Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 12 Mei 2022

Bangun Penguatan Kebersamaan, Upaya Mempercepat Peningkatan dan Kemajuan Pendidikan

Kwgiatqn Halal Bihalal Pasca bulan suci ramadhan 1443 H, untuk saling merekatkan, menguatkan dan terbangun tali kasih, tali asah dan tali kesatuan dalam membangun dan memajukan pendidikan.


CIREBON, FC - Inilah momentum yang sangat ditunggu oleh semua pihak, khususnya di lingkungan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Momentum tersebut dapat me jadi wahana atau media untuk saling merekatkan bahkan menguatkan satu sama lain dalam berbagai aktivitas di lingkungan kampus IAIN Cirebon. 

Hal itulah yang kini selalu dilakukan oleh IAIN Cirebon, salah satunya adalah membuat satuomentuk yakni digelar pasca Idul Fitri 1443 H.

Pada gelaran kegiatan tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan halal bihalal yang melibatkan seluruh unsur civtias akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mulai dari Rektorat, Dekanat, Kajur, dosen, staf, OB, Satpam, dan seluruh mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kegiatan yang diselenggarakan di halaman depan gedung Ma’had IAIN Cirebon tersebut bertemakan Sucikan hati, erat silaturahmi pasca Pandemi. Kamis (12/5/2022).

Menurut Ketua SEMA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rifki Fadhilah, bahwa tema tersebut bertujuan untuk menjaga tali silaturahmi antar seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, di mana harus terbangun saling memberikan maaf, terlebih masih terasa nuansa idul Fitri, agar kedepannya bisa terus berprogres bersama menuju kemajuan lembaga. 

Ya, inti dari acara halal bihalal ini untuk mempererat tali silaturahmi antar seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon," ujar Rifki.

Rifki juga menjelaskan, halal bi Halal akbar ini baru pertama kali diselenggarakan oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang mana diinisiasi oleh ORMAWA IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

“Dari kegiatan ini bisa mempererat tali silaturahmi antar seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan semakin semangat untuk terus memajukan lembaga dari berbagai sisi dan bidang," paparnya lagi.

Sementara itu, di tempat kegiatan, acara dimulai dengan sejumlah penampilan mahasiswa melalui sejumlah UKM, seperti FK3 dan lainnya. Sehingga membuat acara halal bihalal semakin meraih ukhuwahnya dan semakin meriah. (din)

Rabu, 11 Mei 2022

Sukses Jalankan PJJ PAI Di Semester II, Rektor IAIN Cirebon Berikan Bantuan 27 Laptop Kepada Para Dosen

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag saat penyerahan laptop yang dihadiri para Dosen, pimpinan, dan Dekan terkait. Kegiatan berlangsung lancar hingga pukul 16.00 Wib.


CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H Sumanta, M.Ag, menyerahkan langsung 27 Laptop kepada dosen-dosen PJJ PAI IAIN Syekh Nurjati yang telah menjalankan tugas-tugasnya dalam proses pembelajaran di semester II ini. Acara penyerahan laptop tersebut berlangsung pukul 13.30 Wib secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 di Auditurium PJJ PAI, Lt. 1 Gedung Syber, Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (11/5/2022).

Mengawali kegiatan, Ketua Jurusan PJJ PAI, Dr. Moh Ali, P.Pd.I, menjelaskan proses pembelajaran PJJ PAI itu harus didukung oleh server, sistem IT, sarana dan prasarana yang memadahi juga skill dan kompetensi dosen dan staff yang cakap di bidangnya. 

Hal ini menurut Dr Moh Ali, merupakan kunci keberhasilan dalam proses pembelajaran PJJ PAI bagi IAIN Cirebon. mengingat bagaimana proses pendirian PJJ PAI yang harus dilalui dengan berbagai rintangan dan tantangan. 

