Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 12 Desember 2022

Sukses Mempertahankan Disertasinya, Ketua PCNU Kota Cirebon Raih Gelar Doktor

FOKUS CIREBON – Ketua PCNU Kota Cirebon, H Mustofa meraih gelar doktor di IAIN Cirebon dengan judul disertasi Episetomologi Tafsir Pendidikan Multikultural dalam Al-Qur’an.

Sidang terbuka promosi doktor Bidang Pendidikan Agama Islam H Mustofa ini bertempat di ruang sidang Program Pascasarjana IAIN Cirebon.

Di hadapan tim penguji, H Mustofa berhasil mempertahankan disertasinya.

Keputusan kelulusan H Mustofa meraih gelar doktor ini dibacakan langsung oleh ketua sidang sekaligus Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg.

“Berdasarkan hasil rapat yudisium sidang terbuka promosi doktoral pada program studi doktor Pendidikan Agama Islam dengan mempertimbangkan prestasi akademik selama perkuliahan dan proses ujian sidang terbuka, maka dengan ini diputuskan saudara Mustofa dinyatakan lulus dengan Sangat Memuaskan,” kata Sumanta.

Selanjutnya, imbuh Sumanta, kepada H Mustofa diberikan hak untuk menyandang gelar doktor sesuai dengan hak dan kewajiban serta kehormatan yang melekat pada gelar tersebut.

Sumanta pun mengatakan, bahwa Mustofa merupakan doktor ke-32 dari program studi Pendidikan Agama Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Sebelum keputusan tersebut diumumkan, sidang sempat diskors selama 20 menit untuk memberikan kesempatan kepada dewan penguji untuk memberikan nilai terhadap disertasi yang disusun oleh Mustofa.

Adapun dewan penguji dalam sidang tersebut antara lain, Izuddin Mushtofa dan Adang Kuswaya (keduanya bertindak sebagai oponen ahli dari UIN Sunan Gunung Jadi Bandung dan UIN Salatiga), H. Dedi Djubaedi dan H. Farihin (keduanya selaku penguji internal dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon), H. Jamali (Promotor Utama), H. Ahmad Asmuni (Ko-Promotor 1) dan Siti Fatimah (Ko-Promotor 2). Adapun bertindak sebagai sekretaris Sidang H. Didin Nurul Rosidin (Wakil Direktur Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon).

Hadir pada sidang terbuka ini tokoh-tokoh NU Kota Cirebon, H. Syamsuddin yang juga Dosen Fakultas Syari’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kiyai Miftah dari Pesantren Benda Kerep Cirebon.

Bagi Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati, H. Mustofa bukan satu-satunya tokoh NU yang berhasil meraih gelar doktor. Sebelumnya ada KH, Aminuddin, ketua Tanfiidziyah PCNU Kuningan dan H. Dede Sofyan Hadi, pengurus PWNU Jawa Barat.

Selain tokoh NU, ada juga alumni doktor yang merupakan tokoh ormas Islam lainnya seperti H. Amin Ridwan (PUI), H. Ugin Lugina (DMI dan ICMI) dan Arif Apendi (Muhammadiyah).

Sidang terbuka promosi doktor tersebut diakhiri dengan ucapan pelepasan oleh H. Didin Nurul Rosidin selaku Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam ucapan pelepasan tersebut, H. Didin menekankan rasa bahagia sekaligus syukurnya bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah berhasil membangun kerjasama yang erat dengan berbagai ormas Islam sekaligus berkotribusi bagi peningkatan mutu SDM umat Islam.

“Ini menjawab secara nyata pertanyaan tentang kiprah IAIN Syekh Nurjati bagi umat Islam,” tandasnya.

Minggu, 11 Desember 2022

Pemkab Cirebon Raih Penghargaan Kabupaten Informatif

** Dalam Ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Jawa Barat 2022


KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali meraih penghargaan. Kali ini, predikat Kabupaten Informatif berhasil diraih dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tingkat Jawa Barat 2022 yang diselenggarakan Komisi Informasi Jawa Barat di Gedung Sate Bandung, Kamis (8/12/2022).

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum didampingi Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Ijang Faisal kepada Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan. 

Nampak pula mendampingi Kadiskominfo, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Deti Sri Aprianti, Pranata Humas Sub Koordinator Informasi Publik Tri Paribani, serta jajaran Komisi Informasi Daerah Kabupaten Cirebon.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih kepada Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat atas kerja kerasnya yang telah melakukan E-monev Keterbukaan Informasi Publik terhadap seluruh OPD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. 

