FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, terus berkarya dalam membangun kreativitas pendidikan dan nilai-nilai keagamaan anak di masa pandemi.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 09 Juli 2021
KKN-DR IAIN Cirebon : Mahasiswa Bangun Kreativitas dan Nilai-Nilai Keagamaan Anak di Masa Pandemi
Pendafataran SPMB Jalur Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon Diperpanjang Hingga 16 Juli 2021
FOKUS CIREBON, FC - Pranata Humas IAIN Cirebon, H.M.Arifin S.PdI menyatakan bahwa pendaftaran SPMB Jalur Mandiri IAIN SNJ Cirebon diperpanjang hingga 16 Juli 2021.
Tolak Bala Covid 19, Bupati Cirebon dan Para Ulama Menggelar Istighosah Kubro
FOKUS CIREBON, FC - Belum juga berakhirnya covid 19 di bumi nusantara Indonesia, bahkan perkembangannya kian mengkhawatirkan, maka Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama para ulama menggelar Istighosah Kubro tolak bala Covid-19 untuk bangsa dan negara secara virtual di Nyimas Gandasari Kantor Setda, Jumat, (9/7/2021).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, Ketua MUI, KH. Wawan Arwani, Ketua PCNU, KH Aziz Hakim Syaerozie, serta dipimpin KH. Zamzani Amin, Pengasuh Ponpes Mu’alamin an Mu’alimat Babakan Ciwaringin Kabupaten Cirebon.
Imron mengatakan, doa bersama ini untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT tentang wabah Covid-19 yang melanda bangsa Indonesia.
“Semoga dengan diadakan doa bersama ini, wabah Covid-19 di Indonesia pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Cirebon segera sirna,” tuturnya.
Imron mengatakan, dengan Istighosah Kubro ini pihaknya meminta ridho Allah SWT agar warga Kabupaten Cirebon selalu dalam lindungan-Nya.
“Mudah-mudahan warga Kabupaten Cirebon dan bangsa Indonesia diberikan jalan keluar dalam menghadapi pandemi dan terhindar dari wabah Covid-19,” harap Bupati.
Imron juga mengajak kepada masyarakat senatiasa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat di kehidupan sehari-hari supaya bisa terhindar dari Covid-19.
Seperti diketahui, Pemkab Cirebon saat ini sedang menerapkan PPKM darurat dari tanggal 3 sampai 20 Juli 2021.
“PPKM darurat ini merupakan langkah pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. Semoga sampai akhir PPKM nanti angka Covid-19 bisa menurun dan semua aktivitas masyarakat bisa berjalan seperti biasanya,” tandasnya. (Bambang)
Kamis, 08 Juli 2021
Jalankan PPKM, Aktivitas Mahasiswa di Kampus IAIN Cirebon Sementara Dihentikan
Sejumlah satpam pun tampak terlihat berjaga di pintu masuk kampus utama, kampus Pascasarjana maupun pintu-pintu kampus di fakultas lainnya.
Bagi yang hendak memasuki area kampus harus mengenakan masker dan mencuci tangan yang sudah disediakan pihak kampus. Selain ditanya keperluan, memasuki area kampus dilakukan dengan prokes yang ketat.
Suasana kampus IAIN Cirebon sedikit terlihat lenggang tidak seramai sebelum diterapkannya PPKM. Menurut sejumlah sumber di kampus setempat, penerapan PPKM di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon guna membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.
Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H M.Arifin ,M.PdI, mengatakan program pemerintah dalam pelaksanaan PPKM juga harus disukseskan pihak kampus.
Pemkot Sasar Vaksinasi Covid 19 Ke Kalangan Remaja
CIREBON, FC – Vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon sudah menyasar ke masyarakat umum, mulai dari usia 12 tahun ke atas atau remaja. Di Kelurahan Harjamukti vaksinasi tersebut dimulai hari ini, Selasa 6 Juli 2021.
Antusias calon penerima vaksin di lokasi yakni di Baperkam RW 1 Kanggraksan Utara cukup tinggi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan, vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon sudah masuk kategori untuk warga berusia remaja (12 – 17 tahun), 18 tahun sampai warga lanjut usia (lansia).
“Untuk pelayan publik sudah 135 persen capaiannya, tapi kalau lihat dari target saat ini yakni 237 ribu, kita baru tercapai 28 persen,” jelasnya.
Target sebelumnya, kata Agus, sudah selesai dan jumlah tersebut merupakan target untuk usia remaja sampai lansia. “Kami menyusun skenario untuk lansia terus berjalan, kemudian masyarakat umum dan remaja untuk divaksin,” ucapnya.
Untuk remaja, menurutnya, akan dilakukan pendataan dan penyisiran melalui Dinas Pendidikan (Disdik), untuk usia 18 tahun ke atas akan kembali dibuka pendaftaran melalui online.
“Ini khusus warga Kota Cirebon, nanti akan kami distribusikan ke masing-masing kelurahan, atau puskesmas,” jelasnya.
Agus menjelaskan, untuk ketersediaan vaksin jenis Sinovac sendiri di Kota Cirebon cukup banyak yakni 5.500 dari Polri, 12 ribu dari TNI, 18 ribu milik Pemda Kota Cirebon dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat. “Jumlah 35.500 kita harapkan Bulan Juli ini selesai,” tandasnya.
Sementara, Lurah Harjamukti, Hendri Padriansyah, S.Sos. mengungkapkan, berkat dukungan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pihak terkait se-Kelurahan Harjamukti, antusias warga untuk menjalani vaksinasi cukup banyak.
“Alhamdulillah banyak warga antusias untuk melaksanakan vaksinasi,” kata Lurah
Dikatakan Hendri, dengan dilaksanakan vaksin ini dapat membantu menjaga kekebalan tubuh dan imun dengan cara tetap menerapkan protokol kesehatan keluarga khususnya dan masyarakat pada umumnya. Intinya kita harus saling menjaga dan menerapkan protokol kesehatan seperti yang telah dianjurkan oleh pemerintah.
“Alhamdulillah para ketua RW se-Kelurahan Harjamukti sangat mendukung dengan adanya vaksinasi ini,” ungkap Hendri.
Salah seorang warga Harjamukti yang menjalani vaksinasi di RW 1 Kanggraksan Utara, Ahmad Sutanto (22) mengungkapkan, hari ini ia merasakan vaksinasi Covid-19 pertama kalinya dan ia bersyukur sudah menjalaninya.
“Saya tahu adanya vaksinasi ini dari RT, saya bersyukur sudah divaksin, vaksin ini untuk imun tubuh kita, jangan ragu untuk vaksin,” ungkapnya saat ditemui di lokasi vaksinasi. (Budi)
















