Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 19 Agustus 2021

Pascasarjana IAIN Cirebon Menggelar Ujian Terbuka dengan Provinsi Dr Nuridin S.Sos

FOKUS CIREBON, Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali menggelar Ujian Terbuka Program Pascasarjana dengan Promovendus, Dr. Nuridin, SSos, kegiatan tersebut dilaksanakan di aula gedung pascasarjana lantai 3 dengan memperhatikan prokes. 

Dalam Ujian Terbuka tersebut selaku ketua sidang, Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg, didampingi oleh para penguji, promotor dan direktur pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kamis (19/8).

Direktur Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  Prof Dr H Dedi Djubaedi M.g mengatakan, era industrialisasi 4.0 memang memaksa  pendidikan menjadi kebutuhan bagi siapa saja, termasuk para pendidik, baik guru di tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi. 

Kebutuhan ini selaras dengan visi Indonesia dalam membangun  sumber daya manusia untuk menjawab kebutuhan dan tantangan zaman. 

"Ya, Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon terus berinovasi, terus berkarya untuk menjawab tantangan  zaman.  Mereka bukan saja kita didik tetapi juga  bagaimana memahami sebuah ilmu sebagai dasar dan pondasi serta mampu mengaplikasikan dengan baik di masyarakat,"  ujar Dedi Jubaedi yang turut mengucapkan selamat kepada Nuridin S. Sos yang mendapatkan promosi doktor. (bam) 

Rabu, 18 Agustus 2021

Banyaknya Permintaan Plasma, Dharma Wanita IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gelar Donor Darah

FOKUS CIREBON, FC - Banyaknya permintaan masyarakat yang membutuhkan plasma konvalesen, membuat Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon memfasilitasi kegiatan donor plasma, Rabu (18/8/2021).

Kegiatan dengan sasaran mahasiswa, dosen dan masyarakat umum penyintas Covid-19 ini, di apresiasi banyak pihak.

Kegiatan tersebut digelar di kampus IAIN Cirebon, tepatnya di gedung Fakultas UAD, selain mendapat apresiasi juga mendapat respon positif dari berbagai elemen.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 orang peserta pada hari pertama hadir dalam kegiatan donor plasma yang berlangsung di gedung Fakultas UAD.

Namun dari kesepuluh peserta, dua peserta belum bisa mendonorkan plasmanya karena kesehatan belum membaik.

Eha Julaeha, Ketua Pelaksana mengatakan, bahwa alasan adanya kegiatan ini karena mengingat banyak sekali masyarakat yang membutuhkannya.

“Darma wanita melaksanakan kegiatan ini karena banyak yang membutuhkan plasma konvalesen,” ujarnya.

Beberapa tahapan skrining harus dilalui pendonor, salah satunya dengan menunjukkan surat negatif, dan sudah 14 hari sembuh dari Covid-19.

“Ada surat positif, harus menunjukkan surat sembuh dari Covid-19, kalau memang ada dari luar kampus kita layani,” jelasnya.

Eha mengatakan kegiatan donor plasma akan terus ada sampai dengan tercukupi kebutuhan plasma konvalesen di PMI Kabupaten Cirebon.

Pihaknya mengaku akan memfasilitasi pendonor sampai dengan jemput bola ke lokasi pendonor. (din)

Dirjen Pendis Kementerian RI Buka Secara Online PBAK IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON -  IAIN Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan pembukaan Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2021 yang dilaksanakan secara VIRTUAL. 

Pada kegiatan tersebut diawali dengan sambutannya Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. H. Muh. Ali Ramdhani, MT, menyampaikan bahwa selama dua tahun terakhir ini, karena pandemi covid 19 yang masih mendera bangsa indonesia dan juga umat manusia dipelbagai belahan dunia

"Kita dipertemukan secara virtual termasuk dalam momentum Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK)," ujarnya. 

Dalam pertemuan ini, Dirjen Pendidikan Islam juga menyampaikan selamat kepada mahasiswa-mahasiswa baru yang telah lolos seleksi dari ribuan calon mahasiswa yang antri daftar di PTKI dan diterima di pilihan jurusannya masing-masing. 