"Strategi pembelajaran PJJ PAI dengan menggunakan 2 metode sinkronus dan asinkronus hingga sekarang berada pada capaian pembelajaran yang membanggakan, kami memiliki 9 studio untuk podcasting, wokshop, seminar dan wisuda secara virtual, dosen kami telah dilatih sbg tutor PJJ dan diawal semester dilakukan refresment dalam penggunaak aplikasi fortal akademik," paparnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H Sumanta, M.Ag, dalam sambutan singkatnya juga memberikan apresiasi dan rasa bangga kepada dosen PJJ PAI, Kajur Sekjur, Dekan FITK dan semua pihak yang terlibat dalam mendorong peningkatan capaian pembelajaran PJJ untuk menuju transformasi ke Universitas Islam Islam Syekh Nurjati (UISSI), serta Transformasi digital. 

Sumanta menuturkan, dosen untuk menggunakan laptop dalam pembelajaran dan aktivitas tridarma lainnya serta merawatnya. Laptop ini merupakan dukungan serta motivasi yang diberikan oleh pimpinan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Pada kesempatan yang sama, Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H Farihin, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya dalam pelakasanaan pembelajaran yang membanggakan sesuai dengan hasil survey mahasiswa PJJ PAI. 

Menurutnya, sampai pada tahap ini tentu tidak mudah, ada usaha dan kerja keras serta tekad luar biasa yang menjadi landasan kuat dan komitmen dalam mengajar dan juga untuk mensukseskan transformasi ke Universitas Islam Islam Syekh Nurjati (UISSI).

“Ini adalah satu kebanggaan tersendiri bagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, ibaratnya kalian adalah pahlawan pendidikan. Saya selalu dorong para ketua jurusan, sekjur, dosen-dosen maupun unit kerja yang terlibat untuk bisa bekerja sama, karena pekerjaan seperti ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Dekan atau Wakil Dekan saja. Tapi, menjadi tanggung jawab kita bersama. Sekali lagi, dari hati yang ikhlas kami menyampaikan terima kasih atas dedikasinya,” jelas H. Farihin. (din)


Bersaing Ketat Di Lomba Ajang Nasional, Hemas Safitri, Mahasiswa IAIN Cirebon Dinobatkan Juara 1

SANG JUARA : Salah satu mahasiswa IAIN SNJ Cirebon, Kaffah Hemas Safitri, akhirnya dinobatkan sebagai juara 1 pada ajang nasional kategori Game Pembelajaran yang diadakan di Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. 


CIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon patut diacungi jempol karena kembali mendulang prestasi diajang nasional. Kali ini diraih oleh Kaffah Hemas Safitri, 21 tahun mahasiswa semester 6, Jurusan Tadris Bahasa Indonesia pada lomba media pembelajaran kategori game pembelajaran yang diadakan Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo.

Ahmad Mubarok, Ketua Tim menyatakan, jenis lomba yang diikuti adalah lomba pembelajaran tingkat nasional yang diikuti secara online dan digelar selama 37 hari.

Pada kegiatan ini, persiapan dilakukan secara berkala dan maksimal, terutama dengan menggunakan laptop dan gawai. 

"Bekal utama didapat saat mata kuliah digitalisasi pembelajaran dan pengembangan media pembelajaran. Pengkodingan dalam game menggunakan referensi dari youtube. Gimsipen juga dapat diakses tanpa mendownload aplikasi, yakni menggunakan link," terangnya, Rabu (11/5/2022).

Ahmad Mubarok juga menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut tidak semulus dari apa yang dibayangkan. Ada kendala utama yang harus disiasati, terutama  pada segi waktu.

"Kendala waktu ini, karena persiapan dilakukan ketika jadwal kuliah sedang padat, bahkan ujian tengah semester dan beberapa kegiatan organisasi lain memiliki waktu yang bersamaan. Sehingga harus bisa memenej waktu dengan baik serta mencoba melakukan perbaikan setiap harinya dari game pembelajaran yang sedang dibuat," katanya.

