Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 22 Februari 2021

Usung Inovasi Baru, DEMA FUAD IAIN Cirebon Gelar Event "GAPEDE"

 

Ketua Panitia Kegiatan 'Gapede' Omar Qad Panity


FOKUS CIREBON, FC - Kepengurusan DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa) FUAD (Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah) periode 2021/2022 pertama kalinya  mengadakan event bernama “Gapede” yang di dalamnya tertampung aspirasi dari seluruh mahasiswa FUAD, Senin, (22/02/2021)

Kegiatan "Gapede” (Gathering Pengurus Dewan Mahasiwa) tersebut, menjadi inovasi baru untuk kepengurusan periode ini dengan memberikan kualitas kinerja yang lebih baik, mengingat organisasi ini merupakan penampung aspirasi bagi seluruh mahasiswa FUAD.

Acara yang digelar di Gedung FUAD ruang 405 ini, dihadiri oleh SEMA-I, Demisioner DEMA, dan perwakilan dari tiap-tiap pengurus HMJ yang sekaligus sebagai ajang silaturahmi, dengan tema  “Perspektif Delapan Sisi Menuju Solusi Satu Persepsi”.

Dalam kegiatan ini, setiap perwakilan pengurus HMJ  membawakan aspirasi yang telah tertampung dalam media google form, yang kemudian didiskusikan dan direalisasikan bersama.

Ketua Pelaksana, Omar Qad Panity menjelaskan, bahwa Gapede ini artinya bukan tidak percaya diri, tetapi sebuah event yang mempertemukan pengurus DEMA dan perwakilan pengurus HMJ, pasca pelantikan.

"Kita sengaja mengambil nama Gapede ini agar menjadi ciri khas dari DEMA sendiri,” ujarnya saat dihubungi di gedung FUAD.

Dijelaskan, dengan  terselenggaranya acara ini, secara tidak langsung dapat memberikan esensi cukup dalam, karena aspirasi yang telah diberikan dari teman-teman mahasiswa akan dimasukan ke dalam program kerja .

DEMA, SEMA dan Pengurus HMJ

Pihaknya berharap, dengan adanya event ini akan menjadi ajang aspirasi yang berkelanjutan, memperbaiki yang belum bisa dan menindaklanjuti yang sudah baik.

"Dengan adanya kegiatan ini semoga segala aspirasi dari mahasiwa dapat tersampaikan dengan baik sehingga Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah bisa menuju ke arah yang lebih baik lagi," pungkasnya. (Eva)

Wali Kota Cirebon : Pejabat Fungsional dan PPPK Dilantik Harus Bekerja Baik Untuk Masyarakat


FOKUS CIREBON, FC - Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis, SH. melantik 33  Pejabat Fungsional dan 44 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cirebon, Senin, 22 Februari 2021 di salah satu hotel di Kota Cirebon.

Azis meminta mereka yang baru dilantik hari ini bisa menjadi ASN yang bermanfaat bagi negara.

Dalam sambutannya, Azis menyampaikan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus diemban, disyukuri dan dipelihara dengan baik. 

“Pesan saya, setiap kali melangkahkan kaki dari rumah ke tempat kerja niatkan untuk pengabdian serta bekerja dengan ikhlas,” ungkap Azis.

Pada kesempatan itu Azis juga mengungkapkan bahwa penyerahan SK pengangkatan PPPK formasi tahun 2019 ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Pemerintah No 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Kebutuhan ASN yang mendesak yang menjadi prioritas pemerintah adalah untuk pemenuhan Guru dan Penyuluh pertanian. 

Pada jabatan-Jabatan prioritas tersebut saat ini sudah banyak terisi non PNS yang telah lama bekerja dibidang tersebut telah berusia diatas 35 tahun. 

Perekrutan ASN melalui skema PPPK tahap I diharapkan menjadi solusi diangkatnya pegawai-pegawai non PNS tersebut menjadi ASN. 

“Mereka menempati bidang yang sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing,” ungkap Azis.

