Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 03 Agustus 2020

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mulai Melaksanakan Ujian Masuk PTKIN


FOKUS CIREBON - Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon selama 4 hari, mulai Senin sampai dengan Kamis (3-6/8/2020), mulai melaksanakan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) secara online.

Ujian masuk PTKIN ini dibuka secara nasional dengan tujuan kampus yang berbeda-beda dan UM-PTKIN tersebut diikuti sebanyak 3.065 peserta.

"Ada sebanyak 3.065 peserta yang mengikuti ujian tersebut. UM-PTKIN ini dibuka secara nasional. Mereka yang melakukan ujian di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, belum tentu kampus tujuan mereka di kampus ini," terang Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA.

Kamal menerangkan, mereka yang mendaftar di jalur ini, akan melalui proses seleksi yang ketat. Mereka juga bisa memilih tujuan kampus PTKIN di seluruh Indonesia, baik fakultasnya maupun jurusannya.

"Jadi mereka bisa memilih tes nya di mana, tergantung kemauannya. Nanti ada pilihan, contohnya ketika mereka rumah di Cirebon, tapi dengan tujuan kampus Bandung, maka dia bisa mengikuti tes di Cirebon. Itu untuk mempermudah. Jadi mereka bebas akan mengikuti tes dimana saja,” katanya.

Biasanya, lanjut Kamal, jika situasi normal, maka mereka akan mengikuti proses ujian di kampus yang telah mereka pilih sesuai jadwal yang telah ditentukan. Namun, karena saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, maka panitia pusat di UIN Sunan Gunung Jati Bandung menetapkan UM-PTKIN dilaksanakan secara online.

“Sama seperti offline, dalam pelaksanaan online ini juga para peserta diberikan jadwal, yaitu hari, tanggal, dan sesinya. Namun pelaksanaannya di rumah masing-masing dengan persyaratan yang sangat ketat," ujarnya.

Ketatnya UM-PTKIN ini, kata Kamal, mereka diawasi, bahkan jika tidak mematuhi dan tiga kali mendapat teguran, maka.akan diblok. 

Kamal juga mencontohkan, ketatnya ujian tersebut bisa dilihat dari pertama.proses memulai ujian, yakni duduk dengan menggunakan HP atau laptop dan di sekelilingnya dalam radius 3 meter tidak boleh ada orang lain.

Jika ada orang asing datang ke tempat peserta ini, kata Kamal lagi, maka yang bersangkutan akan mendapat teguran. Bahkan, jika sampai 3 kali yang bersangkutan tetap melakukan hal tersebut, maka peserta tersebut akan di blok oleh pantia.

Selain itu, Kamal juga menjelaskan, ujian ini terbagi menjadi dua jurusan, yaitu IPA dengan 243 peserta dan IPS 2.822 peserta. (din)


Rayakan Idul Adha, FUAD IAIN SNJ Cirebon Berbagi Daging Hewan Qurban



FOKUS CIREBON - Sambut Idul Adha, Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD), IAIN Syekh Nurjati Cirebon berbagi daging hewan qurban bersama para pendidikan dan kependiidkan FUAD, serta warga sekitar kampus, Senin (3/8/2020).

Dr H Anwar Sanusi MAg, Wakil Dekan III didampingi Ketua Panitia Drs Anisul Fuad MSi dan Penasehat H Muzaki mengatakan, FUAD IAIN SNJ Cirebon pada Idul Adha tahun ini memotong 1 ekor sapi. Hewan qurban ini merupakan tahun ke empat, dengan sistem arisan. 

"Ya, hewan qurban ini hasil dari 21 orang di internal Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD) dengan sistem arisan di mana satu orang dikenakan Rp 1.250.000 dan daging qurban tersebut kita bagikan kepada yang berhak," jelasnya.

Dijelaskan, ada sekitar 150 kantong daging qurban yang dibagikan kepada warga sekitar kampus. Sisanya dibagikan untuk para Satpam, Anak Yatim Piatu dan lainnya.

"Ini sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat di lingkungan kampus dan juga sebagai bentuk amal sholeh," jelas Anwar.

Sementara itu, Dekan FUAD IAIN SNJ Cirebon, Dr H Hajam MAg menjelaskan, bahwa qurban ini harus dimaknai sebagai bentuk rasa syukur. 

Selain itu, untuk memupuk rasa persaudaraan dan saling mengasihi antar sesama. "Inilah bentuk pengabdian yang selalu kita tanamkan dan kita jalankan," kata Hajam.