“Pilihan anda sudah sangat tepat menjadi bagian dari kampus kebanggaan Indonesia, karena PTKI adalah masa depan Indonesia dan Indonesia masa depan” terangnya  dihadapan seluruh peserta kegiatan PBAK Virtual ini. 

Diakhir sambutannya beliau menyampaikan sebagai manusia yang hidup di abad ini, kita sedang memasuki sebuah era yang disebut dengan era revolusi industri 4.0, sebuah era yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat dengan ciri yang menonjol kehidupan yang memerlukan dukungan teknologi dan kita harus bersahabat dengan teknologi, mahasiswa harus bisa beradaptasi terutama dengan kemungkinan mesin menggantikan pekerjaan lulusan perguruan tinggi, mahasiswa harus dididik dengan pengetahuan dan keterampilan yang belum bisa dilakukan oleh mesin, kecerdasan buatan/artificial intelligences. Rabu (18-08)

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. Ilman Nafi’a, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pembukaan acara pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan (PBAK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun akademik 2021/2022 diikuti oleh 3100 mahasiswa dan dilaksanakan dengan metode online sesuai dengan petunjuk teknis dari Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam dan Kasubdit Sarana, Prasarana, dan Kemahasiswaan Kementerian Agama. 

Dengan tema PBAK “Generasi Unggul Intelektual, Emosional, dan Spiritual dengan Kompetensi Digital”, kegiatan PBAK virtual dapat terlaksana karena bantuan dan dukungan dari panitia dan tim teknis.

Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr. H. Sumanta, M.Agmemberikan sambutan, sekaligus membuka kegiatan PBAK IAIN Syekh Nurjati Tahun 2021 disertai dengan pemukulan gong, dalam sambutannnya Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan 2 hal.

Pertama, ucapan tahniah ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru, saat inilah kita memasuki pintu gerbang untuk mengasah kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. 

"Di lembaga ini kita akan bergabung, kita akan menjadi keluarga besar, yang satu dengan yang lainnya saling bersinergi untuk memajukan lembaga dan untuk membesarkan diri kita masing-masing," ujarnya. 

Kedua, ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa baru yang telah memilih IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk menjadi kawah candradimuka, penggemblengan diri, pendewasaan menjadi pribadi-pribadi yang berakhlakul karimah. (din) 

Selasa, 17 Agustus 2021

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Sampaikan Pesan Presiden RI Pada Upacara HUT RI Ke 76

FOKUS CIREBON - Upacara HUT RI Ke 76 di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, memberikan pesan penting kepada seluruh civitas akademika IAIN Cirebon. Hal itu disampaikan langsung oleh  Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag selaku Inspektur Upacara. 

Upacara sendiri dimulai sekitar pukul 07.30 WIB, dengan Pengibar Bendera Merah Putih dari UKK Menwa, dan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) yang mengiringi penaikan bendera dengan lagu Indonesia Raya. 

Dalam pesannya, Inspektur Upacara, Sumanta, mengingatkan bahwa krisis, resesi dan pandemi itu seperti api.  

"Kalau bisa kita hindari, tetapi jika hal itu tetap terjadi, banyak hal yang bisa kita pelajari. Api memang membakar, tetapi juga sekaligus menerangi. Kalau terkendali, dia menginspirasi dan memotivasi. Dia menyakitkan, tetapi juga menguatkan. Kita ingin pandemi ini memerangi kita untuk malas diri,  memperbaiki diri, dan menguatkan diri dalam menghadapi tantangan masa depan," jelasnya dihadapan seluruh peserta Upacara, Selasa (17/8/2021).

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini juga menjelaskan, pandemi itu seperti kawah candradimuka yang menguji, yang mengajarkan, dan sekaligus mengasah. Pandemi memberikan beban yang berat kepada kita, beban yang penuh dengan resiko dan memaksa kita untuk menghadapi dan mengelolanya. 

"Semua pilar kehidupan kita diuji, semua pilar kekuatan kita dialah. Ketabahan, kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepanasan dan kecepatan kita, semuanya diuji dan sekaligus diasah," terangnya. 

