Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 05 Desember 2022

Mahasiswa Pascasarjana IAIN Cirebon Asal Mesir Berhasil Raih Gelar Doktor

FOKUS CIREBON - Mahasiswa asing Program Pascasarjana IAIN Cirebon suskses dipromosikan menjadi doktor di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI).

Mahasiswa asing tersebut ialah Abdul Hamid Abdul Wahab Muhammad Ali yang berasal dari Mesir.

Abdul Wahab berhasil menyelesaikan disertasinya hingga sidang terbuka promosi doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Keputusan kelulusan Abdul Wahab ini dibacakan langsung Ketua Penguji Sidang sekaligus Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasim MAg.

Dalam sidang ini, Sumanta bertindak sebagai Ko-Promotor 2 yang dilangsungkan di ruang sidang gedung Pascasarjana IAIN Cirebon.

“Berdasarkan hasil rapat yudisium sidang terbuka promosi doktoral pada program studi doktor Pendidikan Agama Islam dengan mempertimbangkan prestasi akademik selama perkuliahan dan proses ujian sidang terbuka, maka dengan ini diputuskan Abdul Hamid Abdul Wahab Muhammad Ali dinyatakan lulus dengan Sangat Baik,” kata Sumanta.

Selanjutnya, imbuh Sumanta, kepadanya diberikan hak untuk menyandang gelar doktor sesuai dengan hak dan kewajiban serta kehormatan yang melekat pada gelar itu.

Sumanta pun mengatakan, Abdul Hamid merupakan doktor ke-28 dari program studi Pendidikan Agama Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Sebelum keputusan tersebut diumumkan, sidang sempat diskors selama 20 menit untuk memberikan kesempatan kepada dewan penguji memberikan nilai terhadap disertasi Abdul Hamid.

Adapun dewan penguji dalam sidang tersebut antara lain, Izuddin Mushtofa dan Ahmad Syatori (keduanya sebagai oponen ahli dari UIN Sunan Gunung Jati Bandung dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), H. Ahmad Asmuni dan H. Ilman Nafi’a (keduanya penguji internal dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon), H. Dedi Djubaedi (Promotor Utama), H. Uril Baharudin (Ko-Promotor 1 sekaligus Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang) dan H. Sumanta (Ko-Promotor 2). Adapun bertindak sebagai sekretaris Sidang H. Suklani.

Berbeda dengan sidang terbuka biasanya, seluruh proses sidang ini menggunakan bahasa Arab mulai dari susunan acara sidang, naskah disertasi yang diujikan, presentasi dan tanya jawab. Hal ini sekaligus menegaskan akan keseriusan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk secara bertahap menuju go international.

Dalam sambutannya, Kabag KLN Kemenag RI H Choirul Huda menyampaikan optimismenya bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki modal yang sangat cukup untuk go international, terlebih akan semakin diperkuat oleh Abdul Hamid yang baru dinyatakan lulus tersebut.

Sidang terbuka promosi doktor tersebut diakhiri dengan ucapan pelepasan dari H. Dedi Djubaedi selaku Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dalam ucapan pelepasan tersebut, ia pun menekankan sikap optimisme IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk go international.

Bahkan dalam kesempatan itu pula Dedi bertanya langsung kepada Abdul Hamid akan kesiapannya untuk berperan lebih aktif dalam memperkuat kemampuan bahasa Arab seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sebentar lagi akan bertransformasi menjadi universitas.

Dalam menjawab pertanyaan tersebut, Abdul Hamid dengan tegas dan jelas menyatakan kesiapannya.

Minggu, 04 Desember 2022

Penampilan Guest Star 'Suara Kayu' Gebyarkan Acara Puncak Excited 2022

Editor : Nurdin

FOKUS CIREBON, FC - Puncak acara Excited 2022 begitu meriah saat Guest Star Suara Kayu tampil bersama mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Riuh tepuk tangan pun menggema saat digelar di halaman FDKI, Minggu, 4 Desember 2022.

Explorasi Citra Talenta Excited FUAD merupakan acara tahunan yang rutin di gelar setiap tahunnya oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (FUAD). Acara ini sebelumnya bernama Surat Cinta, namun untuk tahun ini berubah menjadi Excited.

Menurut Ketua Umum DEMA FUAD, Omar Qad Panitia, kegiatan dengan tema "Show your charm with your talents and abilties in Excited 2022" ini dimaksudkan untuk menampilkan karya dan bakat terbaik yang dimiliki oleh mahasiswa FUAD.

Tidak hanya itu saja, rangkaian acara yang sudah dibuka sejak tanggal 24 November 2022 ini di antaranya adalah opening ceremony, berbagai perlombaan mahasiswa seperti baca puisi, Qori, Badminton, Fuad Fashion Week, Tari Tradisional, ML, dan Solo Volal. 

