleksi, pengorganisasian bahan perpustakaan, sumber daya manusia, gedung, anggaran, manajemen perpustakaan, dan perawatan koleksi perpustakaan,” jelas Yayat ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/1/2020).


Untuk layanan, dia menjelaskan, saat ini perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon membuka pelayanan selama 5 hari kerja, yaitu Senin sampai Jumat dari pukul 7.30 pagi hingga 04.00 sore. Namun, perpustakaan ini belum bisa membuka layanan hingga hari Sabtu dan Minggu.
Sedangkan terkait kerjasama, Yayat mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai kerjasama dengan berbagai perpustakaan, baik ditingkat lokal maupun nasional. Seperti dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS), dan perpustakaan daerah yang ada di Cirebon.
“Kemudian terkait koleksi, setiap tahunnya koleksi yang ada di Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini bertambah. Untuk saat ini saja kami sudah memiliki 74 ribu eksemplar buku yang terdiri dari 27 ribu judul. Berdasarkan Permendikbud, jumlah buku yang dimiliki perpustakaan itu minimalnya 10 persen dari jumlah mahasiswa. Sedangkan saat ini, jumlah mahasiswa aktif di kampus ini ada sekitar 10 ribu. Jadi jika melihat peraturan tersebut, perpustakaan ini minimal harus memiliki seribu buku, tapi kami sudah memiliki 74 ribu buku, jadi kami sudah jauh melampui jumlah minimum,” kata Yayat.
Untuk pengorganisasian bahan perpustakaan, dia melanjutkan, pihaknya juga telah melakukan pengelompokan buku-buku di Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pengelompokan tersebut dilakukan dengan menyatukan satu tema buku ke dalam satu tempat atau lokasi, sehingga hal itu dapat memudahkan pengunjung mencari buku yang mereka butuhkan.

Bahkan, Yayat memaparkan, keunikan perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang mungkin tidak ditemui di tempat lain adalah terdapatnya BI Corner dan Cirebon Corner yang ada di salahsatu sudut ruangan perpustakaan ini. Untuk BI Corner dikhususkan untuk buku yang terkait keuangan dan ekonomi. Sedangkan Cirebon Corner adalah untuk buku-buku yang membahas terkait Cirebon, seperti sejarah, budaya, dan lain sebagainya.
“Untuk sumber daya manusia, kami baru memiliki 4 pustakawan dan 13 tenaga lainnya. Gedung kami sudah ada dan Insya Allah 2021 akan ada pembangunan untuk perpustakaan. Terkait anggaran untuk perpustakaan itu minimal 5 persen dari total, tapi di kami masih jauh, baru ratusan juta. Dan poin terakhir, terkait perawatan koleksi perpustakaan itu seperti memperbaiki buku-buku yang rusak sehingga bagus dan layak untuk digunakan lagi. Alhamdulillah itu sudah berjalan dengan baik,” ucap Yayat.
Dia mengakui, dalam menghadapi akreditasi ini masih banyak kendala dan kekurangan yang dimiliki IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Tetapi, hal itu bukan menjadi halangan, masih ada waktu yang cukup untuk pihaknya melakukan berbagai pembenahan agar target dan program yang telah direncanakan dapat tercapai dengan baik.


“Kalau target mah setingi-tingginya, yaitu akreditasi A, kami optimis. Memang kami masih banyak kekurangan, tapi Insya Allah masih ada waktu bagi kami melakukan berbagai pembenahan untuk menghadapi akreditasi tersebut. Semoga persiapan yang kami lakukan dapat berjalan lancar, sehingga dapat membuahkan hasil baik yang bisa membanggakan kita semua,” tandasnya.(nur)

Kedua Negara, RI - Inggris Sepakat Untuk Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi


FOKUS JAKARTA – Inggris merupakan salah satu mitra dagang penting di Eropa dan investor besar di Indonesia. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Mahendra Siregar saat menerima kunjungan Menteri Asia Pasifik Inggris, Heather Wheeler di Kementerian Luar Negeri.
Ditambahkan Wamenlu, Inggris menjadi prioritas penting bagi penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Eropa. Kedua negara sepakat untuk tingkatkan kerja sama ekonomi di bidang-bidang potensial seperti perdagangan dan investasi, industri kreatif termasuk digital technology di sektor keuangan (Fintech), energi khususnya energi terbarukan, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, maritim, dan lain-lain.
Menteri Heather Wheeler menyambut positif pernyataan Wamenlu RI tersebut dan sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama RI-Inggris, utamanya dalam rangka meningkatkan kinerja perdagangan bilateral termasuk investasi dan pendidikan melalui mekanisme Trade Review.
Hal ini dipandang penting sebagai langkah konkret mempersiapkan kerja sama ekonomi komprehensif RI-Inggris paska Brexit sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi kedua negara.
Kunjungan Menteri Wheeler tersebut dipandang sebagai penegasan kembali komitmen kemitraan dan hubungan persahabatan RI-Inggris. Selain isu bilateral, dibahas pula upaya penguatan kerja sama kedua negara dalam isu-isu global dan regional yang menjadi kepentingan bersama.
Pertemuan merupakan sinyal yang sangat baik untuk menambah intensitas kerja sama kedua negara di berbagai bidang guna mencapai pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Pada pertemuan tersebut, Wamenlu Mahendra Siregar juga menyampaikan rencana Indonesia menjadi tuan rumah World Economic Forum – ASEAN Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum pada Juli 2020, dan mengundang partisipasi Inggris pada Halal Industry Summit yang akan diselenggarakan pada akhir 2020 di Jakarta.
Menteri Heather Wheeler melakukan kunjungan kerja ke Jakarta pada 13-15 Januari 2019. Kunjungan Menteri Heather Wheeler ke Indonesia merupakan pertama kali sejak menduduki jabatannya pada Juli 2019.
Selain dengan Wamenlu, Menteri Wheeler juga akan bertemu dengan Wakil Menteri Perdagangan, Sekretaris Jenderal ASEAN dan meresmikan kantor Perutusan Tetap Inggris untuk ASEAN di Jakarta. (IWO)
Sumber: Kemenlu RI

