Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 12 Oktober 2021

Pemda Kota Cirebon Meraih Juara III Apresiasi Program Inflasi Unggul Juara Lahir Batin Jawa Barat


FOKUS CIREBON - Bagi masyarakat Kota Cirebon, ini menjadi kabar gembira, di mana Pemda Kota Cirebon meraih Juara III Apresiasi Program Inflasi Unggul Juara Lahir Batin (PINUNJUL) Jawa Barat Kategori IHK Terbaik dan Terbaik 4 Apresiasi Jawara Digital Ekonomi (AJEG) Kategori Kota/Kabupaten Terbaik Implementasi Digitalisasi Ekonomi Daerah. 

Menurut Wakil Wali Kota Cirebon Dra H Eti Herwati, raihan tersebut harus kita jadikan pelecut dan pendorong agar senantiasa dapat memaksimalkan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Cirebon.  

"Sesuai arahan Pak Wali, kami berharap kepada seluruh perangkat daerah sebagai anggota TPID untuk bersungguh-sungguh bekerjasama dan bekerja keras sesuai dengan tugas pokok masing-masing," ujarnya, Senin (11/10/2021).


Eti juga menegaskan, bahwa kesungguhan dan kerjasama ini bisa dilakukan melalui langkah-langkah strategi, dalam rangka memperbaiki kembali perekonomian Kota Cirebon demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (din)

Senin, 11 Oktober 2021

Pemkab Cirebon Berupaya Turunkan PPKM ke Level 2


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya membawa wilayahnya turun ke level 2 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa Bali. Saat ini, Kabupaten Cirebon berada di level 3 bersama 21 kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat.

Sebagai syarat agar daerah bisa turun level PPKM yakni, angka kematian akibat kasus Covid-19 menurun, bed occupancy rate (BOR) berkurang, rendahnya kasus aktif Covid-19, serta capaian vaksinasi.

Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih mengatakan, tiga syarat turun level sudah mampu dipenuhi. Sementara, untuk capaian vaksinasi di Kabupaten Cirebon masih di bawah standar untuk bertengger di level 2 belum dicapai.

Salah satu syarat untuk capain vaksinasi, kata Wakil Bupati Cirebon, yakni harus di atas 50 persen dan 40 persen bagi masyarakat kelompok masyarakat lansia.

"Semuanya masih di bawah 50 persen, untuk lansia juga masih di angka 25 persen. Ini artinya, butuh kerja keras semua pihak," kata wakil bupati saat rapat koordinasi vaksinasi Covid-19 di Ruang Nyimas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Senin (11/10/2021).

Wakil bupati yang akrab disapa Bunda Ayu ini juga menyebutkan, belum tercapainya angka tersebut lantaran masih terjadi keterlambatan input data vaksinasi sementara.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, kata Ayu, bakal mempercepat vaksinasi Covid-19 untuk lansia dan juga masyarakat umum lainnya. Sehingga nantinya, kekebalan kelompok (herd immunity) bisa terbentuk dengan cepat.

"Harus bisa dalam waktu dekat. Kami yakin pasti bisa kalau semua mampu bekerja sama. Pelaksanaan vaksinasi juga kami dibantu TNI-Polri," katanya.

Kapolresta Cirebon Kombel Pol Arif Budiman mengatakan, pihaknya terus membantu pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Belum lama ini, Polri pun melakukan gebyar vaksinasi dengan sasaran 16.000 lebih lansia.

Arif mengatakan, pihaknya memiliki target dapat menyuntik vaksin Covid-19 kepada 14 orang di masing-masing desa setiap harinya. "Kami berharap dengan kerjasama ini, Kabupaten Cirebon turun ke level 2," katanya. (Heri)

Workshop Penyusunan RKPD, Langkah Awal Rencanakan Pembangunan Lebih Komprehensif


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Bapelitbangda mengadakan Workshop Penyusunan RKPD tahun 2023 di Hotel Sutan Raja Kecamatan Kedawung, Senin (11/10/2021). 

