FOKUS CIREBON, FC - Ini menjadi kabar gembira buat keluarga besar IAIN Syekh Nurjati Cirebon, khususnya bagi yang belum berkesempatan divaksin. Di mana Kapolresta Cirebon AKBP Imron Ermawan, SH., SIK, MH menyiapkan 1000 vaksin untuk IAIN SNJ Cirebon.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 29 Juli 2021
Kapolresta Cirebon Siapkan 1000 Vaksin Untuk IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Rabu, 28 Juli 2021
Workshop DPL KKN Gemmar Mengaji 2021; LP2M IAIN Siap Mensukseskan Visi Kota Cirebon SEHATI
FOKUS CIREBON, FC - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Workshop bagi calon Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata Gerakan Masyarakat Mengaji (KKN-GM) Tahun 2021.
Kegiatan ini digelar selama dua hari, yakni tanggal 26 – 27 Juli 2021 melalui Virtual zoom meeting dan channel Youtube LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon H. Mahbub Nuryadien, M.Ag, merupakan Kegiatan KKN tahun 2021 yang dilaksanakan melalui dua model, yakni KKN Dari Rumah dan KKN Gemmar Mengaji (KKN-GM).
“KKN tahun ini ada inovasi penyelenggaraan, yakni diselenggarakannya KKN Gemar Mengaji. Kegiatannya bersifat luring atau offline yang difokuskan di Kota Cirebon, yakni di 22 Masjid Kelurahan se-Kota Cirebon,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan KKN-GM tersebut merupakan bentuk ikhtiar dari kampus agar bisa berkontribusi khususnya untuk masyarakat Kota Cirebon, yang secara geografis lokasi kampus masuk ke dalam wilayah Kota Cirebon.
“Kegiatan KKN ini terkadang diselenggarakan di luar daerah, sekarang kami berusaha untuk bisa berkontribusi nyata dalam mendukung Visi Kota Cirebon SEHATI (Sehat, Hijau, Agamis, Tenteram, dan Inovatif, yakni diantaranya melalui KKN-GM ini, dan untuk bisa memberikan gambaran secara komprehensif kepada para calon DPL, maka diselenggarakan kegiatan Workshop ini,” ujarnya saat membuka kegiatan Workshop tersebut.
Pada kegiatan ini, hari pertama diisi oleh tiga pemateri, yakni Kepala Bapelitbangda, Kankemenag, dan dari LP2M, dengan materi pertama disampaikan oleh Iing Daiman, S.IP., M.Si Kepala Bapelitbangda Kota Cirebon.
Dalam pemaparanya Iing menyampaikan bahwa Cirebon sudah masuk kategori Kota Metropolitan Area. Hal ini memunculkan perkembangan pembangunan yang pada akhirnya berdampak pada dua hal, yakni meningkat dan menguatnya potensi ekonomi, budaya, sosial, pariwisata.
Akan tetapi disisi lain perkembangan pembangunan ini memunculkan permasalahan-permasalahan baru, di antara persoalan tingkat keagaaman masyarakat, masalah sosial, dan sebagainya.
Ia berharap sinergitas dan kolaborasi yang digagas oleh kampus bisa ikut membantu mengatasi permaslahan yang timbul akibat perkembangan pembangunan Kota Cirebon sebagai Kota Metropolitan Area.
"Semoga kegiatan KKN-GM ini bisa ikut mendukung mewujudkan Visi Walikota Cirebon SEHATI (Sehat, Hijau, Agamis, Tentram, dan Inovatif)," ujarnya.
Materi lainnya disampaikan Drs. H. Moh. Ahsan, M.Ag, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, yang menyampaikan materi tentang Program pembinaan Keagamaan dan pemberantasan Buta Huruf Al Quran.
H. Moh. Ahsan Dalam mengapresiasi gagasan kegiatan KKN Gemar Mengaji ini, karena punya peran dan manfaat bagi anak-anak usia sekolah yang sangat dibutuhkan di era internet, era medsos yang menjadikan anak-anak kita terlupa dengan ngaji di waktu maghrib.
“Kami sangat mendukung kegiatan KKN-GM, akan kami sosialisasikan melalui Kepala KUA, dan penyuluh Agama Islam di masing-masing Kecamatan,” ungkapnya.
Sementara Dr H Ahmad Yani M. Ag saat menutup materi hari pertama menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan KKN Gemmar Maghrib Mengaji ini merupakan upaya menghidupkan kembali tradisi mengaji di waktu maghrib yang hampir seperti punah.
Pelaksanaan KKN GM ini lebih di fokuskan pada peningkatan kemampuan baca Al Quran anak-anak usia sekolah dan pengetahuan Agama masyarakat sekitar masjid yang menjadi tempat atau lokasi KKN-GM ini.
Yani juga menegaskan, kegiatan KKN-GM ini merupakan bentuk usaha kontribusi nyata kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan dengan “Visi Kota Cirebon SEHATI" ini, kampus paling tidak bisa memberikan kontibusi dari sisi membentuk masyarakat dan generasi yang Agamis, melek huruf dan baca Al Quran.
