Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 09 April 2020

Satpol PP Dan Dinkes Kota Bekasi Perketat Wilayah Guna Pencegahan Penyebaran Virus Covid 19

BEKASI,FC – Satpol PP Kota Bekasi dan Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi dan pengecekan suhu tubuh di Stasiun dan Terminal. Kegiatan gabungan ini dilakukan untuk pencegahanenyebaran virus Covid 19 di Kota Bekasi.
Kegiatan pengecekkan dan sosialisi ini juga digelar di Stasiun Bekasi, Stasiun Kranji, Stasiun Bekasi Timur, dan Terminal Bus Kota Bekasi serta Terminal Kayuringin.
Tempat-tempat tersebut dinilai rawan penyebaran virus corona karena menjadi tempat berkumpulnya orang yang mudah berinteraksi.
Sosialisasi pencegahan virus corona yang dipimpin langsung Kasat Pol PP Kota Bekasi, Abi Hurairah, dan melibatkan Dinas Kesehatan, BPBD Kota Bekasi, Kesbangpol dan Dishub.
Satu persatu calon penumpang mendapatkan pengecekkan suhu tubuh oleh petugas. jika ditemukan suhu tubuh diatas normal (38 derajat Celcius) calon penumpang dimohon untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Jika ditemukan suhu tubuh di ambang batas normal akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan di imbau untuk tidak berpergian,” kata Abi Hurairah.
Dari hasil pengecekkan suhu tubuh tersebut, untuk mencegah penyebaran virus corona, Satpol PP Kota Bekasi juga mengimbau agar masyarakat menjaga kesehatan, menerapkan hidup bersih, dan menerapkan social Distancing.
“Untuk mencegah penyebaran virus corona di Kota Bekasi, kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat dan bersih serta menerapkan social Distancing, mari sama-sama menangggulangi penyebaran Covid-19,” ujar Abi
Selain melakukan pengecekkan suhu tubuh, Satpol PP Kota juga mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker. (*)

Rabu, 08 April 2020

PTP Multipurposen Menyediakan Kamar Pembersih Diri


JAKARTA - Upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran Virus Corona (COVID-19) dilingkungan perusahaan, PTP Multipurposen menyediakan kamar pembersih diri atau Desinfectant Chamber (Bilik Disinfektan) yang ditempatkan di area kantor pusat PTP Multipurpose dan area operasional PTP Multipurpose di Jakarta.

"Oleh karena itu PTP Multipurpose mewajibkan seluruh karyawan dan mitra untuk masuk bilik disinfektan sebelum masuk ke area lingkungan kerja PTP Multipurpose Cabang Tanjung Priok, namun Sebelum para karyawan dan mitra masuk ke dalam bilik disinfektan harus melewati pemeriksaan suhu tubuh terlebih dahulu," kata Direktur Utama PTP Multipurpose Imanuddin, Rabu (8/4).

Bilik disinfektan adalah tempat untuk mensterilisasi seluruh anggota badan dan cairan yang di semprotkan dalam Desinfectant Chamber aman untuk tubuh. Tujuan diadakan Desinfectant Chamber untuk mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19), hal ini dilakukan sesuai dengan arahan pemerintah terkait pencegahan Virus Corona (COVID-19). (dade)

Petugas Damkar Kota Cirebon Sisir Jalan Kota Semprotkan Cairan Disinfektan

Petugas Damkar Kota Cirebon tengah menyisir jalan kota dengan penyemprotan cairan disinfektan
CIREBON, FC - Upaya pencegahan penyebaran virus Corona Covid 19 terus dilakukan pihak Pemerintah Daerah Kota Cirebon. Hari ini Damkar dengan mengerahkan kekuatan petugas dan kendaraan Branwir berkeliling dan menyemprotkan cairan disinfektan dari atas kendaraan, Rabu (8/4/2020).

Petugas dengan APD yang dikenakan dengan sigap mengarahkan moncong penyemprotan ke arah kanan dan kiri jalan. Sambil terus menimbau melalui pengeras suara agar masyarakat tetap stay at home dan menjalankan imbauan pemerintah yakni menggunakan masker dan selalu menjaga kebersihan melalui cuci tangan dengan sabun dan air bersih. 

Sementara itu, warga yang berada di jalan, sejenak memberhentikan kendaraan untuk menyaksikan aksi para petugas Damkar disamping menghindari beberapa radius agar udara tidak tercium hidung.

"Terimakasih kepada para petugas Damkar yang telah menyemprotkan disinfektan di daerah kami, semoga saja wabah virus yang menghantui seluruh rakyat Indonesia ini bisa segera hilang sebelum bulan suci ramadhan," kata Yeyen, Warga Harjamukti Kota Cirebon.

