Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 27 Januari 2020

Di Pendopo, Bupati Kuningan Menerima Kunjungan 'GAMAKU' Universitas Padjajaran Bandung


FOKUS KUNINGAN - Bertempat di Pendopo Kab.Kuningan, Bupati H.Acep Purnama, SH,MH menerima kunjungan  Keluarga Mahasiswa Kuningan (GAMAKU) Universitas Padjajaran Bandung saat melakukan silaturahim ke Pemerintah Kab.Kuningan. Kunjungan mahasiswa ini terkait dengan penyelenggaraan UTBK kegiatan GAMAKU Goes To School 2020, Senin (27/01/2020). 
Dalam pertemuan tersebut Bupati mengatakan agar pelaksanaan try out kedepan nanti tidak hanya difokuskan di Pusat Kota saja tetapi juga diharapkan untuk di fokuskan di Daerah Kec. pinggiran seperti Dubang, Selajambe, Cilebak, Pasawahan, Pancalang, Cigandamekar, Japara, Jalaksana, Cibeureum, Cibingbin, Lebakwangi, Maleber.

Agar semua masyarakat yang ingin mengikuti pelaksanaan try out dapat terakomodir di semua wilayah yang ada di Kab. Kuningan. Sementara itu GAMAKU mengatakan untuk pelaksanaan try out akan dilaksanakan di Gor Ewangga Kab. Kuningan pada tanggal 9 Februari 2020 mendatang 
Sumber berita : (Bid IKP/ DISKOMINFO)

Minggu, 26 Januari 2020

Kasubag Humas Dan Publikasi IAIN SNJ Cirebon Ikuti Kegiatan FGD Kehumasan SPAN-UM PTKIN 2020


FOKUS JAKARTA - Kasubag Humas dan Publikasi IAIN SNJ Cirebon menghadiri kegiatan Focused Group Discussion (FGD) Kehumasan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (SPAN-UM PTKIN) 2020.
Kegiatan yang melibatkan 42 Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini berlangsung di Hotel Harris Vertu Harmoni, Jakarta Pusat, dari tanggal 25-26 Januari 2020.
FGD Kehumasan SPAN-UM PTKIN menghadirkan narasumber; Ketua Forum Rektor PTKIN, Prof. Dr. H. Babun Suharto SE, MM, (Rektor IAIN Jember), Ketua Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si (Rektor UIN SGD Bandung), Sekretaris Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN, Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd (Rektor IAIN Samarinda).
Selain itu, narasumber lainnya adalah Koordinator Pokja Kesekretariatan SPAN-UM PTKIN, Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag (Wakil Rektor I UIN SGD Bandung), Dr. Moh. Erihadiana (Kepala Sekretariat SPAN-UM PTKIN), Koordinator Pokja SSE, Undang Syaripudin, M. Kom (Ketua PTIPD UIN SGD Bandung), Pokja TIK dan Pendaftaran Arif Rahman.
Ketua Forum Rektor PTKIN, Prof. Babun, menjelaskan keberadaan Forum Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (FH PTKIN) harus menjadi garda terdepan dalam peningkatan kualitas SPAN-UM PTKIN. 
“Untuk tahun sekarang kita mendapatkan saudara baru dari Universitas Singaperbangsa Karawang, dengan bergabungnya Fakultas Agama Islam (FAI) Unsika diharapkan dapat menjadi garda terdepan keberadaan SPAN-UM PTKIN, karena Humas merupakan ujung tombak informasi yang berusaha meningkatkan kualitas dan mutu perguruan tinggi Islam,” tegasnya.
Ketua Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN, Prof. Mahmud, menegaskan keikut sertaan perguruan tinggi negeri (PTN) dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ke PTKIN di lingkungan Kementerian Agama dalam melakukan penerimaan mahasiswa baru (PMB) menjadi bukti atas kesetaraan perguruan tinggi dalam mencetak generasi bangsa yang beradab. 
“Ketika SK Prodi yang dikeluarkan Kemendikbud, maka PT itu bisa mengikuti SBMPTN dan SMPTN. Begitu sebaliknya, jika SK Prodi dikeluarkan Kemenag, maka kampus itu hanya bisa mengikuti SPAN-UM PTKIN. Dalam hal ini, karena Unsika diajukan oleh Kopertais pada saat berubah status menjadi PT negeri, untuk PMBnya diperbolehkan dan bisa mengikuti SPAN-UM PTKIN,” tandasnya, Minggu (26/01/2020)
Menurutnya, kehadiran Humas di lingkungan PTKIN ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas input calon mahasiswa baru. 
“Meskipun berkurang anggarannya.Saya berharap sosialisasi, publikasi SPAN-UM PTKIN harus gencar dilakukan oleh setiap humas perguruan tinggi dengan berbagai cara, kretivitas, inovasi karena humas merupakan ujung tombak dari barisan informasi yang berusaha memberikan peningkatan marwah kampus PTKIN dalam menyelenggarakan SPAN-UM PTKIN,” jelasnya.
Bagi Sekretaris Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN, Dr. Ilyasin, Humas SPAN-UM PTKIN harus bertanggung jawab memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, membangkitkan ketertarikan masyarakat terhadap SPAN-UM PTKIN serta membuat masyarakat mengerti dan memahami apa dan bagaimana SPAN-UM PTKIN. Agar dapat memberikan informasi secara lengkap tentang SPAN-UM PTKIN, maka Humas harus memahmi betul kebijakan di internal PTKIN masing-masing. Sering kali Humas tidak menjawab pertanyaan masyarakat karena tidak memahami kebijakan di internal PTKIN.
”Jadilah barisan informasi yang selalu memberikan kabar tentang SPAN-UM PTKIN karena Humas merupakan corong informasi yang diharapkan dapat meraih simpati yang berusah untuk membangkitkan ketertarikan masyarakat terhadap SPAN-UM PTKIN,” paparnya.
Untuk pelaksanaan tes SPAN-UM PTKIN yang menggunakan sisitem seleksi elektronik (SSE), Humas, meskipun tidak mesti mampu secara teknis dalam pelaksanaan SPAN-UM PTKIN, yang menggunakan SSE, namun harus tetap memahami secara global pelaksanaan SPAN-UM PTKIN melalui SSE.
“Kelemahan selama ini kalau ada pertanyaan teknis, Humas tidak mampu menjawab, sehingga menunggu atau bergantung jawab dari TIK,” pungkasnya. (nur)