Sementara itu, Kaffah Hemas Safitri, sang juara yang dinobatkan sebagai juara 1 pada ajang nasional di kategori game pembelajaran, kepada fokus cirebon menegaskan, bahwa untuk menjadi juara harus memiliki motivasi yang kuat.

Kuatnya motivasi ini, kata Safitri, karena adanya dinamika peran media pembelajaran pada masa transisi ini yangg dirasa perlu strategi. Salah satunya melalui game edukasi. 

"Gimsipen yang kami buat ini menawarkan peluang generasi digital untuk mempraktikkan penalaran induktif, keterampilan visual, dan kapasitas peserta didik dalam mengintegrasikan berbagai pembelajaran. Gimsipen memungkinkan pemain menyelesaikan konflik kognitif melalui siklus dan mekanisme yang mengarah pada pembelajaran," jelasnya.

Karakteristik permainan ini, lanjut Safitri, tentu memotivasi dan mendukung pembelajaran serta mampu merespon gaya kognitif peserta didik di era digital. Di antaranya meliputi: praktik, segmentasi konten pembelajaran, umpan balik, kompetisi dan tantangan, partisipasi aktif siswa, serta interaksi. 

Dengan demikian, Gimsipen (Gim Edukasi Cerpen) ini memiliki urgensi yang signifikan terhadap perkembangan aspek belajar peserta didik. 

"Walaupun lomba ini merupakan hal yang baru bagi kami, dukungan serta semangat motivasi yang didapatkan membuat kami lebih bersemangat.
Tantangan cukup signifikan pada penyempurnaan game pembelajaran, karena masih sulit mengatur reward dan hal lain yang memerlukan setting game dengan bekal pemahaman yang lebih dalam," ucapnya.

Safitri juga menjelaskan, jika pihaknya mendapat dukungan yang sangat baik dari dosen (bukan hanya dosen jurusan, melainkan lintas fakultas).

"Terutama bapak Rianto, M.Pd. Selain itu teman-teman mahasiswa, keluarga, dan lembaga IAIN juga mendukung kami ketika mengikuti lomba. Salah satunya dengan menonton video cara memainkan game pembelajaran yang kami unggah, mencoba memainkan Gimsipen tersebut, dan dukungan yang diberikan dalam bentuk like serta komentar positif pada postingan perlombaan yang kami unggah di YouTube," tuturnya.

Oleh sebab itu, Safitri berpesan, kepada teman-teman harus semangat, berani berkompetisi, belajar hal baru itu menyenangkan. Kesempatan tidak datang dua kali, selagi ada manfaatkan sebaik mungkin. (Udin)

Kamis, 05 Mei 2022

Bangun Mutu Pendidikan dan Kualitas Pengajaran, Rektor IAIN Cirebon : Karena Masyarakat Saat Ini Sangat Butuh Pendidikan,

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag


CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus melakukan berbagai terobosan dan perubahan- perubahan yang signifikan. Semua ini dilakukan untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dan pengajaran. Inilah konsep Dr H Sumanta, M.Ag,  Rektor IAIN Cirebon yang selalu berkarya untuk kemajuan pendidikan di Kampus yang dipimpinnya. 

Salah satunya adalah, Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon bakal ditambah. Selain Prodi PAI, PJJ juga dibuka untuk Prodi lain yang sudah akreditasi A.

Salah satu gedung megah milik IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta MAg menjelaskan, Prodi PJJ diminati banyak orang. Mulai dari guru dalam jabatan, ustad di pondok pesantren hingga tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Hal itu menjadi indikasi kesadaran masyarakat menempuh pendidikan tinggi mulai tumbuh. Pengembangan Prodi PJJ pun terus dilakukan dengan dibukanya 7 Prodi PJJ baru.

“Perlu kerja keras bersama. Banyak sekali masyarakat yang ingin masuk tapi kita masih membatasi program prioritas guru dalam jabatan,” kata Sumanta.

Pada tahun ajaran baru Prodi PJJ di IAIN Cirebon bakal menerima 2000 mahasiswa baru. Jumlah ini terbagi untuk seluruh Prodi PJJ yang sudah diresmikan.