Demikian juga pada qurban tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, qurban tersebut bukan melihat jumlah dagingnya tetapi sebagai sarana untuk meningkan kekeluargaan di lingkungan FUAD. 


"Kalau dagingnya mah gak seberapa ya, tapi kita ingin meningkatkan kekompakan di Cvitas Akademika di Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah. Untuk meningkatkan kinerja juga, karena kita mempunyai rasa persaudaraan dan rasa tanggung jawab bersama," tandad Hajam. (din)

PPM-F FUAD IAIN SNJ Cirebon, Gelar Sosialisasi Grand Desain dan Persyaratan Calon SEMA dan DEMA


FOKUS CIREBON - Panitia Pemilihan Mahasiswa Fakultas (PPM-F) Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar sosialisasi grand desain dan persyaratan calon Senat Mahasisswa (SEMA) dan Dewan Mahasiswa (DEMA) periode 2020-2021

Acara yang bertempat di ruang auditorium Fakultas UAD itu mengusung tema "Bersama Ormawa FUAD Menegakkan Demokrasi Yang Adil Untuk Menentukan Pemimpin Yang Terampil". Senin, (3/8/2020)

Ketua Pelaksana, Dedes Baehaqi Ramdhani mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya memberikan informasi kepada Himpunan Mahasisaa Jurusan (HMJ) agar terus dapat bekerjasama.

"Dengan diusungnya tema tersebut harapannya yakni HMJ yang ada di Fakultas UAD  bisa bekerjasama membangun Fakultas UAD yang lebih baik," katanya.

Ia melanjutkan, dengan sosialisasi ini tentu harapannya kedepan dapat menciptakan pemimpin yang terampil dan lebih baik dari sebelumnya.

Sementara itu, Arif Rahman, M.S.i selaku Wakil Dekan I menyampaikan, cita-cita besar memang tercerminkan dari tema, yakni dapat menciptakan pemimpin yang adil dan kreatif

"Sosialisasi ini memang perlu dilakukan, karena sekarang lebih senang dengan dunia maya, sehingga lupa dengan kegiatan mahasiswa secara nyata," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Arif, jika mengabdi di Fakultas UAD, maka tidak hanya HMJ sendirinya saja, namun harus mengayomi seluruh HMJ yang ada di Fakuktas UAD

"Sosialisasi ini merupakan langkah awal yang baik, dan semoga kelak akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa," tandasnya. (Fal)

Serius Tangani Penyebaran Covid 19, Walikota Cirebon Gencar Sosialisaikan Penggunaan Masker


FOKUS CIREBON - Walikota Cirebon H Nasrudin Azis SH sangat serius dalam penanganan pandemi covid 19 di Kota Cirebon. Dirinya bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cirebon terus berupaya melalui sejumlah program dan sosialisasi.


Bahkan bersama unsur Forkopimda, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan monitoring, edukasi, sekaligus penindakan terhadap masyarakat yang kedapatan tidak mengenakan masker di tempat umum.

"Penyediaan fasilitas untuk penerapan protokol kesehatan juga kami cek Iangsung. Misalnya di pusat perbelanjaan maupun pasar," ucap Nasrudin Azis. 

Langkah ini, kata Azis, dianggap penting, karena penggunaan masker di tempat umum juga teramat penting.
"Ini sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Azis juga mengingatkan, penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) bukan berarti kita bebas. Tapi harus tetap taat protokol kesehatan. 


"Semoga kita semua senantiasa terlindungi dan pandemi Covid-19 segera berlalu," tandas Azis Nasrudin. (din)



Arus Balik Idul Adha, Tol Cipali Padat Merayap


FOKUS CIREBON - Arus balik Idul Adha pada tahun 2020 ini terlihat padat merayap. Tol Cipali yang semula lenggang, hingga tadi malam, Minggi (2/8/2020), terlihat dipadati berbagai kendaraan roda empat.

Kendaraan yang datang dari arah jawa dengan berbagai tujuan ini mulai memadati Tol Cipali sejak siang hari.

Laju kendaraan pun kian merayap hingga malam hari. Tampak deretan kendaraan dengan tertib terus merayap agar tidak menimbulkan kemacetan.

Pihak Jasa Marga maupun pihak Kepolisian ikut mengatur lajunya kendaraan agar tidak menumpuk pada satu titik dan tidak menimbulkan kemacetan panjang. Satu-satu kendaraan diurainya, hingga kendaraan lain tetap berjalan lancar, walau laju kendaraan berjalan merayap. (Yono)