Waduh.. !! Lendir Limbah Sampah Tumpah Ke Jalan Permukiman


FOKUS CIREBON - Warga Grenjeng, Kota Cirebon mengeluhkan soal tumpahnya lendir sampah ke jalan permukiman. Selain warnanya hitam, jalan pun menjadi licin dan berbau menyengat.

Yono, warga Kecamatan Harjamukti mengeluh dengan kondisi ini. Dirinya merasa terganggu dengan aroma busuk dan lendir hitam yang bikin jalan menjadi licin.

"Jarak ke pemukiman tidak begitu jauh, yang dekat itu dengan pondok yatim piatu, tetapi warga dari manapun melewati jalan ini, sehingga mereka harus berhati-hati karena jalan licin oleh lendir sampah," terang Yono yang mengaku setiap hari kerap melintasi jalan ini, Minggu (26/1/2020).

Hal senada juga diungkapan Wawan, yang meminta pemerintah kota diminta segera bertindak cepat, mengingat cuaca masih rentan dengan turun hujan.


"Coba saja di cek, lendir hitam itu licin dan sangat bau, kami yang melintas harus ekstra hati-hati, kalau tidak bisa tergelincir dan ini juga tidak baik untuk kesehatan lingkungan," tandasnya. (nur)

Sabtu, 25 Januari 2020

Humas Garda Terdepan Sosialisasikan SPAN-UM PTKIN


FOKUS JAKARTA - Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) baik melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN), Ujian Masuk (UM) dan jalur mandiri.

Demikian disampaikan Ketua Forum Rektor PTKIN Prof. Dr. Babun Suharto, SE, MM pada acara Focused Group Discussion (FGD) Kehumasan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harris Vertu Harmoni, Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

"Humas ini sebagai corong lembaga, manjadi garda terdepan dalam memberikan informasi kepada masyarakat, jangan sampai ada sekolah yang tidak mendapatkan informasi ini (PMB),"ujar Babun.

Rektor IAIN Jember ini menyebutkan, dari grafik tahun-tahun sebelumnya, animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke kampus PTKIN dari tahun ke tahun terus meningkat.