Hal senada diungkapkan Tarsono, selain dari penyemprotan disinfektan, Cirebon memang lagi terus diguyur hujan, sehingga ini juga diharapkan dapat membantu dalam membersihkan dan memotong penyebaran virus covid 19 ini. (nur)


Tahun Akademiki 2020/2021 IAIN Cirebon Hanya Menerima 3.095 Mahasiswa Yang Terbagi Dalam 3 Jalur Penerimaan


CIREBON, FC- Setelah sempat tertunda karena pandemi Covid-19, akhirnya Panitia Nasional Penerimaan Mahsiswa Baru mengeluarkan Surat Edaran (SE) PTKIN Nomor:051/SPAN-UM/IV/2020 tentang jadwal Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN). Surat yang dikeluarkan di Bandung itu tertanggal 8 April 2020.
Dalam SE tersebut disampaikan, jadwal pelaksanaan ujian sebagai berikut. Untuk pendaftaran/pembayaran akan dibuka pada 1 Mei sampai 30 Juni 2020, cetak kartu 1 sampai 9 Juli 2020, pelaksanaan ujian 15 sampai 22 Juli 2020, dan pengumumannya pada 28 Juli 2020.
Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon sendiri dipastikan akan lebih ketat. Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) No 15 Tahun 2018 pasal 2 ayat 6 terkait pembatasan kuota berdasarkan akreditasi jurusan yang disandang kampus setempat.
Berdasarkan peraturan tersebut, untuk jurusan yang berakreditasi A diperbolehkan menerima paling banyak mahasiswa untuk 5 kelas, akreditasi B paling banyak 3 kelas, dan yang berakreditasi C paling banyak 2 kelas. Sedangkan setiap kelasnya paling banyak diisi hanya 35 mahasiswa saja.
Sehingga, dengan adanya pembatasan kuota penerimaan mahasiswa baru tersebut, tentu akan berdampak pada semakin ketatnya persaingan di antara calon mahasiswa saat seleksi. Sehingga, mereka yang lolos seleksi dan diterima di IAIN Syekh Nurjati Cirebon adalah yang terbaik dari yang baik yang telah mendaftar untuk mengeyam pendidikan di kampus tersebut.
Untuk itu, Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA MAk menjelaskan, dari sebelumnya, yaitu tahun akademik 2019/2020 kampus ini menerima 3.500 mahasiswa, namun untuk tahun akademiki 2020/2021 pihaknya hanya menerima 3.095 saja, katanya, Rabu (8/4/2020). 
Jumlah tersebut akan dibagi dalam 3 jalur penerimaan, yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN, UM PTKIN, dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri. Untuk SPAN PTKIN dan UM PTKIN itu dilaksanakan secara nasional, sedangkan SPMB Mandiri dilaksanakan secara mandiri oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Informasi tambahan terkait kuota penerimaan mahasiswa baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2020/2021. Total penerimaan direncanakan sebanyak 3.095. Untuk jalur SPAN PTKIN sebanyak 20% atau 673 mahasiswa, UM PTKIN sebanyak 50% atau 1.575 mahasiswa, dan Ujian Mandiri sebanyak 30% atau 848 mahasiswa,” katanya melalui pesan singkat. (din)

PNPMB Keluarkan Surat Edaran PTKIN Tentang UM PTKIN


CIREBON, FC- Setelah sempat tertunda karena pandemi Covid-19, akhirnya Panitia Nasional Penerimaan Mahsiswa Baru mengeluarkan Surat Edaran (SE) PTKIN Nomor:051/SPAN-UM/IV/2020 tentang jadwal Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN). Surat yang dikeluarkan di Bandung itu tertanggal 8 April 2020.
Dalam SE tersebut disampaikan, jadwal pelaksanaan ujian sebagai berikut. Untuk pendaftaran/pembayaran akan dibuka pada 1 Mei sampai 30 Juni 2020, cetak kartu 1 sampai 9 Juli 2020, pelaksanaan ujian 15 sampai 22 Juli 2020, dan pengumumannya pada 28 Juli 2020.
Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon sendiri dipastikan akan lebih ketat. Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) No 15 Tahun 2018 pasal 2 ayat 6 terkait pembatasan kuota berdasarkan akreditasi jurusan yang disandang kampus setempat.
Berdasarkan peraturan tersebut, untuk jurusan yang berakreditasi A diperbolehkan menerima paling banyak mahasiswa untuk 5 kelas, akreditasi B paling banyak 3 kelas, dan yang berakreditasi C paling banyak 2 kelas. Sedangkan setiap kelasnya paling banyak diisi hanya 35 mahasiswa saja.
Sehingga, dengan adanya pembatasan kuota penerimaan mahasiswa baru tersebut, tentu akan berdampak pada semakin ketatnya persaingan di antara calon mahasiswa saat seleksi. Sehingga, mereka yang lolos seleksi dan diterima di IAIN Syekh Nurjati Cirebon adalah yang terbaik dari yang baik yang telah mendaftar untuk mengeyam pendidikan di kampus tersebut.
Untuk itu, Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA MAk menjelaskan, dari sebelumnya, yaitu tahun akademik 2019/2020 kampus ini menerima 3.500 mahasiswa, namun untuk tahun akademiki 2020/2021 pihaknya hanya menerima 3.095 saja.
Jumlah tersebut akan dibagi dalam 3 jalur penerimaan, yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN, UM PTKIN, dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri. Untuk SPAN PTKIN dan UM PTKIN itu dilaksanakan secara nasional, sedangkan SPMB Mandiri dilaksanakan secara mandiri oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Informasi tambahan terkait kuota penerimaan mahasiswa baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2020/2021. Total penerimaan direncanakan sebanyak 3.095. Untuk jalur SPAN PTKIN sebanyak 20% atau 673 mahasiswa, UM PTKIN sebanyak 50% atau 1.575 mahasiswa, dan Ujian Mandiri sebanyak 30% atau 848 mahasiswa,” katanya, Rabu (8/4/2020). (din)