Sedang acara puncaknya diselenggarakan pada 4 Desember 2022 dengan berbagai kegiatan, seperti senam sehat, closing ceremony, pameran karya, bazar UMKM, penampilan mahasiswa, pengumuman lomba, pengumuman doorprice dan konser yang diisi oleh Guest Star Suara Kayu.

Menurut Omar, penampilan karya dan Mahasiswa yang mendominasi acara puncak bukan tanpa alasan, karena adanya acara ini memang di khususkan untuk menampilkan bakat dan karya terbaik dari Mahasiswa FUAD, bukan sebagai konser belaka.

Hal ini, katanya, sebagai bentuk persembahan terakhir dari DEMA FUAD untuk Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah yang sudah terpecah menjadi FUA (Fakultas Ushuluddin dan Adab) dan FDKI (Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam). 

Acara yang dihadiri oleh ratusan penonton ini juga berjalan dengan lancar dan meriah, melihat antusias mereka dalam menikmati jalannya acara hingga akhir, yang didukung dengan penampilan special dari Guest Star "Suara Kayu".

Acara ini berhasil menampilkan karya dan bakat terbaik yang dikemas dalam acara puncak Konser Excited ini, dengan harga tiket yang mahasiswa'able. (Eva)

Jumat, 02 Desember 2022

Mantan Kabiro AUAK IAIN Cirebon, Aksi Sukses Raih Gelar Doktor

FOKUS CIREBON - Belajar sepanjang hayat’ rupanya tak sekedar slogan bagi Dr H Akso MPd. Meski sudah purna bakti sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Agama dengan jabatan terakhir Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Akso tetap melanjutkan pendidikan tingginya hingga ke jenjang doktor.

Di hari itulah disertasi Modernisasi Pendidikan Islam Pondok Pesantren Nawesea Yogyakarta karyanya disidangkan dihadapan para ahli dan penguji internal yang terdiri dari lektor kepala dan guru besar.

Dengan disidangkannya disertasi Akso, artinya proses pendidikan tinggi menempuh gelar doktor telah dilaluinya. Akso tinggal melengkapi kekurangan dan revisi disertasi yang telah disidangkan. Selanjutnya dia akan mengikuti wisuda dan berhak menyandang gelar doktor dari Prodi PAI Pascasarjana IAIN Cirebon.

Menurut Akso, tidak ada kata telat baginya dalam belajar. Akso mengaku, meski tak lagi menjadi PNS dan telah berusia 64 tahun, bekal pendidikan tinggi yang dimilikinya akan dia pergunakan untuk kepentingan masyarakat. Terutama di lingkup keluarga besar.

“Namanya belajar tidak ada kata terlambat. Karena belajar itu dari sejak lahir sampai akhir khayat,” jelas Akso di sela pelaksanaan sidang disertasinya.

Disertasi Akso menceritakan modernisasi pendidikan Islam Pondok Pesantren Nawesea Yogyakarta menjadi lembaga pendidikan Islam unggul kelas dunia. Akso mengulas reformasi pesantren menuju era industrialisasi dalam pemikiran Prof Dr Yudian Wahyudi.

Analisis dalam disertasi Akso ini menggunakan teori dialektika Hegel tentang tesis. Tujuan dari penelitian disertasi Akso ialah untuk mendeskripsikan dan menemukan kebaruan dalam rangka menjawab tantangan globalisasi di pondok Pesantren Nawesea Yogyakarta sebagai objek penelitian.

“Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yakni metode yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah dari pada melihat permasahan untuk penelitian generalisasi,” kata pria kelahiran Tegal tahun 1958 ini.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan Akso dalam menyusun disertasi adalah dengan melakukan obsevasi, wawancara dan dokementasi.

KPI IAIN Cirebon Sukses Bedah Budaya Dalam Transformasi Digit

FOKUS CIREBON, FC - Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menggelar Opening Ceremony ulang tahun Jurusan KPI ke 21, dengan tema "Pentingnya Aspek Budaya Dalam Mengiringi Transformasi Digital," yang digelar di Keraton Kasepuhan.

Hadir pada kegiatan ini, Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Elang Raja Gumelar Suryadiningrat, Wakil Dekan 2 FDKI, Dr. Arief Rachman, Ketua Jurusan KPI H. Aan Mohamad Burhanudin, Sekprodi Asriyanti dan para dosen KPI, serta ratusan mahasiswa KPI dan para tamu undangan. 

Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Jurusan KPI H. Aan Mohamad Burhanudin, MA. Pada kegiatan ini, Aan menyatakan bahwa tema- tema yang digagas dan diusung mahasiswa KPI ini menurutnya adalah  gagasan besar yang harus di dukung oleh semua pihak. 

