Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 13 Maret 2020

Ingin Miliki Kendaraan Operasional, SLB Negeri Cirebon Berharap Adanya Bantuan Bupati

Kepala SLB Negeri Cirebon, Asih Roswati Dewi M.MPd
CIREBON, FC - Asih Roswati Dewi M.MPd, Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Cirebon mengaku, sejak 4 tahun membangun kemajuan SLB, dirinya masih kesulitan dalam mewujudkan cita-citanya untuk dapat meringankan beban orang tua siswa. Yakni penjemputan siswa SLB melalui kendaraan operasional yang dimiliki sekolah ini.

Asih berharap, Bupati Cirebon dapat tersentuh dengan kondisi SLB dan memberikan bantuan kendaraan operasional yang sangat membantu bagi kepentingan sekolah dan para siswa SLB.

"Ya, sejak memimpin sekolah ini, saya selalu berharap ada kepedulian dan bantuan dari luar bagi kemajuan SLB, terutama kendaraan operasional. Mengingat selama ini SLB belum memiliki kendaraan operasionl dan kendaraan ini nantinya digunakan untuk meringankan beban orang tua siswa, yakni melalui penjebutan siswa di rumah, ke sekolah," kata Kepsek SLB, Asih Roswati Dewi saat dikunjungi di kantornya, di Jl Arief Rahman Hakim No.33 Kabupaten Cirebon.

Ruang kerja sederhana dengan pemandangan atap plafon sudah banyak yang rusak (berlobang), Asih tampak tak merasa terganggu kenyamannya. Baginya, kenyamanan belajar di ruang kelas siswa SLB dan lingkungan sekolah lebih utama, sehingga Asih banyak mencurahkan waktunya untuk ini. 

"Gak apa-apa mas, saya selalu bersyukur, ruangan kerja ini tidak begitu menganggu bagi tugas-tugas saya sebagai kepala sekolah. Justru yang paling penting adalah  di ruang kelas bagi kenyamanan para siswa SLB. Alhamdulillah, anak-anak SLB saat KBM merasa nyaman," terang Asih, yang tengah memikirkan pula kursi roda yang sudah banyak yang rusak dan berkarat dan perlu diganti dengan kursi roda yang baru.

Pemandangan kontras juga terlihat  di ruang kerja Kepsek yang sederhana itu. Betapa tidak, deretan piala, piagam dan sejenisnya terlihat berderet di atas bufet/lemari kerja. Ini menandakan begitu banyak prestasi yang sudah di torehkan SLB Negeri Cirebon.

Saat berbincang, pemandangan lain pun terlihat oleh media ini, di mana dua siswa SLB mengetuk dan membuka pintu ruang kerja kepala sekolah dan meminta uang untuk jajan. Asih pun lantas bergegas dan mengambil beberapa pecahan uang seribuan dan memberikannya kepada siswa tersebut dan siswa pun lantas pergi meningalkan ruangan dengan perasaan senang.

Siswi SLB Negeri Cirebon tengah bermain gadget (HP Android) bersama pendampingan, guru setempat. Mereka tampak asyik dan terlihat menyenangkan.
Saat ditanya di luar ruangan, sejumlah guru mengatakan jika hal itu sudah biasa dan kerap dilakukan kepala sekolah maupun para guru SLB. Bahkan di halaman depan kantor terdapat seorang guru yang tengah bermain gadget (HP Android) bersama sejumlah siswa SLB. Mereka para siswa ternyata sudah mahir memainkan perangkat IT tersebut, yang juga mendapat pendampingan dari gurunya.

Walaupun secara mental dan fisik mereka ada kekurangan, namun siswa SLB yang berjumlahkan sekitar 172 ini, terlihat ceria dan bergembira bersama teman-teman dan gurunya. (din)

Kamis, 12 Maret 2020

Berkunjung Ke TPST Bantargebang, Pengusaha Belanda Tertarik Ingin Berinvestasi


BEKASI, FC – Kedutaan Besar Negeri Belanda dan para pengusaha dari Belanda berkunjung ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Rabu (11/03).
Hal itu, rombongan tiba di TPST Bantargebang, telah disambut baik oleh Rizky Febriyanto sebagai Kasubag TU Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta dan para stafnya.
Mereka, langsung berkeliling lokasi TPST Bantargebang, dan melihat sistim pengolahan sampah yang di olah menjadi pupuk organik (Komposting), tidak hanya itu mereka melihat PLSTa TPST Bantargebang.
“Para pengusaha dari Belanda tertarik melihat kondisi pengelolaan sampah di TPST Bantargebang sehingga ingin menamkan investasinya,” ujar Rizky Febriyanto. (*)

Bentuk Rasa Syukur, Kapolsek Kawasan Muara Baru Adakan Pengajian Bulanan


JAKARTA, FC - Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto mengadakan pengajian dan tausiyah. Pengajian rutin yang dilaksanakan setiap bulan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rahmat yang Allah SWT berikan.

Pada pengajian ini, tampak seluruh personil Polsek Kawasan Muara Baru, Ibu-Ibu Bhayangkari Ranting Muara Baru, masyarakat, dan tokoh agama Muara Baru khusyu mengikuti hingga selesai.

"Kegiatan pengajian ini kita laksanakan setiap bulan pada hari Kamis sore sebagai rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan dan sebagai motivasi bagi kita untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," kata Riyanto, Kamis (12/3), di Mushola An-Nur Polsek Kawasan Muara Baru.