Menurut Azis, tidak semua orang bisa menjadi ASN. Untuk itu bagi yang sudah dilantik hari ini diminta untuk tiada putus mengucapkan syukur atas nikmat Allah SWT yang telah diberikan. 

“Bagaimana caranya? Tentu dengan bekerja yang baik, bekerja yang ikhlas untuk masyarakat Kota Cirebon. Jadilah ASN yang memiliki kepribadian baik,” ungkap Azis.

Selain melantik PPPK dan Pejabat Fungsional, hari ini juga dilantik 3 orang inpassing jabatan fungsional. (Nur)


Sabtu, 20 Februari 2021

Kadisdik Kabupaten Cirebon Lantik Ketua MKKS Terpilih Periode 2021-2024

FOKUS CIREBON, FC - Tahapan pemilihan yang dilakukan secara profesional dan demokratis, akhirnya membuahkan keputusan bagi Drs DidinJaenudin M,M sebagai Ketua MKKS periode 2021-2024.

Pelaksanaan pemilihan yang gelar di Apita Hotel, Sabtu (19/2/202),  dihadiri Kepala SMPN sekolah se – Kabupaten Cirebon.

Pada kegiatan ini, Didin Jaenudin maju kembali mencalonkan diri dan dalam proses pemilihan tersebut, Didin Jaenudin akhirnya melenggang dengan mudah karena calon lainnya mengundurkan diri dan menjadi calon tunggal. 

Didin Jaenudin pun akhirnya langsung dikukuhkan dan dilantik saat itu juga oleh Kadisdik Drs.H Asdullah Sam Anwar menjadi Ketua MKKS di periode 2021- 2024 .

H.Asdullah berharap siapapun yang terpilih jadi Ketua MKKS hendaknya bisa bersinergi dan dapat membantu dan bekerja sama dengan kepala sekolah orang tua siswa juga yang lainya.

"Pemilihan Ketua MKKS adalah suatu hal yang biasa dan MKKS di bentuk di semua kota kabupaten agar bisa membantu kerja kepala sekolah," tandasnya.

Ketua terpilih Drs.Didin jaenudin M,M. juga menyampaikan bahwa dirinya dengan pengurus baru akan bersinergi dengan kepala sekolah media juga orang tua siswa dan mengarah ke arah lebih baik untuk pendidik di kabupaten Cirebon .

Lebih lanjut Didin Jaenudin juga mengatakan bahwa dengan kondisi Covid-19 ini juga jadi kendala di setiap sekolahan karena menurutnya tidak semua kepala sekolah atau sekolah dapat menjalankan pembelajaran jarak jau ( PJJ) karena setiap lokasi sekolah berbeda beda .

"Ada yang sekolahnya mampu melaksanakan dengan tidak terkendala baik sinyal dan para siswanya memiliki hp ya bisa menjalankan pelajaran cukup dengan PJJ saja namun ada juga yang tidak cukup dengan PPJ karena terkendala," pungkasnya. (Hafiz)

Jumat, 19 Februari 2021

Bupati Cirebon Minta PMII Mampu Bersinergi dan Beri Solusi

Bupati Cirebon, H Imron M.Ag saat membuka acara MAPABA XV PMII, Rayon Pelangi Tarbiyah IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at (19/2/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag membuka secara resmi Mapaba XV PMII, Rayon Pelangi Tarbiyah IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Gedung PCNU Kabupaten Cirebon, Jumat (19/2/2021). 

Acara tersebut diikuti sekitar 76 anggota mahasiswa baru PMII serta beberapa kampus di Cirebon dan berlangsung selama tiga hari. 

"Saya diminta untuk membuka acara Mapaba PMII, karena saya juga alumni PMII tahun 1983. Sehingga ini merupakan salah satu ajang silaturahmi dengan sahabat-sahabat PMII Cirebon," kata Bupati Imron. 

Imron mengatakan, PMII Cirebon harus mempunyai andil dalam permasalahan yang ada di masyarakat. 