Apalagi, lanjut Aan, di era sekarang ini, identitas kultural dan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia sudah tergerus oleh pengaruh negatif dari perkembangan zaman yakni kemajuan digital. Sehingga tema ini sangat relevan dengan G20 Bali Leader Declaration di mana salah satu pointnya adalah penghormatan dan pelestarian budaya.

"Hal ini mudah-mudahan menjadi harapan besar kami di Jurusan KPI, di mana mahasiswa KPI mampu menjadi yang terdepan dalam menjaga dan melestarikan budaya agar tidak tercerabut dari akar tradisi masyarakat kita. Namun ini tentu juga harus dibarengi dengan program-program real dan aksi nyata, sehingga ke depan akan menjadi kontribusi dan peran mahasiswa yang signifikan," ujarnya.

Namun demikian, kata Aan, transformasi digital sekarang ini juga merupakan sebuah keniscayaan yang tidak bisa kita hindari, dan tentu kita harus membekali mahasiswa dengan skill digital yang mumpuni dan mampu memanfaatkannya secara bijak utk kepentingan yang baik dan bertanggung jawab. (Nurdin)

Tingkatkan Profesionalisme Kerja, IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Mutu Satuan Pengamanan

 

Sebanyak 31 anggota Satuan Pengamanan kampus tengah mendapatkan pembinaan dari pihak Kepolisian melalui kegiatan penguatan mutu.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui bidang Subbag Tata Usaha, Perlengkapan dan Rumah Tangga mengadakan kegiatan Peningkatan Mutu untuk Satuan Pengamanan.

Kasubbag Tata Usaha, Perlengkapan dan Rumah Tangga, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Azis Mutaqim, SE, menjelaskan, kegiatan peningkatan mutu tenaga satuan pengamanan ini bertujuan, agar satuan pengamanan di lingkungan IAIN ini menjadi satuan pengamanan yang terlatih, profesional dan bertanggungjawab dalam tugas dan fungsinya sehingga tercipta ketertiban dan keamanan di lingkungan kampus. 

Azis juga menjelaskan, pada kegiatan ini  pihaknya mengundang dua narasumber, pertama Kasat Binmas Polres Cirebon dengan materi tentang Etika Satpam, kemudian narasumber yang kedua dari Kasat Intel Polres Cirebon Kota dengan materi terkait perizinan pelaksanaan kegiatan di kampus.

Mengenai materi etika ini, kata Azis, menyangkut lingkungan yang tertib dan aman,  dan mengenai materi yang kedua, diharapkan para satuan pengamanan memahami alur kegiatan, di mana nantinya, apabila ada mahasiswa yang melaksanakan kegiatan dapat mengarahkan. 

"Yakni bagaimana cara prosedur, atau   bagaimana cara perizinan suatu kegiatan," kata Azis.

Dijelaskan, pada kegiatan ini, lanjut Azis,  peserta yang dilibatkan yakni dari satuan pengamanan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati sebanyak 31 anggota. Kemudian ditambah 4 orang yakni 2 orang narasumber dan 2 orang moderator.

Terkait kegiatan ini, Azis berharap, selain pihak satuan pengamanan, rwkan-rekan di Subag Tata Usaha juga harus memahami bagaimana cara mengamankan dan melindungi aset-aset negara. 

"Jadi bukan hanya tugas satuan pengamanan saja, tetapi kita sebagai tenaga kependidikan juga menjaga apa yang menjadi kewajiban kita sebagai aparatur sipil negara," ujarnya.

Kapolsek Kesambi, IPTU Rudiana, SH,MH tengah memberikan materi saat menjadi narasumber pada kegiatan penguatan mutu pada Satuan Pengamanan kampus.


Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota melalui, Kapolsek Kesambi, IPTU Rudiana, SH, MH yang dalam kegiatan ini sebagai narasumber menyatakan, pada kegiatan ini pihaknya mendapat permohonan dari kampus IAIN untuk menjadi narasumber pada kegiatan peningkatan mutu untuk satuan pengamanan di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Rudiana juga menjelaskan, pembinaan security atau pengamanan satpam di kampus IAIN ini adalah sebagai bentuk tanggungjawab mereka dan harus dijalankan dengan baik.  

Sehingga dengan kegiatan ini, diharapkan tanggungjawab tugas dan keamanan serta kenyamanan kampus terus terjaga.

"Itulah tugas pokok pengamanan yang harus dilakukan oleh satuan pengamanan di lingkungan kampus IAIN Cirebon, yakni mereka bisa menjaga keamanan dengan baik, dan mereka bisa mengantisipasi serta mengambil langkah-langkah cepat jika terjadi sesuatu," ujarnya.


IPTU Rudiana menambahkan, bahwa dengan adanya kegiatan ini, juga bisa menjadi wawasan bagi para Satuan Pengamanan kampus. Sehingga dalam melangkah dan dalam tugasnya itu tidak salah. (din)