Sementara itu, Ustadz H. Gozali selaku tokoh agama di Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara yang memimpin Pengajian dan tausiyah menyampaikan bahwa kita selaku hamba Allah sudah sepatutnya kita menjauhi segala larangan Allah dan menjalankan segala perintah Allah SWT.

"Diharapkan dengan diadakannya pengajian setiap bulan ini semoga dapat mempertebal iman kita, dijauhkan dari segala dosa dan kesalahan serta dapat melayani masyarakat dengan lebih profesional," ujarnya. (dade)

SMPN 1 Lemahabang 100 Persen Siap Melaksanakan UNBK Mandiri

Imam Mulyadi SPd, Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon
LEMAHABANG, FC - Sebanyak 331 peserta Ujian Siswa Siswi SMP Negeri 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon, siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). 
Kepala Sekolah SMPN 1 Lemahabang, Drs Didin Jaenudin MM melalui Imam Mulyadi SPd, Wakasek Kesiswaan menyatakan 100 persen siswa siswinya siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer.

"Kami siap melaksanakan UNBK. Persiapan kami juga sudah100 persen, karena kami sebelumnya sudah melaksanakan kegiatan gladibersih yang diselenggarakan oleh seluruh siswa dan alhamdulillah tidak ada kendala, karena server dan sebagainya sudah kami cek semaksimal mungkin, sehingga tidak ada hal yang mengganggu pelaksanaan kegiatan UNBK nanti," terang Imam Mulyadi, Kamis (12/3/2020).
Kendati begitu, Imam mengaku dengan keterbatasan jumlah komputer yang dimiliki, maka pelaksanan UNBK dilaksanakan secara bergelombang yakni dibagi kedalam tiga seasson. 
Gelombang pertama jam 08.00 WIB sampai dengan Jam 10.00 WIB. Gelombang kedua jam 10.00 WIB sampai dengan jam 12.00 WIB dan  gelombang ketiga jam 13.00 WIB sampai dengan jam 15.00 WIB. 
"Ada 4 mata pelajaran yang diujikan, yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA," terangnya.
Sementara menyangkut kesiapan siswa, Imam menegaskan, sejauh ini pihaknya sudah mempersiapkan melalui kegiatan pengayaan yang dilaksanakan pada semester ganjil, yakni di bulan September 2019.  
Sedang untuk semester genap ini, karena musim hujan, kegiatan pengayaan dilaksanakan sebelum jam KBM berlangsung dan semuanya berjalan lancar.
Demikian juga dengan persiapan lainnya, pihak sekolah sudah mengantisipasi agar siswa bisa mempersiapkan diri melalui imbauan yang diberikan para guru di sekolah, yakni agar tetap menjaga stamina, perbanyak latihan (belajar), dan menjaga dari hal-hal yang dapat membahayakan dirinya.


"Ini kami lakukan bagi kelas sembilan, agar mereka bisa lancar dan sukses mengikuti UNBK tanpa hambatan apapun," jelas Imam yang juga mewakili Wakasek Kurikulum SMPN 1 Lemahabang yang tengah menjalankan tugas sekolah. (din)

Rabu, 11 Maret 2020

PT Pelindo II (Persero)/IPC dan Port of Rotterdam Kerja Sama Pengembangan Logistik Maritim dan Infrastruktur


JAKARTA, FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/ IPC dan Operator Pelabuhan Rotterdam, Belanda (Port of Rotterdam) menandatangani kesepakatan kerja sama di bidang pengembangan logistik maritim dan infrastruktur. 

Selama tiga tahun ke depan, kedua belah pihak menyusun program pengembangan dan manajemen pelabuhan, digitalisasi pelabuhan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.            

"Salah satu fokus kerja sama ini adalah pengembangan Pelabuhan Internasional Kijing di Mempawah, Kalimantan Barat. Port of Rotterdam akan berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk mengembangkan Terminal Kijing sebagai salah satu dari tujuh pelabuhan hub di Indonesia,” kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, Rabu (11/3/2020), saat acara  penandatanganan MoU, di IPC, Tanjung Priok, Jakarta, Utara.

Dalam penandatanganan tersebut, Pelabuhan Rotterdam diwakili oleh Rene Van Der Plaas selaku Direktur Port Rotterdam International. 

Hadir juga delegasi utusan Kerajaan Belanda yang dipimpin oleh Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda, Cora Van Nieuwenhuizen. 

Sebelum penandatanganan berlangsung, Cora mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan menandatangani kerja sama guna meningkatkan kerja sama antara kedua negara.

Lebih lanjut, Arif mengatakan, IPC akan terus mengembangkan kerja sama dengan pelabuhan-pelabuhan besar dunia, untuk memperluas jejaring di kancah global. 

“Dengan adanya kerja sama ini tentu ada transfer pengetahuan dan teknologi yang akan meningkatkan kapasitas SDM,” ujarnya.

Pada kesempatan berbeda, PT Pengerukan Indonesia (Rukindo) sebagai anak perusahaan IPC juga menjalin kerja sama dengan PT Van Oord Indonesia untuk menjajaki peluang kerja sama berbagai proyek pengerukan dan reklamasi di Indonesia. 

MoU kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Rukindo, Wahyu Hardiyanto dan  Direktur PT Van Oord Indonesia, Mark Alexander Van Der Hoeven.

"Kami sepakat untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pelaksanaan beberapa proyek reklamasi dan pengerukan beberapa pelabuhan di Indonesia. Dengan kompetensi, pengalaman serta peralatan dan metode yang mereka punya, kita optimistis pengerjaan proyek pengerukan atau reklamasi ini bisa lebih efektif dan efisien dari segi biaya dan waktu pengerjaan,” ungkap Wahyu. (dade)