Dikatakan Uu, Keterbukaan Informasi Publik saat ini di era digitalisasi, mengingat dunia hari ini sudah bersifat terbuka dalam segala hal. Sudah tidak layak sebuah kelembagaan yang bersifat umum ataupun pelayanan publik menutup diri ataupun tidak terbuka.

“Karena itu, saya dan Gubernur Jawa Barat selalu mengingatkan kepada para Kepala Daerah agar setiap kegiatan harus disampaikan kepada publik, baik itu anggaran dan yang lainnya. Agar segala sesuatunya terbuka dan transparan kepada masyarakat, karena hal tersebut akan menenangkan kita dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan," papar Uu.

Ditambahkan Uu, saat ini keterbukaan informasi menjadi energi yang mampu mengakselerasi proses pencerdasan bangsa dan memperoleh berbagai perubahan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Sehingga, keterbukaan akan menjadi peran utama pada publik dalam melayani masyarakat. Dan keterbukaan informasi publik melalui media adalah bagian dari rangka mewujudkan peningkatan kepercayaan dan dukungan terhadap pemerintah.

“Hal ini, dikarenakan pemerintah demokrasi yang baik adalah pemerintah yang dipercaya oleh rakyat. Dan salah satu indikatornya adalah dengan menjalankan pemerintahan terbuka dan akuntabel, seperti visi misi Gubernur Jawa Barat. Yakni, terwujudnya masyarakat Jawa Barat yang maju, cerdas, partisipatif dan kepribadian Pancasila dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintah daerah yang baik, bersih, transparan dan akuntabel untuk menggapai Jawa Barat Juara lahir dan batin,” ujarnya.

Terpisah, Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg didampingi Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan menyampaikan Kabupaten Cirebon baru pertama kali mendapat penghargaan dalam E- monev Keterbukaan Informasi Publik sebagai Kabupaten Informatif Tingkat Jawa Barat tahun 2022.

 “Ucapan terimakasih tentunya kami ucapkan kepada seluruh Perangkat Daerah, serta jajaran Komisi Informasi Derah Kabupaten Cirebon. Berkat kerjasama yang selalu diberikan dari segi pelayanan, pemberian informasi kepada publik dan lainnya, sehingga Kabupaten Cirebon dapat meraih penghargaan ini," ujar Imron. (din)

Pemkab Cirebon Raih Predikat Baik Meritokrasi


KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terus melakukan perbaikan dalam tata kelola ASN. Terbukti, Pemkab Cirebon berhasil meraih Anugerah Meritokrasi Tahun 2022 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Republik Indonesia dengan mendapatkan predikat Baik.

Anugerah Meritokrasi ini digelar dalam rangka mengapresiasi instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah yang berhasil menerapkan sistem merit diinstansinya. Anugerah Penerapan Sistem Merit dalam Manajeman ASN di Lingkungan Pemkab Cirebon tersebut diterima langsung oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, H Hendra Nirmala SSos MSi di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Kamis (8/12/2022).

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg didampingi Kepala BKPSDM, H. Hendra Nirmala SSos MSi mengatakan, keberhasilan Pemkab Cirebon mendapatkan kategori baik, merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran instansi pemerintah di Kabupaten Cirebon yang sudah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam manajemen ASN. 

Dijelaskannya, terdapat delapan indikator dalam Penilaian Sistem Merit Manajemen ASN yang diterima oleh Pemkab Cirebon, yaitu Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan, Pengembangan Karir, Promosi dan Mutasi, Manajemen Kinerja, Penggajian, Penghargaan dan Disiplin, Perlindungan dan Pelayanan, serta Sistem Informasi.

"Terima kasih kepada semua instansi yang telah berkomitmen untuk memperbaiki manajemen ASN ini. Karena, dalam Anugerah tersebut, nilai dari masing–masing indikator tersebut harus memenuhi atau lebih dari standar yang telah ditentukan oleh KASN Republik Indonesia," ujar Imron.

Dikatakannya, Penilaian Sistem Merit ini menjadi suatu hal yang penting untuk perbaikan kinerja ASN, sehingga dapat mendorong pelayanan publik di Kabupaten Cirebon melalui terciptanya SDM ASN yang handal.

“Harapannya untuk kedepan, Pemerintah Kabupaten Cirebon agar terus berupaya keras untuk dapat meningkatkan nilai penerapan Sistem Merit, sehingga mampu meraih kategori Sangat Baik di tahun depan,” terang Imron yang diamini Hendra. (din)

Jumat, 09 Desember 2022

H Slamet Firdaus Raih Gelar Profesor, Guru Besar Di IAIN Cirebon Bertambah

FOKUS CIREBON – Guru Besar di lingkungan Civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus bertambah. Kali ini  Guru Besar tersebut disandang oleh H Slamet Firdaus.