Sumanta juga menegaskan, di tengah dunia yang penuh diskusi sekarang ini, karakter berani untuk berubah, berani untuk mengubah, dan berani untuk mengkreasi hal-hal baru, merupakan fondasi untuk membangun Indonesia maju. 

"Kita telah berusaha mengimigrasi ke cara-cara baru di era revolusi industri 4.0 ini, agar bisa bekerja lebih efektif, lebih efisien, dan lebih produktif. Adanya pandemi Covid 19 ini, akselerasi inovasi semakin menyatu dalam keseharian kehidupan kita," paparnya.  

Dengan demikian, ujar Sumanta, kita jaga keseharian kita,  disiplinkan diri dalam protokol kesehatan, serta saling menjaga dan membantu. Tidak ada orang yang bisa aman dari ancaman Covid 19, selama masih ada yang menderitanya. 

"Saya menyadari adanya kepenatan, kejenuhan, kelemahan, kesedihan, dan kesusahan selama pandemi Covid 19 ini. Saya juga menyadari, begitu banyak kritikan kepada pemerintah, terutama terhadap hal-hal yang belum bisa kita selesaikan," terangnya. 

Kritik yang membangun itu sangat penting, dan selalu kita jawab dengan pemenuhan tanggungjawab, sebagimana yang diharapkan rakyat. 

"Terimakasih untuk seluruh anak bangsa yang telah menjadi bagian  dari warga negara yang aktif, dan terus ikut membangun budaya demokrasi. Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh, yang menjadi semboyan bulan kemerdekaan pada tahun ini, hanya bisa diraih dengan sikap terbuka dan siap berubah menghadapi dunia yang penuh disupsi. Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh, hanya bisa dicapai jika kita semua bahu membahu dan saling bergandengan tangan dalam satu tujuan," tandas Sumanta saat membacakan isi pesan HUT RI Ke 76 Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo. (din) 


Jadikan HUT Ke-76 RI untuk Wujudkan Indonesia Lebih Tangguh dalam Hadapi Semua Persoalan

KABUPATEN CIREBON.- Pemerintah Kabupaten Cirebon melaksanakan Upacara Peringatan HUT-76 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021 secara sederhana di Kantor Setda, Selasa (17/8/2021). 

Dalam upacara tersebut Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menjadi Inspektur Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih. 

Tampak hadir, Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si bersama unsur Forkopimda, Para Veteran Kemerdekaan dan para undangan. 

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, melalui momentum upacara HUT Kemerdekaan tahun ini diharapkan bisa mewujudkan Indonesia menjadi tangguh dalam menghadapi semua persoalan, terutama pada pandemi Covid-19. 

"Peringatan tahun sekarang sama seperti tahun lalu dilakukan secara sederhana sesuai prokes. Sebab, pandemi Covid-19 masih ada. Akan tetapi perayaan ini tidak mengurangi rasa khidmat sesuai pesan-pesan dari patriot pendahulu kita yang merebut kemerdekaan," katanya.

Imron mengungkapan, kemerdekaan merupakan rahmat dan anugrah yang tak ternilai dari Allah yang telah diperjuangkan oleh para pejuang dengan linangan air mata, keringat dan darah. Bahkan dengan mengorbankan jiwa raga. 

"Kemerdekaan ini merupakan titik awal bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan semua harapan berbangsa dan bernegara yang tertuang dalam UUD 1945," katanya.

Imron menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk mengikuti vaksinasi yang sudah diadakan oleh Pemkab Cirebon untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

"Kami menargetkan 70 persen warga Kabupaten Cirebon sudah divaksin untuk mencapai kekebalan tubuh. Tujuannya adalah untuk melindungi 30 persen kelompok yang tidak boleh divaksin seperti orang mempunyai penyakit bawan dan anak dibawah 12 tahun," katanya. 

Selain itu, Imron mengajak semua komponen masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan di masa pandemi ini agar Kabupaten Cirebon bisa terbebas dari Covid-19. 

"Mari bersama-sama mewujudkan masyarakat yang sejahtera sesuai amanat kemerdekaan. Juga agar terselenggaranya kesinambungan sendi-sendi perekonomian, khususnya di Kabupaten Cirebon," katanya. (Bam)