"Meskipun anggaran pada tahun ini sedikit berkurang,"terang Babun.

Meski demikian, dengan semangat motto ikhlas beramal yang dimiliki Kementerian Agama, dirinya meminta semua pihak untuk terus berupaya agar menyukseskan sosialisasi PMB tahun 2020.

"Kita tidak boleh berkecil hati, secara bersama-sama dapat terus memberikan informasi secara massif,"tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum SPAN-UM PTKIN Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si yang mengakui jika pihaknya sedikit terlambat untuk melaksanakan kegiatan FGD Kehumasan terkait penerimaan mahasiswa baru tahun 2020.

"Kita agak terlambat mengumpulkan humas, karena tahun ini sedikit mendapat persoalan terkait pendanaan, namun kita tidak boleh terganggu dengan masalah dana,"tukasnya.

Rektor UIN Sunan Gunung Jati Bandung ini mengimbau kepada Humas PTKIN untuk lebih gencar memberikan informasi lewat website masing-masing PTKIN.


"Pengumuman, harus memanfaatkan website yang ada di masing-masing kampus, mengingat anggaran yang terbatas,"demikian pungkasnya. (nur)

TMC Masih Diterapkan Untuk Tanggulangi Banjir Di Jabotabek


FOKUS JAKARTA - Kepala Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), Hammam Riza mengatakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) masih diterapkan untuk menanggulangi banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Kekuatan kolaborasi diyakinkan berada di balik kesuksesan penerapan teknologi hujan buatan demi mengurangi intensitas hujan di suatu wilayah.

TMC tidak bisa dilakukan hanya oleh Balai Besar TMC di BPPT. "Kalau bicara ekosistem tentu itu tidak berarti hanya satu stakeholder saja, tapi TMC harus dengan kolaborasi, seperti diketahui awal tahun ini, pada 1 Januari 2020, banjir merendam banyak wilayah di Jabodetabek akibat hujan ekstrem," kata Hammam, Jumat (24/1), saat acara Penguatan Ekosistem TMC Mitigasi Banjir Jabodetabek, di Ruang Komisi utama,  Gd. 2 BPPT Lt. 3, Jl. M. H. Thamrin no. 8 Jakarta Pusat.

Hujan juga terjadi di beberapa daerah lain yang mengakibatkan kerugian tidak hanya materil tapi korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan lebih dari 60 orang tewas akibat bencana banjir dan longsor di awal tahun ini.

Untuk melakukan harus ada yang menyediakan informasi awal yaitu dari BMKG. Kemudian ada TNI AU, mu dari pilot hingga staf lainnya, juga ikut membantu dalam melakukan persemaian garam di udara.

"Kemudian tim operasi TMC yang dimotori B2TMC dan timnya yang bekerja sama dengan seluruh jajaran yang terlibat. Termasuk LAPAN dan BNPB. Sehingga, pria berusia 57 tahun itu menjelaskan, ekosistem tersebut menjadi tantangan untuk terus berkolaborasi di dalamnya. Apalagi Indonesia merupakan negara yang rentan bencana sehingga kolaborasi harus dilakukan berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan pemanfaatan teknologi modifikasi cuaca bisa membuat ramalan cuaca yang sudah dirilis meleset. Menjadi tidak seperti yang diprediksi.                                             

"Tak ada penjelasan pengaruh dari adanya modifikasi cuaca itu terhadap peringatan dini hujan ekstrem dari BMKG yang sporadis atau bolak balik dirilis belakangan ini. Peringatan dini bisa sangat lokal untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya dan pernah terjadi peringatan dini tak terbukti.

"Hanya meminta pola pikir diubah tentang sebab akibat teknologi modifikasi cuaca yang dilakukan tim dari BPPT dan ramalan cuaca BMKG itu," kata Dwikorita.

Yang terpenting, menurutnya, keberhasilan memodifikasi cuaca--biasa dilakukan dengan menciptakan hujan buatan--sangat bergantung kepada ketepatan prediksi oleh BMKG.

"TMC itu untuk mencegah banjir, kalau kami salah prediksi, TMC akan salah menembakkan atau menyemai garam ke awan. Harus presisi," ujarnya. (dade)