Menurutnya, sebagai mahasiswa harus ada kepedulian. Karena dalam organisai itu selain membaca, mereka juga harus mempelajari permasalahan sosial yang ada di masyarakat. 

"Mereka harus membantu masyarakat yang sedang mempunyai masalah baik segi ekonomi maupun sosial. Serta para kader PMII juga harus mempunyai solusi bagaimana cara mengatasinya," kata Imron. 

Imron mengajak para mahasiswa untuk membantu pemerintah dalam berbagai hal. Tidak hanya memberikan mengkritik. Akan tetapi bisa memberi solusi dan bersinergi dengan pemerintah daerah di masa pandemi Covid-19 ini. 

"Mari para mahasiswa khususnya PMII Cirebon untuk ikut menyosialisasikan bahaya Covid-19 kepada masyarakat dengan solusinya 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," katanya. 

Selain itu, Imron mengatakan, PMII oraganisasi mahasiswa yang sangat besar. Sehingga apa yang dilakukan di masa pandemi ini nantinya bisa membantu pemerintah daerah untuk mengatasi pandemi ini. 

"Pemda Cirebon sekarang sedang ada program vaksinasi Covid-19. Sehingga kami meminta agar teman-teman PMII Cirebon agar bisa membantu mensosialisasikan kepada masyarakat umum bahwa vaksin itu aman dan halal," katanya. 

Ia berharap, agar PMII Cirebon bisa lebih maju lagi dan solid lagi. "Mari  bersama-sama dengan Pemerintah daerah untuk terus berkomunikasi dan diskusi untuk kemajuan yang ada di Kabupaten Cirebon," kata Imron.

Kamis, 18 Februari 2021

Pemda Kota Cirebon Fasilitasi Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif

Wakil Wali Kota Cirebon, Hj Eti Herawati


FOKUS CIREBON, FC - Wadah ini diharapkan bisa menggandeng pelaku ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kota Cirebon.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, saat membuka Rapat Koordinasi Pelaku Ekonomi Kreatif dalam Rangka Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif Kota Cirebon di salah satu hotel di Kota Cirebon, Kamis, (18/2/2021).

“Kalau ditanyakan wadah ini perlu, yes. Karena wadah ini nantinya yang akan menggairahkan perekonomian di Kota Cirebon dengan aktivitasnya masing-masing," tuturnya.

Dijelaskan Eti, masa pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun telah mengubah pola dan kebiasaan hidup masyarakat.

“Banyak pula sektor yang terdampak pandemi Covid-19,” ungkap Eti. Salah satunya pariwisata.

Menurut Eti, sangat banyak pelaku industri pariwisata yang harus gulung tikar karena tidak sanggup bertahan di masa pandemi ini.

Untuk membangkitkan kembali sektor kepariwisataan di masa adaptasi kebiasaan baru ini, maka gerakan pemulihan ekonomi kreatif dilakukan.

“Kenapa ekonomi kreatif? Karena ini yang bisa bertahan di masa pandemi Covid-19 ini,” tegas Eti.

Untuk itu, Pemda Kota Cirebon, dalam hal ini Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP), menginisiasi rapat koordinasi ekonomi kreatif.

“Ini sebagai upaya awal Pemda Kota Cirebon untuk membangkitkan sektor ekonomi kreatif,” ungkap Eti.

Sementara itu Kepala DKOKP Kota Cirebon, Drs. Agus Suherman, SH., MH., menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini diikuti oleh 70 orang yang merupakan perwakilan dari 16 kelompok pelaku ekonomi kreatif di Kota Cirebon. 

"Mulai dari pelaku seni, pelaku film, UMKM, dan usaha jasa lainnya. Semua memiliki keterwakilan,” ungkap Agus.

Kedepannya, lanjut Agus, diharapkan forum ekonomi kreatif di Kota Cirebon bisa menggandeng semua komponen dan pelaku ekonomi. Sehingga usaha mereka bisa berkembang, setelah sempat terjatuh di masa pandemi Covid-19, dan kembali mengangkat kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon. (Nur)