This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Rabu, 25 Mei 2022
Cantik dan Berbakat, Mahasiswa IAIN Juara dan Penuh Talenta
Wisuda Ke XXIV Gelombang Dua, FITK IAIN Cirebon Sarjanakan 416 Wisudawan
Kegembiraan Wisuda Sarjana Lailatul Itikhoba Dirayakan Bersama 5 Kakak Kandungnya
Selasa, 24 Mei 2022
SKPD Harus Serius Mengentaskan Program Kemiskinan
CIREBON, FC - SKPD terkait diminta untuk serius menangani program kemiskinan yang sedang gencar dilakukan Pemkab Cirebon. Ini karena, mengentaskan kemiskinan bukan hanya tugas dinas sosial saja, namun tugas semua SKPD yang berhubungan dengan masyarakat. Demikian dikatakan Bupati Cirebon, Imron, Selasa (24/5/2022).
Dalam acara monitoring dan evaluasi program kemiskinan di Kecamatan Sumber, Imron mewanti-wanti semua komponen untuk serius membantu program pengentasan kemiskinan tersebut. Bila semua element masyarakat ikut bergerak, maka perlahan namun pasti kemiskinan di Kabupaten Cirebon bisa ditekan.
"Saya meminta semua pihak, terlebih SKPD terkait untuk serius menjalankan program pengentasan kemiskinan. Setiap bulan harus ada peningkatan progres untuk persoalan ini," ungkap Imron.
Menurut Bupati, saat ini Dinas Sosial sedang melakukan Verval data, supaya bisa mengetahui secara pasti jumlah warga miskin yang ada di Kabupaten Cirebon. Selama ini memang ada ketidaksesuaian data, mulai dari Puskesos dan Dinkes itu sendiri.
"Verval data sangat diperlukan, karena data akan sinkron. Ini kan, kita mulai dari Puskesos yang ada di desa, lalu naik ke kecamatan dan sinkron dengan data Dinsos," jelasnya.
Hal senada dikatakan Wabup Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih (Ayu). Ayu menyebutkan, monitoring verval data masalah kemiskinan akan terus dilakukan Pemkab Cirebon. Kehadiran Pemkab sangat dibutuhkan, dan harus melakukan intervensi supaya bisa mengambil langkah strategis.
"Pemkab harus melakukan intervensi langsung, supaya kantong-kantong kemiskinan bisa diketahui secara real. Ini supaya kami bisa segera mengambil langkah strategis menyelesaikan persoalan ini," paparnya.
Kembali Ayu menyinggung tentang keinginan Pemkab Cirebon dalam mengentaskan kemiskinan. Pemkab sendiri mempunyai target supaya setiap tahunnya bisa menurunkan angka kemiskinan. Minimal, bisa menekan angka kemiskinan sebanyak satu persen setiap tahunnya. Pasalnya, setiap bulan dipastikan pasti ada perubahan data orang miskin, karena banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi.
"Jadi verval data itu harus terus dilakukan, karena perubahan data setiap bulannya, itu pasti. Warga pasti ada yang meninggal. Disamping itu, secara ekonomi juga pasti ada perubahan. Disamping itu, akan ada warga yang pindah. Nah faktor ini kan harus terus dimonitoring," ucap Ayu.
Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono menambahkan, banyak program yang sudah dikonsep Bappelitbangda dan tujuannya memang mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Cirebon. Skala besarnya adalah dengan mempercepat perizinan bagi investor yang akan masuk.
"Dengan mempercepat perizinan, otomatis investor bisa cepat berinvestasi. Lalu mereka membangun pabrik dan bisa menyerap tenaga kerja. Otomatis, lapangan kerja di Kabupaten bisa terserap," kata Suhartono. (din)
IAIN Syekh Nurjati Cirebon Sarjanakan 899 Wisudawan, Ini Pesan Rektor
FOKUS CIREBON (FC) - Dalam sambutan Wisudawan ke XXIV Tahun Akademik 2021-2022, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag menekankan dua pesan penting kepada 899 wisudawan dan wisudawati, Selasa, (24/5/2022).
Kegiatan wisuda dengan tema "Meneguhkan Sarjana Muslim yang Toleran dan Berjiwa Ulil Al-Bab" ini berlangsung khidmat di Ballroom Swiss Bell Hotel, Kota Cirebon dan dibuka melalui Rapat Senat Terbuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Sementara dua pesan penting yang disampaikan Rektor Sumanta, pertama wisudawan dan wisudawati harus unggul dalam keilmuan dan kedua berakhlak mulia.
Unggul dalam keilmuan yang dimaksud, kata Rektor Sumanta, adalah kompetensi yang dimiliki atau jurusan yang diambil harus mampu menunjukkan kompetensi tersebut saat memasuki kontestasi dalam kehidupan masyarakat.
Selain itu, sebagai kampus terkemuka, wisudawan dan wisudawati juga harus mampu memperlihatkan keunggulan dan keahliannya kepada masyarakat.
"Jadi Unggul Terkemuka dan Berakhlak Mulia itu adalah visi yang dibungkus oleh lembaga (IAIN Cirebon). Maka langkah-langkah ke depan para wisudawan dan wisudawati ini harus bisa memberikan kontribusi nyata, melalui kompetensi yang dimiliki serta akhlakul mulia dan kita harus mampu mengembangkan visi dan misi IAIN di masyarakat," terangnya.
Sumanta juga menjelaskan, dalam mewujudkan hal tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengupayakan rekonstruksi paradigma keilmuan yang multidimensional dengan menjadikan agama sebagai basis ilmu pengetahuan.
Tujuannya, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mampu mengembangkan bukan sekedar proses pendidikan searah, tetapi proses pendidikan multidimensi yang mampu menyeimbangkan antara akal dan wahyu sehingga mampu mewujudkan pengembangan spiritual, intelektual, dan sosial dari seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Oleh karena itu, transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus dibarengi dengan semangat pembangunan yang “Unggul Terkemuka dan Berakhlak Mulia“ sebagai tataran aksiologis pendidikan yang mampu mengintegrasikan ajaran yang bersumber dari ayat qauliyah dengan ayat qauniyah secara utuh.
Sementara itu, pada wisuda ke XXIV tahun akademik 2021-2022, berdasarkan SK Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang dibacakan oleh Wakil Rektor I, Dr H Saefudin Juhri, M.Ag ada sebanyak 899 wisudawan.
Jumlah 899 yang di wisuda ini, terbagi ke dalam FITK 416 wisudawan, Syari'ah dan Ekonomi Islam 219 wisudawan, Ushuludin, Adab dan Dakwah 182 wisudawan, Pasca Sarjana 77 wisudawan dan Doktor 5 wisudawan.
Kemudian acara dilanjut dengan pembacaan SK Rektor terakait 4 wisudawan terbaik tahun akademik 2021-2022 oleh Dr H Ilman Nafi'a, Wakil Rektor III, ke empat wisudawan terbaik tersebut berasal dari 1 wisudawan dari FITK, 1 wisudawan dari FSEI, 1 wisudawan dari FUAD dan 1 wisudawan Program Magister S2.
Usai pembacaan SK Rektor, acara dilanjut dengan Ikrar Sarjana, Magister dan Doktor, setelah itu kegiatan ditutup dengan penampilan Paduan Suara Mahasiswa (PSM). (Udin)


