Belajar Jurnalistik, UKM LPM Fatsoen IAIN SNJ Cirebon Lakukan Studi Redaksi Dan Kunjungan Ke Media Di Jakarta


FOKUS CIREBON -  Sebagai agenda tahunan, UKM LPM Fatsoen dan mahasiswa jurnalistik jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan studi redaksi dan kunjungan media yang ada di Jakarta, Selasa (14/1/2020). 

Mereka mengunjunhi Remotivi, yakni  salah satu tempat yang berada di daerah Kuningan Jakarta Selatan, Remotivi merupakan lembaga studi dan pemantauan media. Cakupan kerjanya meliputi penelitian, advokasi, dan penerbitan.

Media yang dibentuk di Jakarta pada 2010 ini merupakan bentuk inisiatif warga yang merespon praktik industri media pasca-Orde Baru yang semakin komersial dan mengabaikan tanggung jawab publiknya.

Sejak pendiriannya, biaya operasional Remotivi didanai oleh donasi publik, hasil usaha, proyek penelitian, dan hibah lembaga donor. 

Kunjungan redaksi ini diselenggarakan merupakan salah satu agenda tahunan yang selalu dilaksanakan di akhir periode kepengurusan.

Ketua Umum UKM LPM Fatsoen, Azizah menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kunjungan redaksi yaitu untuk belajar tentang keredaksian, supaya mahasiswa paham proses kerja jurnalistik.

"Tentunya teman-teman mahasiswa jurnalistik yang ikut kunjungan ini ingin mengenal lebih rinci lagi cara kerja keredaksian, bikin tulisan berita dan mengolah data dari hasil wawancara supaya tertulis dengan benar serta memanajemen media yang lebih baik lagi,"paparnya.

Kemudian selain ke Remotivi, mahasiswa juga berkunjung ke Museum Antara yang ada di Jakarta Pusat, di situ mereka banyak melihat sejarah jurnalistik dan galeri-galeri seputar jurnalistik.

"Tentunya saya sangat senang sekali, di samping jalan-jalan namun ada edukasinya juga, banyak hasil yang didapatkan setelah berkunjung ke beberapa tempat yang ada di Ibu Kota ini" kata Linah, Mahasiawa KPI IAIN Cirebon yang ikut serta dalam studi media. 

Nasruddin, Ketua Pelaksana berharap  mahasiswa bisa menerapkan ilmu yang didapatnya, dan menjadi terobosan baru untuk memulai kepengurusan UKM Fatsoen yang akan dilantik nanti. (nur)

Banjir Kalijaga Kagetkan Penduduk, Warga Terpaksa Di Evakuasi


FOKUS CIREBON -  Hujan deras yang mengguyur wilayah Cirebon, pada Senin sore (13/1/2020), sekitar pukul 17.30 WIB mulai menampakkan gejala air pasang. Hal itu dilihat dari volume air di Sungai Kalijaga, Harjamukti, kian tinggi dan hampir ke permukaan jalan. 

"Itu yang saya lihat kemarin sore, dan malamnya sekita pukul 19.00 WIB air benar-benar pasang dan mengalir ke permukaanntanah atas dan permukiman warga, semua tentu terkejut, karena air datangnua pun begitu cepat," kata Sumarni, warga Harjamukti, Kalijaga, Kota Cirebon, Selasa (14/1/2020).

Hal yang sama diungkapkan Yayan, warga Perum Harjamukti lainnya, dirinya bersama rekannya menyusuri sejumlah ruas jalan di Harjamukti. 

Yayan mengaku ikut membantu warga yang terjebak banjir, satu persatu warga yang masih bertahan di rumah dengan kondisi banjir hingga mencapai 110 cm langsung di evakuasi. 

Namun di antara mereka, ada juga warga yang masih tetap bertahan di rumahnya.

"Berdasarkan pantauan kami di lapangan, memang banjir Kalijaga yang cukup parah, sementara ada juga banjir atau genanga air di ruas jalan lain di Harjamukti, seperti juga yang terlihat di Gunung Kelud dan sejumlah jalan lainnya, seperti di Jalan depan RS Putra Bahagia, Perum Harjamukti," paparnya. (nur)