Dirjen Pendis Kemenag, Prof Dr M  Ali Ramdhani  STP MT mengatakan, guna mengakomodir kebutuhan masyarakat terhadap PJJ, maka perlu ada perubahan juknis juklak. Pihaknya mengaku bakal melakukan evaluasi terkait hal itu.

Ali mengatakan, secara umum pelaksanaan PJJ di IAIN Cirebon sudah berjalan baik. Maka tak muluk-muluk jika ada pengembangan Prodi PJJ. Bahkan hingga jenjang S2.

Ali mengatakan, Kemenag masih punya anggaran cukup besar yang dapat digunakan untuk pelaksanaan Prodi PJJ sampai jenjang S2. “Angkanya relatif cukup untuk jumlah yang besar,” kata dia. (din)

Minggu, 01 Mei 2022

Berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Fitri, DKM Masjid Al Muhajirin Bagikan Zakat Fitrah

PEMBAGIAN ZAKAT FITRAH : Nampak dalam foto, Ketua DKM Al Muhajirin bersama pengurus Masjid Al Muhajirin Sumber Asri, Yeyen, Yohan dan sejumlah remaja masjid tengah mempersiapkan pembagian zakat fitrah. 

CIREBON, FC - DKM MAsjid Al Muhajirin, perumahan Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, menyalurkan zakat fitrah kepada warga sekitar, baik yang di dalam komplek maupun warga luar yang membutuhkan, Minggu (1/5/2022).

Ketua DKM Al Muhajirin, Samsul Ma'arif didampingi Oman Faturrohman, Sekretaris DKM Masjid Al Muhajirin mengatakan, penerimaan zakat fitrah yang dimulai sejak Sabtu sore, tanggal 30 April 2022 hingga Minggu (1/5/2022) pukul 20.00 WIB malam takbiran Idul Fitri 1443 H, terkumpul uang sebanyak Rp 6.180.000 rupiah. 

Sedangkan beras terkumpul sebanyak 5.475 kg atau setara sebanyak 215 bungkus dan uang sodakoh sebesar Rp 796.000 rupiah.

"Total beras keseluruhan sebanyak 5.475 kg dan seluruhnya sudah kami bagikan kepada warga sekitar lingkungan Sumber Asri dan warga di luar perumahan Sumber Ari," terang Samsul Ma'arif.

Ditambahkan Samsul Ma'arif, bahwa dalam teknis pembagian, beras dan uang dilakukan melalui kepanitiaan yang sudah dibentuk pihak masjid.

"Alhamdulillah, melalui kebersamaan warga dan remaja di Sumber Asri RW 05 yang bersatu, bergotong royong menyebarkan pembagian zakat fitrah tersebut kepada warga yang berhak," ujarnya.

Ditempat yang sama, Oman Faturrohman, pencatat zakat fitrah, didampingi ustadz Gaos menyatakan, kegiatan zakat fitrah  tersebut menjadi program rutin yang dilaksanakan setiap tahun. 

"Kegiatan tahunan pembagian zakat fitrah sudah menjadi program rutin yang dilakukan oleh Masjid Al Muhajirin, karena kami sadar bahwa hidup itu harus mempunyai kepekaan sosial, sehingga dapat meringankan beban warga yang membutuhkan," ungkap Oman.


Sementara itu, Ketua RW 05 Sumber Asri, Didi Supriyadi menyatakan, bahwa pembagian zakat fitrah yang dilakukan kepanitiaan Masjid Al Muhajirin Sumber Asri yang merupakan kegiatan tahunan ini, diharapkan mendapat balasan setimpal dari Allah SWT. 

Menurut Didi, Ini merupakan kegiatan kemanusiaan, terlebih di hari raya Idul Fitri setelah sebulan kita melaksanakan ibadah shaum di bulan suci ramadhan, sehingga di hari kemenangan ini, semua warga diharapkan ikut merasakan senang dan bergembira. (din)