Sosok H Slamet Firdaus ini berhak menyandang gelar profesor atau guru besar IAIN Cirebon setelah SK turun dari Kementerian Agama pada 1 Oktober 2022 lalu.

H Slamet Firdaus dinobatkan sebagai guru besar IAIN Cirebon dengan konsentrasi bidang Ilmu Tafsir.

H Slamet Firdaus menjelaskan, pengusulan guru besar IAIN Cirebon ini telah berproses sejak 2021 lalu.

“Untuk menempuh jenjang guru besar ini, kita harus memiliki jurnal terindeks scopus yang bereputasi sebagai persyaratan khusus,” katanya.

Untuk itu, agar untuk pengusulan guru besar IAIN Cirebon ini, H Slamet Firdaus telah menerbitkan empat jurnal internasional terindeks scopus yang ditulis secara kolaboratif.

“Pencapaian jabatan fungsional pada hakekatnya anugerah dan ketentuan Alllah SWT yang diberikan kepada hamba yang dikehendaki-Nya yang wajib disyukuri. Jika mendapatkan yang lebih lagi, maka bersyukurnya harus lebih pula,” tuturnya.

Kamis, 08 Desember 2022

Wali Kota Cirebon Berikan Penghargaan Kepada Atlet Porprov XIV Jabar Tahun 2022.

CIREBON KOTA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengapresiasi peran seluruh atlet yang berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat tahun 2022.

Mereka dinilai telah menunjukkan semangat melalui prestasi yang telah diraih, yakni 62 medali dari 33 cabang olahraga (cabor) dan menempati urutan ke-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., pada malam apresiasi dan pembubaran Tim Manajer Kontingen Kota Cirebon pada Porprov Jabar 2022, Rabu (7/12/2022), di ruang utama Griya Sawala DPRD Kota Cirebon.

“Kontingen Kota Cirebon benar-benar berupaya sekuat tenaga dan menunjukkan hasil dari keringat sendiri. Baik dari atlet, pelatih, kontingen, manajer, dan semua pihak yang mendukung,” ungkap Azis.

Azis juga menyampaikan, pencapaian Kontingen Kota Cirebon patut dibanggakan. Menurutnya, mencapai prestasi sesuai dengan target yang diinginkan memang istimewa, tetapi semuanya tidak mudah. Bahkan terkadang menghalalkan segala cara.

“Namun prestasi yang sudah diraih dengan keringat sendiri justru lebih luar biasa dan Kota Cirebon mampu melakukan itu dengan bangga dan semangat tinggi yang ditunjukkan oleh atlet, manajer dan pelatih,” tuturnya.

Bangga dengan Capaian di Porprov Jabar 2022, Wali Kota Ingatkan Pentingnya RegenerasiBangga dengan Capaian di Porprov Jabar 2022, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Regenerasi

Atas capaian yang telah diraih ini, Azis mewakili Pemda Kota Cirebon mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang terlibat, mulai dari atlet, pelatih, pimpinan cabor, manajer kontingen, hingga KONI dan NPCI Kota Cirebon.

“Setiap meraih prestasi, pasti ada orang-orang hebat di dalamnya. Oleh sebab itu, kami mengucapkan terimakasih atas semuanya,” kata Azis.

Pihaknya juga mengingatkan kepada seluruh pendamping dan pelatih cabor, agar tidak larut dengan prestasi yang saat ini diraih. Justru harus menyiapkan regenerasi agar tumbuh para atlet muda. “Kita perlu menyiapkan atlet generasi berikutnya,” ucapnya.

Perihal bonus, Azis mengaku, sudah menyiapkan yang terbaik. Nilai bonus yang saat ini sudah disepakati bersama DPRD masih sama dengan bonus empat tahun lalu.

“Bonus yang sudah disiapkan itu diharapkan dapat direalisasikan pada awal tahun 2023 mendatang. Minimal bonus itu nilainya seperti empat tahun lalu. Dan saya pastikan nilainya tidak akan berkurang,” katanya.

Bangga dengan Capaian di Porprov Jabar 2022, Wali Kota Ingatkan Pentingnya RegenerasiBangga dengan Capaian di Porprov Jabar 2022, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Regenerasi

Sementara itu, Ketua KONI Kota Cirebon Hj. Wati Musilawati, S.H., mengungkapkan kebanggaanya kepada seluruh atlet, pelatih dan official yang telah berjuang bersama.

“Proses perjuangan ini tidak mudah. Banyak hal teknis dan non teknis yang dilalui. Tapi saya ingin ucapkan terima kasih atas prestasi yang diraih dan dukungan yang diberikan,” katanya.