Terkait materi pokok dan materi penunjang pada materi KKN-DR ini, Yani menelaskan, bahwa materi pokok meliputi Baca Tulis Al Quran, Tahsin Tahfidz Al Quran, Fasholata, Fikih Ibadah.
Sedangkan materi penunjang meliputi Kajian Islam Tematik, Seni Budaya Islam, Gerakan Zakat Infaq Sadakah, dan lain sebagainya sesuai di buku panduan KKN Gemmar Mengaji Tahun 2021.
Dalam sesi tanya jawab, peserta Workshop bertanya “tentang kondisi saat ini yang masih pandemi, itu bagaimana?”.
Kang Yani (panggilan akrab) menjawab bahwa pelaksanaan KKN Gemmar Mengaji ini tetap dilaksanakan secara luring, adanya kondisi pandemi masih berlangsung justru mahasiswa dilibatkan juga dalam penanganan Pandemi sebagai relawan, memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pandemi yang masih berlangsung.
Kegiatan Workshop hari kedua diisi dengan pemaparan materi yang lebih fokus kepada teknis pelaksanaan.
Dr. Budi Manfaat, M.Pd, menyampaikan terkait dengan teknis Penilaian dan Pelaporan dalam pelaksanaan KKN-GM, dilanjut dengan materi yang disampaikan oleh Bapak H. Ibnu Sina, M.Si tentang panduan penggunaan Aplikasi KKN Mahasiswa Online (Akmal) Sejati. (din)
Selasa, 27 Juli 2021
Kurangi Debit Air, Dinas PUPR Kabupaten Cirebon Buat Gorong-Gorong
FOKUS CIREBON, FC - Genangan air yang kerap memicu kerusakan jalan akibat air tidak terbuang dengan baik, maka pihak Dinas PUPR Kabupaten Cirebon membuat gorong gorong pada saluran pembuangan untuk mengurangi debit air, Selasa (27/7/2021).
Minggu, 25 Juli 2021
Bangun Kebersihan, Mahasiswa KKN-DR IAIN Cirebon Bikin Tong Sampah Masjid
FOKUS CIREBON, FC - Masjid merupakan sarana ibadah bagi umat islam yang kebersihannya harus terjaga dengan baik. Untuk itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN - DR) Desa Kedawung membuat tong sampah dari ember bekas, Jumat (22/7/2021).
Sabtu, 24 Juli 2021
Tingginya Angka Positif Covid 19, Solidaritas Sosial Harus Ditinggikan
CIREBON, FC – Di tengah berbagai guncangan, solidaritas jangan sampai ikut terguncang. Ikatan sosial harus makin dirapatkan di saat jarak fisik berjauhan.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, di sela-sela kegiatan Kota Cirebon Bermunajat dan Launching Donasi Ummat Peduli Covid-19 bersama At Taqwa Center.
“Merebaknya wabah Covid-19 telah memberi banyak pelajaran berharga bagi bangsa ini,” ungkap Azis.
Tidak hanya mengajarkan arti penting ilmu pengetahuan, wabah Covid-19 juga mengingatkan pentingnya arti kebersamaan. “Berharganya sikap saling menolong dan mulianya sikap bersabar,” tutur Azis.
Saat ini, lanjut Azis, merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas.
“Aktivitas fisik memang harus direnggangkan, tapi ikatan sosial justru harus ditingkatkan,” ungkap Azis.
Untuk itu, atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon, Azis meminta izin untuk meresmikan Gerakan Kesetiakawanan Sosial “Donasi Umat Peduli Covid-19” melalui At Taqwa Center, Kota Cirebon.
“Mari bergabung dalam barisan yang satu, barisan doa dan zikir serta barisan yang akan berada pada garda terdepan dalam berbagi kebaikan untuk membantu sesama,” ungkap Azis.
Pada kesempatan itu, Azis juga menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang berpartisipasi pada kegiatan ini.
“Saya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang berada di garda terdepan dalam perang melawan Covid-19,” ucap Azis.
Sementara itu Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjelaskan kegiatan yang dilakukan hari ini sebagai bagian dari ikhtiar secara batiniah.
“Selain yang lahiriah sudah kita lakukan, berupa penanganan Covid-19 dari hulu ke hilir, kita juga melakukan ikhtiar batiniah bersama-sama,” papar Agus.
Ada pun launching gerakan kesetiakawanan sosial dalam bentuk donasi umat peduli Covid-19 ini menurut Agus dilakukan oleh At Taqwa Center dengan inisiasi dari Pemda Kota Cirebon.
“Kami mengimbau kepada semua lapisan masyarakat dan pelaku usaha, teman-teman perangkat daerah, berapa pun bisa membantu,” ungkap Agus.
At Taqwa Center juga akan mengelola dana dengan transparan kepada publik. (Heri)















