Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 11 Agustus 2022

36 Pengurus DPW IAIN Cirebon Ikuti Tes IVA dan Sadanis



FOKUS CIREBON, FC - Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengikuti Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Sadanis di Puskesmas Majasem Kota Cirebon. 

Kegiatan tersebut diikuti Sivitas Akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebanyak 36 peserta yang dilaksanakan selama tiga hari 10-12/08/2022.

Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Sadanis sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Indonesia. 

"Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) merupakan rangkaian pada acara HUT Kemerdekaan RI Ke 77. IVA ini merupakan  cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin," ujar Fatimah Sumanta.

Sedang Sadanis atau periksa payudara klinis adalah pemeriksaan pada payudara oleh tenaga kesehatan (nakes) terlatih. (din)

Rabu, 10 Agustus 2022

Pasca Pandemi, Bupati Ingatkan Masyarakat Harus Terus Jaga Kesehatan

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus melakukan peningkatan di berbagai sektor pasca pandemi Covid-19 yang melanda dalam beberapa tahun terakhir ini. Selain pemulihan ekonomi, Pemkab Cirebon juga terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg mengakui, kesehatan masyarakat menjadi kunci pemulihan ekonomi. Dengan demikian, Pemkab Cirebon terus berupaya untuk mengadakan kegiatan yang tujuannya untuk menjaga kesehatan masyarakat.

"Beberapa hari lalu kita adakan jalan sehat dan sekarang senam massal, serta ada lomba-lomba. Tujuan dari kegiatan ini juga untuk bersama-sama menjaga kesehatan," ujar Imron usai membuka Kegiatan Senam Bersama Rakyat dan Lomba Rakyat Ceria antar 40 PKK Kecamatan dan 34 DWP SKPD, Rabu (10/8/2022) di Stadion Ranggajati, Kecamatan Sumber.

Diungkapkan Imron, bukan hanya menjaga kesehatan, kegiatan senam bersama ini juga untuk menjaga kekompakan dimasyarakat. Pasalnya, peserta senam dan lomba ini terdiri dari berbagai unsur.

"Ada Forkopimda, PKK dan juga Organisasi Wanita SKPD. Dengan berolahraga, tubuh menjadi sehat, silaturahmi juga tetap terjaga," tambahnya.

Diakhir, Imron mengajak semua warga untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Terlebih, dalam peringatan HUT RI ke-77 ini, diperlukan kekompakan dari seluruh pihak untuk mencegah terjadinya perpecahan.

"Berawal dari kesehatan, kita bisa bekerja bersama demi meneruskan perjuangan para pejuang kemerdekaan," pungkasnya. (Hafiz)

Mahasiswa IAIN Cirebon Dinobatkan Juara Tiga Pada Cabor Taekwondo

Syahlaa Alya Zain akhirnya sukses merebut juara tiga pada Cabor Taekwondo di Pesona PTKN I tahun 2022, Bandung, Jawa Barat.


FOKUS CIREBON, FC - Syahlaa Alya Zain, mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon, semester 3, meraih juara 3 pada Kejuaraan 'Pesona PTKN 1, yang berlangsung 8-13 Agustus 2022 di UIN Bandung, Jawa Barat.

Menurut Syahlaa Alya Zain, dirinya sangat bahagia dengan hasil perjuangan yang dilakukannya hingga meraih medali perunggu ini. Sebab, untuk meraih juara tidaklah semudah apa yang dibayangkan, harus dengan latihan yang sungguh-sungguh, teknik-teknik yang baik dan perjuangan yang tinggi. 

Apalagi para atlit Cabor taekwondo yang datang dari sejumlah kampus menjadi lawan-lawan yang cukup berat. Namun, motivasi dan perjuangan yang gigih serta teknik-teknik yang baik, itulah kunci keberhasilan yang ditanamkan Syahlaa saat bertanding.

"Motivasi saya selama pertandingan adalah selalu ingin menyumbangkan medali untuk kampus," kata Syahlaa bangga setelah dinobatkan juara tiga.

Selain itu, kata Syahlaa, dukungan dari teman-teman juga sangat terasa dalam langkahnya menjadi juara, hal itu dibuktikan dengan ramainya para suporter saat pertandingan berlangsung. 

"Ya, selain teman-teman kampus, keluarga juga tentu sangat mensuport, malah ayah saya datang ke bandung juga, sekaligus sebagai pelatih, demikian juga dukungan dari dosen dan kampus sangat berarti bagi saya," ujarnya.

Syahlaa mengaku, pada laga bergengsi tersebut memang terdapat lawan yang cukup berat, yakni atlit dari Palu, namun demikian Yahla harus membuktikan kemampuannya sehingga meraih point akhir 7.200.


Untuk itu, Syahlaa memberikan saran kepada teman-teman sekampusnya, agar mereka semua bisa menjadi juara saat berlaga, tetapi tentu harus dimulai dengan niat dulu, kemudian kesungguhan dalam berlatih, jangan mudah menyerah dan harus selalu percaya kepada diri sendiri bahwa kita mampu," katanya. 

Syahlaa sendiri, berlatih di Cabor taekwondo sudah dilakukan sejak 
kelas 1 SD dengan pelatih Yudi Himawan, yakni ayahnya sendiri. yakni mulai berlatih poomsae dengan Sabeum Esti. (Nurdin)

KKN TBM Mahasiswa IAIN Cirebon Tanam 500 Pohon

CIREBON, FC - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berbasis Masjid (TBM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan penanaman 500 pohon.