Acara tersebut dihadiri sejumlah narasumber dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Tenaga Kerja RI. 

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si mengatakan, Workshop Penyusunan RKPD tahun 2023 ini merupakan langkah awal Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk merencanakan pembangunan yang lebih komprehensif, utamanya dalam capaian dan implementasian janji-janji politik dalam dokumen-dokumen perencanaan daerah. 

"Kegiatan ini merupakan tahapan awal perencanaan pembagunan dalam rangka amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Rencana Pembangunan Daerah," katanya 

Ia mengungkapkan, Workshop Penyusunan RKPD ini merupakan momentum yang sangat strategis dalam upaya inventarisasi permaslahan dan isu-isu strategis pembangunan yang belum dapat diartikulasikan secara sempurna oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

"Workshop ini diharapkan dapat menggali kelemahan dan informasi yang bersifat strategis untuk penyempurnaan penyusunan dan perumusan RKPD tahun 2023," kata Rahmat. 

Rahmat menjelaskan, Tahun 2023 merupakan tahun ke-4 pelaksanaan RPKMD di Kabupaten Cirebon. Bahkan, penyusunan RKPD ini diharapkan mampu menyajikan keberhasilan pembangunan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir di Kabupaten Cirebon. 

"Permasalahan-permasalahan pokok yang masih dalam isu pembangunan seperti sampah, bencana banjir, kemiskinan dan pengangguran masih merupakan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan dan dicari solusinya," kata Rahmat.

Ia berharap, kepada seluruh perangkat daerah agar mampu merumuskan rencana kerja yang komprehensif untuk menyelesaikan masalah secara terukur dan dalam batas terukur juga. 

Menurutnya, perencanaan pembangunan tahun 2023 dilakukan secara nasional, provinsi dan kabupaten, akan tetapi perencanaan ini diwarnai dengan prioritas pemulihan ekonomi kesehatan dan sosial dari dampak pandemi Covid-19. 

"Kami berpesan kepada para peserta agar dapat menggali ilmu sebanyak mungkin dari para narasumber dalam rangka memperkaya khasanah perencanaan pembangunan khususnya dokumen RKPD. Karena ada pekerjaan rumah yang terbesar di Kabupaten Cirebon," kata Rahmat. 

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono, S.Sos mengatakan, kegiatan workshop penyusunan RKPD tahun 2023 untuk mempersiapkan dokumen perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas, terukur, komprehensif dapat dicapai dan dapat memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman  dan pengetahuan bagaimana menyusun rencana kerja pemerintah daerah yang baik. Membedah dan mempertegas prioritas pembangunan daerah tahun 2023 untuk dapat dicapai. Mengurai hasil evaluasi capaian pembangunan dalam 2 tahun terkahir," katanya. 

Selain itu, kata Suhartono, output yang dihasilkan dalam workshop ini untuk peningkatan kemampuan aparatur sipil negara (ASN) dalam penyusunan dokumen perencanaan untuk diperolehnya kisi-kisi pembanginan yang akan dimuat dalam dokumen RKPD tahun 2023. 

"Kegiatan ini diikuti 160 peserta yang terdiri para perangkat daerah, camat se-Kabupaten Cirebon. Kegiatan dilakukan selama 2 hari dari tanggal 11 sampai 12 Oktober 2021," katanya. (Indah)

IAIN Cirebon Bangun Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi dan Peningkatan Sumber Daya dengan UINSA Surabaya

Warek III IAIN Cirebon bersama Rektor UINSA Surabaya pada kegiatan kerjasama perguruan tinggi, Senin (11/10/2021). 


FOKUS CIREBON - Sebagai satu-satunya kampus Siber di Indonesia, IAIN Syekh Nurjati Cirebon kini banyak digandeng kerjasama berbagai pihak, termasuk studi banding dan kerjasama dari IAIN Cirebon dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. 

