CIREBON, FC - Perjuangan Drs H Nasrudin Azis SH, Wali Kota Cirebon untuk melawan virus Covid 19 tak pernah pudar. Ia berharap daerah bisa bebas dari pandemi Covid 19. Maka gerakan menggunakan masker dan menjalankan protokol kesehatan dalam.setiap kegiatan menjadi utama dan penting untjk terus dilakukan.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 24 September 2020
Putus Mata Rantai Covid 19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Pimpin Aksi Demo "Gunakan Masker"
Mantapkan Wisuda Sarjana Dan Magister XXI Online, Panitia Senat Terbuka IAIN SNJ Cirebon Gelar Gladiresik
FOKUS CIREBON, (FC) - Masih dalam masa pandemi Covid 19, Wisuda Sarjana dan Magister XXI terpaksa harus dilakukan secara daring (online). Hal ini untuk mengikuti peraturan pemerintah terkait distancing sosial dan protokol kesehatan.
Panitia pelaksana Sidang Senat Terbuka Online Wisuda Sarjana pun terus memastikan kegiatan tersebut agar mantap dan bisa berjalan lancar.
Sehingga kepastian kelancaran kegiatan tersebut kembali dimantapkan dengan melakukan gladiresik.
Ini memang pertama bagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dalam melaksanakan Wisuda Sarjana dan Magister XXI tahun akademik 2020/2021 yang dilaksanakan secara online.
Wisuda Sarjana dan Magister Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Ke XXI dengan tema ”Mewujudkan Sarjana Transformasi Kelembagaan Dalam Meneguhkan Islam Rahmatan Lil' Alamin“, yang dilaksanakan seara online di Ruang Auditorium Lantai 5 Gedung Baru FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebbon, Kamis, (25/9/2020), diipastikan berjalan baik. (din)
Selasa, 22 September 2020
Selamatkan Warga Di Masa Pandemi Covid 19, Muludan di Tahun ini Ditiadakan
CIREBON - Menjadi salah satu daerah di Jawa Barat, Kota Cirebon masih menjadi daerah yang rentan dengan kondisi ini. Membuat Walikota dan jajaranya terus bekerja keras merazia masker di titik-titik keramaian.
Rupanya protokol kesehatan menjadi kesadaran penting di masyarakat. Sehingga Walikota Cirebon gencar mengajak masyarakat ikut melawan Covid 19 dengan hidup sehat dan bersih.
Tak hanya itu, masyarakat juga dimintai kesadaran dan pengertiannya atas kondisi pandemi Covid di Kota Cirebon, sehingga langkah cepat dan strategis terus dilakukan.
Salah satunya adalah sikap dan komitmen yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan dan Penganan Covid-19, yang mengeluarkan surat rekomendasi acara muludan tahun 1442 Hijriah/2020 di Kota Cirebon.
Surat rekomendasi acara muludan tahun 1442 H/2020 M dengan nomor 450/1381-Adm.Pem.Um tertanggal 22 September 2020 merupakan jawaban atas surat dari Sultan Sepuh XV Nomor 001/SU/SSXV/IX/2020 tanggal 1 September 2020 mengenai pemberitahuan rangkaian acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H (tahun 2020 Masehi).
Surat rekomendasi yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH tersebut berisi rekomendasi acara muludan tahun 1442 H/2020 M.
“Dengan tidak mengurangi rasa khidmat dan menjunjung nilai-nilai luhur budaya, kegiatan muludan yang dilakukan rutin setiap tahunnya ditiadakan pada masa pandemi Covid-19,” ungkap Azis dalam surat tersebut.
Alasannya tidak lain untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat. Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan ritual keraton, bisa dilakukan namun hanya bersifat internal keluarga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Ditambahkan Azis, perkembangan penyebaran Coronavirus Disease -19 (Covid-19) di Kota Cirebon berdasarkan angka pertambahan kasus (reproduction number) dan angka pertambahan kasus yang terjadi di lapangan setelah mendapatkan intervensi reprodution efective (Rt) masih tinggi.
“Laju terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon setiap hari juga menunjukkan trend semakin naik dan bertambah,” ungkap Azis.
Ini menunjukkan bahwa potensi penyebaran dan penularan Covid-19 di Kota Cirebon semakin tinggi, lanjutnya lagi.
Karenanya, lanjut Azis, akan sangat ironis jika mereka sudah mewajibkan masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan namun kegiatan muludan tetap digelar.
Ini dikarenakan tidak ada satu pun yang bisa menjamin jika protokol kesehatan bisa dijalankan dengan ketat dan disiplin saat muludan digelar.
Peniadaan kegiatan muludan tahun ini menurut Azis juga berlaku untuk seluruh keraton yang ada di Kota Cirebon. (Agus)
Selamat Datang Mahasiswa Fakultas UAD IAIN SNJ Cirebon Di PBAK Daring Tahun 2020
FOKUS CIREBON - Dekan Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Hajam MAg menyambut hangat seluruh mahasiswa dalam kegiatan PBAK Fakultas UAD yang digelar secara daring di ruang Auditorium fakultas setempat di lantai 4, Selasa, (22/9/2020).
Ajak Mahasiswa Berorganisasi, DEMA FUAD IAIN SNJ Cirebon Turut Meriahkan PBAK Online
FOKUS CIREBON - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon hadir memeriahkan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) online. Selasa, (22/09/2020).
Kegiatan ini diisi dengan pengenalan Sema, Dema dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang berada di Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.
Ketua Umum Dema Fuad, Anton Ahyari, dalam talk show nya memaparkan, selayang pandang DEMA FUAD.
"Disini DEMA itu merupakan lembaga eksekutif, peran fungsi DEMA itu lebih ke eksekutor nya," katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa, DEMA lebih eksekutor ke HMJ.
"Berhubung DEMA kita ini di Fakultas, jadi kita lebih eksekutor nya ke HMJ-HMJ," ucapnya.
Menurut nya, DEMA ini memiliki dua fungsi.F Fungsipertama itu intruksi dan fungsi yang kedua yaitu eksekutor.
"Nah fungsi intruksi ini atau fungsi eksekutor ini bisa kita pahami sebagai jalur kordinasi melalui HMJ-HMJ," tndasnya.
Kegiatan ini di hadiri oleh ketua-ketua mahasiswa jurusan, yakni, Akidah Filsafat Islam (AFI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT), Sejarah Kebudayaan Islam (SPI), Ilmu Hadits (ILHA), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan Konseling Islam (BKI) dan Bahasa Sastra Arab (BSA). (Nu'man)

