Aksi penanaman 500 pohon oleh Mahasiswa KKN TBM IAIN Syekh Nurjati Cirebon itu berlangsung di Desa Kalipasung Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, tepatnya di Pariwisata Desa Dewi Ikan bersama Anak-anak Madrasah Nurul Huda dengan tema "Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kesehatan melalui Ilmu Pengetahuan dan Teknologi". Selasa, (9/8/2022).

Ketua Mahasiswa KKN, Tedi Hernanto mengatakan, aksi penanaman 500 pohon ini bertujuan untuk penghijauan, Ekosistem pesisir Laut dan Mangrove di lingkungan Desa Kalipasung bagian Utara pinggir laut. 

"Karena memang saya kira betapa pentingnya pohon untuk kebaikan yang ada di bumi. Banyak sekali manfaat dari penanaman 500 pohon ini, contohnya menjaga udara agar tetap bersih, menghindar dari bencana alam serta menjaga ekosistem Daerah Pesisir," katanya.

Ia menjelaskan, Kegiatan penanaman 500 pohon ini bersamaan dengan sosialisasi kesehatan dan lingkungan.

"Kegiatan sosialisasi ini untuk mengingatkan masyarakat agar tetap selalu menjaga kesehatan lingkungan sekitar," ujar Tedi.

Koordinator Lapangan, Hisyam menjelaskan, kegiatan penanaman 500 pohon ini merupakan kegiatan yang tercantum pada program mahasiswa KKN-TBM IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Program gerakan penanaman 500 pohon ini merupakan salah satu program wajib bagi mahasiswa KKN-TBM dalam pengabdian masyarakat di Desa Kalipasung". kata Hisyam.

Sementara itu, Ketua Komunitas Konservasi, Marzuki mengaku sangat mendukung dalam pelaksanaan kegiatan penanaman 500 pohon yang dilakukan oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini.

"Harapannya penanaman 500 pohon oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini dapat menjadi kenangan bagi masyarakat Desa Kalipasung, dan kepedulian mahasiswa KKN terhadap potensi yang ada di Desa Kalipasung" ucapnya.

Acara penanaman 500 pohon oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjatu Cirebon itu dihadiri oleh perwakilan aparat pemerintahan Desa dan Komunitas Konservasi secara secara simbolis dan terbatas. 

Adapun pembagian bibit pohon dibagi ke setiap RT untuk dibagikan langsung ke masyarakat. Bibit yang dibagikan ada 4 jenis yaitu Ketapang, sengon, Jambu Merah dan Mahoni.

Selain itu, penanaman 500 pohon oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga terlaksana atas kerja sama dengan Dinas Perhutanan Lingkungan Hidup (DPLH) Majalengka dalam penyediaan bibit.

Monitoring BIAN, Bupati Ingatkan Pentingnya Imunisasi

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg didampingi Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi dan Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Dra Hj Nunung Roosmini menghadiri Pencanangan dan Monitoring Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tingkat Kabupaten Cirebon, Selasa (9/8/2022) di Posyandu Pasanggrahan, Kecamatan Plumbon. 

Bukan hanya di Pasanggrahan, monitoring BIAN ini juga dilakukan di tiga tempat lainnya secara virtual yang dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, H Hendra Nirmala SSos MSi.

Dalam sambutannya, Imron menyebut di jaman serba modern saat ini, belum ada satu orang pun yang mampu menciptakan suatu produk nutrisi dengan kandungan yang lengkap seperti air susu ibu. Dikatakan Imron, hasil penelitian menyebutkan kandungan ASI memiliki kekayaan nutrisi yang sangat lengkap yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. 

"Selain itu, didalam ASI terdapat kandungan antibodi yang memberikan kekebalan atau daya tahan tubuh anak dari serangan penyakit secara alamiah. Mengapa dianjurkan menyusui sampai 2 tahun, ternyata hasil berbagai penelitian diperoleh bahwa usia 0-2 tahun merupakan periode emas dalam tumbuh kembang seorang anak, dan periode ini sangat menentukan bagaimana kualitas seorang anak dimasa depan," ucap Imron.

Dijelaskan Imron, banyak bukti negatif saat gagal pemenuhan tumbuh kembang anak hingga usia 2 tahun. Dia mengatakan, tumbuh kembang anak menjadi tidak optimal, seperti berat badan dan tinggi badanya tidak sesuai dengan usianya, atau yang dalam dunia kesehatan disebut stunting. 

"Ketika anak sudah jatuh dalam kondisi stunting, maka akan sulit mengembalikanya menjadi kondisi yang normal kembali. Disamping itu, anak dengan stunting memiliki kerentanan terhadap suatu penyakit, karena memiliki daya tahan tubuh yang kurang optimal, sehingga anak-anak dengan stunting kualitas kehidupanya tentunya berkurang," tambahnya.

Atas dasar itu, Imron mengajak orang tua untuk dapat memenuhi hak kehiduapan dasar anak dengan penuh asah, asih, dan asuh terutama pada periode masa kandungan hingga balita untuk menciptakan kualitas sumber daya manusia yang maju dan unggul. Bukan hanya nutrisi dan pendidikan, kata dia, anak harus diberikan perlindungan terhadap suatu penyakit.

"Asi, nutrisi, vitamin, dan menjaga kebersihan ternyata tidak cukup memberikan perlindungan bagi anak-anak kita dari suatu penyakit, karena tidak membuat antibodi spesifik terhadap serangan bakteri ataupun virus tertentu. Kemampuan tubuh anak menangkal dan melawan suatu penyakit tertentu, salah satunya dapat diperoleh dengan cara memberikan produk biologi antigen berupa mikroorganisme atau zat yang dihasilkannya telah diolah sedemikian rupa sehingga aman, yang apabila diberikan akan menimbulkan kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu. Proses ini yang kita kenal dengan istilah imunisasi," ungkapnya.(Nisa)