Seperti studi banding yang dilakukan IAIN SNJ Cirebon ke Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Pada kegiatan tersebut, melahirkan Memorandum of Agreement atau MoU pada kedua kampus ini.

Kunjungan kerja Wakil Rektor III, IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag pada kegiatan tersebut disambut baik oleh Warek III dan Rektor UINSA Surabaya, di ruang kerjanya.

Pada pertemuan tersebut, Kedua kampus ini setuju untuk saling mengisi dan bekerjasama di sejumlah bidang, terutama bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Wakil Rektor III, IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag mengatakan, secara umum terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengajaran,  Penelitian dan Pengabdian. Sementara secara khusus akan disesuaikan dengan kepentingan lembaga-lembaga, pusat-pusat, dan fakultas-fakultas di lingkungan kedua belah pihak UINSA dan IAIN Sejati Cirebon.

"Alhamdulillah, Rektor UINSA dan Warek III menyambut baik MOU ini, secara kelembagaan MOU menjadi kebutuhan untuk pengembangan lembaga, secara pribadi Rektor UINSA adalah teman baik Prof. Dr. H. Jamali, Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi, dan Warek III IAIN Cirebon," katanya, Senin (11/10/2021).

Ilman juga menjelaskan, ruang lingkup kesepahaman atau MoU ini meliputi penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta penyelenggaraan kolaborasi riset dan  pengembangan sumber daya. 

Selain itu, adalah penyelenggaraan kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar dan lokakarya, peningkatan dan pengembangan komptensi sumber daya manusia.

Tujuan kerjasama ini, lanjut Ilman, untuk menciptakan sinergitas guna memperoleh hasil yang maksimal dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya para pihak dengan tetap memperhatikan dan menjunjung tinggi prinsip kelayakan dan saling menguntungkan. (din)

Gedung SDN 1 dan 2 Waled Desa Terbakar, Petugas Damkar Dibantu Warga Padamkan Api

Gedung SDN 1 dan 2 Waled Desa yang terbakar pada sore hari

FOKUS CIREBON – Menjelang Maghrib, sekita pukul 17.30 WIB, SDN 1 dan 2 Waled Desa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terbakar, Senin (11/10/2021).

Kebakaran tersebut diduga berasal dari WiFi yang meledak dan percikan apinya menyambar kabel aliran listrik sehingga  membakar bangunan SDN 1 dan SDN 2 Waled Desa. 

Dari peristiwa ini, lima bangunan ruang kelas SDN 1 dan dua ruang kepala SDN 2 dilaporkan hangus terbakar.  Tentu saja, warga setempat kaget dan berhamburan untuk melakukan pemadaman seadanya.

Kepala Desa Waled, Halwani di lokasi kejadian menyatakan, peristiwa terbakarnya gedung sekolah dasar ini mengundang perhatian para warga. Mengingat api begitu cepat dan membesar lantaran terdorong angin kencang.

"Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB, diduga akibat WiFi yang meledak dan saat itu warga langsung melakukan pemadaman bersama Damkar. Api baru bisa dipadamkan pada pukul 19.30 WIB setelah 8 unit mobil Damkar terus menjinakan apa yang membesar," terangnya.

Menurut Kuwu Waled Desa, pihaknya sangat prihatin dengan terbakarnya gedung sekolah yang berada di wilayah kerjanya ini. 

"Ya, sangat prihatin, karena PTM baru saja berjalan setelah lama ditutup dan anak anak belajarnya online di masa Pandemi Covid-19," katanya.

Sementara itu, Dinas Damkar Kabupaten Cirebon menerjunkan empat armada pemadam kebakaran dari Pos Losari untuk memadamkan api. “Untuk rumah warga aman. Api padam sekitar jam 19.00 malam,” kata petugas Damkar di lokasi kejadian. (Heri)