FOKUS CIREBON, FC - Upaya mengoptimalkan layanan kampus, Rektorat IAIN Cirebon menggelar kegiatan Bimtek Pengelolaan Smart Campus (SC) di lingkungan IAIN Syekh Nurjati, Kamis (6/10/2022), bertempat di Gedung PJJ, Lantai 2, kampus setempat.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
FOKUS CIREBON, FC - Upaya mengoptimalkan layanan kampus, Rektorat IAIN Cirebon menggelar kegiatan Bimtek Pengelolaan Smart Campus (SC) di lingkungan IAIN Syekh Nurjati, Kamis (6/10/2022), bertempat di Gedung PJJ, Lantai 2, kampus setempat.
FOKUS CIREBON, FC - LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon berkolaborasi dengan LAZISWA AT-TAQWA, JABAR BERGERAK, dan JAGOAN KHITAN Cirebon menggelar aksi kemanusiaan berupa khitanan massal gratis.
CIREBON, FC – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus menjadi momentum memperkuat sinergi. Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon berterima kasih kepada TNI yang telah mendukung pelbagai program pemerintah.
Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai coffee morning bersama Forkopimda, di Pendopo 76 Makodim 0614 Kota Cirebon, Rabu (5/10/2022).
“TNI telah banyak membantu Pemda Kota Cirebon. Kami ucapan terima kasih dan selamat ulang tahun ke-77 TNI,” kata Eti.
Eti mencontohkan, bukti konkret sinergi Pemda Kota Cirebon TNI dan Polri terlihat di banyak kegiatan. Salah satunya saat penanganan Covid-19. Sinergi yang terbangun berhasil menekan kasus Covid-19.
“Saat pandemi, kami bekerja keras sekuat tenaga melakukan pencegahan. Tanpa terbangun sinergi yang kuat, tidak mungkin kami berhasil melakukan pencegahan Covid-19,” katanya.
Eti berharap, TNI terus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Cirebon. Sejauh ini, TNI senantiasa mengayomi dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat.
“Berikan perlindungan dan beri rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Cirebon,” katanya.
Di tempat yang sama, Dandim 0614 Kota Cirebon, Letkol Inf Robil Syaifullah menuturkan, di HUT ke-77 TNI, pihaknya akan terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Polri dan Pemda Kota Cirebon. “Hal itu untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan Kota Cirebon,” katanya. (Maulana)
KABUPATEN CIREBON - Sebanyak 228 sekolah satu hamparan di 108 titik di Kabupaten Cirebon, akan dilakukan penggabungan (merger).
Launching merger Sekolah Dasar (SD) satu hamparan ini, dilaksanakan di SDN 3 Cipeujeuh Wetan Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Selasa (4/10/2022).
Dalam launching ini, ada sebanyak 10 SD yang dilakukan merger, yaitu SDN 3 dan SDN 4 Cipejeuh Wetan, SDN 1 dan SDN 2 Ambulu, SDN 1 dan SDN 2 Pabedilan Wetan, SDN 1 dan SDN 2 Ciawi Asih, serta SDN 1 dan SDN 2 Kedung Jaya.
Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, ada beberapa alasan mengapa sekolah satu hamparan tersebut digabungkan. Salah satunya ujar Imron, ada persaingan yang kurang sehat, terjadi di sekolah satu hamparan. "Sehingga kami memilih untuk melakukan merger," kata Imron.
Imron juga mengungkapkan, beberapa alasan lainnya dilakukannya merger sekolah satu hamparan ini, dikarenakan adanya kekurangan tenaga guru-guru negeri.
Selain itu, tidak jarang juga sekolah satu hamparan, jumlah siswanya terpaut jauh dengan sekolah yang satu hamparan lainnya. "Kalau dimerger, gurunya mencukupi, siswanya juga mencukupi," ujar Imron.
Walaupun dilakukan merger, Imron memastikan tidak ada pihak yang dirugikan. Karena menurutnya, sekolah satu hamparan yang dilakukan merger, salah satu kepala sekolahnya masuk masa pensiun. "Sehingga kepala sekolah maupun guru, tidak ada yang dirugikan," ujarnya.
Imron juga berharap, adanya merger ini bukannya malah menurunkan mutu pendidikan dan pembelajaran di sekolah tersebut.
Karena menurutnya, banyak hal positif dari diberlakukannya merger ini, salah satunya anggaran yang akan didapat oleh sekolah, bisa lebih maksimal. "Adanya kebijakan merger ini, harus tetap menjaga mutu pembelajarannya," kata Imron.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto menuturkan, bahwa merger sekolah satu hamparan, sudah dilaksanakan sejak tahun 2019. Ia juga menyebutkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, akan melakukan langkah serupa pada Januari 2023 nanti.
Pihaknya menargetkan, ada sebanyak 67 sekolah yang akan dilakukan merger pada bulan Januari nanti. "Bulan Januari nanti, ada 67 sekolah yang akan dimerger," kata Ronianto.
Ia juga menambahkan apa yang disampaikan oleh Bupati, bahwa alasan merger ini juga, salah satunya untuk mengurangi jenjang antar sekolah yang satu hamparan.
Tidak jarang juga dijumpai, sekolah satu hamparan ada yang terkesan lebih elit dibandingkan dengan sekolah lainnya. "Sehingga ada kesan, yang satu sekolah orang kaya dan satunya sekolah orang biasa," kata Roni.
Hal inilah ujar Roni, yang diupayakan untuk dihilangkan dengan cara dilakukannya merger.
Ia juga membenarkan apa yang disampaikan oleh bupati, terkait persaingan yang kerap terjadi di sekolah yang berada satu hamparan. Pihaknya menyayangkan persaingan yang terjadi lebih kepada persaingan yang tidak sehat.
Hal itulah ujar Roni, yang membuat Pemkab Cirebon memilih untuk melakukan merger sekolah yang berada satu hamparan.
Untuk merger selanjutnya, pihaknya akan melihat terlebih dahulu, jumlah formasi kepala sekolah yang mengalami kekosongan. "Merger bulan Januari nanti, akan melihat formasi kepala sekolah yang kosongnya terlebih dahulu," katanya. (Hafid)
CIREBON, FC – Festival UMKM merupakan upaya nyata Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon untuk pemberdayaan UMKM.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat membuka kegiatan Festival UMKM di Grage City Mall (GCM), Minggu (2/10/2022).
“Festival UMKM yang dirangkai dengan sepak bola berjalan kaki ini merupakan upaya nyata dari Pemda Kota Cirebon memberdayakan UMKM,” tutur Agus.
Pemberdayaan UMKM juga diamanatkan pasal 60 ayat (1) Peraturan Pemerintah No 7 tahun 2021 tentang kemudahan, perlindungan dan pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah.
Sebanyak 60 pelaku UMKM yang merupakan binaan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon turut serta pada kegiatan ini yang telah dimulai sejak 30 September dan berakhir 16 Oktober 2022.
Pada kesempatan itu Agus mengimbau kepada seluruh masyarakat termasuk perangkat daerah untuk datang dan meramaikan festival UMKM ini. Sehingga perekonomian bisa kembali pulih. “Kegiatan ini menunjang pemulihan ekonomi,” tutur Agus.
Terlebih Festival UMKM juga dirangkaikan dengan kegiatan yang menarik yaitu main bola berjalan kaki di dalam mall. “Festival UMKM ini juga memperkenalkan sepakbola berjalan kaki kepada masyarakat sebagai cabang olahraga rekreasi masyarakat,” tutur Agus.
Pada kesempatan itu Agus juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dan bekerja sama, sehingga terobosan kreatif dari DKUKMPP ini bisa terlaksana dengan baik.
Sementara itu Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Iing Daiman, S.IP., M.Si., menjelaskan kegiatan ini untuk meningkatkan kunjungan ke UMKM sekaligus menggiatkan olahraga di masyarakat.
“Sehingga sehat, bugar dan bahagia,” tutur Iing. Melalui kegiatan ini diharapkan UMKM bisa kembali bangkit dan tidak boleh sakit.
Ada pun sepakbola berjalan kaki di mall diikuti oleh 32 tim putra dan 10 tim putri dan digelar mulai pukul 16.30 WIB. “Semoga dengan kegiatan berolahraga dapat memotivasi untuk bahagia,” tutur Iing. (Anisa)
CIREBON - Setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat melalui Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) berperan penting bagi r...